Untitled Document
Kamis, 26 Ramadhan 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 24 Juli 2014 17:39
THR Belum Dibayar, 12 Buruh PT WI Datangi Disnakertranduk Riau

Kamis, 24 Juli 2014 17:36
Jelang Lebaran,
Arus Penyeberangan Kempang Mekong-Semukut, Meranti Diperketat


Kamis, 24 Juli 2014 17:31
Gubri tak Besafari Ramadhan, Hanya Gelar Open Hause Idul Fitri

Kamis, 24 Juli 2014 17:27
Jelang Lebaran,
Disnakan Rohul Pantau Kualitas dan Stok Daging


Kamis, 24 Juli 2014 17:23
Pegawai Kemenag Rohul Terima Gaji ke 13

Kamis, 24 Juli 2014 17:18
Berpasangan dengan Perwira TNI,
Wabup Harman Pastikan Maju di Pilkada Inhu 2015


Kamis, 24 Juli 2014 17:09
Gubri Larang Pejabat Terima Parcel, Bingkisan dan Uang Idul Fitri



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Agustus 2013 11:49
Pasca Lebaran, Tersangka Korupsi Gubri Kembali Diperiksa KPK

Untuk kali pertama pasca Idul Fitri, tersangka dua kasus korupsi Gubri M Rusli Zainal menjalani pemeriksaan penyidik KPK.

Riauterkini-JAKARTA- Tersangka kasus suap PON dan izin kehutanan yang juga gubernur Riau HM Rusli Zainal untuk pertama kalinya hari ini, Rabu (14/8/13) kembali diperiksa Penyidik KPK pasca lebaran. Pemeriksaan ini terkait dengan pengerjaan proyek venue PON ke XVIII di Riau.

M Rusli Zainal dijadwalkan diperiksa Penyidik KPK pada pukul 09.30 WIB di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta. Sebagaimana diketahui, selama ini M Rusli Zainal ditahan di Rutan KPK, Kuningan, Jakarta sehingga tak pernah terliput oleh media dan yang bersangkutan selalu hadir.

Pemeriksaan ini merupakan yang kesekian kalinya sejak ditahan KPK pada akhir Mei kemarin. Namun, anehnya kasus ini belum juga dilimpahkan ke persidangan melihat masa penahanan hanpir delapan puluh hari.

Memang KPK saat ini memeriksa M Rusli Zainal terkait pengerjaan proyek sejumlah venue PON Riau yang dianggab ada kejanggalan dalam proses pengerjaan proyeknya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Bambang Widjayanto menyebutkan bahwa pihaknya belum akan melimpahkan kasus M Rusli Zainal ke persidangan selama masih dibutuhkan Penyidik KPK guna pengembangan kasus. Selain itu juga, Bambang menyebutkan pihaknya tidak berpatokan kepada masa tahanan.

"KPK kan tidak selalu harus berpatokan kepada masa penahanan. Kalau KPK masih merasa perlu, tentu bisa ditahan sampai KPK merasa cukup bukti," sebut mantan aktivis HAM ini.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
KPK
pelajaran buat kalian semua ,,,bangsa indonesia menjadi seorang pemimpin tuh jangan orientasi duit,,,tapi pengabdian,, sebagai contoh kenapa abdi dalam keraton di yogyakarta ikhlas bekerja tanpa pamrih dirumah kesultanan yogya padahal gaji mereka rp.


Berita Hukum lainnya..........
- Tilap Dana Bantuan Pendidikan SD-SMP,
Mantan Kabid Disidik Inhu Divonis 5 Tahun Penjara

- Jaksa Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Terminal Barang Dishub Dumai
- Dua Terdakwa Korupsi Stadiun Mini Pelalawan Jalani Sidang Perdana
- Korban Dibuang di HTI, Tersangka Sodomi dan Mutilasi di Siak jadi Lima
- Mata Kiri Buta, Karyawan Panen Gugat PTPN V
- Polsek Pekanbaru Kota Tangkap Tiga Penikam Asal Palembang
- Putri IGT Gelar Buka Bersama Warga Kampar


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.80.180.41
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com