Untitled Document
Kamis, 28 Zulhijjah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 23 Oktober 2014 19:12
Porprov VIII Riau,
Cabor Jalan Cepat dan Catur Rohul Kembali Rebut Dua Mendali Emas


Kamis, 23 Oktober 2014 19:01
Dipertanyakan Dewan Baru,
Pemprov Riau Tak Kunjung Tarik Mobdin mantan Dewan


Kamis, 23 Oktober 2014 18:55
Gagal Melaju ke Semi Final Porprov Riau,
Wasit Dituding Jadi Biang Kekalahan Tim Futsal Pelalawan


Kamis, 23 Oktober 2014 18:53
BAZNAS Rohul Beri Ketrampilan 40 Imam dan Khatib

Kamis, 23 Oktober 2014 18:27
Gagal Melaju ke Semi Final Porprov Riau,
Wasit Dituding Jadi Biang Kekalahan Tim Futsal Pelalawan


Kamis, 23 Oktober 2014 18:06
PT. Indah Logistik Bantah Mobil Box Angkut Bawang Ilegal

Kamis, 23 Oktober 2014 18:03
Korupsi Lahan Bhakti Praja,
Mantan Sekdakab Pelalawan Divonis 2,5 Tahun Penjara




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 Agustus 2013 17:27
Tuntut Fee Kayu, Warga Pelalawan Tahan Alat Berat PT SAU

Sekelompok warga Sei Ara, Pelalawan menahan alat berat PT SAU. Tindakan tersebut sebagai protes karena perusahaan tak membayar fee kayu yang diambil dari kawasan desa.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Satu unit alat berat milik PT Selaras Abadi Utama (SAU) ditahan warga desa Sungai Ara Kecamatan Pelalawan. Pemicu penahanan tersebut lantaran pihak perusahaan tak kunjung membayar fee kayu kepada pihak warga.

Informasi yang dirangkum riauterkini dilapangan, Kamis (14/8/13) menyebutkan, penahanan alat berat itu dilakukan warga sejak, Rabu sore. Aksi penahanan alat berat tersebut diakibatkan oleh pihak PT SAU tidak kunjung mencairkan fee kayu terhadap, koperasi Sungai Ara Perkasa. Padahal perusahaan sudah mengelola ribuan hektar lahan desa untuk ditanami kayu.

Rabu siang (13/8/13) sepontan saja warga berkumpul. Merekapun, menahan alat berat milik PT SAU. Tidak itu saja, warga mendesak pihak perusahaan datang ke desa Sungai Ara melakukan dialog. Hingga Rabu sore warga yang tergabung kepada koperasi Sungai Ara Perkasa menunggu kehadiran pihak perusahaan. Namun warga yang sudah berkumpul di Kantor desa, akan tetapi pihak perusahaan tak kunjung datang.

Berselang, beberapa saat kemudian, pihak perusahaan mengirim utusan, pihak Polsek Bunut mewakili pihak perusahaan, untuk melakukan dialog dan perundingan."Benar kami sudah menunggu, pihak perusahaan untuk melakukan perundingan, justru Kapolsek Bunut yang di utus menjumpai kami mewakili perusahaan," terang salah seorang anggota koperi Sungai Ara, Adep Riadi kepada riauterkini.

Dituturkannya, pihak perusahaan sudah mengelola ribuan hektar lahan milik desa Sungai Ara. Pengelola lahan itu, hanya bersifat peminjaman. Atas peminjaman lahan itu, perusahaan diwajibkan membayar fee sebagai bentuk peminjaman lahan.

"Namun, hingga saat ini, fee kayu yang dikelola oleh pihak perusahaan sebagai bentuk peminjaman lahan, tidak kunjung direalisasikan oleh pihak perusahaan," paparnya.

Ditempat terpisah, Humas PT SAU Raja Siahan yang dihubungi riauterkini melalui telepon genggamnya, mengaku tidak persis terkait penahanan alat berat milik PT SAU. Bahkan ia menegaskan, terkait persoalan itu dirinya tidak berkompenten.

"Saya tidak berkompeten menjelaskan, persoalan ini. Bahkan untuk penahanan alat berat itu saya belum tahu," tandasnya.***(feb)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
chang
perusahaan emang kayak gitulah,mentang2 punya uang banyak mau menang sendiri.pak polisi pun gitu juga,kami bukan anarkis.sikit2 kami tau jga hukum.yang kami tuntut hak kami,uang kami,milik kami itu yang kami ambil.kalau bapak d posisi kami,coba apa t

kadal
apo haaaammm...


Berita Hukum lainnya..........
- PT. Indah Logistik Bantah Mobil Box Angkut Bawang Ilegal
- Korupsi Lahan Bhakti Praja,
Mantan Sekdakab Pelalawan Divonis 2,5 Tahun Penjara

- Puluhan Pengendara Sepeda Motor di Kampar Terjaring Razia
- 18 Personil Polda Riau Bantu Tangkap Perampok di Pekanbaru
- Kadisbun Zulher Kembali tak Penuhi Panggilan KPK
- KPK Didesak Usut Kasus Dugaan Suap Pengesahan APBD Riau 2015
- Diambil Gunakan Jangkar Kapal Pompong,
Besi Bekas Jembatan Pedamaran II Jadi Incaran Pemulung



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.15.152
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com