Untitled Document
Jumat, 6 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 27 Maret 2015 18:54
11.865 Siswa Inhu Jadi Peserta UN 2015 Tingkat SMP dan SMA

Jum’at, 27 Maret 2015 18:48
Peserta Diklat P4S Kampar Difokuskan di RTMPE

Jum’at, 27 Maret 2015 18:41
Antisipasi Karhutla, 40,8 TON Garam Ditaburkan Untuk Hujan Buatan di Riau

Jum’at, 27 Maret 2015 18:29
Dialog di RRI bersama Bupati Kampar,
Ilyas Husti Sebut Program 3 Zero Kampar Perlu Dukungan Masyarakat


Jum’at, 27 Maret 2015 18:24
Terjerat Dua Kasus Sekaligus,
KPK Belum Terapkan Pasal TTPU Untuk Gubri Nonatif Annas Maamun


Jum’at, 27 Maret 2015 18:13
Bupati Kampar: Alumni P4S Pelopor Program Tiga Zero

Jum’at, 27 Maret 2015 18:04
Hadiri Panen Raya di Kempas,
Bupati Inhil Ajak Warga Manfaatkan Lahan Buat Persawahan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 24 Juli 2013 14:39
Pengembangan Suap PON,
Rahman Akil Diperiksa KPK untuk Tersangka Gubri


Penyidik KPK terus mengembangkan kasus suap PON. Saksi baru diperiksa atas nama Rahman Akil untuk tersangka Gubri M Rusli Zainal.

Riauterkini-JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pengembangan kasus Tindak Pidana Korupsi (TPK) terkait pelaksaan kelanjutan pekerjaan venue PON ke XVIII di Riau. Hari ini, Rabu (24/7/13) Penyidik KPK memanggil Rahman Akil sebagai saksi atas kasus suap PON Riau atas tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal.

Pemanggilan ini tak lepas dari penggeledahan yang dilakukan Penyidik KPK beberapa waktu lalu di kediaman M Akil dan Rahman Akil sendiri di Jakarta.

Dimana dari hasil penggeledahan tersebutlah, hari ini Penyidik KPK meminta keterangan Rahman Akil sebagai saksi. Rahman Akil sendiri disebut sebagai karyawan swasta oleh KPK dan dipanggil terkait pelaksanaan kelanjutan pekerjaan venue PON ke XVIII Riau.

Selain Rahman Akil yang diperiksa Penyidik KPK hari ini, ada juga nama Davis Yanuar Kurniadi yang merupakan Kuasa Direksi PT Mandiri Cipta Gemilang (St. Mritz Apartemen) dan Adi Pranowo yang juga Kuasa Direksi PT Mandiri Cipta Gemilang (St. Mritz Apartemen).

Sebelumnya, KPK menyebutkan kasus PON ini akan terus dikembangkan sampai ke pengadaan proyek venue-venue PON ke XVIII Riau. Dimana KPK menduga ada kejanggalan-kejanggalan dalam pengadaan dan tender proyek di sejumlah venue PON tersebut.

Ini dibuktikan dengan dipanggilnya tiga saksi dari pihak swasta dan perusahaan yang diduga ikut dalam tender proyek sejumlah venue-venue PON Riau.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
saleh
Pak KPK, tolong periksa tender abal-abal RITOS lahan ex-MTQ. Pemilik RITOS sesungguhnya RZ, tp dimanipulasi, ecek2nya itu punya cina Bagan. Lalu lahan ex-Kantor Pertanian Prop. Riau juga punya RZ yang melalui simsilabim alias pencucian uang yang rumi


Berita Hukum lainnya..........
- Terjerat Dua Kasus Sekaligus,
KPK Belum Terapkan Pasal TTPU Untuk Gubri Nonatif Annas Maamun

- Diperiksa KPK, Saqlul Akui Diperintah Asisten II Kumpulkan Uang Suap
- Ternyata Karyawan Angkringan,
Mayat Dibuang di Parit Terdapat 27 Tusukan

- Dituduh Hamil Sebelum Tunangan,
Anggota DPRD Kampar "Polisikan" PU Media Online

- Karyawati Bank di Duri Diculik OTK
- Kapolsek Razif Silaturahmi ke SD 012 Pangkalan Kerinci
- Diperiksa KPK, Kepala BPBD Riau Tak Sholat Jumat


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.23.53.116
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com