Untitled Document
Ahad, 5 Zulqaidah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 30 Agustus 2014 20:22
Wagubri Hadiri Reuni Akbar Alumni FNGT Universitas Riau

Sabtu, 30 Agustus 2014 19:51
Chevron Tampilkan Hasil Karya Warga Binaan di Pekanbaru Expo 2014

Sabtu, 30 Agustus 2014 19:05
DPRD Rohul Terpilih Diharapkan Bisa Bersinergi

Sabtu, 30 Agustus 2014 18:27
Sempena HUT ke-69 RI,
CPI Taja Berbagai Lomba dan Serahkan Bantuan ke Suku Sakai di Duri


Sabtu, 30 Agustus 2014 17:22
Pemkab Rohul Diminta Perhatikan Potensi Budaya

Sabtu, 30 Agustus 2014 17:18
Korban Terus Berjatuhan di Pelalawan,
Anggota DPRD dari PKS Besuk Pasien DBD di RSUD Selasih


Sabtu, 30 Agustus 2014 15:08
Formasi CPNS Rohil Mulai Dibidik Warga



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 31 Juli 2013 19:44
Besok Gugatan Didaftar,
Tim WIN juga Bakal Laporkan KPU Riau ke DKPP


KPU Riau bakal menghadapi masalah besar. Tim WIN tak sekedar menggungat ke PTUN, tapi juga melapor ke DKPP.

Riauterkini-PEKANBARU- Keputusan komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau benar-benar membuat tim Wan Abubakar-Isjoni sangat terpukul dan merasa menjadi korban pendholiman. Pasangan tersebut rencananya besok, Kamis (1/8/13) melaporkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pekanbaru.

"Tim pengacara sekarang sedang mengumpulkan semua berkas. Kalau lengkap malam ini, besokl gugatan kita daftarkan ke PTUN,\" ujar Wan Abubakar kepada riautekrinicom di Pekanbaru, Rabu (31/7/13).

Dikatakan mantan Gubernur Riau tersebut, KPU Riau dalam menjalankan tugas sangat jelas tidak profesional. Indikasinya ada beberapa kecamatan di beberapa kabupaten yang surat dukungan pasangannya tidak diverifikasi faktual. Dampaknya, jumlah dukungan jadi tidak cukup.

"Kita sudah siapkan semua syarat, tetapi malah tidak diverifikasi faktual. Lalu, KPU menyimpulkan dukungan kami tidak cukup,\" runtuknya.

Selain mendaftarkan gugatan ke PTUN, Wan mengatakan kalau timnya juga menyiapkan pengaduan ke Dewan Kehormatan Penyelennggara Pemilu (DKPP).

"Kami juga akan mengadukan KPU Riau ke DKPP karena sangat kuat indikasinya mereka tendensius dalam berkerja," ancamnya.

Dikatan anggota DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan tersebut, bahwa jangan sampai KPU Riau bernasib sama dengan KPU Jawa Timur. Di mana hari ini DKPP memutuskan menonaktifkan tiga komisonernya karena menganulir kepersertaan Kofifah-Herman.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
tugal
lanjutkan !!!

buyung
KPUD Riau dan KPUD Kab/Kota se Riau itu hanya bisa makan sogok dan korupsi. Kalau ada pilkada atau pemilu KPUD-2 tsb memainkan suara yg masuk, mengatur siapa yang menang. Sudah ber-kali2 orang yg suaranya sedikit bisa terpilih. Contohnya itu anggota

marwah riau
seharusnya KPU riau bercermin dari kasus Jatim pasangan Khofifah yg dijegal KPU akhir dilolos oleh DKPP dan beberapa orang anggota KPU dinon aktifkan, kalau WIN melapor ke DKPP bisa jadi KPU riau akan bernasib sama sprti Jatim krn menjegal pasangan W

LOBOM
Tak di salahkan KPU. Mana kita tak terima kpu. Seandainya kita terima kpu sebagai cln blm tntu kita di pilih rakyat. Sama kpu tak sembunyi kita tak pilih rakyat. Malu atau tdk. Kalau tak malu bearti tak punya otak.

LOBOM
Tak di salahkan KPU. Mana kita tak terima kpu. Seandainya kita terima kpu sebagai cln blm tntu kita di pilih rakyat. Sama kpu tak sembunyi kita tak pilih rakyat. Malu atau tdk. Kalau tak malu bearti tak punya otak.

benaran atau rekayasa?
Kita tak tahu apa yg sebenarnya terjadi. Tapi kalau hal ini adalah rekayasa sesuatu atau para pihak utk menghalangi pasangan WIN (atau siapapun), sungguh keji kelakuan orang2 itu ya?

Wak Bedol
apa beratnya KPU Riau melaksanakan putusan PTUN yg telah punya kekuatan hukum,apa KPU Riau dapat kekuatan dari pihak lain ?


Asyik nak ini nak itu je keje,,,, fokus ajelah di DPR RI tu wak,,,, dah jellas masalahnya tak lolos titik jangan beteking juge tak ade keje kah mike

Pengmat
Kasus yg terjadi di KPU Riau dan Jatim itu berbeda pak Waaaan!! Masalah anda itu KTP dukungan yg tidak memenuhi syarat!! Saya pernah melihat bagaimana anggota anda bekerja meniru tanda tangan KTP yg dipalsukan dan itu jumlahnya tidak sedikit. Weleh-w

Pengmat
Kasus yg terjadi di KPU Riau dan Jatim itu berbeda pak Waaaan!! Masalah anda itu KTP dukungan yg tidak memenuhi syarat!! Saya pernah melihat bagaimana anggota anda bekerja meniru tanda tangan KTP yg dipalsukan dan itu jumlahnya tidak sedikit. Weleh-w

anak riau


timses WIN
jgn ragu pak wan. anda dijalan yg benar sangat jelas kpu menzolimi anda kalau perlu laporkan sekalian ke HAM Internatinal karena menghalangi anda untuk berpendapat/berkumpul dan berserikat untuk hak anda memardekakan diri

timses WIN
jgn ragu pak wan. anda dijalan yg benar sangat jelas kpu menzolimi anda kalau perlu laporkan sekalian ke HAM Internatinal karena menghalangi anda untuk berpendapat/berkumpul dan berserikat untuk hak anda memardekakan diri

timses WIN
jgn ragu pak wan. anda dijalan yg benar sangat jelas kpu menzolimi anda kalau perlu laporkan sekalian ke HAM Internatinal karena menghalangi anda untuk berpendapat/berkumpul dan berserikat untuk hak anda memardekakan diri


Berita Hukum lainnya..........
- Opnas 2014, BPOM Amankan Prodak TIE dan Kadaluarsa
- Brigjen Condro Kirono Berterimakasih pada Riau
- Stop Mobil Tahanan,
Aiptu Ir diperiksa Propam Polda Riau

- Korupsi Pembangunan Parit Beton Jalan Desa di Bengkalis,
Saksi Sebut Beton Tidak Sesuai Spek Kontrak

- Temui Kapolri, Elza Syarief Minta Dugaan Pencabulan HAM Dituntaskan
- Berdalih Pinjam, Pasutri di Kampar Larikan Pick Up L 300 Tetangga
- Isu Penculikan Anak Resahkan Warga Bengkalis dan Rupat


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.242.70
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com