Untitled Document
Selasa, 7 Zulqaidah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 2 September 2014 08:37
Dipolisikan dalam Kasus Pencabulan,
Kemendagri Janji tak Persulit Izin Pemeriksaan Gubri


Selasa, 2 September 2014 08:35
Dijatah Sedikit, Pemkab Inhu Tolak Penerimaan CPNS 2014

Selasa, 2 September 2014 06:29
Noviwaldy Jarang Ngantor ,
Fraksi Demokrat Surati BK DPRD Riau


Selasa, 2 September 2014 06:20
Mayat Mr. X Tergelatak Dipinggiran Sungai Siak Pekanbaru

Selasa, 2 September 2014 06:14
Pasutri di Pekanbaru Kedapatan Simpan Sabu 25 Gram

Selasa, 2 September 2014 06:03
Curi Perhiasan di Vihara, Tiga Sekawan Diringkus

Senin, 1 September 2014 21:13
Membantah, Wide Tantang Gubri Bersumpah dengan Al Qur’an di Masjid



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 18 Nopember 2013 08:22
Diancam Bunuh, Gadis 19 Tahun Diperkosa Ayah Tiri

Seorang gadis berusia 19 tahun di Pekanbaru jadi korban tindak pemerkosaan. Pelaku ayah tirinya yang selalu mengancam akan membunuh korban jika menolak.

Riauterkini-PEKANBARU- Seorang gadis berumur 19 tahun inisial Nh (19) sering diajak berhubungan badan oleh ayah tirinya, So warga Jalan Repalita, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki. Jika korban menolak, sang ayah tiri mengancam akan membunuhnya.

Dari pengakuan korban, perbuatan bejat ayah kandungnya itu sudah sering dilakukan. Selama itu pula, korban tidak bisa menolak. Tidak tahan lagi dengan tingkah ayah tirinya, korban melaporkannya ke Mapolresta Pekanbaru atas kasus pemerkosaan.

Informasi yang berhasil dirangkum, terakhir ayah tirinya melkukn hal tersebut Rabu (13/11/13) silam di rumahnya. Sekitar pukul 21.30 WIB, diam-diam pelaku memasuki kamar korban. Di sana, ia langsung melancarkan aksinya.

Awalnya, korban sempat berontak. Lalu, pelaku mengancam korban. Dengan perasaan takut, korban terpaksa menerima perbuatan pelaku. Usai itu, pelaku kembali mengancam korban jika menceritakan kejadian yang baru dialaminya.

Keesokan harinya, korban terlihat murung dan menimbulkan pertanyaan bagi sang ibu. Penasaran, ibunya berusaha bertanya dan mencari tahu kenapa anaknya murung. Setelah dibujuk, akhirnya korban menceritakannya. Tak lama kemudian, korban ditemani ibunya membuat laporan polisi.

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SH SIK saat dikonfirmasi, Ahad (17/11/13) membenarkan laporan tersebut. "Laporan sudah masuk. Kasusnya ditangani Polresta Pekanbaru. Polisi masih memeriksa saksi-saksi," jelasnya. ***(gem)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Dipolisikan dalam Kasus Pencabulan,
Kemendagri Janji tak Persulit Izin Pemeriksaan Gubri

- Mayat Mr. X Tergelatak Dipinggiran Sungai Siak Pekanbaru
- Pasutri di Pekanbaru Kedapatan Simpan Sabu 25 Gram
- Curi Perhiasan di Vihara, Tiga Sekawan Diringkus
- Membantah, Wide Tantang Gubri Bersumpah dengan Al Qur’an di Masjid
- Korupsi Kredit Fiktif BNI 46 Pekanbaru,
Tiga Mantan Pejabat BNI 46 Dituntut 16 Tahun Penjara

- Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Pusat Perdagangan Panipahan Rohil


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.237.228.144
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com