Untitled Document
Sabtu, 25 Zulqaidah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 20 September 2014 17:34
RAPP Gelar Donor Darah ke-40,
Targetkan 2 juta cc Darah Tahun 2014,


Sabtu, 20 September 2014 17:30
Bahas Gambut, APFP-SEApeat Beraudiensi dengan Gubri

Sabtu, 20 September 2014 16:13
Sudah Banyak Kubangan,
Kerusakan Jalinprov Riau di Bangunpurba Rohul Makin Parah


Sabtu, 20 September 2014 13:08
Korban Kebakaran Pujasera Alang Meninggal di RSUD Selatpanjang

Sabtu, 20 September 2014 13:03
Hari Ini Kuansing Buka Pendaftaran CPNS

Sabtu, 20 September 2014 12:58
Malam ini, Kemas Meranti dan Makyong Bintan Beradu Rentak di Kota Sagu

Sabtu, 20 September 2014 09:07
Tembak Tiga Warga Rohil Hingga Tewas, Pensiunan TNI Ditangkap



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 18 Nopember 2013 08:22
Diancam Bunuh, Gadis 19 Tahun Diperkosa Ayah Tiri

Seorang gadis berusia 19 tahun di Pekanbaru jadi korban tindak pemerkosaan. Pelaku ayah tirinya yang selalu mengancam akan membunuh korban jika menolak.

Riauterkini-PEKANBARU- Seorang gadis berumur 19 tahun inisial Nh (19) sering diajak berhubungan badan oleh ayah tirinya, So warga Jalan Repalita, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki. Jika korban menolak, sang ayah tiri mengancam akan membunuhnya.

Dari pengakuan korban, perbuatan bejat ayah kandungnya itu sudah sering dilakukan. Selama itu pula, korban tidak bisa menolak. Tidak tahan lagi dengan tingkah ayah tirinya, korban melaporkannya ke Mapolresta Pekanbaru atas kasus pemerkosaan.

Informasi yang berhasil dirangkum, terakhir ayah tirinya melkukn hal tersebut Rabu (13/11/13) silam di rumahnya. Sekitar pukul 21.30 WIB, diam-diam pelaku memasuki kamar korban. Di sana, ia langsung melancarkan aksinya.

Awalnya, korban sempat berontak. Lalu, pelaku mengancam korban. Dengan perasaan takut, korban terpaksa menerima perbuatan pelaku. Usai itu, pelaku kembali mengancam korban jika menceritakan kejadian yang baru dialaminya.

Keesokan harinya, korban terlihat murung dan menimbulkan pertanyaan bagi sang ibu. Penasaran, ibunya berusaha bertanya dan mencari tahu kenapa anaknya murung. Setelah dibujuk, akhirnya korban menceritakannya. Tak lama kemudian, korban ditemani ibunya membuat laporan polisi.

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SH SIK saat dikonfirmasi, Ahad (17/11/13) membenarkan laporan tersebut. "Laporan sudah masuk. Kasusnya ditangani Polresta Pekanbaru. Polisi masih memeriksa saksi-saksi," jelasnya. ***(gem)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Korban Kebakaran Pujasera Alang Meninggal di RSUD Selatpanjang
- Tembak Tiga Warga Rohil Hingga Tewas, Pensiunan TNI Ditangkap
- Menhut Dukung Upaya Mabes Polri Selidiki Peristiwa Karhutla
- Sengketa Lahan, Tiga Warga Rohil Tewas Ditembak Pensiunan TNI
- Sekwan DPRD Pekanbaru Tak Tahu Pengadaan Laptop Rp787 Juta
- Vonis Tinggi, Pejabat BNI 46 Pekanbaru Banding
- Mau Cek Titik Api, Polsek Pinggir Malah Temukan Warga Asik Berjudi


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.235.51.243
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com