Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 18 Agustus 2017 19:11
Kemendagri Dorong Pencegahan Korupsi di Daerah

Jum’at, 18 Agustus 2017 18:59
Permudah Informasi Kamar Perawatan,
Rumah Sakit Mitra BPJS Kesehatan Wajib Miliki Aplicares


Jum’at, 18 Agustus 2017 18:22
Kulit Mengelupas, Gubri Jenguk Bayi Mengidap Penyakit Aneh di RSUD Arifin Ahmad

Jum’at, 18 Agustus 2017 18:08
Setelah Bangun Jaringan Listrik,
PT EMP Bentu Kembali Bantu Travo untuk Warga Muaro Sako, Pelalawan


Jum’at, 18 Agustus 2017 17:02
Evaluasi UPT Lama, Pemprov Bentuk 57 UPT Baru

Jum’at, 18 Agustus 2017 16:51
MCM Production Gandeng Parjo Gelar Unity Pitstop

Jum’at, 18 Agustus 2017 16:49
Universitas Riau Dukung Program Budidaya Kurma di Desa Babussalam, Rohul

Jum’at, 18 Agustus 2017 15:26
Bupati Inhil Serap Informasi dan Aspirasi Masyarakat Melalui Kunjungan Kerja

Jum’at, 18 Agustus 2017 15:20
Beratnya Hampir Satu Ton,
Presiden Joko Widodo Kurbankan Seekor Sapi untuk Riau


Jum’at, 18 Agustus 2017 14:50
Tergerus Abrasi, Wisata Ombak Bono di Teluk Meranti Terancam Hilang



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 15 Maret 2017 17:44
Meski Terendam Banjir, Tanaman Petani Rohul Aman dari Puso

Walaupun banjir melanda, alhamdulillah tanaman petani di Rohul seperti padi, jagung dan cabe, selamat dari gagal panen.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Bencana banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tidak terdampak dengan tanaman petani di daerah rawan banjir. Tanaman petani seperti padi, jagung dan cabe aman dari puso.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Kabupaten Rohul, Mubrizal SP, MMA, mengakui bencana banjir terjadi tidak berdampak buruk terhadap tanaman petani.

Menurutnya, saat banjir terjadi, tanaman padi gogo, jagung dan cabe petani tidak sampai merendam tanaman petani.

"Padi gogo sudah banyak yang dipanen. Banjir beberapa waktu lalu juga tidak sebabkan puso," jelas Mubrizal, Rabu (15/3/17).

Mubrizal mengungkapkan lahan petani yang terdampak bencana bajir ada di empat kecamatan, seperti tanaman padi gogo, padi sawah, jagung dan cabe. Seperti tanaman padi sawah petani Kecamatan Kepenuhan terdampak banjir sekira 2 hektar dari luas tanam 48 hektar.

Di Kecamatan Kunto Darussalam, jenis tanaman padi gogo yang terdampak banjir seluas 12 hektar dari luas tanam 135 hektar, tanaman jagung terdampak banjir 10,2 hektar dari luas tanam 101 hektar, tanaman cabe terdampak banjir 1 hektar dari luas tanam 1 hektar.

Di Kecamatan Rambah Hilir tanaman terdampak banjir yaitu padi gogo seluas 1,5 hektar dari luas tanam 946 hektar.

Di Kecamatan Bonai Darussalam, tanaman jagung yang terdampak banjir 1,5 hektar dari luas tanam 7 hektar, tanaman cabe 1,5 hektar.

"Walau sempat terendam banjir, namun secara umum tidak ada tanaman yang puso atau rusak akibat banjir, termasuk tanaman jagung dan padi gogo," kata Mubrizal.

Total keseluruhan tanaman padi gogo yang terdampak banjir sekira 13,5 hektar dari luas tanam 1.081 hektar, tanaman jagung terdampak banjir 11,7 hektar dengan luas tanam 108 hektar.

Tanaman cabe terdampak banjir 2,5 hektar, dan tanaman padi sawah yang terdampak banjir 2 hektar dari luas tanam 48 hektar, dan tanaman padi sawah terdampak banjir 2.923 hektar.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Tergerus Abrasi, Wisata Ombak Bono di Teluk Meranti Terancam Hilang
- Puskesmas Rambah Hilir, Rohul Beri Penghargaan Tiga Desa Tersehat
- Tak Percaya Kerja Pemko Dumai,
APLD Laporkan Tumpahan Minyak PT Nagamas ke Pusat

- Jembatan Mawar Merah Duri Ambruk, Seorang Pemotor Terluka
- Buaya Muncul di Batang Lubuh Desa Babussalam, Warga Dilarang Beraktifitas di Sungai
- ICCO Coorperation dan Scale Up Taja Ekapedisi Jelajah Produk Asal Riau di Teluk Meranti
- Diduga Milik PT Parawira,
Polres Pelalawan Selidiki Karlahut di Pangkalan Gondai



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.82.122
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com