Untitled Document
Sabtu, 15 Syawwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 1 Agustus 2015 16:58
Pilkada Rohul 2015, LKA Ujungbatu Keluarkan Warkah untuk Dukung Hafith-Nasrul

Sabtu, 1 Agustus 2015 16:50
Anggota DPRD Rinto Apreasiasi Upaya Pemadaman Karhutla PT Safari Riau di Pelalawan

Sabtu, 1 Agustus 2015 16:45
Service Mobil Suzuki di SBT,
Ganti Kopling dan Timing Belt, Konsumen Dapat Diskon 15 Persen


Sabtu, 1 Agustus 2015 16:20
Isolasikan Exavator 12 Unit,
Seratusan Karyawan PT Safari Riau Terjun ke Lapangan Siang-Malam Padamkan Karhutla


Sabtu, 1 Agustus 2015 14:56
Taja Sosialsasi 4 Pilar, Anggota DPD RI Terkesan dengan Keindahan Simeulue‎

Sabtu, 1 Agustus 2015 14:49
Dipimpin Rahmad Rahim, Ikasmansa Angkatan '89 Gelar Donor Darah

Sabtu, 1 Agustus 2015 13:47
Bupati Syamsuar Halal Bihalal dengan Masyarakat Siak di Pekanbaru



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 18 Nopember 2013 08:22
Diancam Bunuh, Gadis 19 Tahun Diperkosa Ayah Tiri

Seorang gadis berusia 19 tahun di Pekanbaru jadi korban tindak pemerkosaan. Pelaku ayah tirinya yang selalu mengancam akan membunuh korban jika menolak.

Riauterkini-PEKANBARU- Seorang gadis berumur 19 tahun inisial Nh (19) sering diajak berhubungan badan oleh ayah tirinya, So warga Jalan Repalita, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki. Jika korban menolak, sang ayah tiri mengancam akan membunuhnya.

Dari pengakuan korban, perbuatan bejat ayah kandungnya itu sudah sering dilakukan. Selama itu pula, korban tidak bisa menolak. Tidak tahan lagi dengan tingkah ayah tirinya, korban melaporkannya ke Mapolresta Pekanbaru atas kasus pemerkosaan.

Informasi yang berhasil dirangkum, terakhir ayah tirinya melkukn hal tersebut Rabu (13/11/13) silam di rumahnya. Sekitar pukul 21.30 WIB, diam-diam pelaku memasuki kamar korban. Di sana, ia langsung melancarkan aksinya.

Awalnya, korban sempat berontak. Lalu, pelaku mengancam korban. Dengan perasaan takut, korban terpaksa menerima perbuatan pelaku. Usai itu, pelaku kembali mengancam korban jika menceritakan kejadian yang baru dialaminya.

Keesokan harinya, korban terlihat murung dan menimbulkan pertanyaan bagi sang ibu. Penasaran, ibunya berusaha bertanya dan mencari tahu kenapa anaknya murung. Setelah dibujuk, akhirnya korban menceritakannya. Tak lama kemudian, korban ditemani ibunya membuat laporan polisi.

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SH SIK saat dikonfirmasi, Ahad (17/11/13) membenarkan laporan tersebut. "Laporan sudah masuk. Kasusnya ditangani Polresta Pekanbaru. Polisi masih memeriksa saksi-saksi," jelasnya. ***(gem)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Tujuh Kios di Simpang Jalan Fajar Pekanbaru Terbakar
- Rp18,5 M, Pekerjaan Jalan Teluk Kuantan-Cerenti Diduga Tak Sesuai Spek
- Didatangi Bupati Inhu, Zulkifli Bantah Dirinya Ditampar Tiga Kali
- Polres Rohil Bekuk Perampok Mobil Truk
- Miliki Sabu 30 Kilogram, Terdakwa PN Rohil Diancam Hukuman Mati
- Kembali, Alfamart di Pinggir, Bengkalis Dibobol Maling
- Keluarga Sayangkan,
Tahanan Polres Kampar Diborgol Sampai Sekarat di RS Bhayangkara



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.226.147.190
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com