Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 29 Juli 2016 17:00
PLN Rayon Dumai Kembali Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir

Jum’at, 29 Juli 2016 16:55
Bupati Bengkalis Buka Bimbingan Manasik dan Pelajaran Haji

Jum’at, 29 Juli 2016 16:50
Pemko Minta Pusat Jadikan Dumai Pintu Masuk Bawang Impor

Jum’at, 29 Juli 2016 16:46
Mulai Uang AC Hingga Mushala,
Orang Tua Siswa SMPN 1 Rambah, Rohul Keluhkan Banyak Kutipan


Jum’at, 29 Juli 2016 16:31
Eksekusi Mati Jilid III,
Dua Warga Meranti Selamat Dari Regu Tembak Nusakambangan


Jum’at, 29 Juli 2016 16:29
Kepala BKP2D Lantik Pejabat Eselon III dan IV Badan Penghubung Riau

Jum’at, 29 Juli 2016 16:24




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Agustus 2013 11:49
Pasca Lebaran, Tersangka Korupsi Gubri Kembali Diperiksa KPK

Untuk kali pertama pasca Idul Fitri, tersangka dua kasus korupsi Gubri M Rusli Zainal menjalani pemeriksaan penyidik KPK.

Riauterkini-JAKARTA- Tersangka kasus suap PON dan izin kehutanan yang juga gubernur Riau HM Rusli Zainal untuk pertama kalinya hari ini, Rabu (14/8/13) kembali diperiksa Penyidik KPK pasca lebaran. Pemeriksaan ini terkait dengan pengerjaan proyek venue PON ke XVIII di Riau.

M Rusli Zainal dijadwalkan diperiksa Penyidik KPK pada pukul 09.30 WIB di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta. Sebagaimana diketahui, selama ini M Rusli Zainal ditahan di Rutan KPK, Kuningan, Jakarta sehingga tak pernah terliput oleh media dan yang bersangkutan selalu hadir.

Pemeriksaan ini merupakan yang kesekian kalinya sejak ditahan KPK pada akhir Mei kemarin. Namun, anehnya kasus ini belum juga dilimpahkan ke persidangan melihat masa penahanan hanpir delapan puluh hari.

Memang KPK saat ini memeriksa M Rusli Zainal terkait pengerjaan proyek sejumlah venue PON Riau yang dianggab ada kejanggalan dalam proses pengerjaan proyeknya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Bambang Widjayanto menyebutkan bahwa pihaknya belum akan melimpahkan kasus M Rusli Zainal ke persidangan selama masih dibutuhkan Penyidik KPK guna pengembangan kasus. Selain itu juga, Bambang menyebutkan pihaknya tidak berpatokan kepada masa tahanan.

"KPK kan tidak selalu harus berpatokan kepada masa penahanan. Kalau KPK masih merasa perlu, tentu bisa ditahan sampai KPK merasa cukup bukti," sebut mantan aktivis HAM ini.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Eksekusi Mati Jilid III,
Dua Warga Meranti Selamat Dari Regu Tembak Nusakambangan

-
- Satu Ditangkap Paksa,
Dua Tahanan Kabur Polsek Kubu, Rohil Menyerahkan Diri

- Istri Siri Korban KDRT di Ujungbatu Laporkan Suami ke Polisi
- Jaksa Limpahkan Perkara Penimbunan Miras dan Rokok Tanpa Cukai
- Diduga Selewengkan Dana BOS,
Kepsek dan Dua PNS SMK 1 Mempura Siak Segera Diadili

- Cabuli Murid SD di Rohul, Kakek 50 Tahun Ditangkap di Bandara SSK II Pekanbaru


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.80.46.33
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com