Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 24 April 2018 22:31
Jualbelikan Pupuk Subsidi di Luar Wilayah, Agen Pupuk di Sei Kumango Ditangkap Polres Rohul

Selasa, 24 April 2018 22:28
Sekda: Tahun Ini TPP Pemkab Bengkalis Tidak Dirasionalisasi

Selasa, 24 April 2018 22:24
Pesta Narkoba, 2 Warga Pasirpangaraian Diciduk Polisi Rohul

Selasa, 24 April 2018 22:20
Gendong' Sabu 2,9 Kg di Pinggir, Bengkalis,
1 Terdakwa Divonis Seumur Hidup dan 3 Terdakwa 19 Tahun Penjara


Selasa, 24 April 2018 21:26
Program Rp1 Miliar Per Desa LE-Hardianto Mendapat Atensi Masyarakat

Selasa, 24 April 2018 21:21
Begini Cara Pasangan Firdaus-Rusli Atasi Pengangguran di Duri

Selasa, 24 April 2018 21:16
DPT Riau 2018 Sebanyak 3.622.488 Pemilih

Selasa, 24 April 2018 21:15
Supervisi Operasi Mantap Praja Muara Takus ke Polsek Gaung, Inhil

Selasa, 24 April 2018 21:08
Ketua DPRD Inhil Kunjungi Pasien RSUD Puri Husada Tembilahan

Selasa, 24 April 2018 20:50
Enam Terdakwa Minta Bebas Korupsi Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo, Kampar


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 5 Juli 2017 19:32
Membuat Hujan Buatan,
Tim Karlahut Riau Dapat Bantuan Peaawat Cassa 212


Setelah mendapatkan bantuan 5 heli untuk penanganan karlahut, Tim Karlahut Riau kembali mendaptkan bantuan pesawat Cassa 212 untuk keperluan TMC.

Riauterkini-PEKANBARU-Kendati wilayah Riau masih dipengaruhi oleh sirkulasi MJO (Madden Julian oscilation) yang sedang aktif (suhu muka laut di samudera Hindia barat Sumatera menghangat) membuat wilayah Riau masih dalam kondisi 'basah' namun tim udara satuan tugas siaga darurat kebakaran hutan dan lahan Provinsi Riau, mendapat tambahan bantuan berupa pesawat Cassa 212 milik TNI AU. Pesawat itu akan digunakan untuk teknologi modifikasi cuaca (TMC) atau hujan buatan.

Hal itu disampaikan Kepala Balai Besar TMC Tri Handoko Seto Rabu (5/7/17). Menurutnya, pesawat tersebut disiapkan untuk beroperasi 3 bulan ke depan tergantung kondisi cuaca di Riau.
"Untuk keperluan TMC tersebut, kita sudah menyiapkan sebanyak 20 ton NaCl (garam halus) yang akan disebar pada awan-awan potensial di langit Provinsi Riau. Melihat kapasitas pesawat, setidaknya 20 ton garam akan habis disebar selama 10 hari dengan menggunakan pesawat berkapasitas 800 kilogram garam sekali terbang tersebut," terangnya.

Diharapkan, pesawat tersebut akan berada di Riau hingga akhir masa status siaga darurat Karlahut usai pada November mendatang.***(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
herlisa
Halo halo halo semuanya saya mau memberi tau nihhh www b-o-l-a-v-i-t-a com adalah agen terbaik dengan pelayanan nya 24 setiap hari non stop , dan untuk deposit dan withdrawnya paling lama hanya butuh waktu 3 menit saja ? tidak ada kan pelayanan seenak dan secepat ini hanya di sini loh buruann joi

angeltan
Agen Bola Terlengkap Dan TerbaikBonus Dan Promo Menarik Hingga Jutaan RupiahTunggu Apalagi BoskuHanya di www(titik)bolavita(titik)co / www(titik)ayamjago(titik)netBBM : D8C363CA (NEW) / BBM : BOLAVITA


loading...

Berita lainnya..........
- Toko Grosir di Rohil Terbakar, Empat Orang Meninggal Dunia
- Patut Dicontoh, PT. Perum Perumnas Regional I Serahkan 30 Persen Aset ke Pemko Pekanbaru
- Ini Penjelasan Camat dan Kemn LHK Terkait Patok Misterius di Kuala Kampar
- Warga Kuala Kampar Dikejutkan Patok Hutan Lindung Misterius
- Demo Penolakan Waduk Lompatan Harimau, Mahasiswa dan Polisi Bersitegang
- 44 Titik Taman Dalam Kota‎ Akan Dibangun Pemko Pekanbaru
- Ablas, Ada Lobang Menganga di Tengah Jalan Nasional di Kuansing


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.164.83
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com