Untitled Document
Kamis, 28 Zulhijjah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 23 Oktober 2014 17:58
Bekas Gedung SD di Muntai, Bengkalis akan Dihibahkan ke TNI AL

Kamis, 23 Oktober 2014 17:57
Guru SMA Sederajad Harus SMA,
Target Disdik dan Kebudayaan Riau Terkendala Kesiapan Guru


Kamis, 23 Oktober 2014 17:48
RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Gagal Realisasikan Pengadaan Obat Paten

Kamis, 23 Oktober 2014 17:40
‎Bupati Inhu Teruskan Usulan Penetapan Pimpinan DPRD Definitif

Kamis, 23 Oktober 2014 17:31
Puluhan Pengendara Sepeda Motor di Kampar Terjaring Razia

Kamis, 23 Oktober 2014 17:23
Perwujudan Sentra Bawang Merah Terus Digesa Pemkab Kampar

Kamis, 23 Oktober 2014 17:16
Rumah Dinas Kadiskes Riau Ternyata Dihuni Kolega Annas Maamun



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 22 Desember 2013 16:43
8 Warga Mahato Sakti Tersangka Bentrok Jumat Berdarah

Setelah memeriksa 27 saksi, Polres Rohul menetapkan 8 warga Mahato Sakti tersangka penyerbuan pada pamswakarsa PT MAN yang menyebakan satu korban jiwa dan tiga luka.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Pasca bentrokan 'Jumat Berdarah', Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu akhirnya menetapkan 8 warga Desa Mahato Sakti, Kecamatan Tambusai Utara sebagai tersangka.

Delapan warga ditetapkan sebagai tersangka karena diduga ikut melakukan pengeroyokan dan menyebabkan seorang anggota Pam Swakarsa PT Merangkai Artha Nusantara (MAN) bernama Lukas Barus (35) tewas mengenaskan. Sedangkan tiga rekan korban mengalami luka-luka.

"Delapan tersangka ini dari kelompok warga," kata Kapolres Rohul AKBP H Onny Trimurti Nugroho kepada riauterkinicom di ujung telepon, Ahad (22/12/13) sore.

Onny mengungkapkan pasca bentrok berdarah di areal PT MAN di Desa Mahato Sakti melibatkan sekitar 500-an warga dengan sekitar 28 anggota Pam Swakarsa diduga oknum preman sewaan perusahaan, polisi sudah memeriksa 27 orang saksi.

"Dari 27 orang saksi yang kita periksa, 15 orang dari Pam Swakarsa perusahaan," jelasnya.

Terlepas dari itu, sekitar 1 pleton atau 30 personel anggota Brimob Polda Riau dan anggota dari Polres Rohul sudah berada di lokasi eks bentrok. Personel itu sudah menyisir seluruh areal perkebunan memastikan areal bersih dari aktivitas.

Agar dekat dengan lokasi eks bentrok, puluhan personel Polri tersebut menginap di kantor Camat Tambusai Utara.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
politica sport
Knp gk d bom ja sekalian pt.man. .untk apa d banggun sebuah pt kalo bisa.a membuat rusuh gto lgian pimpipinan.a pun past diam ja. .

mahato sakti
Bagus mahato sakti ku beri cap jempol untk kalian semua.krn udh membunuh preman itu walau cmn 1 bila prlu habisi semua.

Pita merah
Buat semuanya, , mohon do,any agar mslh ini cpt slesai dan smua warga jajahan pt man dpt hdp dngn tenang.

Rakyat Multi Etnis
pak joko lelono, PT MAN sudah ada sejak rohul masih wilayah kampar, bupatinya saleh djasit. jadi jangan fitnah achmad.

Izal
Warga sama Perusahaan sama Izal.. (Indak Zaleh)

Joko lelono
Itulah ulah Ahmad %@!* membiarkan perusahaan kapitalis masuk. Ahmad menjual lahan2 dengan perusahaan, dan perusahaan menyewa preman sebagai centeng. Apakah masih juga rakyat percaya dan menuhankan Ahmad dajal sang bupati terkutuk itu ? Fakta mana lagi yang kelien dustakan ?

adik klewang
Pam apa pam...ngak ada pam keliaran di kampung bawa klewang panah bikin resah warga ? Kalau perusahan nya resmi ngapain pake preman,yg saya sesalkan masih adanya premanisme di wilayah negeri seribu suluk,2x24 jam ajah tamu wajib lapor ini tahunan keliaran di mahato koq di biarkan seolah olah ada pem

Koko. M
Anta lian la...

Mas panter
Sudah wajar n spantasny wrga dk2 melakukn tindak anarkis.krna smpai saat ini blm ad respon dri pihak pt man atas ksepaktn tempo doelue.pmerintah stmpatpun trlalu cuek atas pmbelaan kpd wrga dk2.itlh pmerntah....kjadian dulu baru dbahas.


Berita Hukum lainnya..........
- Puluhan Pengendara Sepeda Motor di Kampar Terjaring Razia
- 18 Personil Polda Riau Bantu Tangkap Perampok di Pekanbaru
- Kadisbun Zulher Kembali tak Penuhi Panggilan KPK
- KPK Didesak Usut Kasus Dugaan Suap Pengesahan APBD Riau 2015
- Diambil Gunakan Jangkar Kapal Pompong,
Besi Bekas Jembatan Pedamaran II Jadi Incaran Pemulung

- TNI Turun Tangan Hentikan Maling Kabel Listrik Jembatan Pedamaran II Rohil
- Penyidik KPK di Pekanbaru juga Dalami Suap Pengesahan APBD Riau 2015


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.90.153.141
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com