Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 29 Agustus 2015 21:15
Sidang Senat Ternuka PCR Lantik 611 Mahasiswa Baru

Sabtu, 29 Agustus 2015 21:12
Terpantauan 47 Titik Panas, 29 Terindikasi Karhutla di Riau

Sabtu, 29 Agustus 2015 14:37
Prof Dr Irwandi Jaswir MSc: Kebijakan Industri Halal Mesti Terintegrasi

Sabtu, 29 Agustus 2015 14:34
Jendela Kantor Posmetro Rohil Dicongkel Maling, Dua HP Wartawan Raib

Sabtu, 29 Agustus 2015 14:24
Proyek Jalan Rigid di Tambusai Makan Korban, Seorang Warga Rohul Tewas

Sabtu, 29 Agustus 2015 14:18
Sekolah Global Andalan Gelar Malam Penganugerahan Siswa dan Guru Berprestasi YKCK 2015

Sabtu, 29 Agustus 2015 14:07
Lepas 378 Calhaj,
Bupati Pesan Jaga Kesehatan dan Nama Baik Daerah




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Agustus 2013 11:49
Pasca Lebaran, Tersangka Korupsi Gubri Kembali Diperiksa KPK

Untuk kali pertama pasca Idul Fitri, tersangka dua kasus korupsi Gubri M Rusli Zainal menjalani pemeriksaan penyidik KPK.

Riauterkini-JAKARTA- Tersangka kasus suap PON dan izin kehutanan yang juga gubernur Riau HM Rusli Zainal untuk pertama kalinya hari ini, Rabu (14/8/13) kembali diperiksa Penyidik KPK pasca lebaran. Pemeriksaan ini terkait dengan pengerjaan proyek venue PON ke XVIII di Riau.

M Rusli Zainal dijadwalkan diperiksa Penyidik KPK pada pukul 09.30 WIB di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta. Sebagaimana diketahui, selama ini M Rusli Zainal ditahan di Rutan KPK, Kuningan, Jakarta sehingga tak pernah terliput oleh media dan yang bersangkutan selalu hadir.

Pemeriksaan ini merupakan yang kesekian kalinya sejak ditahan KPK pada akhir Mei kemarin. Namun, anehnya kasus ini belum juga dilimpahkan ke persidangan melihat masa penahanan hanpir delapan puluh hari.

Memang KPK saat ini memeriksa M Rusli Zainal terkait pengerjaan proyek sejumlah venue PON Riau yang dianggab ada kejanggalan dalam proses pengerjaan proyeknya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Bambang Widjayanto menyebutkan bahwa pihaknya belum akan melimpahkan kasus M Rusli Zainal ke persidangan selama masih dibutuhkan Penyidik KPK guna pengembangan kasus. Selain itu juga, Bambang menyebutkan pihaknya tidak berpatokan kepada masa tahanan.

"KPK kan tidak selalu harus berpatokan kepada masa penahanan. Kalau KPK masih merasa perlu, tentu bisa ditahan sampai KPK merasa cukup bukti," sebut mantan aktivis HAM ini.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
KPK
pelajaran buat kalian semua ,,,bangsa indonesia menjadi seorang pemimpin tuh jangan orientasi duit,,,tapi pengabdian,, sebagai contoh kenapa abdi dalam keraton di yogyakarta ikhlas bekerja tanpa pamrih dirumah kesultanan yogya padahal gaji mereka rp.


Berita Hukum lainnya..........
- Jendela Kantor Posmetro Rohil Dicongkel Maling, Dua HP Wartawan Raib
- Diduga Dipicu Dendam, Polisi Buru Pembunuh Warga Bagansiapipi
- Tikam Teman Sesama Pedagang Ikan di Duri, Pelaku Dendam
- Kesadaran Pelajar di Duri Kenakan Helm Saat Bermotor Sangat Rendah
- Warga Bagansiapiapi Tewas Ditikam Dada dan Lehernya
- Frustasi, Seorang Kakek di Kuansing 'Obati' Demamnya dengan Gantung Diri
- Pedagang Ikan Asin di Duri Terkapar Dibacok Rekan Sendiri


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.4.19
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com