Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 30 Maret 2017 20:22
Kades dan Perangkat Desa di Kuansing Minta Naik Gaji

Kamis, 30 Maret 2017 20:17
Polsek Kuantan Mudik, Kuansing Tertibkan Dua PETI

Kamis, 30 Maret 2017 19:37
Embarkasi Haji Riau Masih Dalam Kajian Pusat

Kamis, 30 Maret 2017 18:18
Tidak Quorum, Paripurna Pandangan Umum Fraksi LKPj Gubri 2016 Batal

Kamis, 30 Maret 2017 18:06
Tak Butuh Waktu Lama, Dua Tahanan Polsek Pangkalan Kerinci Kabur Kembali Diciduk

Kamis, 30 Maret 2017 17:43
Bupati Meranti Lantik 59 Pejabat Eselon II dan III

Kamis, 30 Maret 2017 17:38
Jasad Korban Dipotong 13 Bagian,
Polres Bengkalis Tetapkan 3 Tersangka Mutilasi


Kamis, 30 Maret 2017 16:55
DPRD Riau Telah Disposisikan Berkas Dua Cawagubri ke Panlih

Kamis, 30 Maret 2017 16:21
Dugaan Mark Up ADD Tangun,
Enam Saksi Penuhi Panggilan Penyidik Kejari Rohul


Kamis, 30 Maret 2017 16:14
Ayola Firts Point Hotel Pekanbaru, Hadirkan Promo Saturday Night Barbeque



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 Agustus 2013 17:27
Tuntut Fee Kayu, Warga Pelalawan Tahan Alat Berat PT SAU

Sekelompok warga Sei Ara, Pelalawan menahan alat berat PT SAU. Tindakan tersebut sebagai protes karena perusahaan tak membayar fee kayu yang diambil dari kawasan desa.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Satu unit alat berat milik PT Selaras Abadi Utama (SAU) ditahan warga desa Sungai Ara Kecamatan Pelalawan. Pemicu penahanan tersebut lantaran pihak perusahaan tak kunjung membayar fee kayu kepada pihak warga.

Informasi yang dirangkum riauterkini dilapangan, Kamis (14/8/13) menyebutkan, penahanan alat berat itu dilakukan warga sejak, Rabu sore. Aksi penahanan alat berat tersebut diakibatkan oleh pihak PT SAU tidak kunjung mencairkan fee kayu terhadap, koperasi Sungai Ara Perkasa. Padahal perusahaan sudah mengelola ribuan hektar lahan desa untuk ditanami kayu.

Rabu siang (13/8/13) sepontan saja warga berkumpul. Merekapun, menahan alat berat milik PT SAU. Tidak itu saja, warga mendesak pihak perusahaan datang ke desa Sungai Ara melakukan dialog. Hingga Rabu sore warga yang tergabung kepada koperasi Sungai Ara Perkasa menunggu kehadiran pihak perusahaan. Namun warga yang sudah berkumpul di Kantor desa, akan tetapi pihak perusahaan tak kunjung datang.

Berselang, beberapa saat kemudian, pihak perusahaan mengirim utusan, pihak Polsek Bunut mewakili pihak perusahaan, untuk melakukan dialog dan perundingan."Benar kami sudah menunggu, pihak perusahaan untuk melakukan perundingan, justru Kapolsek Bunut yang di utus menjumpai kami mewakili perusahaan," terang salah seorang anggota koperi Sungai Ara, Adep Riadi kepada riauterkini.

Dituturkannya, pihak perusahaan sudah mengelola ribuan hektar lahan milik desa Sungai Ara. Pengelola lahan itu, hanya bersifat peminjaman. Atas peminjaman lahan itu, perusahaan diwajibkan membayar fee sebagai bentuk peminjaman lahan.

"Namun, hingga saat ini, fee kayu yang dikelola oleh pihak perusahaan sebagai bentuk peminjaman lahan, tidak kunjung direalisasikan oleh pihak perusahaan," paparnya.

Ditempat terpisah, Humas PT SAU Raja Siahan yang dihubungi riauterkini melalui telepon genggamnya, mengaku tidak persis terkait penahanan alat berat milik PT SAU. Bahkan ia menegaskan, terkait persoalan itu dirinya tidak berkompenten.

"Saya tidak berkompeten menjelaskan, persoalan ini. Bahkan untuk penahanan alat berat itu saya belum tahu," tandasnya.***(feb)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
chang
perusahaan emang kayak gitulah,mentang2 punya uang banyak mau menang sendiri.pak polisi pun gitu juga,kami bukan anarkis.sikit2 kami tau jga hukum.yang kami tuntut hak kami,uang kami,milik kami itu yang kami ambil.kalau bapak d posisi kami,coba apa t

kadal
apo haaaammm...


Berita Hukum lainnya..........
- Polsek Kuantan Mudik, Kuansing Tertibkan Dua PETI
- Tak Butuh Waktu Lama, Dua Tahanan Polsek Pangkalan Kerinci Kabur Kembali Diciduk
- Jasad Korban Dipotong 13 Bagian,
Polres Bengkalis Tetapkan 3 Tersangka Mutilasi

- Dugaan Mark Up ADD Tangun,
Enam Saksi Penuhi Panggilan Penyidik Kejari Rohul

- Dua Penyalahguna Narkoba di Siak Hulu Kampar Ditangkapn Polisi
- Lerai Keributan di Cafe,
Seorang Pria di Pekanbaru Tewas Dikeroyok dan Ditikam

- Jaksa Tunda Tuntut Terdakwa Koruptsi Pengadaan Buku Kantor PADE Dumai


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.205.210.125
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com