Untitled Document
Kamis, 23 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 24 April 2014 17:52
Gubri Annas Resmikan Museum Thionghoa di TMII

Kamis, 24 April 2014 17:50
Rp1,726 Triliun, Akhirnya APBD Rohul 2014 Disahkan DPRD

Kamis, 24 April 2014 17:48
Korban Dugaan Penggelembungan Suara,
Seorang Caleg Incumben DPRD Pekanbaru Terjungkal


Kamis, 24 April 2014 17:35
Siapa Yusmar Yusuf?
Dampingi Gubri Menghadap Mendagri dan Kunker ke Jakarta


Kamis, 24 April 2014 17:30
Baru Enam Parpol yang Laporkan Dana Kampanye ke KPU Riau

Kamis, 24 April 2014 17:29
Harga Merosot, Petani Karet Diminta Tingkatkan Mutu Bokar

Kamis, 24 April 2014 17:23
Bupati Kampar Pemateri Utama Evaluasi Kinerja Triwulan I 2014 BRK



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 18 Nopember 2013 08:22
Diancam Bunuh, Gadis 19 Tahun Diperkosa Ayah Tiri

Seorang gadis berusia 19 tahun di Pekanbaru jadi korban tindak pemerkosaan. Pelaku ayah tirinya yang selalu mengancam akan membunuh korban jika menolak.

Riauterkini-PEKANBARU- Seorang gadis berumur 19 tahun inisial Nh (19) sering diajak berhubungan badan oleh ayah tirinya, So warga Jalan Repalita, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki. Jika korban menolak, sang ayah tiri mengancam akan membunuhnya.

Dari pengakuan korban, perbuatan bejat ayah kandungnya itu sudah sering dilakukan. Selama itu pula, korban tidak bisa menolak. Tidak tahan lagi dengan tingkah ayah tirinya, korban melaporkannya ke Mapolresta Pekanbaru atas kasus pemerkosaan.

Informasi yang berhasil dirangkum, terakhir ayah tirinya melkukn hal tersebut Rabu (13/11/13) silam di rumahnya. Sekitar pukul 21.30 WIB, diam-diam pelaku memasuki kamar korban. Di sana, ia langsung melancarkan aksinya.

Awalnya, korban sempat berontak. Lalu, pelaku mengancam korban. Dengan perasaan takut, korban terpaksa menerima perbuatan pelaku. Usai itu, pelaku kembali mengancam korban jika menceritakan kejadian yang baru dialaminya.

Keesokan harinya, korban terlihat murung dan menimbulkan pertanyaan bagi sang ibu. Penasaran, ibunya berusaha bertanya dan mencari tahu kenapa anaknya murung. Setelah dibujuk, akhirnya korban menceritakannya. Tak lama kemudian, korban ditemani ibunya membuat laporan polisi.

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SH SIK saat dikonfirmasi, Ahad (17/11/13) membenarkan laporan tersebut. "Laporan sudah masuk. Kasusnya ditangani Polresta Pekanbaru. Polisi masih memeriksa saksi-saksi," jelasnya. ***(gem)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Kapolres Janji Tindak Tegas Pelaku Pungli di Jalur Lintas Jurong, Mandau
- 29 Obyek Melanggar Aturan Menunggu Ditertibkan Satpol PP Pekanbaru
- Mantan Ajudan Gubri Said Faisal Segera Diadili
- 'Ogah' Bongkar Kos-kosan 70 Pintu, Satpol PP Berdalih Personil Minim
- Dishub Riau Dilematis Jalan Perda Nomor 5 Tahun 2013
- Polisi Gagalkan Upaya Pembongkaran ATM BCA
- Motor Dilarikan Kawan, Lapor ke Polsek Tenayan Raya Malah Dibentak-bentak


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.170.186
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com