Untitled Document
Rabu, 23 Syawwal 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 20 Agustus 2014 19:37
Warga Pulau Gadang Berharap Pemkab Kampar Bangun Stadion Mini

Rabu, 20 Agustus 2014 19:35
Pemko Dumai Gelar Pertemuan Persiapan Penilaian Adipura 2014

Rabu, 20 Agustus 2014 19:32
Bupati Kampar Bubarkan Panitia HUT ke-69 RI

Rabu, 20 Agustus 2014 19:23
Gubri Pastikan Tahun Ini Pemprov Buka Lowongan CPNS

Rabu, 20 Agustus 2014 19:19
Tim Tangguh Kecamatan Kampar Siap Laksanakan Tugas

Rabu, 20 Agustus 2014 19:09
Jefry Noer: KKM Miliki Peluang Besar Sebagai Motor Ekonomi

Rabu, 20 Agustus 2014 18:50
Asik Main Judi,
Enam Orang Karyawan PT Nagasakti Ditangkap Polisi




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 12 Juni 2013 16:07
Polsek Senapelan Amankan 3 Penimbun Solar Subsidi

Tiga tersangka penimbunan BBM bersubsidi diamankan aparat Polsekta Senapelan, Pekanbaru. Seribuan liter solar turut disita.

Riauterkini--PEKANBARU-- Kasus pelanggaran minyak bumi dan gas masih saja marak terjadi. Kali ini, masih dengan modus yang sering dilakukan yaitu menyalahgunakan solar bersubsidi. Tiga tersangka terpaksa di tahan di Mapolsek Senapelan karena kedapatan saat menyalin solar, dini hari tadi (12/6).

Tiga orang tersangka juga terpaksa diamankan, yaitu Ks (33) warga Jalan Kartama, Marpoyan Damai, St (37) warg Jalan Rama Kasih, Tenayan raya dan Hd (33) yang juga warga Jalan Rama Kasih karena kedapatan menyalin minyak di Jalan Parit Indah.

Dua unit mobil, yaitu truk tanky bernomor polisi Bm 9147 MA dan mobil Isuzu Panther BM 1049 dengan solar seribu liter diamankan sebagai barang bukti.

Kapolsek Senapelan, Kompol Devy Firmansyah SIK saat dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim, Ipda Syahrizal SE MSi membenarkan penangkapan tersebut. "Benar. Kita tangkap tadi pagi. Sekrang, kita masih melakukan pemeriksaan," katanya.

Dari informasi yang berhasil dirangkum, tim opsnal Polsek Senapelan melakukan operasi penangkapan pelaku jambret. Dan di lokasi kejadian, terlihat Isuzu Panther tengah beroperasi menyalin solar subsidi untuk rakyat itu ke tanky. Dari pantauan polisi juga terlihat beberapa alat penyalin, seperti selang dan pompa air.

Tidak ingin tutup mata, polisi langsung mengecek dan meminta surat manifest minyak tersebut. Tiga orang tersebut tak mampu menunjukkannya, hingga polisi terpaksa mengamankannya.

Informasi yang dirangkum, mobil isuzu panther tersebut mengambil minyak di SPBU Pandau dengan berulang kali mengisi solar hingga 1000 liter. Diduga, hal itu dilakukan untuk mengelabui polisi. Namun, hingga kini, polisi belum memberikan keterangan siapa pemilik dan kemana minyak tersebut akan dituju, karena masih dalam pemeriksaan.

Tiga tersangka tersebut disangkakan melanggar pasal 55 Undang-Undang nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak Bumi dan Gas dengan ancaman 6 Tahun penjara dan denda Rp60 M. ***(gem)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
wan tajul
Di jln Bandes Sidomulyo Timur setiap hari solar dialihkan ke mobil fanther dan kijang dijual ke perkebunan...ndak ada yg mau menangkap do....dulu pernah digrebek oleh Polresta dgn Polda skrg dah marak lagi tia malam dan tiap hari....

Warga PKU
Tolong di razia mobil pribadi yg nongkrong di beberapa SPBU di pekanbaru. Ciri2 kaca gelap, jenis panther, kijang kapsul dsb. Mereka ini pura2 tidur di SPBU, apalagi malam hari, Tolong pak di razia, tanki penimbunan di modifikasi. Waspadai SPBU di wi


Berita Hukum lainnya..........
- Asik Main Judi,
Enam Orang Karyawan PT Nagasakti Ditangkap Polisi

- Usai Panen, Petani Sawit di Kampar Tenggelam di Sungai
- Korupsi Drainase Kemen PU, Jaksa akan Periksa Kakak Tersangka
- Bupati Bengkalis Pimpin Puncak Hari Anak Nasional 2014
- Polda Riau Tangkap Pengedar Sabu Rp25 Juta
- Sempat Dikarungi, Bocah 9 Tahun Selamat dari Upaya Penculikan
- LAM Riau Turun ke Pungkat, Inhil,
Polisi Mestinya Menyelidiki Penyebab Warga Marah ke PT SAL



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.76.47
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com