Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 2 Mei 2016 23:46
Disdikpora Rohul Distribusikan Logistik UN ke SMP dan MTs

Senin, 2 Mei 2016 23:12
BKP2D Bantah Ada Pegawai Siluman di Pemprov ‎Riau

Senin, 2 Mei 2016 22:40
Polisi Amankan Enam Penyerang Personel Satpol PP Pekanbaru

Senin, 2 Mei 2016 22:02
Pakaian Kerja Honor Pemkab Rohul Kembali Diseragamkan dengan PNS

Senin, 2 Mei 2016 21:50
Pilwako Pekanbaru 2017, PKS Tetapkan Dua Syarat Bagi Calon yang Ingin Gunakan Partai

Senin, 2 Mei 2016 21:01
Pindahkan Bangkai Reklame,
Dua Personel Pol PP Pekanbaru Dikeroyok Preman Tak Dikenal


Senin, 2 Mei 2016 20:56
Tiga Pejabat Pemko Pekanbaru Daftar Sekda Prov Riau,
Walikota Firdaus Bangga dan Ucapkan Selamat Berjuang




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 18 Nopember 2013 08:22
Diancam Bunuh, Gadis 19 Tahun Diperkosa Ayah Tiri

Seorang gadis berusia 19 tahun di Pekanbaru jadi korban tindak pemerkosaan. Pelaku ayah tirinya yang selalu mengancam akan membunuh korban jika menolak.

Riauterkini-PEKANBARU- Seorang gadis berumur 19 tahun inisial Nh (19) sering diajak berhubungan badan oleh ayah tirinya, So warga Jalan Repalita, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki. Jika korban menolak, sang ayah tiri mengancam akan membunuhnya.

Dari pengakuan korban, perbuatan bejat ayah kandungnya itu sudah sering dilakukan. Selama itu pula, korban tidak bisa menolak. Tidak tahan lagi dengan tingkah ayah tirinya, korban melaporkannya ke Mapolresta Pekanbaru atas kasus pemerkosaan.

Informasi yang berhasil dirangkum, terakhir ayah tirinya melkukn hal tersebut Rabu (13/11/13) silam di rumahnya. Sekitar pukul 21.30 WIB, diam-diam pelaku memasuki kamar korban. Di sana, ia langsung melancarkan aksinya.

Awalnya, korban sempat berontak. Lalu, pelaku mengancam korban. Dengan perasaan takut, korban terpaksa menerima perbuatan pelaku. Usai itu, pelaku kembali mengancam korban jika menceritakan kejadian yang baru dialaminya.

Keesokan harinya, korban terlihat murung dan menimbulkan pertanyaan bagi sang ibu. Penasaran, ibunya berusaha bertanya dan mencari tahu kenapa anaknya murung. Setelah dibujuk, akhirnya korban menceritakannya. Tak lama kemudian, korban ditemani ibunya membuat laporan polisi.

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SH SIK saat dikonfirmasi, Ahad (17/11/13) membenarkan laporan tersebut. "Laporan sudah masuk. Kasusnya ditangani Polresta Pekanbaru. Polisi masih memeriksa saksi-saksi," jelasnya. ***(gem)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Polisi Amankan Enam Penyerang Personel Satpol PP Pekanbaru
- Pindahkan Bangkai Reklame,
Dua Personel Pol PP Pekanbaru Dikeroyok Preman Tak Dikenal

- Polisi Limpahkan 40 Ton Bawang Ilegal ke Balai Karantina Dumai
- Mayat Tanpa Nama Ditemukan Membusuk di Dumai
- Penghuni Tidur, Api Lalap Rumah Mewah di Terantang, Kampar
- Soal Amdal Pergudangan Avian,
Penyidik Polda Jadwalkan Periksa Mantan Walikota Pekanbaru Herman Abdullah

- Tuntutan Hukuman Terdakwa Pemalsuan AJB Ditunda


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.52.74
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com