Untitled Document
Kamis, 4 Safar 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 27 Nopember 2014 18:30
1.300 Desa Tertinggal di Riau Dapat Bantuan Anggaran Rp1,4 miliar

Kamis, 27 Nopember 2014 18:27


Kamis, 27 Nopember 2014 18:10
APHI Berharap Presiden Beri Solusi Tangani Karhutla

Kamis, 27 Nopember 2014 18:08
Lalulintas Dinilai Masih Buruk,
Kapolres Pertanyakan Dua Penghargaan WTN Dumai


Kamis, 27 Nopember 2014 18:03
Polres Dumai Musnahkan Sabu Senilai Rp1,5 Miliar

Kamis, 27 Nopember 2014 18:01
Triwulan III 2014,
Pertumbuhan Perbankan Riau Melambat


Kamis, 27 Nopember 2014 17:57
Surat ke Dua,
29 Mantan DPRD Riau Kembalikan Mobil Operasionalnya




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 18 Nopember 2013 08:22
Diancam Bunuh, Gadis 19 Tahun Diperkosa Ayah Tiri

Seorang gadis berusia 19 tahun di Pekanbaru jadi korban tindak pemerkosaan. Pelaku ayah tirinya yang selalu mengancam akan membunuh korban jika menolak.

Riauterkini-PEKANBARU- Seorang gadis berumur 19 tahun inisial Nh (19) sering diajak berhubungan badan oleh ayah tirinya, So warga Jalan Repalita, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki. Jika korban menolak, sang ayah tiri mengancam akan membunuhnya.

Dari pengakuan korban, perbuatan bejat ayah kandungnya itu sudah sering dilakukan. Selama itu pula, korban tidak bisa menolak. Tidak tahan lagi dengan tingkah ayah tirinya, korban melaporkannya ke Mapolresta Pekanbaru atas kasus pemerkosaan.

Informasi yang berhasil dirangkum, terakhir ayah tirinya melkukn hal tersebut Rabu (13/11/13) silam di rumahnya. Sekitar pukul 21.30 WIB, diam-diam pelaku memasuki kamar korban. Di sana, ia langsung melancarkan aksinya.

Awalnya, korban sempat berontak. Lalu, pelaku mengancam korban. Dengan perasaan takut, korban terpaksa menerima perbuatan pelaku. Usai itu, pelaku kembali mengancam korban jika menceritakan kejadian yang baru dialaminya.

Keesokan harinya, korban terlihat murung dan menimbulkan pertanyaan bagi sang ibu. Penasaran, ibunya berusaha bertanya dan mencari tahu kenapa anaknya murung. Setelah dibujuk, akhirnya korban menceritakannya. Tak lama kemudian, korban ditemani ibunya membuat laporan polisi.

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SH SIK saat dikonfirmasi, Ahad (17/11/13) membenarkan laporan tersebut. "Laporan sudah masuk. Kasusnya ditangani Polresta Pekanbaru. Polisi masih memeriksa saksi-saksi," jelasnya. ***(gem)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Polres Dumai Musnahkan Sabu Senilai Rp1,5 Miliar
- Kasus Penyertaan Modal ke PT BLJ Rp300 M
Kejari Bengkalis Temukan 165 Aliran Dana Bermasalah

- Tiga Perwira Menengah di Polres Rohul Jalani Sertijab
- Tersangka Karhutla, UKP4 Minta Tiga Petinggi PT NSP Dihukum Berat
- Berkas Perkara Korupsi Semenisasi TPA Pelalawan Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Pekanbaru
- Perkara Pemalsuan Akta Kerjasama,
Saksi Tak Tahu Surat Perjanjian Diubah Atas Permintaan Kliennya

- Pintu dan Motor Hangus,
Kediaman Ketua IPK Bengkalis di Duri Dimolotov OTK



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.237.247.172
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com