Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Agustus 2017 21:55
Dibanding Merebut,
Bupati Kampar Sebut Mengisi Kemerdekaan Lebih Berat


Senin, 21 Agustus 2017 20:42
Dilantik Ketum DPP, Wartawan Riauterkinicom Resmi Pimpin DPD IWO Siak

Senin, 21 Agustus 2017 20:15
Sekretaris KPU  Lantik 3 Pejabat Eselon III

Senin, 21 Agustus 2017 19:43
Sempurnakan Draf RTRW Riau, Seluruh Fraksi Sepakati Waktu Sepekan

Senin, 21 Agustus 2017 19:27
Bengkalis Bertekad Pertahankan Juara Umum Porprov Riau 2017

Senin, 21 Agustus 2017 19:24
Gubri Resmikan Mulainya Pembangunan Spam Durolis Resmi Dimulai

Senin, 21 Agustus 2017 19:14
Sampaikan Aspirasi, Seratusan Warga Gerak Datangi DPRD Bengkalis

Senin, 21 Agustus 2017 17:14
Buka Muskab IV PMI,
Bupati Inhil Minta Kebiasaan Donor Darah Ditumbuhkan di Masyarakat


Senin, 21 Agustus 2017 17:03
Pelantikan Kades Serentak di Bengkalis Dibagi Empat Lokasi

Senin, 21 Agustus 2017 16:35
Bupati dan Wabup Rohul Buka Pawai Taaruf Pembukaan MTQ XVII Tingkat Kabupaten



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Jum’at, 5 Juli 2013 17:39
Terlibat Peredaran Narkotika,
Dua Personil Lanud Roesmin Nurjadin Diciduk BNN


Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap enam tersangka peredaran narkotika. Dua di antaranya oknum personil Lanud Roesmin Nurdjadin Pekanbaru.

Riauterkini-PEKANBARU- Setelah penggerebekan judi di XP Club oleh Tim Bareskrim Mabes Polri, beberapa waktu yang lalu, giliran Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap jaringan narkoba di salah satu club malam ternama itu. BNN juga mengungkap bahwa 2 dari 6 orang tersangka adalah oknum TNI AU dari Pangkalan Angkatan Udara Roesmin Nurdjadin Pekanbaru.

Kepala BNNP Riau, Kombes Pol. Bambang Setiawan didampingi Ketua Tim dari BNN RI, Kombes Pol. Slamet Pribadi mengatakan ini adalah bukti bahwa tidak semua aparat membekingi arena hiburan malam. "Kita membela negara. Tidak ada membela mafia," tegas Kombes Pol. Slamet Pribadi.

Enam tersangka tersebut masing-masing berinisial, KS, BW (oknum TNI AU), JC, RY, AM dan S. Kini, enam tersangka tersebut sudah diamankan ke Markas BNN RI, Jakarta untuk penyidikan lebih lanjut.

Dari informasi yang berhasil dirangkum, awalnya anggota menangkap BW, JC serta RY pada Selasa (2/7/13) sekitar pukul 11.00 WIB, di Perumahan Jondul. Petugas menangkap tangan di dalam mobil milik tersangka BW 300 butir ekstasi.

Malam berikutnya, Kamis (4/7/13) dini hari, petugas menangkap AM dan S di arena hiburan malam XP Club, Jalan Sudirman, Pekanbaru. Di sana, turut diamankan seratusan butir pil ekstasi sebagai barang bukti.

Setelah itu, Jumat (5/7/13) dini hari, ditangkaplah gembong besar jaringan tersebut yang berinisial KS, di salah satu Hotel ternama yang ada di Pekanbaru.

"Kita menangkapnya di Hotel. Dan kita menemukan beberpaa pket sabu siap edar yang masing-masing berisi 10 gram," jelas Kombes Pol. Slamet Pribadi.

Diungkapkan Kombes Pol. Slamet Pribadi, jaringan tersebut sudah diincar dan diintai oleh BNN RI semenjak 5 bulan yang lalu. "Kita sudah 5 bulan melacak mereka. Kini tersangka diamankan di BNN Jakarta guna penyidikan lebih lanjut," jelasnya.

Selain itu, ia berjanji akan mengembangkan dan tidak menutup kemungkinan ada penambahan tersangka lain. "Namun, kalau terkait pemilik club malam tersebut, kita belum bisa memastikan. Karena sulit untuk menjerat mereka," ungkapnya.

Tersangka-tersangka itu dijerat melanggar Undang-Undang nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Diserahkan ke POM TNI AU di Jakarta

Sementara itu Komanan Lanud Roesmin Nurdjadin Kolonel Penerbang Andywan saat dihubungi riauterkinicom membenarkan adanya penangkapan dua personilnya oleh tim BNN.

"Memang benar. Keduanya saat ini masih dalam proses pemeriksaan POM TNI AU. Kita serahkan perosesnya kepada aturan yang ada," tururnya.

Dikatkaan Andywan, mekanisme untuk pelanggaran prajurit sudah jelas. Jika nantinya terbukti bersalah, ada sanksi tegas yang mengancam. Sementara jika tidak terbukti bersalah, dibebaskan dan hak-haknya sebagai prajurit TNI AU dikembalikan.

Lebih lanjut Andywan mengatakan, bahwa kedua personil TNI AU tersebut saat sudah diserahkan BNN kepada POM TNI. "Keduanya ditahan POM TNI AU di Jakarta," demikian penjelasannya.

Sementara itu, dari di rumah salah seorang personil TNI AU yang ditangkap, yakni di Jalan Iklas Gang Mantri No.10 Bukitraya, Jumat (5/7/13) siang terlihat sejumlah personil POM TNI AU datang. Tidak ada keterangan sama sekali mengenai tujuan kedatangan personil POM AU rumah yang tergolong megah di banding rumah lainnya di sekitar tersebut. ***(gem)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Putra inhil selatan
Penangkapan ini seakan memberikan cambuk bgi yg lain nya?dan harus di hukum seberat2 nya tanpa ampun,


loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Jaksa Batal Tuntut Lima Terdakwa Korupsi RSS Langgam, Pelalawan
- Dishub tak Tau Alamat Kantor Angkutan Online,
Satpom PP Siap Menindak Gunakan Tiga Perda

- Maling Gondol Sepeda Motor Warga Duri dari Teras Rumah
- Organda Sebut 9 Taksi Rusak Akibat Bentrok di Depan Mal SKA
- Pemko Dianggap tak Tegas, Supir Taksi Konvesional tak Jamin Bentrok Berakhir
- Protes Angkutan Online, Seratuan Taksi Blokir Kantor Walikota Pekanbaru
- Polresta Pekanbaru Proses Laporan Supir Taksi Kopsi Pukuli Pengemudi Go Jek dan Go Car


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.156.50.71
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com