Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Oktober 2017 15:14
Waspada akan Diabetes Mellitus, Prodia Gelar Seminar Dokter

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:42
5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:48
Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20
Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:14
Pemred Riauterkini.com Terpilih Pimpin AMSI Wilayah Riau

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:31
Simpan Sabu di Botol Permen, Warga Bathin Solapan, Bengkalis Ditangkap Polisi

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:02
Oktober 2017, Realisasi PADi Bapenda Pekanbaru Tembus Rp 375 Miliyar

Sabtu, 21 Oktober 2017 07:34
Waka DPRD Riau Bantu Murid Nunggak SPP dan Dikeluarkan Sekolah

Sabtu, 21 Oktober 2017 07:26
Pemuda Ujung Batu, Rohul Taja Turnamen Futsam Peringati Sumpah Pemuda

Jum’at, 20 Oktober 2017 22:12
DPP PDIP Benarkan SK Usung M Harris-Yopi Ariyanto di Pilgubri 2018

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Kamis, 6 Juni 2013 13:18
Beredar Informasi DH Melarikan Diri,
Mabes Polri Grebek Judi di XP Club dan Spider Zone


Dua tempat hiburan yang di duga milik DH digrebek Mabes Polri tadi malam. Beredar informasi pengusaha berinisial DH telah melarikan diri.

Riauterkini-PEKANBARU-Puluhan personel dari Mabes Polri menggerebek 2 tempat judi milik seorang pengusaha ternama berinisial DH, yaitu di XP International Executive Club atau kerap disapa XP Club dan satu tempat judi yang diketahui bernama Spider Zone di Jalan Tuanku Tambusai. Beredar informasi bahwa DH dan seorang kepercayaannya, MHK telah melarikan diri.

Namun, terkait penggrebekan yang dipimpin oleh Kasubdit III Dit Tipidum Bareskrim, Kombes Pol Drs Cahyono beserta Kanit I AKBP Susilowadi dan Dir Reskrimum Polda Riau Kombes Pol. Drs. Diat Chardi itu belum memberikan keterangan resmi terkait hal tersebut. Polisi berjanji akan menggelar jumpa pers terkait hal ini.

Dari pantauan dilapangan, terlihat polisi memasuki arena lantai dua XP Club. Di salah satu ruangan itulah terlihat puluhan kalangan muda yang asik bermain.

Namun, tak seorangpun yang berkutik saat penggerebekan tersebut. Polisi langsung mengecek dokumen-dokumen arena permainan judi itu.

Beberapa mesin judi terpaksa diamankan sebagai barang bukti, termasuk ratusan ribu kepingan koin yang turut diamankan beserta pemain dan karyawan pengelola tempat judi itu.

Sementara itu, penggerebekan di Spider Zone Jalan Tuanku Tambusai dipimpin Kanit I Judi Subdit III Dit Tipidum Bareskrim Polri, AKBP Susilowadi. Di lokasi ini, AKBP Susilowadi mengerahkan 15 anggotanya.

Dari informasi yang beredar, pemilik tempat tersebut juga DH. Namun, setelah dicek, surat izinnya tertulis beratas namakan Boy Love Me. Boy juga turut diangkut oleh polisi untuk diperiksa. Namun, hingga berita ini dituliskan, polisi belum memberikan keterangan terkait status Boy, apakah tersangka atau hanya sebatas saksi.

Di tempat ini, Tim Mabes Polri berhasil juga mengamankan sejumlah pemain dan karyawan. Termasuk juga sejumlah barang bukti hadiah berupa sepeda motor, mesin cuci dan aneka hadiah lainnya.

Dua Tempat Tersebut Dibekingi?

Beredar informasi bahwa dua tempat judi tersebut dibekingi beberapa kalangan. Tidak hanya dua tempat itu saja, tempat arena hiburan malam lainnya juga diinformasikan dibekingi.

DH diinformasikan juga mengucurkan dana ke beberapa kalangan tersebut, yang terdiri dari beberapa organisasi, aparat negara beserta polisi itu sendiri dan wartawan. Memang, saat penggerebakan tersebut, tak seorangpun dari kalangan lain yang terlihat membela, kecuali dari pihak pengelola.

Namun, menanggapi hal itu, Kapolda Riau, Brigjen Pol Drs. Sudei Husein saat dikonfirmasi melalui Kabid Humas Polda Riau, AKBP Hermansyah SH SIK membantahnya.

"Tidak ada polisi yang membekingi tempat-tempat seperti itu. Kalau memang diketahui ada yang membekinginya polisi, segera saja laporkan ke Propam. Kalau ada pihak lain, segera saja laporkan. Supaya di dalami," jelasnya.

Ditempat yang berbeda, saat di hubungi Dir Reskrimum menjelaskan jika ada polisi yang membeking akan di tidak."Kalau ada, kita akan tindak. Kita akan mendalaminya lagi," katanya.***(gem)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau
- Simpan Sabu di Botol Permen, Warga Bathin Solapan, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Pekanbaru Gegerkan Warga

- Minta Uang Rp14 Juta ke Korban,
3 Oknum Penyidik Polres Pelalawan Dilaporkan ke Wasidik

- Pungli Terhadap Tahanan, Mantan Kepala Pengamanan Rutan Sialang Bungkuk Segera Diadili
- Tersulut Api Pembakaran Arang,
Tubuh Karyawati Salon di Labuh Baru Barat Pekanbaru Hangus Terbakar

- Jaksa Langsung Banding,
Tiga Oknum Lurah Pemalsu Surat Tanah Divonis 10 Bulan Penjara



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.10.56
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com