Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 27 Juni 2017 20:46
H+3 Lebaran, Diperkirakan 10.000 Pengunjung Padati Pantai Solop Inhil

Selasa, 27 Juni 2017 20:00
Bupati Inhil Silahturrahmi ke Gubernur dan Forkopimda Riau

Selasa, 27 Juni 2017 18:13
Antisipasi Keamanan Lapas,
Kabag Ops Polres Kampar Kunjungi Lapas Kelas IIb Bangkinang


Selasa, 27 Juni 2017 18:08
Balon Gubri Harris Buka Kejuaraan Motorcross di Tapung, Kampar

Selasa, 27 Juni 2017 18:02
Pergi Berlebaran,
Seorang Bocah di Inhil Tewas Terbentur Besi Mesin Pompong


Selasa, 27 Juni 2017 17:42
Sebar Personel di Pusat Keramaian,
Kapolresta Pantau Situasi Keamanan Pekanbaru di Hari Ketiga Lebaran


Selasa, 27 Juni 2017 17:37
6 Rumah Rusak,
Longsor Kembali Terjadi di Kuala Enok, Inhil


Selasa, 27 Juni 2017 15:10
Belasan Orang Terjebur,
Pelabuhan Rakyat Desa Tanjung Gadai, Meranti Ambruk


Selasa, 27 Juni 2017 13:23
Mayat Tanpa Identitas di Desa Kuala Sebatu Ternyata Warga Tembilahan, Inhil

Selasa, 27 Juni 2017 08:13
Tamu Tagram Hotel Pekanbaru Kehilangan Perhiasaln Rp70 juta



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Kamis, 27 Juni 2013 18:08
Kasus Korupsi Sisa Anggaran 2,4 M,
Kepala Inspektorat Inhu Mangkir Dipanggil Kejari Rengat


Jaksa akan kembali melakukan pemanggilan kepada Kepala Inspektorat Inhu. Ia sempat mangkir pada pemanggilan kasus korupsi sisa anggaran APBD 2012 senilai 2,4 miliar.

Riauterkini -RENGAT- Kepala Inspektorat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) mangkir saat dipanggil Kejaksaan Negeri (Kejari) Rengat yang menindak lanjuti korupsi sisa anggaran APBD Inhu 2012 senilai 2,4 miliar.

Mangkirnya Kepala Inspektorat Pemkab Inhu Rosmardi dari panggilan Kejari Rengat sebagai saksi ini disampaikan Kasi Intel Kejari Rengat Restu Andi Cahyono kepada wartawan Kamis (27/6/13) di Pematang Reba mengatakan, dari dua saksi yang dipanggil untuk dimintai keterangan, hanya saksi mantan Kabag Keuangan Setda Inhu yang memenuhi surat panggilan Kejari Rengat. Sementara saksi Rosmardi Kepala Inspektorat Pemkab Inhu tidak hadir dengan alasan sedang mengikuti kegiatan diluar kota. “ Saksi yang belum datang tetap akan dipanggil ulang melalui surat panggilan kedua,” tandasnya.

Mangkirnya saksi Rosmardi tidak menghalangi pihak Kejari Rengat untuk mengumpulkan keterangan guna pengembangan kasus korupsi sisa anggaran ini, walaupun jumlah saksi tidak dapat ditentukan sebab keterangan saksi sifatnya untuk mencari bukti-bukti atau membuat terangnya suatu tindak pidana. “Yang jelas saksi yang belum datang tetap akan dipanggil ulang dan kedepan kalau keterangan yang dibutuhkan masih kurang akan dilakukan pemanggilan saksi lainnya, namun tidak menutup kemungkinan status saksi dapat menjadi tersangka,” tegasnya.

Sementara itu pemeriksaan terhadap mantan Kabag Keuangan Setda Inhu Hasman Dayat sebagai saksi, dilakukan setelah sebelumnya Kejari Rengat menetapan status tersangka terhadap Rosdianto alias Bujang Kait sebagai tersangka kasus korupsi sisa anggaran APBD Inhu 2012 senilai Rp 2,4 miliar dan mantan pembantu bendahara, Putra Gunawan sebagai tersangka dalam kasus yang sama dengan nilai Rp 109 juta. " Terhadap saksi mantan Kabak Keuangan Setda Inhu Hasman Dayat telah dilakukan pemeriksaan pada Rabu (26/3/13), dengan dimintai keterangan dari pukul 09.00 hingga pukul 15.30 Wib untuk menjawab 20 pertanyaan yang diajukan," ujarnya.

Kasi Intel Kejari Rengat tidak menjelaskan lebih rinci keterangan apa saja yang sudah diperoleh dari Hasman Dayat. Namun keterangan yang diminta dari mantan Kabag Keuangan Setda Inhu itu seputar dugaan korupsi yang dilakukan dua tersangka dan kemana saja aliran uang tersebut diberikan. " Kita masih terus dalami dan kembangkan kasus ini, untuk mengetahui siapa saja yang terlibat dan harus bertanggung jawab terhadap sisa anggaran yang harus dipertanggung jawabkan," ungkapnya. *** (guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Putra Pematang Reba
salah satu tersangka korupsi yang 100 an juta itu memang orang sok hebat, sok kaya, sok segala2nya. kalu bisa kari Harus Tuntut seberat2nya la para penjahat yang menghabiskan uang kami ini. kalu perlu kami akan beri dukungan publik nanti untuk melaks

POETRA RENGAT
scara pribadi sy sunggh sedih, knapa hal ini bisa terjadi, bisa kecolongan, bahkan dg nilai yg tak sedikit. terus selama ini bagaimana dg pengawasn intern?

warga Inhu
kapan sekda Inhu Raja Erisman dipanggil,beliaukan pengguna anggaran di Setdakab Inhu,sementara itu Bujang kait,Rosdianto itu Bendahara pembantu Setdakab Inhu,dan asisten III,Agus rianto harus dipanggil,die nich bernafsu nak jadi sekda


loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Antisipasi Keamanan Lapas,
Kabag Ops Polres Kampar Kunjungi Lapas Kelas IIb Bangkinang

- Pergi Berlebaran,
Seorang Bocah di Inhil Tewas Terbentur Besi Mesin Pompong

- Sebar Personel di Pusat Keramaian,
Kapolresta Pantau Situasi Keamanan Pekanbaru di Hari Ketiga Lebaran

- Belasan Orang Terjebur,
Pelabuhan Rakyat Desa Tanjung Gadai, Meranti Ambruk

- Seorang Bayi Tewas Terpanggang,
Dua Rumah di Rambah, Rohul Ludes Terbakar

- Polres Inhil Sebut Kebakaran Ludeskan 60 Perumahan Karyawan PT Pulau Sambu
- Berupaya Kabur, Provokator Kaburnya Napi Sialang Bungkuk Di-"dor"


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.111.72
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com