Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Nopember 2017 09:40
Respon Putusan Bawaslu, KPU Terima Pendaftaran 9 Parpol

Ahad, 19 Nopember 2017 09:24
2.400 Pelari Ramaikan Foam Run Telkomsel Di Kota Pekanbaru

Ahad, 19 Nopember 2017 05:17
HGN 2017, Bupati Inhil Tegaskan Peran Guru Mencerdaskan Anak Bangsa

Sabtu, 18 Nopember 2017 17:38
MUI Kuansing Lakukan Pemetaan Aliran Sesat

Sabtu, 18 Nopember 2017 16:52
Dishub Dumai Segera Tertibkan Travel Ilegal

Sabtu, 18 Nopember 2017 15:03
Diduga Frustasi dengan Penyakitnya,
Seorang Bapak di Gunung Toar Nekad Gantung Diri


Sabtu, 18 Nopember 2017 13:32
1x24 Jam Napi Bandar Narkoba Malaysia Kabur,
Tiga Petugas Kemenkum HAM Lakukan Pemeriksaan 4 Petugas Lapas Bengkalis


Sabtu, 18 Nopember 2017 12:39
Kapolres Kampar Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak

Sabtu, 18 Nopember 2017 11:41
Asah Kemampuan, Personel Inhil Taja Latihan Bongkar Pasang Senjata SS1

Sabtu, 18 Nopember 2017 11:38
Duta Rohul, Desa Bangun Jaya Juara Pertama Desa Per PHBS Riau 2017

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Senin, 8 Juli 2013 19:42
Tak Terima Dituding Lakukan Penggelapan,
Bendahara KPU Rohul Siap Beberkan Aliran Dana Hibah Rp 1,7 M


Tak terima dituduh gelapkan dana hibah sebesar Rp1,7 miliar, Bendaharawan KPU Rohul mengacam akan membebeerkan aliran dana itu di persidangan.

Riauterkini-PEKANBARU-Bendahara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Heppy Noviardi membantah telah menggelapkan dana hibah sebesar Rp1,7 miliar. Dana tersebut digunakan untuk membayar hutang akibat sejumlah "kebijakan".

"Saya akan beberkan nanti siapa saja dan pejabat mana saja yang menikmati kucuran dana tersebut," katanya kepada sejumlah wartawan di salah satu restoran di Pekanbaru.

Ditekannya, Bank Indonesia (BI) telah melakukan pengecekan terhadap rekening pribadi dirinya dan keluarganya tetapi tidak ditemukan dana tersebut.

"Ini membuktikan dana yang Rp1,7 miliar itu bukan saya pribadi yang memakannya, tetapi ada sejumlah pejabat di Rohul. Data dan bukti siapa saja yang kecipratan dana hibah sejak tahun 2010-2012 itu nanti akan saya beberkan di persidangan," ancamnya.

Salah satu contoh penggunaaan dana hibah itu adalah untuk memperlicin lolosnya anggaran untuk KPU yang diminta oleh oknum orang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohul berinisial B yang kini menjabat kepala dinas.

Waktu itu, Ketua KPU Rohul dianggap tidak mendukung pencalonan Achmad untuk yang periode kedua, sehingga ketika dia terpilih sebagai Bupati Rohul, Achmad disposisi untuk pencaiaran dana diulur-ulur sampai 11 bulan lamanya.

Untuk membayar gaji pegawai honorer, KPU lalu berhutang kepada pihak rentenir. Nyawa Heppy menjadi terancam, karana salah satu tempat dirinya berhutang menagih utang dengan membawa senjata tajam.

Heppy juga mengaku siap diperiksa dan audit harta kekayaannya. Tetapi dia juga meminta aparat kepolisian juga memeriksa oknum Komisioner KPU Kabupaten Rohul, Sekretaris KPU, bahkan hingga ke staf yang paling rendah. Selain itu, beberapa pejabat di luar KPU terutama J, Bendahara Hibah DPKA Rohul yang harta kekayaan tidak wajar.

"Saya tidak ingin dijadikan tumbal seorang diri. Saya akan ungkap semua yang menerima uang hibah itu di persidangan nanti," ancamnya.

Seperti diberitakan riauterkini.com, Jumat (5/7/2013), Bendaharawan KPU Heppy Noviardi dilaporkan ke Polres Rohul oleh Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Jaharuddin SP,MM. Heppy dilaporkan ke polisi karena disangka telah melakukan penggelapan dana hibah KPU Rohul sebesar Rp.1,7 miliar yang bersumber dari APBD Rohul tahun anggaran 2012.***(son)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Frustasi dengan Penyakitnya,
Seorang Bapak di Gunung Toar Nekad Gantung Diri

- 1x24 Jam Napi Bandar Narkoba Malaysia Kabur,
Tiga Petugas Kemenkum HAM Lakukan Pemeriksaan 4 Petugas Lapas Bengkalis

- Asah Kemampuan, Personel Inhil Taja Latihan Bongkar Pasang Senjata SS1
- Jatuh ke Sungai Saat Merawai,
Penderita Epilepsi di Concong, Inhil Tewas Tenggelam

- Kisah Novia, Nyaris Jadi Tersangka Penyelundupan Sabu ke Lapas Bengkalis
- Bertabrakan dengan Mobil Terano, Warga Kuansing Ini Meninggal Dunia
- Razia di Jalan Raya,
Polres Siak Amankan 260 Hp Diduga Ilegal dan 3 Pria

- Tidak Cukup Bukti,
Wanita Cantk Terduga Pembawa Sabu ke Lapas Bengkalis Ini Dibebaskan Polisi

- Ayah Bejat di Rohul Ini Cabuli Anak Tirinya Berulang Kali
- Edarkan Ganja, 2 Pria di Duri, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Polsek Tapung, Kampar Ringkus Seorang Pengedar Shabu
- Modus Gunakan Jasa Travel, Pengiriman Paket Sabu-sabu dan Ekstasi di Pekanbaru Dibongkar Polisi
- Ekspos 2,95 Kilogram Sabu, Kapolres Bengkalis Akui Kurir Dikendalikan dari Lapas Banjarmasin
- Napi Narkoba WN Malaysia Kabur Dari Lapas Bengkalis
- Korban Dicekoki Miras, Oknum Ketua RT di Pelalawan Dua Kali Gagahi Gadis 15 Tahun
- Seorang Nenek Ditemukan Tewas Terapung di Tanah Merah, Inhil
- Ratusan Buruh dari Desa Pekan Tua Demo Kantor Bea Cukai Tembilahan
- Dikabarkan Kuasa Dicabut,
Pengacara Tersangka Korupsi RTH Tetap Ajukan Prapid

- Korupsi Dana Diksar Satpol PP Bengkalis,
Kasatpol PP dan Kasi Ops Dihukum 1 Tahun 4 Bulan Penjara

- Setahun DPO, Pelaku Curas Ditangkap Polsek Tembilahan, Inhil


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.134.32
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com