Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 27 Pebruari 2017 20:30
Pilgubri 2018, Sejumlah Balon Mulai Komunikasi dengan PDI

Senin, 27 Pebruari 2017 20:25
Eka Hospital Fasilitasi Masyarakat Tes Minat dan Bakat

Senin, 27 Pebruari 2017 20:06
Tak Kunjung Turun, Bulog Gelar OP Daging

Senin, 27 Pebruari 2017 20:05
Berkunjung ke Islamic Center Rohul,
Suparman: Saya Merasa Penjara itu Pesantren


Senin, 27 Pebruari 2017 19:55
KPK Nilai Pengawasan Internal Pemerintah di Riau Lemah

Senin, 27 Pebruari 2017 19:39
Suparman Dukung KPK dan Minta Masyarakat Rohul Bersatu

Senin, 27 Pebruari 2017 19:30
PPP Usung Rusli Effendi Jadi Balon Gubri

Senin, 27 Pebruari 2017 19:23
Telkom Persentasikan Proyek Smart Ligthing ke Pemko Dumai

Senin, 27 Pebruari 2017 19:19
6.000 Sapi di Pekanbaru Terancam Virus Jembran

Senin, 27 Pebruari 2017 18:00
Walikota Dumai Serahkan SK Pengangkatan 51 Bidan PTT



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 24 Juli 2013 14:39
Pengembangan Suap PON,
Rahman Akil Diperiksa KPK untuk Tersangka Gubri


Penyidik KPK terus mengembangkan kasus suap PON. Saksi baru diperiksa atas nama Rahman Akil untuk tersangka Gubri M Rusli Zainal.

Riauterkini-JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pengembangan kasus Tindak Pidana Korupsi (TPK) terkait pelaksaan kelanjutan pekerjaan venue PON ke XVIII di Riau. Hari ini, Rabu (24/7/13) Penyidik KPK memanggil Rahman Akil sebagai saksi atas kasus suap PON Riau atas tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal.

Pemanggilan ini tak lepas dari penggeledahan yang dilakukan Penyidik KPK beberapa waktu lalu di kediaman M Akil dan Rahman Akil sendiri di Jakarta.

Dimana dari hasil penggeledahan tersebutlah, hari ini Penyidik KPK meminta keterangan Rahman Akil sebagai saksi. Rahman Akil sendiri disebut sebagai karyawan swasta oleh KPK dan dipanggil terkait pelaksanaan kelanjutan pekerjaan venue PON ke XVIII Riau.

Selain Rahman Akil yang diperiksa Penyidik KPK hari ini, ada juga nama Davis Yanuar Kurniadi yang merupakan Kuasa Direksi PT Mandiri Cipta Gemilang (St. Mritz Apartemen) dan Adi Pranowo yang juga Kuasa Direksi PT Mandiri Cipta Gemilang (St. Mritz Apartemen).

Sebelumnya, KPK menyebutkan kasus PON ini akan terus dikembangkan sampai ke pengadaan proyek venue-venue PON ke XVIII Riau. Dimana KPK menduga ada kejanggalan-kejanggalan dalam pengadaan dan tender proyek di sejumlah venue PON tersebut.

Ini dibuktikan dengan dipanggilnya tiga saksi dari pihak swasta dan perusahaan yang diduga ikut dalam tender proyek sejumlah venue-venue PON Riau.***(jor)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
saleh
Pak KPK, tolong periksa tender abal-abal RITOS lahan ex-MTQ. Pemilik RITOS sesungguhnya RZ, tp dimanipulasi, ecek2nya itu punya cina Bagan. Lalu lahan ex-Kantor Pertanian Prop. Riau juga punya RZ yang melalui simsilabim alias pencucian uang yang rumi


Berita Hukum lainnya..........
- Oknum Anggotanya Diduga Terlibat Pencurian Kerbau,
Inilah Pernyataan Danlanud TNI-AU Roesmin Nurjadin Pekanbaru

- Transaksi Sabu di Lokasi Berbeda, Empat Warga Rohil Ditangkap
- Diduga Terlibat Pencurian Kerbau,
Polres Pelalawan Amankan Oknum Anggota TNI AU

- Kritis, Pelaku Pencurian di Duri, Bengkalis Dirujuk ke Pekanbaru
- Enam Tersangka Tipikor Tanjung Mayat Meranti Dikirim ke Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru
- Korupsi Dana Kasbon,
Kasasi 8 Tahun Penjara, Mantan Bupati Inhu Ajukan PK

- Sampan Terbalik, Warga Pekanbaru Tewas di Sungai Kampar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.166.80.147
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com