Untitled Document
Sabtu, 29 Muharram 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 22 Nopember 2014 19:31
Presiden Jokowi akan Blusukan ke Pasar Bawah Pekan Depan

Sabtu, 22 Nopember 2014 17:45
Pemkab Rohul Bakal Relokasi Korban Langganan Banjir di Bonai

Sabtu, 22 Nopember 2014 17:42
Interfood Indonesia 2014 di Jakarta, Meranti Sabet Unique Stand Award

Sabtu, 22 Nopember 2014 17:31
Ada Rencana Presiden Jokowi ke Meranti Pekan Depan

Sabtu, 22 Nopember 2014 17:29
5.120 Murid PAUD Rohul Cetak Rekor MURI Sholat Dhuha Usia Dini

Sabtu, 22 Nopember 2014 16:39
Dianggap Gertak Sambal,
Dispas Bengkalis Kembali Pertimbangkan Usulan PKL di Duri


Sabtu, 22 Nopember 2014 15:24
Jalan Lintas Rohil ke Rohul Kondisinya Rusak Parah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 27 Juni 2013 18:08
Kasus Korupsi Sisa Anggaran 2,4 M,
Kepala Inspektorat Inhu Mangkir Dipanggil Kejari Rengat


Jaksa akan kembali melakukan pemanggilan kepada Kepala Inspektorat Inhu. Ia sempat mangkir pada pemanggilan kasus korupsi sisa anggaran APBD 2012 senilai 2,4 miliar.

Riauterkini -RENGAT- Kepala Inspektorat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) mangkir saat dipanggil Kejaksaan Negeri (Kejari) Rengat yang menindak lanjuti korupsi sisa anggaran APBD Inhu 2012 senilai 2,4 miliar.

Mangkirnya Kepala Inspektorat Pemkab Inhu Rosmardi dari panggilan Kejari Rengat sebagai saksi ini disampaikan Kasi Intel Kejari Rengat Restu Andi Cahyono kepada wartawan Kamis (27/6/13) di Pematang Reba mengatakan, dari dua saksi yang dipanggil untuk dimintai keterangan, hanya saksi mantan Kabag Keuangan Setda Inhu yang memenuhi surat panggilan Kejari Rengat. Sementara saksi Rosmardi Kepala Inspektorat Pemkab Inhu tidak hadir dengan alasan sedang mengikuti kegiatan diluar kota. “ Saksi yang belum datang tetap akan dipanggil ulang melalui surat panggilan kedua,” tandasnya.

Mangkirnya saksi Rosmardi tidak menghalangi pihak Kejari Rengat untuk mengumpulkan keterangan guna pengembangan kasus korupsi sisa anggaran ini, walaupun jumlah saksi tidak dapat ditentukan sebab keterangan saksi sifatnya untuk mencari bukti-bukti atau membuat terangnya suatu tindak pidana. “Yang jelas saksi yang belum datang tetap akan dipanggil ulang dan kedepan kalau keterangan yang dibutuhkan masih kurang akan dilakukan pemanggilan saksi lainnya, namun tidak menutup kemungkinan status saksi dapat menjadi tersangka,” tegasnya.

Sementara itu pemeriksaan terhadap mantan Kabag Keuangan Setda Inhu Hasman Dayat sebagai saksi, dilakukan setelah sebelumnya Kejari Rengat menetapan status tersangka terhadap Rosdianto alias Bujang Kait sebagai tersangka kasus korupsi sisa anggaran APBD Inhu 2012 senilai Rp 2,4 miliar dan mantan pembantu bendahara, Putra Gunawan sebagai tersangka dalam kasus yang sama dengan nilai Rp 109 juta. " Terhadap saksi mantan Kabak Keuangan Setda Inhu Hasman Dayat telah dilakukan pemeriksaan pada Rabu (26/3/13), dengan dimintai keterangan dari pukul 09.00 hingga pukul 15.30 Wib untuk menjawab 20 pertanyaan yang diajukan," ujarnya.

Kasi Intel Kejari Rengat tidak menjelaskan lebih rinci keterangan apa saja yang sudah diperoleh dari Hasman Dayat. Namun keterangan yang diminta dari mantan Kabag Keuangan Setda Inhu itu seputar dugaan korupsi yang dilakukan dua tersangka dan kemana saja aliran uang tersebut diberikan. " Kita masih terus dalami dan kembangkan kasus ini, untuk mengetahui siapa saja yang terlibat dan harus bertanggung jawab terhadap sisa anggaran yang harus dipertanggung jawabkan," ungkapnya. *** (guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Putra Pematang Reba
salah satu tersangka korupsi yang 100 an juta itu memang orang sok hebat, sok kaya, sok segala2nya. kalu bisa kari Harus Tuntut seberat2nya la para penjahat yang menghabiskan uang kami ini. kalu perlu kami akan beri dukungan publik nanti untuk melaks

POETRA RENGAT
scara pribadi sy sunggh sedih, knapa hal ini bisa terjadi, bisa kecolongan, bahkan dg nilai yg tak sedikit. terus selama ini bagaimana dg pengawasn intern?

warga Inhu
kapan sekda Inhu Raja Erisman dipanggil,beliaukan pengguna anggaran di Setdakab Inhu,sementara itu Bujang kait,Rosdianto itu Bendahara pembantu Setdakab Inhu,dan asisten III,Agus rianto harus dipanggil,die nich bernafsu nak jadi sekda


Berita Hukum lainnya..........
- Kalah di Praperadilan,
Polda Riau Harus Batalkan SP3 Kasus Penganiayaan Istri Bupati Kampar

- Gugatan Pembongkaran Pasar Tanah Merah,
Hakim Haruskan Bupati dan Pemkab Kampar Bayar Rp19 Miliar

- Nyopet, Residivis di Pekanbaru Tertangkap Lagi
- Polda Riau Jadwalkan Operasi Zebra Serentak Seluruh Kabupaten/Kota
- Curi Sepeda Motor, Seorang Pemuda Babak Belur Dihajar Massa di Pekanbaru
- Tikam Korban Hingga Tewas di Kedai Tuak,
Anton Karok Ternyata Residivis Pembunuhan

- Lagi, Tahanan Lapas Bengkalis Kabur


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.192.130
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com