Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 24 April 2018 22:31
Jualbelikan Pupuk Subsidi di Luar Wilayah, Agen Pupuk di Sei Kumango Ditangkap Polres Rohul

Selasa, 24 April 2018 22:28
Sekda: Tahun Ini TPP Pemkab Bengkalis Tidak Dirasionalisasi

Selasa, 24 April 2018 22:24
Pesta Narkoba, 2 Warga Pasirpangaraian Diciduk Polisi Rohul

Selasa, 24 April 2018 22:20
Gendong' Sabu 2,9 Kg di Pinggir, Bengkalis,
1 Terdakwa Divonis Seumur Hidup dan 3 Terdakwa 19 Tahun Penjara


Selasa, 24 April 2018 21:26
Program Rp1 Miliar Per Desa LE-Hardianto Mendapat Atensi Masyarakat

Selasa, 24 April 2018 21:21
Begini Cara Pasangan Firdaus-Rusli Atasi Pengangguran di Duri

Selasa, 24 April 2018 21:16
DPT Riau 2018 Sebanyak 3.622.488 Pemilih

Selasa, 24 April 2018 21:15
Supervisi Operasi Mantap Praja Muara Takus ke Polsek Gaung, Inhil

Selasa, 24 April 2018 21:08
Ketua DPRD Inhil Kunjungi Pasien RSUD Puri Husada Tembilahan

Selasa, 24 April 2018 20:50
Enam Terdakwa Minta Bebas Korupsi Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo, Kampar

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 10 Mei 2006 16:38
Kasus “Bom" Kepri
Azlaini Agus Terancam 6 Tahun Penjara


Kejati Riau gelar perkara kasus pembakaran di Kepri yang salah satu tersangkanya Azalini Agus, Dalam kasus tersebut tersangka terancam 6 tahun penjara.

Riauterkini-PEKANBARU- Rabu (10/5), Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau Suhardjono Jaksa Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejagung Prasetyo seberta Asisten gelar perkara kasus pembakaran (Bom) di Kepulauan Riau (Kepri) yang salah satu tersangkanya Azlaini Agus yang juga merupakan salah satu anggota DPR RI.

Dalam hasil gelar ekspos tersebut Azlaini Agus terancam pasal 160 KUHP tentang penghasutan atau subsider (Bis) pasal 163 KUHP ayat (1) yang mana ancaman hukumannya selama 6 tahun penjara.

Keterangan Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejati Riau Jhon W. Purba usai gelar perkara kepada riauterkini,”Untuk saat ini kita masih menteliti fakta yuridisnya, sedangkan untuk ancaman 6 tahun terhadap tersangka dan itu tercantum dalam pasal 16 KUHP sub 163 KUHP ayat (1),” terangnya.

Sedangkan untuk para saksi yang sudah diperiksa oleh penyidik dalam berkas yang lalu terdapat 10 saksi diantaranya Yusri Basri, dan untuk saksi yang dapat meringankan tersangka ada delapan sedangkan untuk yang memberatkan tersangka hanya dua orang.

“Untuk saksi, dalam penyelidikan yang lampau kita sudah memeriksa 8 orang yang saksi yang meringankan dan dua saksi yang cukup memberatkan tersangka dalam kasus tersebut,” ujarkan Jhon w. Purba.

Selain itu untuk pemeriksaan kembali atau perbaikan berkas terhadap tersangka Azlaini agus, pihak Kejati Riau harus meminta izin ke Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono. Tetapi tidak tertutup kemungkinan tersangka Azlaini Agus diperksa harus menunggu izin dari Presiden RI.

“Untuk pemeriksaannya, tentu saja kita harus menempuh prosedur, tetapi dalam pemeriksaan tersebut tidak tertutup kemungkinan kita harus minta izin Presiden sesuai prosedur,” paparkan Jhon W. Purba.***(vila)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Jualbelikan Pupuk Subsidi di Luar Wilayah, Agen Pupuk di Sei Kumango Ditangkap Polres Rohul
- Pesta Narkoba, 2 Warga Pasirpangaraian Diciduk Polisi Rohul
- Gendong' Sabu 2,9 Kg di Pinggir, Bengkalis,
1 Terdakwa Divonis Seumur Hidup dan 3 Terdakwa 19 Tahun Penjara

- Supervisi Operasi Mantap Praja Muara Takus ke Polsek Gaung, Inhil
- Enam Terdakwa Minta Bebas Korupsi Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo, Kampar
-
- Korupsi Dana Karlahut, Jaksa Tahan Tiga Pejabat Pemko Dumai
- Material Plat Mencukupi,
Satlantas Polres Bengkalis Tegaskan Pengambilan TNKB Gratis

- Pesta Ganja, Empat Pemuda di Inhu Ditangkap Polisi
- Karyawan PT SSR di Inhu Ditemukan Tewas Membusuk di Mess Perusahaan
- Jadi 'Toke' Togel, 'Imam Vihara' dan Seorang Warga Bengkalis Ditangkap Polisi
- Satu Napi, Polres Inhil Tangkap Dua Pengedar Sabu
- Tiga Hari Menghilang Seorang Warga Inhu Ditemukan Tewas Disungai
- Korupsi SPPD Fiktif Dispenda Riau, Saksi Gugup Beberkan Pemotongan 10 Persen
- Pendemo di Kantor Gubri, Protes Rencana Pembangunan Waduk Lompatan Harimau di Rohul
- Awalnya Dikira Besi Tua,
Rupanya 2 Benda Ditemukan Karyawan PT. BIP Ujung Batu Granat Nanas

- Miliki Shabu 4 Kilogram, Teknisi Elektronik Dibekuk Polresta Pekanbaru
- Supir Sakaw, Innova Ringsek Nabrak Halte Bus di Jalan Soedirman Pekanbaru
- Rugikan Negara Rp1.7 M, Polda Riau Tetapkan Dua Tersangka Baru Korupsi di Dipenda Riau
- Lakukan Aborsi, Seorang Dukun di Inhu Ditangkap


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.164.83
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com