VISI : Terwujudnya Kabupaten Indragiri Hulu yang maju, mandiri sejahtera, berbudaya dan agamis tahun 2020


13/04/2013 05:50
Bupati Inhu Hadiri Peringatan Hari Jadi Kelenteng Guang Fu Miao ke-120

10/04/2013 13:33
Bupati Inhu Resmikan Gedung Kantor Camat Rengat

5/04/2013 06:05
Sensus Pertanian,
Sekda Inhu Minta Petani Berikan Informasi Benar

5/04/2013 05:58
Program Desa Mandiri Hasil Revolusi Pemikiran

3/04/2013 18:19
BKD Inhu Umumkan 829 Tenaga Honorer K2

3/04/2013 06:58
Wabup Inhu Buka Sosialisasi Pencegahan Korupsi

27/03/2013 10:37
Wabup Inhu Minta Camat Maksimalkan Pencegahan Konflik

26/03/2013 19:37
Inhu Memiliki Sejumlah Potensi Konflik

26/03/2013 06:48
Pemkab Inhu Seleksi Calon Pertukaran Pemuda Antardaerah

21/03/2013 18:00
Pemkab Inhu Bantu Korban Kebakaran Pasar Sei Lala

18/03/2013 17:15
Dana TKT PNS Inhu Naik 26 Persen

18/03/2013 16:11
Inhu Pilot Project Program OGI se-Indonesia

14/03/2013 09:13
Inhu Tuan Rumah Musrenbang Pertanian TPH Provinsi Riau 2013

11/03/2013 19:42
Lantik Kades Rejosari,
Bupati Inhu Tekankan Pentingnya Peran Pembangunan Desa

8/03/2013 18:15
Pemkab Inhu Gelar Pengajian Bulanan

 
 
Selasa, 1 Mei 2012 15:08
Dari LKPj Bupati 2011,
Penggunaan Anggaran Bappeda dan Dishut Inhu Tidak Optimal


Riauterkini -RENGAT-Penggunaan anggaran, pada Badan perencanaan pembangunan daerah (Bappeda) dan Dinas Kehutanan (Dishut) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) 2011 tidak optimal, serta terkesan menyia nyiakan anggaran. Hingga menjadi sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) pada tahun anggaran berikutnya.

Terungkapnya penggunaan anggaran yang tidak optimal di dua SKPD tersebut, diketahui dalam pembahasan LKPj Bupati Inhu 2011. Oleh Pansus B DPRD Inhu. Sebagaimana diungkapkan anggota Pansus B DPRD Inhu Arifuddin Ahalik, "Anggaran yang tidak dipergunakan Bappeda pada 2011 lalu berkisar 5 Miliar, dan di Dishut mencapai kisaran 17 Miliar," ujarnya di gedung DPRD Inhu, Selasa (1/5/12).

Diungkapkanya, dana 5 miliar yang tidak terpakai di Bappeda tersebut merupakan dana biaya tidak langsung (BTL). Yang peruntukanya untuk pembayaran gaji pegawai dan operasional lainya. "Apa mungkin ada gaji atau tunjangan pegawai yang tidak terbayarkan, atau memang sengaja dilebihkan," tandasnya.

Ketika hal tersebut ditanyakan Pansus B kepada pihak Bappeda Inhu, dinyatakan bahwa anggaran tersebut Saving atau cadangan.

Ditambahkanya, untuk anggaran yang tidak terpakai di Dishut Inhu yang mencapai 17 miliar diperuntukan pada reboisasi. Sementara disatu sisi hutan Inhu banyak yang gundul.

"Ini hal yang mengherankan, saat perencanaan yang dilakukan SKPD tertuang dalam rncana kerja anggaran (RKA). Namun ini terkesan asal jadi, tanpa adanya perencanaan yang matang," tegasnya.

Jelas yang dilakukan dua SKPD ini sangat merugikan bagi daerah, kalaulah dana tersebut diperuntukan bagi pembangunan sekolah, tentunya banyak bangunan sekolah yang berdiri dan dimanfaatkan masyarakat. Guna mencerdaskan kehidupan berbangsa. "Ini mencerminkan ketidak mampuan Sekda Inhu memanej SKPD yang ada di Pemkab Inhu," Jelasnya. ***(guh)

 
 
Home  |  www.inhukab.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HULU © 2011