Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 27 Agustus 2016 07:12
Tajaan Disporabudpar dan DKIH, Bupati Wardan Buka Indragiri Hilir Culture Carnival 2016

Sabtu, 27 Agustus 2016 07:09
Hutan Dibabat PT IJA, Kebun Kelapa Warga Inhil Diserbut Hama Kumbang

Sabtu, 27 Agustus 2016 07:06
Dikejar Polisi, Pecandu Narkoba di Inhil Ditangkap Warga Ronda

Sabtu, 27 Agustus 2016 07:03
Pusat Bantu Riau Promosikan Pacu Jalur Teluk Kuantan

Jum’at, 26 Agustus 2016 20:57
Batiqa Hotel Pekanbaru Resmi Beroperasi di Kota Bertuah

Jum’at, 26 Agustus 2016 20:54
Nyaris Bakar Pemukiman, Karlahut terjadi Air Hitam Pujud, Rohil

Jum’at, 26 Agustus 2016 20:49
Gema Azan Mag'rib Giring Pemakaman Apri Adi Pratama di Meranti



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 18 Nopember 2013 08:22
Diancam Bunuh, Gadis 19 Tahun Diperkosa Ayah Tiri

Seorang gadis berusia 19 tahun di Pekanbaru jadi korban tindak pemerkosaan. Pelaku ayah tirinya yang selalu mengancam akan membunuh korban jika menolak.

Riauterkini-PEKANBARU- Seorang gadis berumur 19 tahun inisial Nh (19) sering diajak berhubungan badan oleh ayah tirinya, So warga Jalan Repalita, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki. Jika korban menolak, sang ayah tiri mengancam akan membunuhnya.

Dari pengakuan korban, perbuatan bejat ayah kandungnya itu sudah sering dilakukan. Selama itu pula, korban tidak bisa menolak. Tidak tahan lagi dengan tingkah ayah tirinya, korban melaporkannya ke Mapolresta Pekanbaru atas kasus pemerkosaan.

Informasi yang berhasil dirangkum, terakhir ayah tirinya melkukn hal tersebut Rabu (13/11/13) silam di rumahnya. Sekitar pukul 21.30 WIB, diam-diam pelaku memasuki kamar korban. Di sana, ia langsung melancarkan aksinya.

Awalnya, korban sempat berontak. Lalu, pelaku mengancam korban. Dengan perasaan takut, korban terpaksa menerima perbuatan pelaku. Usai itu, pelaku kembali mengancam korban jika menceritakan kejadian yang baru dialaminya.

Keesokan harinya, korban terlihat murung dan menimbulkan pertanyaan bagi sang ibu. Penasaran, ibunya berusaha bertanya dan mencari tahu kenapa anaknya murung. Setelah dibujuk, akhirnya korban menceritakannya. Tak lama kemudian, korban ditemani ibunya membuat laporan polisi.

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SH SIK saat dikonfirmasi, Ahad (17/11/13) membenarkan laporan tersebut. "Laporan sudah masuk. Kasusnya ditangani Polresta Pekanbaru. Polisi masih memeriksa saksi-saksi," jelasnya. ***(gem)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Dikejar Polisi, Pecandu Narkoba di Inhil Ditangkap Warga Ronda
- Satu Dilumpuhkan,
Polresta Pekanbaru Baku Tembak dengan Perampok Bersenpi di SM Amin

- Polda Riau Dalami Kebakaran Lahan 2 Perusahaan di Rohul
- Paskoopsau Yakin Konflik Lahan di Lanud Roesmin Nurjadin tak Niru Medan
- Kapolri Kirim Kadiv Propam Selidiki Rusuh Selatpanjang
- Korupsi Chiller Genset Sport Center Rumbai, Jaksa Tunda Tuntut Kontraktor
- 15 Polisi Diamankan Terkait Rusuh Meranti, Kapolres Nyatakan Siap Dicopot


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.184.141
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com