Untitled Document
Senin, 20 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 21 April 2014 14:22
Golkar, PDI-P dan PAN Berpotensi Jadi Pimpinan DPRD Pelalawan

Senin, 21 April 2014 14:00
Honorer Kantor Camat Mandau 5 Bulan Tak Gajian

Senin, 21 April 2014 13:18
Nyaleg, Humas PT Adei dan PT SSS jadi Anggota DPRD Pelalawan

Senin, 21 April 2014 12:51
Peringatan Hari Kartini Tanpa Kehadiran Istri Walikota Pekanbaru

Senin, 21 April 2014 12:43
Pleno KPU Inhil, Calon DPD RI Agustian Raih Suara Terbanyak

Senin, 21 April 2014 12:18
Sertijab, Yoserizal Zein Resmi Karo Humas Setdaprov Riau

Senin, 21 April 2014 12:16
Hari Kartini, Dharma Wanita Pemko Gelar Pelatihan Perias



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 7 Oktober 2013 13:47
Dugaan Penyimpangan Perjalanan Dinas ke London,
Kejati Riau Periksa Putra Bupati Kampar


Kejati Riau terus mendalami dugaan penyimpangan keuangan negara dalam perjalanan dinas Bupati Kampar beserta keluarga ke London, Inggris. Giliran salah seorang putra Bupati Jefry Noer diperiksa.

Riauterkini-PEKANBARU-Setelah empat camat Kabupaten Kampar, diperiksa tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, untuk dimintai keterangannya. Terkait perjalanan dinas Bupati Kampar, Jefri Noer keluar negeri dengan mengikut sertakan anak istrinya.

Hari ini, Senin (7/10/13) pagi. Tim Penyidik, kembali melakukan pemeriksaan dengan memeriksa putra Bupati Kampar, Rachmad Jevary Juni Ardo alias Aldo

Aldo yang datang ke Gedung Kejati sekitar pukul 10.00 Wib pagi memenuhi panggilan penyidik. Diperiksa oleh Jaksa Penyidik, Besnier Manalu SH.

Kasi Penyidik Kejati Riau, Rachmat Lubis SH kepada Riauterkini, Senin siangnya mengatakan, kalau pihaknya hari ini melakukan pemeriksaan terhadap putra Jefri Noer, Bupati Kampar. Terkait perjalanan dinas keluar negeri.

" Ya kita melakukan pemanggilan terhadap dua putra Jefri Noer yang ikut diajak keluar negeri yakni, Jevary Vermata dan Rachmad Jevary Juni Ardo alias Aldo . Namun yang datang memenuhi panggilan hanya satu orang yaitu Aldo. Sedangkan Jevari, tidak datang Karena sedang kuliah di Malaysia," ungkap Rachmat.

Pemeriksaan terhadap putra Bupati Kampar ini, karena yang bersangkutan juga ikut diajak keluar negeri dengan menggunakan uang APBD," terang Racmat.

Hingga saat ini, Aldo masih menjalani pemeriksaan di lantai II Gedung Pidsus Kejati Riau oleh penyidik Besnier Manalu SH," ujar Rachmat lagi.

Dijelaskan Rachmat, Bupati Kampar, Jefri Noer, mengajak anak dan istrinya. Melakukan perjalanan dinas ke negeri Kincir Angin Amsterdam (Belanda), London (Inggris), dan Paris pada akhir tahun 2012 lalu. Keberangkatan mereka ini memenuhi undangan dari LPDB-KUMKM Kementrian Koperasi. Kuat dugaan keberangkatan mereka menggunakan uang negara.

Dikatakannya, Jefri Noer memang selaku Komisaris di BPR Sarimadu. Dan dia juga diajak Dirut BPR Sarimadu M syafri mengajak Jefri Noer beserta istri dan 2 anaknya. Namun, terkait mengajak anak dan istri ke Eropa dengan menggunakan uang negara itu, jelas melanggar aturan.

Dalam hal ini, pihak Kejati Riau telah memeriksa tiga pejabat BPR Sarimadu yakni, HM Syafri selaku Dirut BPR Sari madu, HM Hafash Direktur PD Sarimadu, Albadri selaku Kabag Umum BPR Sarimadu, dan Thabrani, Camat Bangkinang Barat," tuturnya.

Memang, pada maret 2013 setelah melakukan perjalanan dinas, Jefri Noer mengembalikan uang perjalanan dinas itu sebesar Rp 98 juta. Namun, dalam kasus korupsi, bukan soal pengembalian uangnya saja, tapi perbuatannya melawan hukum itu juga harus diproses, ucap Rahmat.***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Ungang Kampar
Tolong buktikan Pak KEJATI RIAU, mohon bapak selidiki secara secara serius Masalah Baju Koko, Perjalan Dinasnya bersama keluarga Kelondon,Dana ADD digunakan untuk langganan korannya, mengapa tidak koran yang sudah beredar lama saja di Kampar, tolongp

markaz islami kab.kampar
Kita buktikan Penegakan hukum KEJATI RIAU apakah sungguh-sungguh karena kalau tidak jefri tidak akan gentar karena dia orang kuat segala-galanya mengapa tidak dia pernah bilang Alkuraan yang tidak bisa dirobah, tapi Peraturan bisa doirobah.

Warga Kampar 2
Apapun yg di rencananya oleh Kajati Riau tdk akan membuahkan apa apa karena BPK japri Noer ftelah beritikad baik telah mengembalikan uang negara, MSG banyak uang negara yg lain yg blm dikembalikan oleh pejabat lain.

WARGA KAMPAR
SAYA YAKIN KASUS INI TIDAK AKAN NAIK KE PENGADILAN KARENA JEFRI NUR SUDAH ANCANG ANCANG KE KEJAGUNG UNTUK SP3 KASUS INI. KAJATI RIAU BAKAL GIGIT JARI OLEH JEFRI...


Berita Hukum lainnya..........
- Gondol Rp259 Juta,
Dua ATM BRI di Dua Lokasi Berbeda Digasak Maling

- Kapolres Meranti Ajak Pemuda Persiakan Diri Menjadi Tarana Akpol
- Penyebab Kebakaran Kantor Bupati Inhil Tunggu Hasil Uji Puslabfor Polri
- Lili tak Terselamatkan, Korban Carry Maut di Kampar jadi Empat
- Modus Kejahatan Baru di Pinggir, Bengkalis Kian Resahkan Warga
- Panwaslu Inhu Tindak-lanjuti Dugaan Pengalihan Suara Caleg Gerindra
- Sandera Pemilik Toko,
5 Rampok Bersenjata Api Gondol 3 Kilogram Emas dan Uang Ratusan Juta



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.205.205.47
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com