|
|
| |
Rabu, 27 Juni 2012 06:30 Inhu Diproyeksikan Menjadi Sentra Tanaman Cacao di Riau
Riauterkini -RENGAT- Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau dan Disbun Indragiri
Hulu akan memproyeksikan dan menjadikan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) sebagai
sentra tanaman cacao (Coklat) di Riau. Mengingat sejumlah desa dan kecamatan di Inhu
dinilai sangat cocok untuk perkebunan cacao. Selasa (26/6/12).
Hal tersebut diungkapkan Kadisbun Inhu Manaf Tambunan dalam acara pencanangan
penanaman cacao di Desa Sei Guntung Kecamatan Rengat, yang dihadiri Kadisbun Riau
Zulher, serta staf Dirjenbun Kementerian Perkebunan RI.
Dikatakanya, dalam acara promosi daerah beberapa bulan lalu, ada investor dari Korea
Selatan yang berminat menanamkan modal di Inhu dengan mendirikan pabrik cacao.
Untuk menjamin bahan baku pabrik cacao ini perlu pasokan sekitar 40 ton perbulan.
Sementara hasil petani budidaya cacao di Inhu baru menghasilkan sekitar 30 ton
perbulan. Oleh sebab itu perlu usaha yang lebih serius dalam membudidayakan tanaman
yang jadi bahan baku coklat tersebut. “Disbun Inhu tahun 2012 ini menyiapkan 10 ribu
bibit kakau untuk masyarakat,” ujarnya.
Disbun Inhu juga sudah berkoordinasi dengan Pemda Kuansing dan Inhil terkait rencana
pendirian pabrik cacao tersebut. Dimana, setelah pabrik berdiri petani cacao di dua
kabupaten bertetangga ini siap untuk memasok hasil cacao ke pabrik di Inhu.
Dengan budi daya tanaman tersebut, maka lahan tidur di daerah Inhu bisa berkurang.
Infrastruktur jalan juga akan lebih baik dan kemajuan desa akan meningkat setelah
adanya pabrik dan centra cacao. “Kami di Kabupaten Inhu siap
shering dengan Provinsi Riau untuk meujudkan Inhu sebagai centra tanaman cacau,”
tegasnya. ***(guh)
| | | |
|