Untitled Document
Selasa, 7 Zulqaidah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 1 September 2014 21:13
Membantah, Wide Tantang Gubri Bersumpah dengan Al Qur’an di Masjid

Senin, 1 September 2014 20:23
Dandim 0313 KPR Buka Karya Bhakti di Bangunpurba, Rohul

Senin, 1 September 2014 20:12
Korupsi Kredit Fiktif BNI 46 Pekanbaru,
Tiga Mantan Pejabat BNI 46 Dituntut 16 Tahun Penjara


Senin, 1 September 2014 20:05
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Pusat Perdagangan Panipahan Rohil

Senin, 1 September 2014 20:01
FPPIU Dinilai Tak Akomodir Semua Elemen Masyarakat Inhil Utara

Senin, 1 September 2014 19:59
Permintaan Elpiji 12 Kg di Dumai Meningkat

Senin, 1 September 2014 19:51
Bank Riau Kepri Pasirpangaraian Serahkan Hadiah Sinar Tebar Milyar 2014



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 31 Juli 2013 19:44
Besok Gugatan Didaftar,
Tim WIN juga Bakal Laporkan KPU Riau ke DKPP


KPU Riau bakal menghadapi masalah besar. Tim WIN tak sekedar menggungat ke PTUN, tapi juga melapor ke DKPP.

Riauterkini-PEKANBARU- Keputusan komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau benar-benar membuat tim Wan Abubakar-Isjoni sangat terpukul dan merasa menjadi korban pendholiman. Pasangan tersebut rencananya besok, Kamis (1/8/13) melaporkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pekanbaru.

"Tim pengacara sekarang sedang mengumpulkan semua berkas. Kalau lengkap malam ini, besokl gugatan kita daftarkan ke PTUN,\" ujar Wan Abubakar kepada riautekrinicom di Pekanbaru, Rabu (31/7/13).

Dikatakan mantan Gubernur Riau tersebut, KPU Riau dalam menjalankan tugas sangat jelas tidak profesional. Indikasinya ada beberapa kecamatan di beberapa kabupaten yang surat dukungan pasangannya tidak diverifikasi faktual. Dampaknya, jumlah dukungan jadi tidak cukup.

"Kita sudah siapkan semua syarat, tetapi malah tidak diverifikasi faktual. Lalu, KPU menyimpulkan dukungan kami tidak cukup,\" runtuknya.

Selain mendaftarkan gugatan ke PTUN, Wan mengatakan kalau timnya juga menyiapkan pengaduan ke Dewan Kehormatan Penyelennggara Pemilu (DKPP).

"Kami juga akan mengadukan KPU Riau ke DKPP karena sangat kuat indikasinya mereka tendensius dalam berkerja," ancamnya.

Dikatan anggota DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan tersebut, bahwa jangan sampai KPU Riau bernasib sama dengan KPU Jawa Timur. Di mana hari ini DKPP memutuskan menonaktifkan tiga komisonernya karena menganulir kepersertaan Kofifah-Herman.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
tugal
lanjutkan !!!

buyung
KPUD Riau dan KPUD Kab/Kota se Riau itu hanya bisa makan sogok dan korupsi. Kalau ada pilkada atau pemilu KPUD-2 tsb memainkan suara yg masuk, mengatur siapa yang menang. Sudah ber-kali2 orang yg suaranya sedikit bisa terpilih. Contohnya itu anggota

marwah riau
seharusnya KPU riau bercermin dari kasus Jatim pasangan Khofifah yg dijegal KPU akhir dilolos oleh DKPP dan beberapa orang anggota KPU dinon aktifkan, kalau WIN melapor ke DKPP bisa jadi KPU riau akan bernasib sama sprti Jatim krn menjegal pasangan W

LOBOM
Tak di salahkan KPU. Mana kita tak terima kpu. Seandainya kita terima kpu sebagai cln blm tntu kita di pilih rakyat. Sama kpu tak sembunyi kita tak pilih rakyat. Malu atau tdk. Kalau tak malu bearti tak punya otak.

LOBOM
Tak di salahkan KPU. Mana kita tak terima kpu. Seandainya kita terima kpu sebagai cln blm tntu kita di pilih rakyat. Sama kpu tak sembunyi kita tak pilih rakyat. Malu atau tdk. Kalau tak malu bearti tak punya otak.

benaran atau rekayasa?
Kita tak tahu apa yg sebenarnya terjadi. Tapi kalau hal ini adalah rekayasa sesuatu atau para pihak utk menghalangi pasangan WIN (atau siapapun), sungguh keji kelakuan orang2 itu ya?

Wak Bedol
apa beratnya KPU Riau melaksanakan putusan PTUN yg telah punya kekuatan hukum,apa KPU Riau dapat kekuatan dari pihak lain ?


Asyik nak ini nak itu je keje,,,, fokus ajelah di DPR RI tu wak,,,, dah jellas masalahnya tak lolos titik jangan beteking juge tak ade keje kah mike

Pengmat
Kasus yg terjadi di KPU Riau dan Jatim itu berbeda pak Waaaan!! Masalah anda itu KTP dukungan yg tidak memenuhi syarat!! Saya pernah melihat bagaimana anggota anda bekerja meniru tanda tangan KTP yg dipalsukan dan itu jumlahnya tidak sedikit. Weleh-w

Pengmat
Kasus yg terjadi di KPU Riau dan Jatim itu berbeda pak Waaaan!! Masalah anda itu KTP dukungan yg tidak memenuhi syarat!! Saya pernah melihat bagaimana anggota anda bekerja meniru tanda tangan KTP yg dipalsukan dan itu jumlahnya tidak sedikit. Weleh-w

anak riau


timses WIN
jgn ragu pak wan. anda dijalan yg benar sangat jelas kpu menzolimi anda kalau perlu laporkan sekalian ke HAM Internatinal karena menghalangi anda untuk berpendapat/berkumpul dan berserikat untuk hak anda memardekakan diri

timses WIN
jgn ragu pak wan. anda dijalan yg benar sangat jelas kpu menzolimi anda kalau perlu laporkan sekalian ke HAM Internatinal karena menghalangi anda untuk berpendapat/berkumpul dan berserikat untuk hak anda memardekakan diri

timses WIN
jgn ragu pak wan. anda dijalan yg benar sangat jelas kpu menzolimi anda kalau perlu laporkan sekalian ke HAM Internatinal karena menghalangi anda untuk berpendapat/berkumpul dan berserikat untuk hak anda memardekakan diri


Berita Hukum lainnya..........
- Membantah, Wide Tantang Gubri Bersumpah dengan Al Qur’an di Masjid
- Korupsi Kredit Fiktif BNI 46 Pekanbaru,
Tiga Mantan Pejabat BNI 46 Dituntut 16 Tahun Penjara

- Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Pusat Perdagangan Panipahan Rohil
- Kanit Binmas Irup di SMAN 2 Bagansinembah, Rohil
- Pengakuan Saksi di PN Tipikor Pekanbaru,
Stadion Mini Pelalawan Hanya Tuntas 80 Persen

- Polisi Dalami Dugaan ISIS Masuk ke Pekanbaru
- Rokok Tanpa Cukai Beredar di Duri


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.249.155
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com