Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 Januari 2018 15:12
Pilgubri 2018, Airlangga Yakin Pasangan AYO Bisa Raup 40 Persen Suara

Ahad, 21 Januari 2018 15:00
Spesialis Curat Tower Operator Selular di Duri Tertangkap Warga

Ahad, 21 Januari 2018 14:51
Ditanya Dukung AYO, M Haris: Ikuti Saja Perintah Partai

Ahad, 21 Januari 2018 14:43
Ditanya Dukung AYO, Haris: Ikuti Saja Perintah Partai

Ahad, 21 Januari 2018 14:22
Jual Sabu, Seorang Warga Reteh, Inhil Ditangkap Polisi

Ahad, 21 Januari 2018 14:18
Jadi Dewan Penasihat Timses Firdaus-Rusli, Syamsurizal Mundur dari PAN

Ahad, 21 Januari 2018 12:21
Dukung Pengamanan Pilkada, Bupati Inhil Himbau Masyarakat Hindari Isu SARA

Ahad, 21 Januari 2018 11:09
Orasi di Deklarasi, AYO Klaim Pondasi Ekonomi dan Insfrasruktur Membaik, Tinggal Melanjutkan

Ahad, 21 Januari 2018 10:21
Dideklarasikan Airlangga Sebut AYO Paling Layak Lanjutkan Pimpin Riau

Sabtu, 20 Januari 2018 20:34
Pengurus tak Hadir di Rakornis Golkar Riau Bakal Dievaluasi


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 12 Juli 2017 17:16
Masih Disurvei,‎
Usulan Pelepasan 8.020 Ha Bisa Bertambah


Kendati sudah diusulkan ke Kemen LHK RI, ijin pelepasan hutan seluas 8.020 hektar, namun masih bisa bertambah. Karena saat ini tim tengah survey sumber minyak baru di Riau.

Riauterkini-PEKANBARU-SKK Migas Riau sudah mengajukan pelepasan hutan seluas 8.020 ha ke Kementrian LHK. Luasan lahan yang diajukan untuk pelepasan tersebut akan digunakan untuk urusan pertambangan.>br>
Namun demikian, tambahnya, pengajuan pelepasan kawasan hutan seluas 8.020 hektar untuk urusan pertambangan itu dimungkinkan bisa bertambah. Pasalnya, saat ini tengah dilakukan survey atas kawasan yang berpotensi menjadi sumur minyak baru.

Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Riau, Hanif Rusdi Rabu (12/7/17). Menurutnya, tim sedang melakukan survey terkait adanya temuan potensi sumber minyak baru di Riau.

"Saat ini potensi sumber minyak baru itu masih dalam taraf survey besaran potensi cadangan minyalnya. Lokasinya berada diluar kawasan pelepasan hutan yang kita ajukan ke kementrian LHK RI. Jadi, usulan kawasan pelepasan hutan itu bisa saja bertambah jika hasil survey menunjukkan hasil uang positif," terangnya.

Ditanyakan mengenai lokasi yang sedang di survey dan diduga memiliki potensi sebagai sumber minyak baru, Hanif Rusdy enggan untuk mengungkapkannya. Menurutnya, kawasan itu masih dalam taraf survey. Nanti kalau sudah pasti, akan diumumkan.***(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Antisipasi Karhutla,
Desa Batang Duku, Bengkalis Pantau Lewat Udara

- Gubri dan Dirut PT SIR Teken MoU Penyerahan Jalan Perkebunan
- Masyarakat Bukit Nenas, Dumai Resahkan Beruang Hutan Berkeliaran
- Dipasang Setrum, Pagar Pembatas Jalan Soedirman Duri Banyak Makan Korban
- Tim BBKSDA Riau Temukan Jejak Harimau di Pelangiran
- Konflik Satwa-Manusia,
BBKSDA Riau Pasang Kerangkeng Jebak Harimau

- Tiga Pingsan,
Karyawati PT THIP Kembali Melihat Penampakan Harimau Saat Bekerja di Kebun



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.234.65.78
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com