Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 21 Pebruari 2017 12:08
Penyebab Belum Jelas, Rumah Warga Kunatan Mudik, Kuansing Terbakar

Selasa, 21 Pebruari 2017 11:15
Kompak Curi 5 Motor, Suami-istri Ditangkap Polresta Pekanbaru

Selasa, 21 Pebruari 2017 11:04
Gondol Uang Rp100 Juta dari ATM, Teknisi BTN Pekanbaru Ditangkap

Selasa, 21 Pebruari 2017 11:01
Hujan Deras Setengah Malam, Sebagian Pangkalan Kerinci Kebanjiran

Selasa, 21 Pebruari 2017 10:04
Lima Kali Gauli Santriwati, Kuli Panggul di Kampar Ditangkap Polisi

Selasa, 21 Pebruari 2017 09:36
Gadis 13 Tahun di Pekanbaru Dijual Temannya ke Om Hidung Belang

Selasa, 21 Pebruari 2017 07:51
Pansus DPRD Riau Dalami Info SK Baru Menteri LHK Terkait RTRWP

Selasa, 21 Pebruari 2017 07:47
Kawannya Diburu, Seorang Tersangka Narkoba Diangkap Polres Rohul

Selasa, 21 Pebruari 2017 07:40
Kapolres Rohul Ajak Santri Ponpes Ar-Royyan Kabun jadi Anggota Polri

Senin, 20 Pebruari 2017 22:10
Danrem 031 Wirabima Jabat Dantim Satgas Karlahut Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 18 Nopember 2013 08:22
Diancam Bunuh, Gadis 19 Tahun Diperkosa Ayah Tiri

Seorang gadis berusia 19 tahun di Pekanbaru jadi korban tindak pemerkosaan. Pelaku ayah tirinya yang selalu mengancam akan membunuh korban jika menolak.

Riauterkini-PEKANBARU- Seorang gadis berumur 19 tahun inisial Nh (19) sering diajak berhubungan badan oleh ayah tirinya, So warga Jalan Repalita, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki. Jika korban menolak, sang ayah tiri mengancam akan membunuhnya.

Dari pengakuan korban, perbuatan bejat ayah kandungnya itu sudah sering dilakukan. Selama itu pula, korban tidak bisa menolak. Tidak tahan lagi dengan tingkah ayah tirinya, korban melaporkannya ke Mapolresta Pekanbaru atas kasus pemerkosaan.

Informasi yang berhasil dirangkum, terakhir ayah tirinya melkukn hal tersebut Rabu (13/11/13) silam di rumahnya. Sekitar pukul 21.30 WIB, diam-diam pelaku memasuki kamar korban. Di sana, ia langsung melancarkan aksinya.

Awalnya, korban sempat berontak. Lalu, pelaku mengancam korban. Dengan perasaan takut, korban terpaksa menerima perbuatan pelaku. Usai itu, pelaku kembali mengancam korban jika menceritakan kejadian yang baru dialaminya.

Keesokan harinya, korban terlihat murung dan menimbulkan pertanyaan bagi sang ibu. Penasaran, ibunya berusaha bertanya dan mencari tahu kenapa anaknya murung. Setelah dibujuk, akhirnya korban menceritakannya. Tak lama kemudian, korban ditemani ibunya membuat laporan polisi.

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SH SIK saat dikonfirmasi, Ahad (17/11/13) membenarkan laporan tersebut. "Laporan sudah masuk. Kasusnya ditangani Polresta Pekanbaru. Polisi masih memeriksa saksi-saksi," jelasnya. ***(gem)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Penyebab Belum Jelas, Rumah Warga Kunatan Mudik, Kuansing Terbakar
- Kompak Curi 5 Motor, Suami-istri Ditangkap Polresta Pekanbaru
- Gondol Uang Rp100 Juta dari ATM, Teknisi BTN Pekanbaru Ditangkap
- Lima Kali Gauli Santriwati, Kuli Panggul di Kampar Ditangkap Polisi
- Gadis 13 Tahun di Pekanbaru Dijual Temannya ke Om Hidung Belang
- Kawannya Diburu, Seorang Tersangka Narkoba Diangkap Polres Rohul
- Polisi Amankan Pelaku Pencurian di Kotabaru, Inhil


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.144.205.182
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com