Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 10 Desember 2016 04:03
Karyawan PT Indofood Pekanbaru Tewas Ditikam Teman Sendiri

Jum’at, 9 Desember 2016 21:41
Pengendara Motor di Bengkalis Tewas Tertabrak Mobil Dinas Pemkab Siak

Jum’at, 9 Desember 2016 20:59
Pentas Seni HAKI dari Rohil Mendapat Sambutan Hangat

Jum’at, 9 Desember 2016 20:48
Mal Ciputra Seraya Pekanbaru Gelar Home Decor

Jum’at, 9 Desember 2016 20:27
Tindak Pidana Curas,
DPO Polres Rohil Berhasil Ditangkap


Jum’at, 9 Desember 2016 19:55
Peringati HAKI 2016, Kejari Rohul Bagikan Seribu Stiker dan Brosur Anti Korupsi

Jum’at, 9 Desember 2016 19:17
Sepuluh Calon Kades di Rohul Ajukan Gugatan Pilkades 2016

Jum’at, 9 Desember 2016 18:52
Sepuluh Rumah di Asrama Pancasila Pekanbaru Terbakar

Jum’at, 9 Desember 2016 18:43
Besok, Putri Pariwisata Indonesia Ramaikan Parade Kain Tradisional Riau

Jum’at, 9 Desember 2016 18:38
HAKI 2016, Kejari Dumai Bersama Awak Media Bagikan Stiker Anti Korupsi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 24 Juli 2013 14:39
Pengembangan Suap PON,
Rahman Akil Diperiksa KPK untuk Tersangka Gubri


Penyidik KPK terus mengembangkan kasus suap PON. Saksi baru diperiksa atas nama Rahman Akil untuk tersangka Gubri M Rusli Zainal.

Riauterkini-JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pengembangan kasus Tindak Pidana Korupsi (TPK) terkait pelaksaan kelanjutan pekerjaan venue PON ke XVIII di Riau. Hari ini, Rabu (24/7/13) Penyidik KPK memanggil Rahman Akil sebagai saksi atas kasus suap PON Riau atas tersangka Gubernur Riau HM Rusli Zainal.

Pemanggilan ini tak lepas dari penggeledahan yang dilakukan Penyidik KPK beberapa waktu lalu di kediaman M Akil dan Rahman Akil sendiri di Jakarta.

Dimana dari hasil penggeledahan tersebutlah, hari ini Penyidik KPK meminta keterangan Rahman Akil sebagai saksi. Rahman Akil sendiri disebut sebagai karyawan swasta oleh KPK dan dipanggil terkait pelaksanaan kelanjutan pekerjaan venue PON ke XVIII Riau.

Selain Rahman Akil yang diperiksa Penyidik KPK hari ini, ada juga nama Davis Yanuar Kurniadi yang merupakan Kuasa Direksi PT Mandiri Cipta Gemilang (St. Mritz Apartemen) dan Adi Pranowo yang juga Kuasa Direksi PT Mandiri Cipta Gemilang (St. Mritz Apartemen).

Sebelumnya, KPK menyebutkan kasus PON ini akan terus dikembangkan sampai ke pengadaan proyek venue-venue PON ke XVIII Riau. Dimana KPK menduga ada kejanggalan-kejanggalan dalam pengadaan dan tender proyek di sejumlah venue PON tersebut.

Ini dibuktikan dengan dipanggilnya tiga saksi dari pihak swasta dan perusahaan yang diduga ikut dalam tender proyek sejumlah venue-venue PON Riau.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
saleh
Pak KPK, tolong periksa tender abal-abal RITOS lahan ex-MTQ. Pemilik RITOS sesungguhnya RZ, tp dimanipulasi, ecek2nya itu punya cina Bagan. Lalu lahan ex-Kantor Pertanian Prop. Riau juga punya RZ yang melalui simsilabim alias pencucian uang yang rumi


Berita Hukum lainnya..........
- Karyawan PT Indofood Pekanbaru Tewas Ditikam Teman Sendiri
- Pengendara Motor di Bengkalis Tewas Tertabrak Mobil Dinas Pemkab Siak
- Tindak Pidana Curas,
DPO Polres Rohil Berhasil Ditangkap

- Sepuluh Rumah di Asrama Pancasila Pekanbaru Terbakar
- Selama 2016, Kejari Dumai Penjarakan 12 Pelaku Tindak Pidana Korupsi
- Ibu Muda Pembuang Bayi di Minas Ditangkap
- Salahi Wilayah Tangkap Dua Nelayan Meranti Ditetapkan sebagai Tersangka


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.159.189.139
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com