Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 23 April 2018 10:06
Januari - April, ULP Pekanbaru Lelang 50 Paket Senilai Rp 300 Miliar

Senin, 23 April 2018 08:24
Kampanye di Bengkalis, Firdaus-Rusli Disambit Meriah

Senin, 23 April 2018 07:00
Andi Rachman Tebar Ancaman pada Kader 'Mendua' di Pilgubri 2018

Senin, 23 April 2018 06:57
Dari Pulau Burung, Wahid Terima Dukungan Warga 11 Desa untuk LE-Herdiantor

Ahad, 22 April 2018 20:42
Milad ke-20 PKS di Pekanbaru Dimeriahkan Jalan Santai

Ahad, 22 April 2018 20:32
Dihadiri Gubernur Riau, Bupati Bengkalis Buka MTQ Perdana Kecamatan BS

Ahad, 22 April 2018 19:03
5 Bakal Calon DPD RI Serahkan Dukungan

Ahad, 22 April 2018 18:58
Andi Rachman: Pilkada Riau Harus Jadi Jembatan Kuat Golkar untuk Sukses Pileg dan Pilpres

Ahad, 22 April 2018 18:56
Rayakan HUT ke-59, Korem 031/Wira Bima Taja Triathlon Sunnah

Ahad, 22 April 2018 18:06
IWARA PT RAPP Konsisten Jalani Program Pemberdayaan Perempuan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 12 Juli 2017 17:16
Masih Disurvei,‎
Usulan Pelepasan 8.020 Ha Bisa Bertambah


Kendati sudah diusulkan ke Kemen LHK RI, ijin pelepasan hutan seluas 8.020 hektar, namun masih bisa bertambah. Karena saat ini tim tengah survey sumber minyak baru di Riau.

Riauterkini-PEKANBARU-SKK Migas Riau sudah mengajukan pelepasan hutan seluas 8.020 ha ke Kementrian LHK. Luasan lahan yang diajukan untuk pelepasan tersebut akan digunakan untuk urusan pertambangan.>br>
Namun demikian, tambahnya, pengajuan pelepasan kawasan hutan seluas 8.020 hektar untuk urusan pertambangan itu dimungkinkan bisa bertambah. Pasalnya, saat ini tengah dilakukan survey atas kawasan yang berpotensi menjadi sumur minyak baru.

Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Riau, Hanif Rusdi Rabu (12/7/17). Menurutnya, tim sedang melakukan survey terkait adanya temuan potensi sumber minyak baru di Riau.

"Saat ini potensi sumber minyak baru itu masih dalam taraf survey besaran potensi cadangan minyalnya. Lokasinya berada diluar kawasan pelepasan hutan yang kita ajukan ke kementrian LHK RI. Jadi, usulan kawasan pelepasan hutan itu bisa saja bertambah jika hasil survey menunjukkan hasil uang positif," terangnya.

Ditanyakan mengenai lokasi yang sedang di survey dan diduga memiliki potensi sebagai sumber minyak baru, Hanif Rusdy enggan untuk mengungkapkannya. Menurutnya, kawasan itu masih dalam taraf survey. Nanti kalau sudah pasti, akan diumumkan.***(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Ablas, Ada Lobang Menganga di Tengah Jalan Nasional di Kuansing
- Ditembak Bius Dua Kali, Akhirnya Harimau Pemangsa Dua Warga Inhil Tertangkap
- Jelang MTQ Mandau, UPT Persampahan Bersihkan Lingkungan
- PT Nagamas Palmoil Lestari Tanam Mangrove di Sungai Dumai
- Material Longsor Selesai Dibersihkan,
Arus Lalulintas Riau-Sumbar di Desa Merangin Kembali Normal

- Pasca Longsor, Jalan lintas Riau-Sumbar di Kuok Sudah Bisa Dilewati
- Tebing Longsor di Kampar, Jalur Riau- Sumbar Dialihkan Sementara


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.134.104
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com