Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 27 April 2017 22:32
Transaksi Sabu di Rohul, Warga Padang Lawas Sumut Ditangkap Polisi

Kamis, 27 April 2017 22:20
Hingga Juli, NAM Air Hadirkan Promo Spesial

Kamis, 27 April 2017 21:58
Nakhodai PGRI Rohul, Adolf Bastian Upayakan Sejahterakan Nasib Guru

Kamis, 27 April 2017 21:50
Bupati Meranti 'Beri' Uang Rp 2 Miliar dan 5 Unit Ambulance kepada Baznas

Kamis, 27 April 2017 21:10
Bupati Siak Syamsuar Menerima Gelar Kanjeng Raden Tumenggung

Kamis, 27 April 2017 21:00
Walikota Dumai Ajak Wujudkan Kota Pintar, Makmur dan Madani

Kamis, 27 April 2017 20:53
Sekda Inhil Hadiri Konferensi Usaha Sabut Kelapa di Bogor

Kamis, 27 April 2017 20:42
Pj Bupati Kampar Buka Workshop Tunas Integritas

Kamis, 27 April 2017 20:35
Pengaktifan Wagubri, Dirjen Otda Belum Terima Hasil Paripurna DPRD

Kamis, 27 April 2017 20:05
Terpilih Sebagai Ketua LAM Rohul, Ini yang akan Dilakukan Zulyadaini



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 20 Maret 2017 13:06
Pemko Pekanbaru tak Punya Anggaran Penanggulangan Banjir

Meskipun sejumlah kawasan kerap dilanda banjir, namun Pemko Pekanbauru justru tak memiliki anggaran untuk penanggulangannya.

Riauterkini - PEKANBARU - Kota Pekanbaru sampai kini masih rawan terjadi banjir. Tapi sayang, anggaran untuk penanganan khusus banjir tidak disediakan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

Komdisi ini pula membuat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru tidak dapat berbuat banyak. Anggaran yang ada di instansi itu hanya anggaran operasional pembersihan drainase.

"Itupun jumlahnya tidak banyak. Hanya sekitar Rp300 juta untuk satu tahun," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru Zulkifli Harun di Pekanbaru, Senin (20/3/2017).

Ditanya solusi lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi genangan air yang semakin banyak, Zulkifli menyebut perlu dipikirkan bersama. Sebab rencana Pemko Pekanbaru untuk merealisasikan pembangunan waduk juga belum dapat terpenuhi karena sulitnya memperoleh lahan kosong.

"Masalah banjir ini Pemko sudah mencanangkan penambahan waduk," sebutnya.

Seperti diketahui, beberapa titik yang sering digengani air seperti, Jalan Durian simpang Jalan Meranti, Jalan Soebrantas, Jalan Arifin Ahmad dan Jalan Arengka persimpangan pasar pagi. (dan).





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Hadapi El Nino, Status Siaga Karlahut Riau Diperpanjang
- Sambut Ramadhan, BKM Gandeng Unilever Bersih-bersih 1001 Masjid
- Tiga Kali Diterkam Buaya, Warga Meranti Lolos dari Maut
- BPBD Bengkalis Selamatkan Korban Kapal Terbakar
- PT Arara Abadi Didesak Realisasikan Normalisasi Sungai Merawang di Pelalawan
- Siaga Bencana Alam, Tim Gabungan di Rohul Gelar Simulasi di Pasar Modern
- BPBD Simulasi Evakuasi Korban dari Lantai Puncak Kantor Gubri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 107.22.114.194
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com