Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 25 Mei 2018 07:43
Wasyarakat Kuantan Mudik, Kuansing Siap Menangkan Syamsuar-Edy

Jum’at, 25 Mei 2018 07:40
Hindari Korupsi, 50 Aparatur Desa di Bengkalis Digembleng Soal Hukum

Jum’at, 25 Mei 2018 07:37
Pembina SBAI Tim Garuda Jaya Yuyun Hidayat Buka Seleksi Pemain U-16

Jum’at, 25 Mei 2018 07:33
IMA Chapter Pekanbaru Gelar Goes to Campus di FEB Unri

Jum’at, 25 Mei 2018 07:27
Ibu-Ibu Pengajian Al Hidayah Perawang Tetap Solid Dukung Paslon Nomor 4

Kamis, 24 Mei 2018 21:55
Miliki Sabu-sabu dalam LP,
Baru Bebas, Napi LP Bangkinang Ini Kembali Ditangkap


Kamis, 24 Mei 2018 21:50
Uji 50 Jenis Bahan dan Produk Makanan,
BBPOM Pekanbaru Nihil Temukan Makanan Berbahaya di Bengkalis


Kamis, 24 Mei 2018 20:43
Tokoh Masyarakat Koto Baru Sebut Syamsuar Cagubri Terbaik

Kamis, 24 Mei 2018 20:19
Tahanan Kejari Pekanbaru Kabur Usai Sidang

Kamis, 24 Mei 2018 20:14
Loyalitas dan Militansi Kader Golkar Siak Modal Kemenangan Paslon Nomor 4

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 6 Juni 2013 13:18
Beredar Informasi DH Melarikan Diri,
Mabes Polri Grebek Judi di XP Club dan Spider Zone


Dua tempat hiburan yang di duga milik DH digrebek Mabes Polri tadi malam. Beredar informasi pengusaha berinisial DH telah melarikan diri.

Riauterkini-PEKANBARU-Puluhan personel dari Mabes Polri menggerebek 2 tempat judi milik seorang pengusaha ternama berinisial DH, yaitu di XP International Executive Club atau kerap disapa XP Club dan satu tempat judi yang diketahui bernama Spider Zone di Jalan Tuanku Tambusai. Beredar informasi bahwa DH dan seorang kepercayaannya, MHK telah melarikan diri.

Namun, terkait penggrebekan yang dipimpin oleh Kasubdit III Dit Tipidum Bareskrim, Kombes Pol Drs Cahyono beserta Kanit I AKBP Susilowadi dan Dir Reskrimum Polda Riau Kombes Pol. Drs. Diat Chardi itu belum memberikan keterangan resmi terkait hal tersebut. Polisi berjanji akan menggelar jumpa pers terkait hal ini.

Dari pantauan dilapangan, terlihat polisi memasuki arena lantai dua XP Club. Di salah satu ruangan itulah terlihat puluhan kalangan muda yang asik bermain.

Namun, tak seorangpun yang berkutik saat penggerebekan tersebut. Polisi langsung mengecek dokumen-dokumen arena permainan judi itu.

Beberapa mesin judi terpaksa diamankan sebagai barang bukti, termasuk ratusan ribu kepingan koin yang turut diamankan beserta pemain dan karyawan pengelola tempat judi itu.

Sementara itu, penggerebekan di Spider Zone Jalan Tuanku Tambusai dipimpin Kanit I Judi Subdit III Dit Tipidum Bareskrim Polri, AKBP Susilowadi. Di lokasi ini, AKBP Susilowadi mengerahkan 15 anggotanya.

Dari informasi yang beredar, pemilik tempat tersebut juga DH. Namun, setelah dicek, surat izinnya tertulis beratas namakan Boy Love Me. Boy juga turut diangkut oleh polisi untuk diperiksa. Namun, hingga berita ini dituliskan, polisi belum memberikan keterangan terkait status Boy, apakah tersangka atau hanya sebatas saksi.

Di tempat ini, Tim Mabes Polri berhasil juga mengamankan sejumlah pemain dan karyawan. Termasuk juga sejumlah barang bukti hadiah berupa sepeda motor, mesin cuci dan aneka hadiah lainnya.

Dua Tempat Tersebut Dibekingi?

Beredar informasi bahwa dua tempat judi tersebut dibekingi beberapa kalangan. Tidak hanya dua tempat itu saja, tempat arena hiburan malam lainnya juga diinformasikan dibekingi.

DH diinformasikan juga mengucurkan dana ke beberapa kalangan tersebut, yang terdiri dari beberapa organisasi, aparat negara beserta polisi itu sendiri dan wartawan. Memang, saat penggerebakan tersebut, tak seorangpun dari kalangan lain yang terlihat membela, kecuali dari pihak pengelola.

Namun, menanggapi hal itu, Kapolda Riau, Brigjen Pol Drs. Sudei Husein saat dikonfirmasi melalui Kabid Humas Polda Riau, AKBP Hermansyah SH SIK membantahnya.

"Tidak ada polisi yang membekingi tempat-tempat seperti itu. Kalau memang diketahui ada yang membekinginya polisi, segera saja laporkan ke Propam. Kalau ada pihak lain, segera saja laporkan. Supaya di dalami," jelasnya.

Ditempat yang berbeda, saat di hubungi Dir Reskrimum menjelaskan jika ada polisi yang membeking akan di tidak."Kalau ada, kita akan tindak. Kita akan mendalaminya lagi," katanya.***(gem)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Miliki Sabu-sabu dalam LP,
Baru Bebas, Napi LP Bangkinang Ini Kembali Ditangkap

- Tahanan Kejari Pekanbaru Kabur Usai Sidang
- Polda Riau Ungkap Dua Kasus Narkoba 41 Kilogram Sabu 44000 Butir Ekstasi
- Ikut Edar Sabu, Oknum Satpol PP Rohul dan Tetangganya Ditangkap
- Razia, Satpol PP Pekanbaru Dapti Tempat Hiburan Buka di Malam Ramadhan
- 3 Penjudi Diciduk Polsek Tambusai, Seorang Tersangka Ketahuan Bawa Sabu
- Kredit Motor Pakai KTP Palsu, Seorang Warga Tapung Ditangkap Polisi
- TPPU Penyertaan Modal Pemkab Bengkalis, Mantan Bupati Terancam Jadi Tersangka
- Rampok Toke 2 Kg Emas di Langgam, Salah Seorang Pelaku Hanya Kebagian Rp3 Juta
- Safari ke Bengkalis,
Danrem 031/Wirabima Imbau Masyarakat Aktifkan Siskamling untuk Cegah Teroris

- Sebuah Rumah di Sebauk, Bengkalis Ludes Terbakar
- Klarifikasi LBH PAHAM Cabang Riau, Oknum Pengacaranya Tilap Uang Terpidana Kasus Narkoba
- 5 Kilogram Asal Malaysia Dikendalikan Dari Lapas Kelas II A Pekanbaru
- BNP Riau Tangkap Sican, Kurir Sabu 5 Kilogram dari Jaringan Malaysia
- Korupsi Dana BPMPD Inhil, ASN dan Kobtraktor Divonis 4 Tahun Penjara
- Kisruh Hibah 20 Hektar Lahan Kecamatan Pangkalan Kuras, Kamal Klaim Punya Dasar Kuasai Lahan
- Polsek Tapung Hulu, Kampar Tangkap Bandar Sabu Asal Intan Jaya
- Sejak 2014 Hampir 2 Ton Trenggiling Sudah Terjual,
Saksi: Akui Dapat Keuntungan Rp 200 Ribu Perkilonya

- 3 Tewas 10 Luka-luka, Belasan Warga di Pelalawan Tertimpa Dua Mobil Terlibat Trabrakan Beruntun
- Korupsi Dana Desa, Mantan Camat di Kampar Diadili


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com