Untitled Document
Jumat, 9 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 30 Januari 2015 19:02
Wanita Tunawicara Diperkosa di Tualang, Siak

Jum’at, 30 Januari 2015 18:58
Aksi Terus Berkelanjutan,
Ratusan Masyarakat Tuntuk PT IKS Kembalikan Lahan 1.750 Ha


Jum’at, 30 Januari 2015 18:51
Pilkada di Empat Daerah, Gerindra Riau Utamakan Kadernya Maju

Jum’at, 30 Januari 2015 18:47
DPRD Mernati Belajar Kelola Keuangan ke Pemkab Kampar

Jum’at, 30 Januari 2015 18:30
Kasus Korupsi Dana Pam Pilkda 2011,
Polisi Segera Tahan Kakansatpol PP Kampar


Jum’at, 30 Januari 2015 18:23
Raskin di Rohul Berkutu,
Bulog Tambusai Sebut Pihaknya Hanya Menditrsibusikan


Jum’at, 30 Januari 2015 18:12
Selewengkan Dana Banyuan Masyarakat,
Tiga Mantan Pengurus UPK Dayang Daipa, Kuansing Diadili




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 24 Juli 2013 14:39
Pengembangan Suap PON,
Rahman Akil Diperiksa KPK untuk Tersangka Gubri


Penyidik KPK terus mengembangkan kasus suap PON. Saksi baru diperiksa atas nama Rahman Akil untuk tersangka Gubri M Rusli Zainal.

Riauterkini-JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pengembangan kasus Tindak Pidana Korupsi (TPK) terkait pelaksaan kelanjutan pekerjaan venue PON ke XVIII di Riau. Hari ini, Rabu (24/7/13) Penyidik KPK memanggil Rahman Akil sebagai saksi atas kasus suap PON Riau atas tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal.

Pemanggilan ini tak lepas dari penggeledahan yang dilakukan Penyidik KPK beberapa waktu lalu di kediaman M Akil dan Rahman Akil sendiri di Jakarta.

Dimana dari hasil penggeledahan tersebutlah, hari ini Penyidik KPK meminta keterangan Rahman Akil sebagai saksi. Rahman Akil sendiri disebut sebagai karyawan swasta oleh KPK dan dipanggil terkait pelaksanaan kelanjutan pekerjaan venue PON ke XVIII Riau.

Selain Rahman Akil yang diperiksa Penyidik KPK hari ini, ada juga nama Davis Yanuar Kurniadi yang merupakan Kuasa Direksi PT Mandiri Cipta Gemilang (St. Mritz Apartemen) dan Adi Pranowo yang juga Kuasa Direksi PT Mandiri Cipta Gemilang (St. Mritz Apartemen).

Sebelumnya, KPK menyebutkan kasus PON ini akan terus dikembangkan sampai ke pengadaan proyek venue-venue PON ke XVIII Riau. Dimana KPK menduga ada kejanggalan-kejanggalan dalam pengadaan dan tender proyek di sejumlah venue PON tersebut.

Ini dibuktikan dengan dipanggilnya tiga saksi dari pihak swasta dan perusahaan yang diduga ikut dalam tender proyek sejumlah venue-venue PON Riau.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
saleh
Pak KPK, tolong periksa tender abal-abal RITOS lahan ex-MTQ. Pemilik RITOS sesungguhnya RZ, tp dimanipulasi, ecek2nya itu punya cina Bagan. Lalu lahan ex-Kantor Pertanian Prop. Riau juga punya RZ yang melalui simsilabim alias pencucian uang yang rumi


Berita Hukum lainnya..........
- Wanita Tunawicara Diperkosa di Tualang, Siak
- Aksi Terus Berkelanjutan,
Ratusan Masyarakat Tuntuk PT IKS Kembalikan Lahan 1.750 Ha

- Kasus Korupsi Dana Pam Pilkda 2011,
Polisi Segera Tahan Kakansatpol PP Kampar

- Selewengkan Dana Banyuan Masyarakat,
Tiga Mantan Pengurus UPK Dayang Daipa, Kuansing Diadili

- Pulang Bekerja, Polwan Dit Pam Obvit Polda Riau Dijambret OTK
- Ditinggal Pergi Wirid, Rumah Warga Kampar Hangus Terbakar
- Polisi Akui Murni Kecelakaan,
Bocah 4 Tahun di Rohul Tewas di Kolam Galian di Rambah Hilir



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.197.127.233
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com