Untitled Document
Jumat, 9 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 29 Januari 2015 21:46
Ditarik Paksa,
Satu Mobdin DPRD Bengkalis Belum Dikembalikan


Kamis, 29 Januari 2015 21:43
105 Calon Mahasiswa STIQSI Rohul Ikuti Latihan Bahasa Arab

Kamis, 29 Januari 2015 21:39
Dugaan Pengadan Buku, Penyidik Polda Riau Periksa 5 PNS Disdik Pelalawan

Kamis, 29 Januari 2015 21:32
Perketat Pengawasan,
Napi Narkoba Dominasi Lapas Bangkinang


Kamis, 29 Januari 2015 21:30
Bupati Bengkalis Buka Turnamen SMPN 1 Mandau Cup VII

Kamis, 29 Januari 2015 21:10
‎Palsukan SPK Proyek, Oknum PNS Inhu Dipolisikan

Kamis, 29 Januari 2015 21:00
Melalui Desa Mandiri Pangan dan Energy,
Bupati Kampar Percepat Swamsembada Desa




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 Agustus 2013 17:27
Tuntut Fee Kayu, Warga Pelalawan Tahan Alat Berat PT SAU

Sekelompok warga Sei Ara, Pelalawan menahan alat berat PT SAU. Tindakan tersebut sebagai protes karena perusahaan tak membayar fee kayu yang diambil dari kawasan desa.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Satu unit alat berat milik PT Selaras Abadi Utama (SAU) ditahan warga desa Sungai Ara Kecamatan Pelalawan. Pemicu penahanan tersebut lantaran pihak perusahaan tak kunjung membayar fee kayu kepada pihak warga.

Informasi yang dirangkum riauterkini dilapangan, Kamis (14/8/13) menyebutkan, penahanan alat berat itu dilakukan warga sejak, Rabu sore. Aksi penahanan alat berat tersebut diakibatkan oleh pihak PT SAU tidak kunjung mencairkan fee kayu terhadap, koperasi Sungai Ara Perkasa. Padahal perusahaan sudah mengelola ribuan hektar lahan desa untuk ditanami kayu.

Rabu siang (13/8/13) sepontan saja warga berkumpul. Merekapun, menahan alat berat milik PT SAU. Tidak itu saja, warga mendesak pihak perusahaan datang ke desa Sungai Ara melakukan dialog. Hingga Rabu sore warga yang tergabung kepada koperasi Sungai Ara Perkasa menunggu kehadiran pihak perusahaan. Namun warga yang sudah berkumpul di Kantor desa, akan tetapi pihak perusahaan tak kunjung datang.

Berselang, beberapa saat kemudian, pihak perusahaan mengirim utusan, pihak Polsek Bunut mewakili pihak perusahaan, untuk melakukan dialog dan perundingan."Benar kami sudah menunggu, pihak perusahaan untuk melakukan perundingan, justru Kapolsek Bunut yang di utus menjumpai kami mewakili perusahaan," terang salah seorang anggota koperi Sungai Ara, Adep Riadi kepada riauterkini.

Dituturkannya, pihak perusahaan sudah mengelola ribuan hektar lahan milik desa Sungai Ara. Pengelola lahan itu, hanya bersifat peminjaman. Atas peminjaman lahan itu, perusahaan diwajibkan membayar fee sebagai bentuk peminjaman lahan.

"Namun, hingga saat ini, fee kayu yang dikelola oleh pihak perusahaan sebagai bentuk peminjaman lahan, tidak kunjung direalisasikan oleh pihak perusahaan," paparnya.

Ditempat terpisah, Humas PT SAU Raja Siahan yang dihubungi riauterkini melalui telepon genggamnya, mengaku tidak persis terkait penahanan alat berat milik PT SAU. Bahkan ia menegaskan, terkait persoalan itu dirinya tidak berkompenten.

"Saya tidak berkompeten menjelaskan, persoalan ini. Bahkan untuk penahanan alat berat itu saya belum tahu," tandasnya.***(feb)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
chang
perusahaan emang kayak gitulah,mentang2 punya uang banyak mau menang sendiri.pak polisi pun gitu juga,kami bukan anarkis.sikit2 kami tau jga hukum.yang kami tuntut hak kami,uang kami,milik kami itu yang kami ambil.kalau bapak d posisi kami,coba apa t

kadal
apo haaaammm...


Berita Hukum lainnya..........
- Dugaan Pengadan Buku, Penyidik Polda Riau Periksa 5 PNS Disdik Pelalawan
- Perketat Pengawasan,
Napi Narkoba Dominasi Lapas Bangkinang

- ‎Palsukan SPK Proyek, Oknum PNS Inhu Dipolisikan
- Suap Pembahasan RAPBD Riau Tahun 2015,
M Yafiz Ditanya KPK Terkait Proses Penyusunan RAPBD

- Korupsi Belanja Surat Kabar 2009-2013,
Jaksa Terima Berkas Korupsi Sekwan DPRD Dumai

- Polres Inhu Janji Tindak Tegas Pelaku Karhutla
- Kunker ke Siak,
Kajati Riau Ingatkan Jaksa Tak "Tidur" dalam Penanganan Dugaan Korupsi



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.163.179.108
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com