Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 12 Pebruari 2016 21:53
Tempat dan Waktu Pelantikan 4 Kepala Daerah di Riau Berpotensi Berubah

Jum’at, 12 Pebruari 2016 21:51
Effendi Simbolon Dianggap Hina Puak Melayu, Geramm Geruduk DPD PDIP Riau

Jum’at, 12 Pebruari 2016 21:42
Polisi Sukses Amankan Demo Warga Rantau Bais di PT CPI di Rohil

Jum’at, 12 Pebruari 2016 21:37
Dituding Lontarkan Tudingan Ngawur, Wabup Kuansing Tunjuk Bukti Surat Sekda

Jum’at, 12 Pebruari 2016 20:49
BRK Bantu Korban Banjir di Kampar

Jum’at, 12 Pebruari 2016 20:42


Jum’at, 12 Pebruari 2016 20:25
Curi Sawit Milik PTPN III, IRT di Meranti Makmur, Rohil Ditangkap Polisi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Agustus 2013 11:49
Pasca Lebaran, Tersangka Korupsi Gubri Kembali Diperiksa KPK

Untuk kali pertama pasca Idul Fitri, tersangka dua kasus korupsi Gubri M Rusli Zainal menjalani pemeriksaan penyidik KPK.

Riauterkini-JAKARTA- Tersangka kasus suap PON dan izin kehutanan yang juga gubernur Riau HM Rusli Zainal untuk pertama kalinya hari ini, Rabu (14/8/13) kembali diperiksa Penyidik KPK pasca lebaran. Pemeriksaan ini terkait dengan pengerjaan proyek venue PON ke XVIII di Riau.

M Rusli Zainal dijadwalkan diperiksa Penyidik KPK pada pukul 09.30 WIB di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta. Sebagaimana diketahui, selama ini M Rusli Zainal ditahan di Rutan KPK, Kuningan, Jakarta sehingga tak pernah terliput oleh media dan yang bersangkutan selalu hadir.

Pemeriksaan ini merupakan yang kesekian kalinya sejak ditahan KPK pada akhir Mei kemarin. Namun, anehnya kasus ini belum juga dilimpahkan ke persidangan melihat masa penahanan hanpir delapan puluh hari.

Memang KPK saat ini memeriksa M Rusli Zainal terkait pengerjaan proyek sejumlah venue PON Riau yang dianggab ada kejanggalan dalam proses pengerjaan proyeknya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Bambang Widjayanto menyebutkan bahwa pihaknya belum akan melimpahkan kasus M Rusli Zainal ke persidangan selama masih dibutuhkan Penyidik KPK guna pengembangan kasus. Selain itu juga, Bambang menyebutkan pihaknya tidak berpatokan kepada masa tahanan.

"KPK kan tidak selalu harus berpatokan kepada masa penahanan. Kalau KPK masih merasa perlu, tentu bisa ditahan sampai KPK merasa cukup bukti," sebut mantan aktivis HAM ini.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Effendi Simbolon Dianggap Hina Puak Melayu, Geramm Geruduk DPD PDIP Riau
- Polisi Sukses Amankan Demo Warga Rantau Bais di PT CPI di Rohil
- Curi Sawit Milik PTPN III, IRT di Meranti Makmur, Rohil Ditangkap Polisi
- Dua Pengguna Narkoba Ditangkap Polsek Bagansinembah, Rohil
- Dikira Komplotan Pengedar Narkoba,
Lucky Jadi Korban Salah Tangkap Polisi di Pekanbaru

- Miliki Ganja, Seorang Buruh di Minas, Siak Ditangkap Polisi
- Polsek Pujud Rohil Bekuk Empat Pelaku Curat Rumah Kosong


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.244.245
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com