Untitled Document
Ahad, 27 Syawwal 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 23 Agustus 2014 21:48
Suzuki Gelar Kumpul Akbar Wirausahawan Carry Pick Up No.1

Sabtu, 23 Agustus 2014 17:44
Terkait Aturan Penerimaan CPNS,
Gubri Ngotot tak Ikut Aturan Pusat


Sabtu, 23 Agustus 2014 17:30
DPPKP Meranti Berikan Pelayanan Kesehatan Rutin Hewan Ternak

Sabtu, 23 Agustus 2014 17:23
Hadiri Halal Bihalal dengan PMRJ,
Gubri Curhat Sulitnya Menyatukan Tokoh-tokoh Riau


Sabtu, 23 Agustus 2014 17:19
Menhut Setujui Revisi RTRWP Riau

Sabtu, 23 Agustus 2014 17:15
Ny Mimi, Konsumen Yamaha Meranti Mendapat Hadiah Mio

Sabtu, 23 Agustus 2014 15:14
Catatan Kasus Penculikan 3 Gadis di Duri,
Masyarakat Kaitkan dengan Mitos Bulan Syuro




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 Agustus 2013 17:27
Tuntut Fee Kayu, Warga Pelalawan Tahan Alat Berat PT SAU

Sekelompok warga Sei Ara, Pelalawan menahan alat berat PT SAU. Tindakan tersebut sebagai protes karena perusahaan tak membayar fee kayu yang diambil dari kawasan desa.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Satu unit alat berat milik PT Selaras Abadi Utama (SAU) ditahan warga desa Sungai Ara Kecamatan Pelalawan. Pemicu penahanan tersebut lantaran pihak perusahaan tak kunjung membayar fee kayu kepada pihak warga.

Informasi yang dirangkum riauterkini dilapangan, Kamis (14/8/13) menyebutkan, penahanan alat berat itu dilakukan warga sejak, Rabu sore. Aksi penahanan alat berat tersebut diakibatkan oleh pihak PT SAU tidak kunjung mencairkan fee kayu terhadap, koperasi Sungai Ara Perkasa. Padahal perusahaan sudah mengelola ribuan hektar lahan desa untuk ditanami kayu.

Rabu siang (13/8/13) sepontan saja warga berkumpul. Merekapun, menahan alat berat milik PT SAU. Tidak itu saja, warga mendesak pihak perusahaan datang ke desa Sungai Ara melakukan dialog. Hingga Rabu sore warga yang tergabung kepada koperasi Sungai Ara Perkasa menunggu kehadiran pihak perusahaan. Namun warga yang sudah berkumpul di Kantor desa, akan tetapi pihak perusahaan tak kunjung datang.

Berselang, beberapa saat kemudian, pihak perusahaan mengirim utusan, pihak Polsek Bunut mewakili pihak perusahaan, untuk melakukan dialog dan perundingan."Benar kami sudah menunggu, pihak perusahaan untuk melakukan perundingan, justru Kapolsek Bunut yang di utus menjumpai kami mewakili perusahaan," terang salah seorang anggota koperi Sungai Ara, Adep Riadi kepada riauterkini.

Dituturkannya, pihak perusahaan sudah mengelola ribuan hektar lahan milik desa Sungai Ara. Pengelola lahan itu, hanya bersifat peminjaman. Atas peminjaman lahan itu, perusahaan diwajibkan membayar fee sebagai bentuk peminjaman lahan.

"Namun, hingga saat ini, fee kayu yang dikelola oleh pihak perusahaan sebagai bentuk peminjaman lahan, tidak kunjung direalisasikan oleh pihak perusahaan," paparnya.

Ditempat terpisah, Humas PT SAU Raja Siahan yang dihubungi riauterkini melalui telepon genggamnya, mengaku tidak persis terkait penahanan alat berat milik PT SAU. Bahkan ia menegaskan, terkait persoalan itu dirinya tidak berkompenten.

"Saya tidak berkompeten menjelaskan, persoalan ini. Bahkan untuk penahanan alat berat itu saya belum tahu," tandasnya.***(feb)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
chang
perusahaan emang kayak gitulah,mentang2 punya uang banyak mau menang sendiri.pak polisi pun gitu juga,kami bukan anarkis.sikit2 kami tau jga hukum.yang kami tuntut hak kami,uang kami,milik kami itu yang kami ambil.kalau bapak d posisi kami,coba apa t

kadal
apo haaaammm...


Berita Hukum lainnya..........
- Catatan Kasus Penculikan 3 Gadis di Duri,
Masyarakat Kaitkan dengan Mitos Bulan Syuro

- Penculikan 3 Gadis Remaja di Duri,
Sebelum Lolos, Korban An Sempat Hampir Digorok Pelaku

- Bawa Sabu, Dua Pemuda di Tambusai Rohul Diamankan Polisi
- Kota Duri Semakin Mencekam,
Tiga Gadis Dikabarkan Diculik Saat Tidur

- Saksi Absen, Jaksa Batal Tuntut Tiga Terdakwa Kredit Fiktif BNI 46
- Diduga akan Ditangkap BC,
Seorang Mahasiswa Bengkalis Hilang dan Dua Selamat Karena Terjun ke Laut

- Danrem 031/WB Berkunjung Ke Inhil


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.204.79.235
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com