Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 Januari 2018 15:12
Pilgubri 2018, Airlangga Yakin Pasangan AYO Bisa Raup 40 Persen Suara

Ahad, 21 Januari 2018 15:00
Spesialis Curat Tower Operator Selular di Duri Tertangkap Warga

Ahad, 21 Januari 2018 14:51
Ditanya Dukung AYO, M Haris: Ikuti Saja Perintah Partai

Ahad, 21 Januari 2018 14:43
Ditanya Dukung AYO, Haris: Ikuti Saja Perintah Partai

Ahad, 21 Januari 2018 14:22
Jual Sabu, Seorang Warga Reteh, Inhil Ditangkap Polisi

Ahad, 21 Januari 2018 14:18
Jadi Dewan Penasihat Timses Firdaus-Rusli, Syamsurizal Mundur dari PAN

Ahad, 21 Januari 2018 12:21
Dukung Pengamanan Pilkada, Bupati Inhil Himbau Masyarakat Hindari Isu SARA

Ahad, 21 Januari 2018 11:09
Orasi di Deklarasi, AYO Klaim Pondasi Ekonomi dan Insfrasruktur Membaik, Tinggal Melanjutkan

Ahad, 21 Januari 2018 10:21
Dideklarasikan Airlangga Sebut AYO Paling Layak Lanjutkan Pimpin Riau

Sabtu, 20 Januari 2018 20:34
Pengurus tak Hadir di Rakornis Golkar Riau Bakal Dievaluasi


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 5 Juli 2017 19:32
Membuat Hujan Buatan,
Tim Karlahut Riau Dapat Bantuan Peaawat Cassa 212


Setelah mendapatkan bantuan 5 heli untuk penanganan karlahut, Tim Karlahut Riau kembali mendaptkan bantuan pesawat Cassa 212 untuk keperluan TMC.

Riauterkini-PEKANBARU-Kendati wilayah Riau masih dipengaruhi oleh sirkulasi MJO (Madden Julian oscilation) yang sedang aktif (suhu muka laut di samudera Hindia barat Sumatera menghangat) membuat wilayah Riau masih dalam kondisi 'basah' namun tim udara satuan tugas siaga darurat kebakaran hutan dan lahan Provinsi Riau, mendapat tambahan bantuan berupa pesawat Cassa 212 milik TNI AU. Pesawat itu akan digunakan untuk teknologi modifikasi cuaca (TMC) atau hujan buatan.

Hal itu disampaikan Kepala Balai Besar TMC Tri Handoko Seto Rabu (5/7/17). Menurutnya, pesawat tersebut disiapkan untuk beroperasi 3 bulan ke depan tergantung kondisi cuaca di Riau.
"Untuk keperluan TMC tersebut, kita sudah menyiapkan sebanyak 20 ton NaCl (garam halus) yang akan disebar pada awan-awan potensial di langit Provinsi Riau. Melihat kapasitas pesawat, setidaknya 20 ton garam akan habis disebar selama 10 hari dengan menggunakan pesawat berkapasitas 800 kilogram garam sekali terbang tersebut," terangnya.

Diharapkan, pesawat tersebut akan berada di Riau hingga akhir masa status siaga darurat Karlahut usai pada November mendatang.***(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
herlisa
Halo halo halo semuanya saya mau memberi tau nihhh www b-o-l-a-v-i-t-a com adalah agen terbaik dengan pelayanan nya 24 setiap hari non stop , dan untuk deposit dan withdrawnya paling lama hanya butuh waktu 3 menit saja ? tidak ada kan pelayanan seenak dan secepat ini hanya di sini loh buruann joi

angeltan
Agen Bola Terlengkap Dan TerbaikBonus Dan Promo Menarik Hingga Jutaan RupiahTunggu Apalagi BoskuHanya di www(titik)bolavita(titik)co / www(titik)ayamjago(titik)netBBM : D8C363CA (NEW) / BBM : BOLAVITA


loading...

Berita lainnya..........
- Antisipasi Karhutla,
Desa Batang Duku, Bengkalis Pantau Lewat Udara

- Gubri dan Dirut PT SIR Teken MoU Penyerahan Jalan Perkebunan
- Masyarakat Bukit Nenas, Dumai Resahkan Beruang Hutan Berkeliaran
- Dipasang Setrum, Pagar Pembatas Jalan Soedirman Duri Banyak Makan Korban
- Tim BBKSDA Riau Temukan Jejak Harimau di Pelangiran
- Konflik Satwa-Manusia,
BBKSDA Riau Pasang Kerangkeng Jebak Harimau

- Tiga Pingsan,
Karyawati PT THIP Kembali Melihat Penampakan Harimau Saat Bekerja di Kebun



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.234.65.78
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com