Untitled Document
Senin, 5 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 25 Januari 2015 21:13
Ulang Tahun ke 52,
Kejutan Warga Tapung Hilir Buat Istri Bupati Kampar Eva Yuliana


Ahad, 25 Januari 2015 21:01
Antisipasi Ancaman ISIS,
Imigrasi Dumai Tahan 61 WNA Bangladesh


Ahad, 25 Januari 2015 20:57
HUT Ke 65 Kampar ,
Pemkab Gelar Bakti Sosial di Kecamatan Tapung Hilir


Ahad, 25 Januari 2015 20:50
Polresta Pekanbaru Tangkap 4 Pelaku Curanmor

Ahad, 25 Januari 2015 20:48
Eva Yuliana Pimpin Pengda Shoto-Kai Riau

Ahad, 25 Januari 2015 20:34
Diserobot Dubalang Harimau Kampar,
Konsumen GKPN Lapor ke Polda Riau


Ahad, 25 Januari 2015 20:30
Percepat Desa Swasembada,
Bupati Kampar Gandeng Perusahan Peternak Ayam Ras




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Agustus 2013 11:49
Pasca Lebaran, Tersangka Korupsi Gubri Kembali Diperiksa KPK

Untuk kali pertama pasca Idul Fitri, tersangka dua kasus korupsi Gubri M Rusli Zainal menjalani pemeriksaan penyidik KPK.

Riauterkini-JAKARTA- Tersangka kasus suap PON dan izin kehutanan yang juga gubernur Riau HM Rusli Zainal untuk pertama kalinya hari ini, Rabu (14/8/13) kembali diperiksa Penyidik KPK pasca lebaran. Pemeriksaan ini terkait dengan pengerjaan proyek venue PON ke XVIII di Riau.

M Rusli Zainal dijadwalkan diperiksa Penyidik KPK pada pukul 09.30 WIB di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta. Sebagaimana diketahui, selama ini M Rusli Zainal ditahan di Rutan KPK, Kuningan, Jakarta sehingga tak pernah terliput oleh media dan yang bersangkutan selalu hadir.

Pemeriksaan ini merupakan yang kesekian kalinya sejak ditahan KPK pada akhir Mei kemarin. Namun, anehnya kasus ini belum juga dilimpahkan ke persidangan melihat masa penahanan hanpir delapan puluh hari.

Memang KPK saat ini memeriksa M Rusli Zainal terkait pengerjaan proyek sejumlah venue PON Riau yang dianggab ada kejanggalan dalam proses pengerjaan proyeknya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Bambang Widjayanto menyebutkan bahwa pihaknya belum akan melimpahkan kasus M Rusli Zainal ke persidangan selama masih dibutuhkan Penyidik KPK guna pengembangan kasus. Selain itu juga, Bambang menyebutkan pihaknya tidak berpatokan kepada masa tahanan.

"KPK kan tidak selalu harus berpatokan kepada masa penahanan. Kalau KPK masih merasa perlu, tentu bisa ditahan sampai KPK merasa cukup bukti," sebut mantan aktivis HAM ini.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
KPK
pelajaran buat kalian semua ,,,bangsa indonesia menjadi seorang pemimpin tuh jangan orientasi duit,,,tapi pengabdian,, sebagai contoh kenapa abdi dalam keraton di yogyakarta ikhlas bekerja tanpa pamrih dirumah kesultanan yogya padahal gaji mereka rp.


Berita Hukum lainnya..........
- Polresta Pekanbaru Tangkap 4 Pelaku Curanmor
- Diserobot Dubalang Harimau Kampar,
Konsumen GKPN Lapor ke Polda Riau

- Demo, Aktivis BEM UR Dendangkan Syair Selamatkan KPK dan Polri
- Sesosok Mayat Mr X Ditemukan di Kebun Sawit di Kampar
- Pergoki sedang Beraksi, Seorang Warga Rohul Dibacok Maling
- Sedang Transaksi Sabu,
Tiga Warga Kampar Ditangkap Satres Narkoba Polres Rohul di Tandun

- Pendukung KPK di Pekanbaru Desak Presiden Bertanggung Jawab


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.122.92
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com