Untitled Document
Kamis, 23 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 24 April 2014 10:42
Bupati Meranti Kaget Gaji Guru Honor Belum Dibayar

Kamis, 24 April 2014 10:36
Lahan Kampus Diserahkan ke BPN, Mahasiswa AMIK Protes Pemkab Meranti

Kamis, 24 April 2014 08:24
Pimpinan DPR Riau Berpotensi Didominasi Politisi Perempuan

Kamis, 24 April 2014 06:30
Motor Dilarikan Kawan, Lapor ke Polsek Tenayan Raya Malah Dibentak-bentak

Kamis, 24 April 2014 06:22
Nestapa Keluarga Petani Tersangka Karhutla,
Salma Kini Harus Merawat Dua Anak dan Kebun Ubi


Rabu, 23 April 2014 22:37
Dan Apel Puncak Harkitnas
Pemkab Meranti Siapkan Jambore Pendidikan di Mengkikip


Rabu, 23 April 2014 22:19
Bengkalis Minta Cabor Renang Dipertandingkan di Porprov Inhu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 22 Desember 2013 16:43
8 Warga Mahato Sakti Tersangka Bentrok Jumat Berdarah

Setelah memeriksa 27 saksi, Polres Rohul menetapkan 8 warga Mahato Sakti tersangka penyerbuan pada pamswakarsa PT MAN yang menyebakan satu korban jiwa dan tiga luka.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Pasca bentrokan 'Jumat Berdarah', Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu akhirnya menetapkan 8 warga Desa Mahato Sakti, Kecamatan Tambusai Utara sebagai tersangka.

Delapan warga ditetapkan sebagai tersangka karena diduga ikut melakukan pengeroyokan dan menyebabkan seorang anggota Pam Swakarsa PT Merangkai Artha Nusantara (MAN) bernama Lukas Barus (35) tewas mengenaskan. Sedangkan tiga rekan korban mengalami luka-luka.

"Delapan tersangka ini dari kelompok warga," kata Kapolres Rohul AKBP H Onny Trimurti Nugroho kepada riauterkinicom di ujung telepon, Ahad (22/12/13) sore.

Onny mengungkapkan pasca bentrok berdarah di areal PT MAN di Desa Mahato Sakti melibatkan sekitar 500-an warga dengan sekitar 28 anggota Pam Swakarsa diduga oknum preman sewaan perusahaan, polisi sudah memeriksa 27 orang saksi.

"Dari 27 orang saksi yang kita periksa, 15 orang dari Pam Swakarsa perusahaan," jelasnya.

Terlepas dari itu, sekitar 1 pleton atau 30 personel anggota Brimob Polda Riau dan anggota dari Polres Rohul sudah berada di lokasi eks bentrok. Personel itu sudah menyisir seluruh areal perkebunan memastikan areal bersih dari aktivitas.

Agar dekat dengan lokasi eks bentrok, puluhan personel Polri tersebut menginap di kantor Camat Tambusai Utara.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
politica sport
Knp gk d bom ja sekalian pt.man. .untk apa d banggun sebuah pt kalo bisa.a membuat rusuh gto lgian pimpipinan.a pun past diam ja. .

mahato sakti
Bagus mahato sakti ku beri cap jempol untk kalian semua.krn udh membunuh preman itu walau cmn 1 bila prlu habisi semua.

Pita merah
Buat semuanya, , mohon do,any agar mslh ini cpt slesai dan smua warga jajahan pt man dpt hdp dngn tenang.

Rakyat Multi Etnis
pak joko lelono, PT MAN sudah ada sejak rohul masih wilayah kampar, bupatinya saleh djasit. jadi jangan fitnah achmad.

Izal
Warga sama Perusahaan sama Izal.. (Indak Zaleh)

Joko lelono
Itulah ulah Ahmad %@!* membiarkan perusahaan kapitalis masuk. Ahmad menjual lahan2 dengan perusahaan, dan perusahaan menyewa preman sebagai centeng. Apakah masih juga rakyat percaya dan menuhankan Ahmad dajal sang bupati terkutuk itu ? Fakta mana lagi yang kelien dustakan ?

adik klewang
Pam apa pam...ngak ada pam keliaran di kampung bawa klewang panah bikin resah warga ? Kalau perusahan nya resmi ngapain pake preman,yg saya sesalkan masih adanya premanisme di wilayah negeri seribu suluk,2x24 jam ajah tamu wajib lapor ini tahunan keliaran di mahato koq di biarkan seolah olah ada pem

Koko. M
Anta lian la...

Mas panter
Sudah wajar n spantasny wrga dk2 melakukn tindak anarkis.krna smpai saat ini blm ad respon dri pihak pt man atas ksepaktn tempo doelue.pmerintah stmpatpun trlalu cuek atas pmbelaan kpd wrga dk2.itlh pmerntah....kjadian dulu baru dbahas.


Berita Hukum lainnya..........
- Motor Dilarikan Kawan, Lapor ke Polsek Tenayan Raya Malah Dibentak-bentak
- Nestapa Keluarga Petani Tersangka Karhutla,
Salma Kini Harus Merawat Dua Anak dan Kebun Ubi

- Panwaslu Inhu Didesak Lanjutkan Kasus Dugaan Penggelembungan Suara di PPK Pasirpenyu
- Lampu Templok Picu Kebakaran Ludeskan Rumah Warga Rokan IV Koto
- Truk Boks Terguling di Depan Mapolres Kuansing
- Diduga jadi Tempat Mesum,
Rumah Rektor UNISI Tembilahan Dikepung Warga

- Dari Mabes Polri dan Kejagung RI,
Berkas Tersangka Direktur PT Karya Dayun Dilimpahkan ke Kejari Siak



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.33.176
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com