Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 18 Agustus 2017 19:11
Kemendagri Dorong Pencegahan Korupsi di Daerah

Jum’at, 18 Agustus 2017 18:59
Permudah Informasi Kamar Perawatan,
Rumah Sakit Mitra BPJS Kesehatan Wajib Miliki Aplicares


Jum’at, 18 Agustus 2017 18:22
Kulit Mengelupas, Gubri Jenguk Bayi Mengidap Penyakit Aneh di RSUD Arifin Ahmad

Jum’at, 18 Agustus 2017 18:08
Setelah Bangun Jaringan Listrik,
PT EMP Bentu Kembali Bantu Travo untuk Warga Muaro Sako, Pelalawan


Jum’at, 18 Agustus 2017 17:02
Evaluasi UPT Lama, Pemprov Bentuk 57 UPT Baru

Jum’at, 18 Agustus 2017 16:51
MCM Production Gandeng Parjo Gelar Unity Pitstop

Jum’at, 18 Agustus 2017 16:49
Universitas Riau Dukung Program Budidaya Kurma di Desa Babussalam, Rohul

Jum’at, 18 Agustus 2017 15:26
Bupati Inhil Serap Informasi dan Aspirasi Masyarakat Melalui Kunjungan Kerja

Jum’at, 18 Agustus 2017 15:20
Beratnya Hampir Satu Ton,
Presiden Joko Widodo Kurbankan Seekor Sapi untuk Riau


Jum’at, 18 Agustus 2017 14:50
Tergerus Abrasi, Wisata Ombak Bono di Teluk Meranti Terancam Hilang



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 20 Maret 2017 10:42
Sungai Kampar Surut, Justru 12 Sekolah di Pelalawan Kebanjiran

Di saat permukaan air Sungai Kampar yang melintasi Kabupaten Pelalawan surut, justru jumlah sekolah yang kebanjiran bertambah. 12 Sekolah terendam.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memastikan debit air sungai Kampar mulai surut 10 centi meter perduabelas jam. Dibalik susutnya volume air ini justru, jumlah sekolah terendam banjir bertambah dikabupaten Pelalawan.

Bila sebelumnya, Jumat akhir pekan lalu dinas pendidikan kabupaten Pelalwan merilis sembilan sekolah terendam banjir, namun Senin (20/3/17) jumlah sekolah terendam banjir menjadi 12.

Sekolah yang terendam banjir tersebut tersebar di kecamatan Langgam 1 sekolah, kecamatan Pelalawan 8, kecamatan Ukui 2 sekolah dan kecamatan Pangkalan Kerinci 1 sekolah.

"Hingga saat ini data yang masuk sekolah yang terendam banjir dari sembilan sekolah menjadi 12 sekolah," terang Kadisdik Pelalawan, Syafrudin kepada riauterkini.com, Senin (20/3/17).

Akibat sekolah yang terendam banjir ini tambah Syarfrudin, terpaksa sekolah-sekolah tersebut memperpanjang libur.

"Namun kita menghimbau, untuk mengantisipasi, libur berkelanjutan ini, pihak sekolah mencarikan solusi agar anak-anak tetap berlajar," harapnya.

Ditempat terpisah, kepada BPPD Pelalawan Hadi Penandio, memastikan volume air sungai Kampar mulai surut per dua belas jam 10 centi meter. "Data terbaru kita mencatat air sungai Kampar mulai susut 10 centi meter per 12 jam," tandasnya singkat.***(feb)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Tergerus Abrasi, Wisata Ombak Bono di Teluk Meranti Terancam Hilang
- Puskesmas Rambah Hilir, Rohul Beri Penghargaan Tiga Desa Tersehat
- Tak Percaya Kerja Pemko Dumai,
APLD Laporkan Tumpahan Minyak PT Nagamas ke Pusat

- Jembatan Mawar Merah Duri Ambruk, Seorang Pemotor Terluka
- Buaya Muncul di Batang Lubuh Desa Babussalam, Warga Dilarang Beraktifitas di Sungai
- ICCO Coorperation dan Scale Up Taja Ekapedisi Jelajah Produk Asal Riau di Teluk Meranti
- Diduga Milik PT Parawira,
Polres Pelalawan Selidiki Karlahut di Pangkalan Gondai



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.82.122
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com