Untitled Document
Selasa, 10 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 30 Maret 2015 22:25
Dugaan Suap APBD, Koko Iskandar Turut Diperiksa KPK

Senin, 30 Maret 2015 21:51
Pilkada Kuansing,
Mardjan Ustha Masih Malu-malu Sebutkan Pendamping


Senin, 30 Maret 2015 21:42
DPD II Golkar se Riau Minta Tak Ada Plt Ketua

Senin, 30 Maret 2015 21:36
Pilkada Kuansing,
Pasbalon Indra Putra-Komprensi Daftar ke Hanura


Senin, 30 Maret 2015 21:30
Kepala SMAN Pintar Kuansing Kepala Sekolah Terbaik Nasional

Senin, 30 Maret 2015 21:23
Ahmi Septari Diberi Mandat Bentuk Partai Perindo Riau

Senin, 30 Maret 2015 20:48
Sutarno, Balon Bupati Siak dari Gerindra Ikut Penjaringan PAN



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Agustus 2013 11:49
Pasca Lebaran, Tersangka Korupsi Gubri Kembali Diperiksa KPK

Untuk kali pertama pasca Idul Fitri, tersangka dua kasus korupsi Gubri M Rusli Zainal menjalani pemeriksaan penyidik KPK.

Riauterkini-JAKARTA- Tersangka kasus suap PON dan izin kehutanan yang juga gubernur Riau HM Rusli Zainal untuk pertama kalinya hari ini, Rabu (14/8/13) kembali diperiksa Penyidik KPK pasca lebaran. Pemeriksaan ini terkait dengan pengerjaan proyek venue PON ke XVIII di Riau.

M Rusli Zainal dijadwalkan diperiksa Penyidik KPK pada pukul 09.30 WIB di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta. Sebagaimana diketahui, selama ini M Rusli Zainal ditahan di Rutan KPK, Kuningan, Jakarta sehingga tak pernah terliput oleh media dan yang bersangkutan selalu hadir.

Pemeriksaan ini merupakan yang kesekian kalinya sejak ditahan KPK pada akhir Mei kemarin. Namun, anehnya kasus ini belum juga dilimpahkan ke persidangan melihat masa penahanan hanpir delapan puluh hari.

Memang KPK saat ini memeriksa M Rusli Zainal terkait pengerjaan proyek sejumlah venue PON Riau yang dianggab ada kejanggalan dalam proses pengerjaan proyeknya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Bambang Widjayanto menyebutkan bahwa pihaknya belum akan melimpahkan kasus M Rusli Zainal ke persidangan selama masih dibutuhkan Penyidik KPK guna pengembangan kasus. Selain itu juga, Bambang menyebutkan pihaknya tidak berpatokan kepada masa tahanan.

"KPK kan tidak selalu harus berpatokan kepada masa penahanan. Kalau KPK masih merasa perlu, tentu bisa ditahan sampai KPK merasa cukup bukti," sebut mantan aktivis HAM ini.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
KPK
pelajaran buat kalian semua ,,,bangsa indonesia menjadi seorang pemimpin tuh jangan orientasi duit,,,tapi pengabdian,, sebagai contoh kenapa abdi dalam keraton di yogyakarta ikhlas bekerja tanpa pamrih dirumah kesultanan yogya padahal gaji mereka rp.


Berita Hukum lainnya..........
- Dugaan Suap APBD, Koko Iskandar Turut Diperiksa KPK
- Ketua Jelang Diganti, PN Siak Diperiksa PT dan MA
- Polres Inhu Tangkap Perampok Nasabah BNI 46 di Belilas
- Bawa Peluru ke Bandara SSK II Pekanbaru,
WNA Asal Spanyol dan Italia Diamankan Polisi

- Bangun Gudang, Kepala BPBD Riau Dituding Serobot Lahan Warga
- Ayah Tiri Bunuh Bocah Dua Tahun,
Ibu korban Berharap Suaminya Dihukum Setimpal

- Penadah Keramik dan Cat Divonis 14 Bulan Penjara


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.176.58
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com