Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 28 Agustus 2016 21:27
Jalur Siposan Rimbo RAPP Juara FPJ 2016

Ahad, 28 Agustus 2016 21:23


Ahad, 28 Agustus 2016 21:17
Pertama dan Terlengkap di Tanjungpinang, Kepri,
Alumni UIN Suska Pekanbaru Launching Salon dan SPA Muslimah


Ahad, 28 Agustus 2016 20:53
Pengungsi Sudah Pulang ke Rumah,
Tim Satgas Rohul Berhasil Padamkan Api Karlahut di Bonai


Ahad, 28 Agustus 2016 20:47
Razia Pekat, Satpol PP Kota Pekanbaru Jaring 9 Waria

Ahad, 28 Agustus 2016 20:27
Miliki 1.135 Butir Extacy,
Warga Airmolek, Inhu Ditangkap Polisi


Ahad, 28 Agustus 2016 20:19
9 Orang Sudah Tertangkap,
5 Tahanan Kabur di Polsek Bukit Raya, Pekanbaru Terlibat Kasus Pencurian dan Narkoba




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 Agustus 2013 17:27
Tuntut Fee Kayu, Warga Pelalawan Tahan Alat Berat PT SAU

Sekelompok warga Sei Ara, Pelalawan menahan alat berat PT SAU. Tindakan tersebut sebagai protes karena perusahaan tak membayar fee kayu yang diambil dari kawasan desa.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Satu unit alat berat milik PT Selaras Abadi Utama (SAU) ditahan warga desa Sungai Ara Kecamatan Pelalawan. Pemicu penahanan tersebut lantaran pihak perusahaan tak kunjung membayar fee kayu kepada pihak warga.

Informasi yang dirangkum riauterkini dilapangan, Kamis (14/8/13) menyebutkan, penahanan alat berat itu dilakukan warga sejak, Rabu sore. Aksi penahanan alat berat tersebut diakibatkan oleh pihak PT SAU tidak kunjung mencairkan fee kayu terhadap, koperasi Sungai Ara Perkasa. Padahal perusahaan sudah mengelola ribuan hektar lahan desa untuk ditanami kayu.

Rabu siang (13/8/13) sepontan saja warga berkumpul. Merekapun, menahan alat berat milik PT SAU. Tidak itu saja, warga mendesak pihak perusahaan datang ke desa Sungai Ara melakukan dialog. Hingga Rabu sore warga yang tergabung kepada koperasi Sungai Ara Perkasa menunggu kehadiran pihak perusahaan. Namun warga yang sudah berkumpul di Kantor desa, akan tetapi pihak perusahaan tak kunjung datang.

Berselang, beberapa saat kemudian, pihak perusahaan mengirim utusan, pihak Polsek Bunut mewakili pihak perusahaan, untuk melakukan dialog dan perundingan."Benar kami sudah menunggu, pihak perusahaan untuk melakukan perundingan, justru Kapolsek Bunut yang di utus menjumpai kami mewakili perusahaan," terang salah seorang anggota koperi Sungai Ara, Adep Riadi kepada riauterkini.

Dituturkannya, pihak perusahaan sudah mengelola ribuan hektar lahan milik desa Sungai Ara. Pengelola lahan itu, hanya bersifat peminjaman. Atas peminjaman lahan itu, perusahaan diwajibkan membayar fee sebagai bentuk peminjaman lahan.

"Namun, hingga saat ini, fee kayu yang dikelola oleh pihak perusahaan sebagai bentuk peminjaman lahan, tidak kunjung direalisasikan oleh pihak perusahaan," paparnya.

Ditempat terpisah, Humas PT SAU Raja Siahan yang dihubungi riauterkini melalui telepon genggamnya, mengaku tidak persis terkait penahanan alat berat milik PT SAU. Bahkan ia menegaskan, terkait persoalan itu dirinya tidak berkompenten.

"Saya tidak berkompeten menjelaskan, persoalan ini. Bahkan untuk penahanan alat berat itu saya belum tahu," tandasnya.***(feb)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
chang
perusahaan emang kayak gitulah,mentang2 punya uang banyak mau menang sendiri.pak polisi pun gitu juga,kami bukan anarkis.sikit2 kami tau jga hukum.yang kami tuntut hak kami,uang kami,milik kami itu yang kami ambil.kalau bapak d posisi kami,coba apa t

kadal
apo haaaammm...


Berita Hukum lainnya..........
- Razia Pekat, Satpol PP Kota Pekanbaru Jaring 9 Waria
- 9 Orang Sudah Tertangkap,
5 Tahanan Kabur di Polsek Bukit Raya, Pekanbaru Terlibat Kasus Pencurian dan Narkoba

- Rampok Bersenpi Satroni Rumah Pedagang Emas di Inhu
- Kerusuhan di Selatpanjang,
3 Anggota Polres Kepulauan Meranti Jadi Tersangka

- Kapolda Riau Setuju Tim Khusus Mahasiswa Kawal Proses Hukum "Meranti Berdarah"
- 9 Orang Sudah Tertangkap Lagi,
14 Tahanan di Polsek Bukit Raya, Pekanbaru Kabur

- Seorang Pelaku Curas di Jembatan Getek, Inhil Berhasil Dibekuk Polisi


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.59.42
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com