Untitled Document
Sabtu, 7 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 27 Maret 2015 20:29
Tiga Kali Diperiksa KPK, Ketua PMI Riau Akui Dimintai Uang Annas

Jum’at, 27 Maret 2015 20:16
8 Anggota Fraksi Golkar DPRD Riau Akui Keabsahan SK Kemenkum HAM

Jum’at, 27 Maret 2015 20:11
Tim Pansel Serahkan Hasil Assessment ke Plt Gubri Minggu Ini

Jum’at, 27 Maret 2015 20:02


Jum’at, 27 Maret 2015 19:38
3.728 Pelajar di Dumai Siap Ikut UN SMA Sederajat

Jum’at, 27 Maret 2015 19:36
Berkas Formasi 4.098 CPNS Rohul 2015 Sudah di Menpan RB

Jum’at, 27 Maret 2015 19:31
Anggaran KPU Dumai Terendah se Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 18 Nopember 2013 08:22
Diancam Bunuh, Gadis 19 Tahun Diperkosa Ayah Tiri

Seorang gadis berusia 19 tahun di Pekanbaru jadi korban tindak pemerkosaan. Pelaku ayah tirinya yang selalu mengancam akan membunuh korban jika menolak.

Riauterkini-PEKANBARU- Seorang gadis berumur 19 tahun inisial Nh (19) sering diajak berhubungan badan oleh ayah tirinya, So warga Jalan Repalita, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki. Jika korban menolak, sang ayah tiri mengancam akan membunuhnya.

Dari pengakuan korban, perbuatan bejat ayah kandungnya itu sudah sering dilakukan. Selama itu pula, korban tidak bisa menolak. Tidak tahan lagi dengan tingkah ayah tirinya, korban melaporkannya ke Mapolresta Pekanbaru atas kasus pemerkosaan.

Informasi yang berhasil dirangkum, terakhir ayah tirinya melkukn hal tersebut Rabu (13/11/13) silam di rumahnya. Sekitar pukul 21.30 WIB, diam-diam pelaku memasuki kamar korban. Di sana, ia langsung melancarkan aksinya.

Awalnya, korban sempat berontak. Lalu, pelaku mengancam korban. Dengan perasaan takut, korban terpaksa menerima perbuatan pelaku. Usai itu, pelaku kembali mengancam korban jika menceritakan kejadian yang baru dialaminya.

Keesokan harinya, korban terlihat murung dan menimbulkan pertanyaan bagi sang ibu. Penasaran, ibunya berusaha bertanya dan mencari tahu kenapa anaknya murung. Setelah dibujuk, akhirnya korban menceritakannya. Tak lama kemudian, korban ditemani ibunya membuat laporan polisi.

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SH SIK saat dikonfirmasi, Ahad (17/11/13) membenarkan laporan tersebut. "Laporan sudah masuk. Kasusnya ditangani Polresta Pekanbaru. Polisi masih memeriksa saksi-saksi," jelasnya. ***(gem)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Tiga Kali Diperiksa KPK, Ketua PMI Riau Akui Dimintai Uang Annas
- Kejari Terkesan Lambat Tuntaskan Korupsi Dishub Dumai
- Dewan Rekomendasikan Polda Riau Usut Lahan PTPN V di Kuansing
- Didalangi Wartawan Gadungan,
Sindikat Narkoba Antar Provinsi Dibongkar Polisi

- Terjerat Dua Kasus Sekaligus,
KPK Belum Terapkan Pasal TTPU Untuk Gubri Nonatif Annas Maamun

- Diperiksa KPK, Saqlul Akui Diperintah Asisten II Kumpulkan Uang Suap
- Ternyata Karyawan Angkringan,
Mayat Dibuang di Parit Terdapat 27 Tusukan



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.159.136.47
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com