Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 29 Juni 2016 14:03
Operasi Pekat Tim Yustisi Kampar,
Kakansatpol PP: Perda Kita Terlalu Lemah Untuk Membuat Mereka Jera


Rabu, 29 Juni 2016 13:58
Bupati Bengkalis Himbau Masyarakat Proaktif Berantas Narkoba

Rabu, 29 Juni 2016 13:55
Wagubri dan Ketua DPRD Riau Kosong,
Dewan Minta Golkar Dahulukan Kepentingan Rakyat dari Partai


Rabu, 29 Juni 2016 13:03
Trobosan Dispenda, Gubri Luncurkan Penyederhanaan Dua Loket Samsat

Rabu, 29 Juni 2016 12:59
Tampar Mulut Istri, Seorang Warga Rohul Harus Lebaran di Sel

Rabu, 29 Juni 2016 11:48
Joni Dilantik Menjadi Wakil Ketua Pengadilan Negeri Pekanbaru

Rabu, 29 Juni 2016 11:31
280 Warga Dhuafa di Rambah Terima Paket Sembako dari Diskoperindag Rohul



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 Agustus 2013 17:27
Tuntut Fee Kayu, Warga Pelalawan Tahan Alat Berat PT SAU

Sekelompok warga Sei Ara, Pelalawan menahan alat berat PT SAU. Tindakan tersebut sebagai protes karena perusahaan tak membayar fee kayu yang diambil dari kawasan desa.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Satu unit alat berat milik PT Selaras Abadi Utama (SAU) ditahan warga desa Sungai Ara Kecamatan Pelalawan. Pemicu penahanan tersebut lantaran pihak perusahaan tak kunjung membayar fee kayu kepada pihak warga.

Informasi yang dirangkum riauterkini dilapangan, Kamis (14/8/13) menyebutkan, penahanan alat berat itu dilakukan warga sejak, Rabu sore. Aksi penahanan alat berat tersebut diakibatkan oleh pihak PT SAU tidak kunjung mencairkan fee kayu terhadap, koperasi Sungai Ara Perkasa. Padahal perusahaan sudah mengelola ribuan hektar lahan desa untuk ditanami kayu.

Rabu siang (13/8/13) sepontan saja warga berkumpul. Merekapun, menahan alat berat milik PT SAU. Tidak itu saja, warga mendesak pihak perusahaan datang ke desa Sungai Ara melakukan dialog. Hingga Rabu sore warga yang tergabung kepada koperasi Sungai Ara Perkasa menunggu kehadiran pihak perusahaan. Namun warga yang sudah berkumpul di Kantor desa, akan tetapi pihak perusahaan tak kunjung datang.

Berselang, beberapa saat kemudian, pihak perusahaan mengirim utusan, pihak Polsek Bunut mewakili pihak perusahaan, untuk melakukan dialog dan perundingan."Benar kami sudah menunggu, pihak perusahaan untuk melakukan perundingan, justru Kapolsek Bunut yang di utus menjumpai kami mewakili perusahaan," terang salah seorang anggota koperi Sungai Ara, Adep Riadi kepada riauterkini.

Dituturkannya, pihak perusahaan sudah mengelola ribuan hektar lahan milik desa Sungai Ara. Pengelola lahan itu, hanya bersifat peminjaman. Atas peminjaman lahan itu, perusahaan diwajibkan membayar fee sebagai bentuk peminjaman lahan.

"Namun, hingga saat ini, fee kayu yang dikelola oleh pihak perusahaan sebagai bentuk peminjaman lahan, tidak kunjung direalisasikan oleh pihak perusahaan," paparnya.

Ditempat terpisah, Humas PT SAU Raja Siahan yang dihubungi riauterkini melalui telepon genggamnya, mengaku tidak persis terkait penahanan alat berat milik PT SAU. Bahkan ia menegaskan, terkait persoalan itu dirinya tidak berkompenten.

"Saya tidak berkompeten menjelaskan, persoalan ini. Bahkan untuk penahanan alat berat itu saya belum tahu," tandasnya.***(feb)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
chang
perusahaan emang kayak gitulah,mentang2 punya uang banyak mau menang sendiri.pak polisi pun gitu juga,kami bukan anarkis.sikit2 kami tau jga hukum.yang kami tuntut hak kami,uang kami,milik kami itu yang kami ambil.kalau bapak d posisi kami,coba apa t

kadal
apo haaaammm...


Berita Hukum lainnya..........
- Operasi Pekat Tim Yustisi Kampar,
Kakansatpol PP: Perda Kita Terlalu Lemah Untuk Membuat Mereka Jera

- Tampar Mulut Istri, Seorang Warga Rohul Harus Lebaran di Sel
- Joni Dilantik Menjadi Wakil Ketua Pengadilan Negeri Pekanbaru
- Satroni Rumah Kades di Inhu, Maling Gondol Dana ADD Rp219 Juta
- Kembali Demo Walikota, Buruh Kebersihan eks MIG Menghiba Tuntut Gaji
- Dugaan Korupsi Pengadaan Buku, Kepala PADE Dumai Diperiksa Jaksa
- Kajati Riau Prioritaskan Tutaskan Tunggakan Kasus di 100 Hari Kemimpinan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.198.255.72
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com