Untitled Document
Sabtu, 11 Sya'ban 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 30 Mei 2015 11:11
Aktivis Greenpeace Demo, Desak Jokowi Stop Penggunaan Energi Kotor

Sabtu, 30 Mei 2015 10:45
Truk Nyemplung ke PLTA Kotto Panjang,
Tim Pencari Temukan Jenazah Supir


Sabtu, 30 Mei 2015 10:43
Dirut BRK Nilai Program Ketahanan Pangan Kampar Patut Ditiru

Sabtu, 30 Mei 2015 10:40
Disperindag Temukan Banyak Penyimpangan Distribusi Tabung Gas 3 Kg

Sabtu, 30 Mei 2015 10:35
Dukung Musda XII KNPI INhil, Bupati Wardan Harap Lahir Pemuda Berintegritas

Jum’at, 29 Mei 2015 22:48
Polres Bengkalis Amankan 2 Pengedar dan Penikmat Narkoba di Duri

Jum’at, 29 Mei 2015 22:38
REI Bangun Rumah Duafa, Pemprov Riau Bangunkan Jalannya



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Agustus 2013 11:49
Pasca Lebaran, Tersangka Korupsi Gubri Kembali Diperiksa KPK

Untuk kali pertama pasca Idul Fitri, tersangka dua kasus korupsi Gubri M Rusli Zainal menjalani pemeriksaan penyidik KPK.

Riauterkini-JAKARTA- Tersangka kasus suap PON dan izin kehutanan yang juga gubernur Riau HM Rusli Zainal untuk pertama kalinya hari ini, Rabu (14/8/13) kembali diperiksa Penyidik KPK pasca lebaran. Pemeriksaan ini terkait dengan pengerjaan proyek venue PON ke XVIII di Riau.

M Rusli Zainal dijadwalkan diperiksa Penyidik KPK pada pukul 09.30 WIB di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta. Sebagaimana diketahui, selama ini M Rusli Zainal ditahan di Rutan KPK, Kuningan, Jakarta sehingga tak pernah terliput oleh media dan yang bersangkutan selalu hadir.

Pemeriksaan ini merupakan yang kesekian kalinya sejak ditahan KPK pada akhir Mei kemarin. Namun, anehnya kasus ini belum juga dilimpahkan ke persidangan melihat masa penahanan hanpir delapan puluh hari.

Memang KPK saat ini memeriksa M Rusli Zainal terkait pengerjaan proyek sejumlah venue PON Riau yang dianggab ada kejanggalan dalam proses pengerjaan proyeknya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Bambang Widjayanto menyebutkan bahwa pihaknya belum akan melimpahkan kasus M Rusli Zainal ke persidangan selama masih dibutuhkan Penyidik KPK guna pengembangan kasus. Selain itu juga, Bambang menyebutkan pihaknya tidak berpatokan kepada masa tahanan.

"KPK kan tidak selalu harus berpatokan kepada masa penahanan. Kalau KPK masih merasa perlu, tentu bisa ditahan sampai KPK merasa cukup bukti," sebut mantan aktivis HAM ini.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
KPK
pelajaran buat kalian semua ,,,bangsa indonesia menjadi seorang pemimpin tuh jangan orientasi duit,,,tapi pengabdian,, sebagai contoh kenapa abdi dalam keraton di yogyakarta ikhlas bekerja tanpa pamrih dirumah kesultanan yogya padahal gaji mereka rp.


Berita Hukum lainnya..........
- Aktivis Greenpeace Demo, Desak Jokowi Stop Penggunaan Energi Kotor
- Truk Nyemplung ke PLTA Kotto Panjang,
Tim Pencari Temukan Jenazah Supir

- Polres Bengkalis Amankan 2 Pengedar dan Penikmat Narkoba di Duri
- Polres Kampar Gagalkan Penyelewengan 990 Liter Bensin
- Kunjungi Sejumlah Sekolah,
Polres Pelalawan Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba di Pangkalan Lesung

- Untuk Diperlombakan Tingkat Polda,
31 Siswa SDN 007 Wakili Pocil Satlantas Polres Pelalawan

- Nekat Merampok Warung di Tenayan Raya,
Warga Pelalawan Nyaris Dibakar Massa di Pekanbaru



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.205.20.160
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com