Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 26 Mei 2016 22:25
Ninik Mamak Kenegerian Kuntu, Kampar Semangat Sambut Zulfan Hamid

Kamis, 26 Mei 2016 21:30
APRIL Tunjukkan Operasional Perusahaan Kelas Dunia

Kamis, 26 Mei 2016 21:24
Kembali Pimpin PKB Riau, Abdul Wahid Targetkan Raih Suara Maksimal dalam Pemilu 2019

Kamis, 26 Mei 2016 21:21
Besok, Dinas Pariwisata ‎Launching Potensi Pariwisata Riau di Jakarta

Kamis, 26 Mei 2016 20:31
Paspi Luncurkan Buku Mitos Vs Fakta Industri Minyak Sawit Indonesia

Kamis, 26 Mei 2016 20:20
Reskrim Polres Pelalawan Sikat 4 Penjudi Domino

Kamis, 26 Mei 2016 20:15
Toilet Jorok,
Sekwan: Gedungnya Sudah Tua dan Dana Renovasinya Masih Proses Lelang




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 31 Juli 2013 19:44
Besok Gugatan Didaftar,
Tim WIN juga Bakal Laporkan KPU Riau ke DKPP


KPU Riau bakal menghadapi masalah besar. Tim WIN tak sekedar menggungat ke PTUN, tapi juga melapor ke DKPP.

Riauterkini-PEKANBARU- Keputusan komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau benar-benar membuat tim Wan Abubakar-Isjoni sangat terpukul dan merasa menjadi korban pendholiman. Pasangan tersebut rencananya besok, Kamis (1/8/13) melaporkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pekanbaru.

"Tim pengacara sekarang sedang mengumpulkan semua berkas. Kalau lengkap malam ini, besokl gugatan kita daftarkan ke PTUN,\" ujar Wan Abubakar kepada riautekrinicom di Pekanbaru, Rabu (31/7/13).

Dikatakan mantan Gubernur Riau tersebut, KPU Riau dalam menjalankan tugas sangat jelas tidak profesional. Indikasinya ada beberapa kecamatan di beberapa kabupaten yang surat dukungan pasangannya tidak diverifikasi faktual. Dampaknya, jumlah dukungan jadi tidak cukup.

"Kita sudah siapkan semua syarat, tetapi malah tidak diverifikasi faktual. Lalu, KPU menyimpulkan dukungan kami tidak cukup,\" runtuknya.

Selain mendaftarkan gugatan ke PTUN, Wan mengatakan kalau timnya juga menyiapkan pengaduan ke Dewan Kehormatan Penyelennggara Pemilu (DKPP).

"Kami juga akan mengadukan KPU Riau ke DKPP karena sangat kuat indikasinya mereka tendensius dalam berkerja," ancamnya.

Dikatan anggota DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan tersebut, bahwa jangan sampai KPU Riau bernasib sama dengan KPU Jawa Timur. Di mana hari ini DKPP memutuskan menonaktifkan tiga komisonernya karena menganulir kepersertaan Kofifah-Herman.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
tugal
lanjutkan !!!

buyung
KPUD Riau dan KPUD Kab/Kota se Riau itu hanya bisa makan sogok dan korupsi. Kalau ada pilkada atau pemilu KPUD-2 tsb memainkan suara yg masuk, mengatur siapa yang menang. Sudah ber-kali2 orang yg suaranya sedikit bisa terpilih. Contohnya itu anggota

marwah riau
seharusnya KPU riau bercermin dari kasus Jatim pasangan Khofifah yg dijegal KPU akhir dilolos oleh DKPP dan beberapa orang anggota KPU dinon aktifkan, kalau WIN melapor ke DKPP bisa jadi KPU riau akan bernasib sama sprti Jatim krn menjegal pasangan W

LOBOM
Tak di salahkan KPU. Mana kita tak terima kpu. Seandainya kita terima kpu sebagai cln blm tntu kita di pilih rakyat. Sama kpu tak sembunyi kita tak pilih rakyat. Malu atau tdk. Kalau tak malu bearti tak punya otak.

LOBOM
Tak di salahkan KPU. Mana kita tak terima kpu. Seandainya kita terima kpu sebagai cln blm tntu kita di pilih rakyat. Sama kpu tak sembunyi kita tak pilih rakyat. Malu atau tdk. Kalau tak malu bearti tak punya otak.

benaran atau rekayasa?
Kita tak tahu apa yg sebenarnya terjadi. Tapi kalau hal ini adalah rekayasa sesuatu atau para pihak utk menghalangi pasangan WIN (atau siapapun), sungguh keji kelakuan orang2 itu ya?

Wak Bedol
apa beratnya KPU Riau melaksanakan putusan PTUN yg telah punya kekuatan hukum,apa KPU Riau dapat kekuatan dari pihak lain ?


Asyik nak ini nak itu je keje,,,, fokus ajelah di DPR RI tu wak,,,, dah jellas masalahnya tak lolos titik jangan beteking juge tak ade keje kah mike

Pengmat
Kasus yg terjadi di KPU Riau dan Jatim itu berbeda pak Waaaan!! Masalah anda itu KTP dukungan yg tidak memenuhi syarat!! Saya pernah melihat bagaimana anggota anda bekerja meniru tanda tangan KTP yg dipalsukan dan itu jumlahnya tidak sedikit. Weleh-w

Pengmat
Kasus yg terjadi di KPU Riau dan Jatim itu berbeda pak Waaaan!! Masalah anda itu KTP dukungan yg tidak memenuhi syarat!! Saya pernah melihat bagaimana anggota anda bekerja meniru tanda tangan KTP yg dipalsukan dan itu jumlahnya tidak sedikit. Weleh-w

anak riau


timses WIN
jgn ragu pak wan. anda dijalan yg benar sangat jelas kpu menzolimi anda kalau perlu laporkan sekalian ke HAM Internatinal karena menghalangi anda untuk berpendapat/berkumpul dan berserikat untuk hak anda memardekakan diri

timses WIN
jgn ragu pak wan. anda dijalan yg benar sangat jelas kpu menzolimi anda kalau perlu laporkan sekalian ke HAM Internatinal karena menghalangi anda untuk berpendapat/berkumpul dan berserikat untuk hak anda memardekakan diri

timses WIN
jgn ragu pak wan. anda dijalan yg benar sangat jelas kpu menzolimi anda kalau perlu laporkan sekalian ke HAM Internatinal karena menghalangi anda untuk berpendapat/berkumpul dan berserikat untuk hak anda memardekakan diri


Berita Hukum lainnya..........
- Reskrim Polres Pelalawan Sikat 4 Penjudi Domino
- Suap APBD Riau, KPK Sebut Segera Panggil Johar Firdaus dan Suparman Lagi
- Seorang Kabur, Mahasiswa UIN Bakar Motor Maling dan Hajar Pelaku
- Penasehat Hukum LIH Patahkan Semua Dasar Tuntutan Jaksa
- Kodim 0321 Rohil Amankan Delapan Ton Bawang Ilegal Asal Malaysia
- Mardiana, Pemalsu AJB Tanah di Pekanbaru Dihukum 1 Tahun 2 Bulan
- 72 Pelanggaran Terjadi Sepanjang Operasi Penumbar di Duri dan Pinggir, Bengkalis


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.225.38.176
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com