Untitled Document
Sabtu, 8 Muharram 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 1 Nopember 2014 15:49
KPU Dumai Tunggu Kebijakan DPR RI Soal Perpu

Sabtu, 1 Nopember 2014 15:46
Pembangunan Drainase Ganggu Kenyamanan Warga Dumai

Sabtu, 1 Nopember 2014 14:50
Ical Pesan Golkar Riau tak Buru-buru Bicarakan Posisi Wagubri

Sabtu, 1 Nopember 2014 14:32
Pemkab Rohil Sita Makanan Kadaluarsa di Sejumlah Minimarket di Bagansiapiapi

Sabtu, 1 Nopember 2014 14:25
Sekitar Rp10,5 Miliar Uang Sertifikasi Guru se-Kuansing Belum Dibayarkan

Sabtu, 1 Nopember 2014 10:41
Suparman Bersama Petinggi Golkar Riau Ketemu Ical, Ada Apa?

Sabtu, 1 Nopember 2014 10:39
Malam ini,Tim Kesenian Rohil Tampil pada Festival Tabot Bengkulu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Agustus 2013 11:49
Pasca Lebaran, Tersangka Korupsi Gubri Kembali Diperiksa KPK

Untuk kali pertama pasca Idul Fitri, tersangka dua kasus korupsi Gubri M Rusli Zainal menjalani pemeriksaan penyidik KPK.

Riauterkini-JAKARTA- Tersangka kasus suap PON dan izin kehutanan yang juga gubernur Riau HM Rusli Zainal untuk pertama kalinya hari ini, Rabu (14/8/13) kembali diperiksa Penyidik KPK pasca lebaran. Pemeriksaan ini terkait dengan pengerjaan proyek venue PON ke XVIII di Riau.

M Rusli Zainal dijadwalkan diperiksa Penyidik KPK pada pukul 09.30 WIB di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta. Sebagaimana diketahui, selama ini M Rusli Zainal ditahan di Rutan KPK, Kuningan, Jakarta sehingga tak pernah terliput oleh media dan yang bersangkutan selalu hadir.

Pemeriksaan ini merupakan yang kesekian kalinya sejak ditahan KPK pada akhir Mei kemarin. Namun, anehnya kasus ini belum juga dilimpahkan ke persidangan melihat masa penahanan hanpir delapan puluh hari.

Memang KPK saat ini memeriksa M Rusli Zainal terkait pengerjaan proyek sejumlah venue PON Riau yang dianggab ada kejanggalan dalam proses pengerjaan proyeknya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Bambang Widjayanto menyebutkan bahwa pihaknya belum akan melimpahkan kasus M Rusli Zainal ke persidangan selama masih dibutuhkan Penyidik KPK guna pengembangan kasus. Selain itu juga, Bambang menyebutkan pihaknya tidak berpatokan kepada masa tahanan.

"KPK kan tidak selalu harus berpatokan kepada masa penahanan. Kalau KPK masih merasa perlu, tentu bisa ditahan sampai KPK merasa cukup bukti," sebut mantan aktivis HAM ini.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
KPK
pelajaran buat kalian semua ,,,bangsa indonesia menjadi seorang pemimpin tuh jangan orientasi duit,,,tapi pengabdian,, sebagai contoh kenapa abdi dalam keraton di yogyakarta ikhlas bekerja tanpa pamrih dirumah kesultanan yogya padahal gaji mereka rp.


Berita Hukum lainnya..........
- Kebakaran Ludeskan Gudang Batako di Jalan Inpres, Pekanbaru
- Polres Bengkalis Ringkus Maling 26 Ton Minyak PT Chevron
- Kepada Dewan, Kapolresta Pekanbaru Keluhkan Anggaran Minim
- Ditemukan Mayat Bersimbah Darah di Sinaboi, Rohil
- Tuntut Tuntaskan Kasus Bupati Jefry Noer,
Satu Mahasiswa Aksi Jahit Mulut di KPK Dilarikan Ke Rumah Sakit

- Gubri Annas Maamun Diduga Palsukan APBD Riau tahun 2015
- Dugaan Korupsi Islamic Center Rohul,
Kejati Riau Dalami Keterangan Sejumlah Pihak



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.112.187
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com