Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 20 Pebruari 2017 13:08
Hormati Tuan Rumah Riau, Peserta Raker PLN se-Sumatera Kompak Bertanjak

Senin, 20 Pebruari 2017 12:06
Miliki 854 Butir Ekstasi, Wargad Asal Aceh dan Dua Temannya Ditangkap Polresta Pekanbaru

Senin, 20 Pebruari 2017 11:45
Pemadam Cepat Tiba, Rumah Kontrakan Milik Pejabat Inhil Selamat dari Kebakaran

Senin, 20 Pebruari 2017 11:16
Pendemo Desak Keterlibatan ASN di Pilkada Pekanbaru Diusut Tuntas

Senin, 20 Pebruari 2017 11:14
Dipimpin Azhar, Pengurus Cabor Pelti Rohil Dikukuhkan

Senin, 20 Pebruari 2017 11:01
BNNP Riau Musnahkan 52,5 Gram Sabu dari 3 Tersangka

Senin, 20 Pebruari 2017 10:59
Gandakan Tarif, Dishub Sebut Tukang Parkir di Luar Mal SKA Penipu

Senin, 20 Pebruari 2017 10:40
Jelang Ketum Datang, Kantor DWP PAN Riau Justru Disegel

Senin, 20 Pebruari 2017 10:37
ASN Disdukcapil Pekanbaru Tersangka Pungli Masih Digaji

Senin, 20 Pebruari 2017 10:31
Buka Rakor Perpustakaan, Gubri Puji Kuansing Lahirkan Banyak Orang Pintar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 Agustus 2013 17:27
Tuntut Fee Kayu, Warga Pelalawan Tahan Alat Berat PT SAU

Sekelompok warga Sei Ara, Pelalawan menahan alat berat PT SAU. Tindakan tersebut sebagai protes karena perusahaan tak membayar fee kayu yang diambil dari kawasan desa.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Satu unit alat berat milik PT Selaras Abadi Utama (SAU) ditahan warga desa Sungai Ara Kecamatan Pelalawan. Pemicu penahanan tersebut lantaran pihak perusahaan tak kunjung membayar fee kayu kepada pihak warga.

Informasi yang dirangkum riauterkini dilapangan, Kamis (14/8/13) menyebutkan, penahanan alat berat itu dilakukan warga sejak, Rabu sore. Aksi penahanan alat berat tersebut diakibatkan oleh pihak PT SAU tidak kunjung mencairkan fee kayu terhadap, koperasi Sungai Ara Perkasa. Padahal perusahaan sudah mengelola ribuan hektar lahan desa untuk ditanami kayu.

Rabu siang (13/8/13) sepontan saja warga berkumpul. Merekapun, menahan alat berat milik PT SAU. Tidak itu saja, warga mendesak pihak perusahaan datang ke desa Sungai Ara melakukan dialog. Hingga Rabu sore warga yang tergabung kepada koperasi Sungai Ara Perkasa menunggu kehadiran pihak perusahaan. Namun warga yang sudah berkumpul di Kantor desa, akan tetapi pihak perusahaan tak kunjung datang.

Berselang, beberapa saat kemudian, pihak perusahaan mengirim utusan, pihak Polsek Bunut mewakili pihak perusahaan, untuk melakukan dialog dan perundingan."Benar kami sudah menunggu, pihak perusahaan untuk melakukan perundingan, justru Kapolsek Bunut yang di utus menjumpai kami mewakili perusahaan," terang salah seorang anggota koperi Sungai Ara, Adep Riadi kepada riauterkini.

Dituturkannya, pihak perusahaan sudah mengelola ribuan hektar lahan milik desa Sungai Ara. Pengelola lahan itu, hanya bersifat peminjaman. Atas peminjaman lahan itu, perusahaan diwajibkan membayar fee sebagai bentuk peminjaman lahan.

"Namun, hingga saat ini, fee kayu yang dikelola oleh pihak perusahaan sebagai bentuk peminjaman lahan, tidak kunjung direalisasikan oleh pihak perusahaan," paparnya.

Ditempat terpisah, Humas PT SAU Raja Siahan yang dihubungi riauterkini melalui telepon genggamnya, mengaku tidak persis terkait penahanan alat berat milik PT SAU. Bahkan ia menegaskan, terkait persoalan itu dirinya tidak berkompenten.

"Saya tidak berkompeten menjelaskan, persoalan ini. Bahkan untuk penahanan alat berat itu saya belum tahu," tandasnya.***(feb)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
chang
perusahaan emang kayak gitulah,mentang2 punya uang banyak mau menang sendiri.pak polisi pun gitu juga,kami bukan anarkis.sikit2 kami tau jga hukum.yang kami tuntut hak kami,uang kami,milik kami itu yang kami ambil.kalau bapak d posisi kami,coba apa t

kadal
apo haaaammm...


Berita Hukum lainnya..........
- Miliki 854 Butir Ekstasi, Wargad Asal Aceh dan Dua Temannya Ditangkap Polresta Pekanbaru
- Pemadam Cepat Tiba, Rumah Kontrakan Milik Pejabat Inhil Selamat dari Kebakaran
- Pendemo Desak Keterlibatan ASN di Pilkada Pekanbaru Diusut Tuntas
- BNNP Riau Musnahkan 52,5 Gram Sabu dari 3 Tersangka
- Gandakan Tarif, Dishub Sebut Tukang Parkir di Luar Mal SKA Penipu
- ASN Disdukcapil Pekanbaru Tersangka Pungli Masih Digaji
- Rampok Berparang Rampas Uang dan Motor dari Toko Grosiran di Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.145.205.178
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com