Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 17 Desember 2017 18:04
Hindari Macet, Andi Jemput SK DPP PDIP Naik Ojek

Ahad, 17 Desember 2017 18:01
Puluhan Tim Pemadam Kebakaran RAPP Tambah Kompetensi di Situgal

Ahad, 17 Desember 2017 16:51
Kerancuan Regulasi Gambut Ancaman Serius Iklim Investasi Indonesia

Ahad, 17 Desember 2017 16:34
Andi-Suyatno Dapat Dukungan Resmi PDIP di Pilgubri 2018, Yopi Langsung 'Merapat'

Ahad, 17 Desember 2017 15:34
Gelorakan Ajaran Bung Karno, Repdem Rekrut Kader Muda di Siak

Ahad, 17 Desember 2017 15:28
4 Sepeda Motor Jadi Doorprize Gerak Jalan HUT ke-9 Kabupaten Kepulauan Meranti

Ahad, 17 Desember 2017 15:15
Kecam Pernyataan Trump, Ratusan Muslim di Duri Gelar Aksi Damai

Ahad, 17 Desember 2017 14:48
Resmi Diusung PDIP, Suyatno Ajak Kader Partainya dan Masyarakat Menangkan Pilgubri 2018

Ahad, 17 Desember 2017 14:24
Ditutup Wagubri, Pekanbaru Juara Umum MTQ ke-36 Riau di Dumai

Ahad, 17 Desember 2017 14:03
Dewan Bengkalis Tekankan RT dan Dinsos Tak Persulit Masyarakat Kurang Mampu

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Kamis, 6 Juni 2013 13:18
Beredar Informasi DH Melarikan Diri,
Mabes Polri Grebek Judi di XP Club dan Spider Zone


Dua tempat hiburan yang di duga milik DH digrebek Mabes Polri tadi malam. Beredar informasi pengusaha berinisial DH telah melarikan diri.

Riauterkini-PEKANBARU-Puluhan personel dari Mabes Polri menggerebek 2 tempat judi milik seorang pengusaha ternama berinisial DH, yaitu di XP International Executive Club atau kerap disapa XP Club dan satu tempat judi yang diketahui bernama Spider Zone di Jalan Tuanku Tambusai. Beredar informasi bahwa DH dan seorang kepercayaannya, MHK telah melarikan diri.

Namun, terkait penggrebekan yang dipimpin oleh Kasubdit III Dit Tipidum Bareskrim, Kombes Pol Drs Cahyono beserta Kanit I AKBP Susilowadi dan Dir Reskrimum Polda Riau Kombes Pol. Drs. Diat Chardi itu belum memberikan keterangan resmi terkait hal tersebut. Polisi berjanji akan menggelar jumpa pers terkait hal ini.

Dari pantauan dilapangan, terlihat polisi memasuki arena lantai dua XP Club. Di salah satu ruangan itulah terlihat puluhan kalangan muda yang asik bermain.

Namun, tak seorangpun yang berkutik saat penggerebekan tersebut. Polisi langsung mengecek dokumen-dokumen arena permainan judi itu.

Beberapa mesin judi terpaksa diamankan sebagai barang bukti, termasuk ratusan ribu kepingan koin yang turut diamankan beserta pemain dan karyawan pengelola tempat judi itu.

Sementara itu, penggerebekan di Spider Zone Jalan Tuanku Tambusai dipimpin Kanit I Judi Subdit III Dit Tipidum Bareskrim Polri, AKBP Susilowadi. Di lokasi ini, AKBP Susilowadi mengerahkan 15 anggotanya.

Dari informasi yang beredar, pemilik tempat tersebut juga DH. Namun, setelah dicek, surat izinnya tertulis beratas namakan Boy Love Me. Boy juga turut diangkut oleh polisi untuk diperiksa. Namun, hingga berita ini dituliskan, polisi belum memberikan keterangan terkait status Boy, apakah tersangka atau hanya sebatas saksi.

Di tempat ini, Tim Mabes Polri berhasil juga mengamankan sejumlah pemain dan karyawan. Termasuk juga sejumlah barang bukti hadiah berupa sepeda motor, mesin cuci dan aneka hadiah lainnya.

Dua Tempat Tersebut Dibekingi?

Beredar informasi bahwa dua tempat judi tersebut dibekingi beberapa kalangan. Tidak hanya dua tempat itu saja, tempat arena hiburan malam lainnya juga diinformasikan dibekingi.

DH diinformasikan juga mengucurkan dana ke beberapa kalangan tersebut, yang terdiri dari beberapa organisasi, aparat negara beserta polisi itu sendiri dan wartawan. Memang, saat penggerebakan tersebut, tak seorangpun dari kalangan lain yang terlihat membela, kecuali dari pihak pengelola.

Namun, menanggapi hal itu, Kapolda Riau, Brigjen Pol Drs. Sudei Husein saat dikonfirmasi melalui Kabid Humas Polda Riau, AKBP Hermansyah SH SIK membantahnya.

"Tidak ada polisi yang membekingi tempat-tempat seperti itu. Kalau memang diketahui ada yang membekinginya polisi, segera saja laporkan ke Propam. Kalau ada pihak lain, segera saja laporkan. Supaya di dalami," jelasnya.

Ditempat yang berbeda, saat di hubungi Dir Reskrimum menjelaskan jika ada polisi yang membeking akan di tidak."Kalau ada, kita akan tindak. Kita akan mendalaminya lagi," katanya.***(gem)



Berita Hukum lainnya..........
- Kerancuan Regulasi Gambut Ancaman Serius Iklim Investasi Indonesia
- Diduga Hendak Membegal, Pemuda Asal Bangkinang Tewas Dihajar Warga Tambang
- Dibujuk Beli Baju, Seorang Bocah Diculik Bekas Ayah Tirinya
- Sempat Jadi DPO, Seorang Jambret di Duri Dibekuk Polisi
- Warga Desa Teluk Merbau, Inhil Dihebohkan Penemuan Bayi Perempuan yang Sudah Membusuk
- Konsleting Listrik, Rumah Seorang Wartawan di Pekanbaru Terbakar
- Lakukan Perampokan dan Pencabulan, Pengangguran di Duri Ini Dicokok Polisi
- Terdakwa Korupsi Dana Anggaran Bappeda Rohil Minta Keringanan Hukuman, JPU Tetap Pada Dakwaan
- Polsek Kateman Tangkap Terduga Pelaku Perampokan
- Mayat Dalam.Sumur Ditemukan Warga Hendak Wudhu di Duri
-
- Kalap Temannya Kehilangan Anjing, Simatupang Menusuk 8 Orang di Kandis
- Hakim PN Bengkalis Vonis Mati Bandar Sabu 40 Kg
- Korupsi Dermaga Sungai Tohor Barat,
Kejari Kepulauan Meranti Tetapkan 4 Tersangka

- Belum Siap, Jaksa Batal Tuntut Pegawai Rutan Terjerat Pungli
- Korupsi ADD, Seorang Mantan Kades di Rohil Divonis 4 Tahun Penjara
- Buntut Pemanggilan Kejari,
Rekanan Sebut Oknum PPK Disdik Pelalawan Minta 'Setoran'

- Polda Riau Musnahkan 17 Kg Sabu dari 7 Tersangka
- Nistakan Islam di Facebook, P Hutahean Dilaporkan ke Polsek Minas
- Anggota DPRD Pelalawan Dukung Kejari Tangkap Petinggi PT Adei


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.90.159.192
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com