Demo 4 - with Navigation Buttons
VISI : 'MENJADIKAN INDRAGIRI HILIR BERJAYA DAN GEMILANG TAHUN 2025'


26/05/2017 14:17
Wabup Rosman Hadiri Haul Syekh Abdul Qadir Al Jailani di Keritang

25/05/2017 22:33
Said Syarifudin Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua IKA UR Kabupaten Inhil

25/05/2017 13:56
Bupati Inhil Tandatangani MoU Pembayaran PBB dengan Sejumlah Institusi

24/05/2017 14:23
Bersama BPBD, Komisi IV DPRD Inhil Perjuangkan Pembangunan Jembatan Kuala Enok ke Pusat

24/05/2017 07:51
Bupati Inhil Hadiri Tasyakuran di Ponpes Modern Al - Azkiya, Keritang

  Jum’at, 19 Mei 2017 17:09
Gandeng Akademisi,
Bupati Wardan Fokuskan Pengembangan Home Industri Kelapa


Riauterkini-TEMBILAHAN-Dalam upaya mengembangkan potensi industri kelapa skala rumah tangga (home industry), Pemerintah Kabupaten Indragiri menggandeng kalangan akademisi melakukan riset.

Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H Muhammad Wardan menyampaikan, sebagai kawasan yang memiliki potensi kelapa terbesar di Indonesia, maka sudah seharusnya dikembangkan penanaman bibit kelapa unggul asli Inhil, yang kemudian dari turunan kelapa ini dapat menumbuh-kembangkan industri rumah tangga di daerah ini.

"Penelitian yang dilakukan (kalangan akademisi) guna menciptakan home industry berbasis kelapa dapat diawali dengan meneliti bibit kelapa untuk mengindentifikasi kualitas bibit yang unggul," ungkap Wardan, baru-baru ini. Selain itu, penelitian juga dapat berfokus pada produk turunan kelapa.

Diterangkan, setelah riset bibit dilakukan, barulah fokus dengan penelitian pada sub-bidang ekonomi, seperti penelitian terkait potensi keekonomian. Semuanya dilakukan tidak terlepas dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat.

Dijelaskan, pembangunan ekonomi, memang sudah semestinya dimulai dengan peningkatan pendapatan perkapita masyarakat. Hal ini harus dilakukan melalui pengembangan potensi sumber daya sektoral yang ada di suatu daerah, seperti halnya Kabupaten Inhil dengan potensi pada sektor perkebunan kelapa.

"Jadi, masyarakat pekebun kelapa di Inhil tidak hanya menghasilkan bahan mentah sebagai bahan baku berupa kelapa bulat saja, melainkan juga bisa memproduksi komoditas olahan yang berbahan baku kelapa dari kebun kelapa mereka," terangnya.

Tentunya, ini dapat menciptakan nilai ekonomis yang lebih lagi dibandingkan dengan hanya menjual hasil kebun berupa kelapa bulat saja.

Terakhir, Bupati Wardan juga meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar dapat lebih serius lagi menindaklanjuti rencana industrialisasi kelapa berskala rumah tangga ini dengan cara melakukan pembinaan dini terhadap masyarakat pekebun kelapa dan lain sebagainya.

"Kami bersyukur yang datang Rektornya (Rektor Universitas Riau, red) langsung. Ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian Universitas Riau terhadap kemajuan Kabupaten Inhil. Perhatian dan kepedulian ini sudah semestinya di respons dengan keseriusan, tidak hanya oleh masyarakat melainkan juga oleh Pemerintah Kabupaten Inhil melalui OPD terkait," tandas Wardan.***(adv/diskominfo/mar).

 
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2013
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com