Untitled Document
Selasa, 12 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 3 Maret 2015 10:58
Sempit dan Tak Strategis, PKL Duri Tolak Tempati Lokasi Baru

Selasa, 3 Maret 2015 07:50
Meski Shock, Supir Dump Truck Tewaskan 6 Murid SD Ditahan Polres Rohul

Selasa, 3 Maret 2015 07:47
Dicabuli Guru, 6 Siswi SD di Inhu Takut Sekolah

Selasa, 3 Maret 2015 07:44
DPK Korpri Inhil Diminta Serius Sikapi Desakan Transparasi Dana Iuran

Selasa, 3 Maret 2015 07:42
Pejabat Kemenag Rohul Ikuti Diklat Penyuluhan dan Pembinaan Hukum

Selasa, 3 Maret 2015 07:41
10 Anggota DPRD Rohul Nonton Langsung ke Jakarta,
Dukung Fauzan Menangi D'Academy 2 Indosiar


Selasa, 3 Maret 2015 07:05
Dikunjungi Anggota DPD RI, Pemkab Rohil Sampaikan Protes HPH PT Diamond Diperpanjang



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Agustus 2013 11:49
Pasca Lebaran, Tersangka Korupsi Gubri Kembali Diperiksa KPK

Untuk kali pertama pasca Idul Fitri, tersangka dua kasus korupsi Gubri M Rusli Zainal menjalani pemeriksaan penyidik KPK.

Riauterkini-JAKARTA- Tersangka kasus suap PON dan izin kehutanan yang juga gubernur Riau HM Rusli Zainal untuk pertama kalinya hari ini, Rabu (14/8/13) kembali diperiksa Penyidik KPK pasca lebaran. Pemeriksaan ini terkait dengan pengerjaan proyek venue PON ke XVIII di Riau.

M Rusli Zainal dijadwalkan diperiksa Penyidik KPK pada pukul 09.30 WIB di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta. Sebagaimana diketahui, selama ini M Rusli Zainal ditahan di Rutan KPK, Kuningan, Jakarta sehingga tak pernah terliput oleh media dan yang bersangkutan selalu hadir.

Pemeriksaan ini merupakan yang kesekian kalinya sejak ditahan KPK pada akhir Mei kemarin. Namun, anehnya kasus ini belum juga dilimpahkan ke persidangan melihat masa penahanan hanpir delapan puluh hari.

Memang KPK saat ini memeriksa M Rusli Zainal terkait pengerjaan proyek sejumlah venue PON Riau yang dianggab ada kejanggalan dalam proses pengerjaan proyeknya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Bambang Widjayanto menyebutkan bahwa pihaknya belum akan melimpahkan kasus M Rusli Zainal ke persidangan selama masih dibutuhkan Penyidik KPK guna pengembangan kasus. Selain itu juga, Bambang menyebutkan pihaknya tidak berpatokan kepada masa tahanan.

"KPK kan tidak selalu harus berpatokan kepada masa penahanan. Kalau KPK masih merasa perlu, tentu bisa ditahan sampai KPK merasa cukup bukti," sebut mantan aktivis HAM ini.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
KPK
pelajaran buat kalian semua ,,,bangsa indonesia menjadi seorang pemimpin tuh jangan orientasi duit,,,tapi pengabdian,, sebagai contoh kenapa abdi dalam keraton di yogyakarta ikhlas bekerja tanpa pamrih dirumah kesultanan yogya padahal gaji mereka rp.


Berita Hukum lainnya..........
- Meski Shock, Supir Dump Truck Tewaskan 6 Murid SD Ditahan Polres Rohul
- Dicabuli Guru, 6 Siswi SD di Inhu Takut Sekolah
- Diadili di PN Ujung Tanjung, Rohil,
Satu Menit Pensiunan TNI Habisi Nyawa Empat Warga

- 6 Murid Tewas di PT PISP II,
Dewan Minta Polres Rohul Usut Kelalaian Perusahaan

- Stroke Ringan, Sidang Anggota DPRD Riau Siswaja Muliadi Ditunda Pekan Depan
- Kecelakaan Truk Tewaskan 6 Murid SD,
PT PISP II Rohul Santuni Keluarga Korban dan Siapkan Ambulance

- Penertiban Malam Hari, Puluhan PKL di Duri Berhamburan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.45.31
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com