Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 31 Mei 2016 07:16
Tersedia Rp7,3 Miliar Biaya Kunker DPRD Riau ke Luar Negeri di APBD 2016

Senin, 30 Mei 2016 20:53
‎Siaga Darurat Karlahut Diperpanjang Hingga Empat Bulan ke Depan

Senin, 30 Mei 2016 20:00
Pelayanan Perizinan Terbaik Nasional, Bupati Siak Terima Piala dan Piagam

Senin, 30 Mei 2016 19:54
Sekdakab Kampar Hadiri Penanaman Karet Perdana di Kecamatan XIII Koto Kampar

Senin, 30 Mei 2016 19:51
Menkopolhukam dan Gubri Saksikan MoU BRG bersama 11 Universitas

Senin, 30 Mei 2016 19:46
Mudik Lebaran, Organda Siapkan 46 Ribu Bus

Senin, 30 Mei 2016 19:09
Curi Ranmor di Pekanbaru,
Mantan Anggota Polri Ditangkap Polsek Tembilahan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Agustus 2013 11:49
Pasca Lebaran, Tersangka Korupsi Gubri Kembali Diperiksa KPK

Untuk kali pertama pasca Idul Fitri, tersangka dua kasus korupsi Gubri M Rusli Zainal menjalani pemeriksaan penyidik KPK.

Riauterkini-JAKARTA- Tersangka kasus suap PON dan izin kehutanan yang juga gubernur Riau HM Rusli Zainal untuk pertama kalinya hari ini, Rabu (14/8/13) kembali diperiksa Penyidik KPK pasca lebaran. Pemeriksaan ini terkait dengan pengerjaan proyek venue PON ke XVIII di Riau.

M Rusli Zainal dijadwalkan diperiksa Penyidik KPK pada pukul 09.30 WIB di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta. Sebagaimana diketahui, selama ini M Rusli Zainal ditahan di Rutan KPK, Kuningan, Jakarta sehingga tak pernah terliput oleh media dan yang bersangkutan selalu hadir.

Pemeriksaan ini merupakan yang kesekian kalinya sejak ditahan KPK pada akhir Mei kemarin. Namun, anehnya kasus ini belum juga dilimpahkan ke persidangan melihat masa penahanan hanpir delapan puluh hari.

Memang KPK saat ini memeriksa M Rusli Zainal terkait pengerjaan proyek sejumlah venue PON Riau yang dianggab ada kejanggalan dalam proses pengerjaan proyeknya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Bambang Widjayanto menyebutkan bahwa pihaknya belum akan melimpahkan kasus M Rusli Zainal ke persidangan selama masih dibutuhkan Penyidik KPK guna pengembangan kasus. Selain itu juga, Bambang menyebutkan pihaknya tidak berpatokan kepada masa tahanan.

"KPK kan tidak selalu harus berpatokan kepada masa penahanan. Kalau KPK masih merasa perlu, tentu bisa ditahan sampai KPK merasa cukup bukti," sebut mantan aktivis HAM ini.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Curi Ranmor di Pekanbaru,
Mantan Anggota Polri Ditangkap Polsek Tembilahan

- Pegang Kemaluan Anak di Bawah Umur, Ayah Tiri di Sinaboi Rohil Ditangkap
- Korupsi Pertanggungjawaban Dana Satker,
Tiga Bendahara Pemkab Bengkalis Dituntut 4 dan Tahun Penjara

- Gunakan Kaos Berlogo Palu-Arit,
Warga Airmolek Inhu Ditangkap Polisi

- Paman Cabul Ditangkap Polisi di Rohil
- Tidak Kantongi Izin,
Dua Tempat Karoke di Perawang, Siak Diduga Ilegal

- Ops Patuh SIAK 2016 di Rohul,
Satu Nyawa Melayang dan 652 Pengendara Ditilang



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.215.174
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com