Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Oktober 2017 22:47
Ratusan Guru di Bengkalis Siap-siap Dimutasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 22:09
Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Dipastikan Dibunuh


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:36
30 Personel Polres Rohil Padamkan Karlahut di Rimba Melintang

Sabtu, 21 Oktober 2017 21:32
Resmi Ditutup,
Kafillah Kuantan Tengah Raih Juara Umum MTQ ke-16 Kuansing


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:29
213 Calon Anggota PPK Pilgubri 2018 Bengkalis Lulus Administrasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 17:51
RAPP Bantu Perbaiki Jalan Rusak di Teluk Meranti

Sabtu, 21 Oktober 2017 15:14
Waspada akan Diabetes Mellitus, Prodia Gelar Seminar Dokter

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:42
5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:48
Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20
Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 5 Juni 2013 15:14
Penyerahan Berkas Korupsi Bakti Praja Tahap II,
4 Tersangka Diserahkan pada Kejari Pangkalankerinci


Empat tersangka dugaan korupsi pengadaan lahan Bhakti Praja Pemkab Pelalawan diserahkan pada Kejari Pangkalankrinci. Langkah ini bagian dari penyerahan berkas tahap II.

Penyidik Pidsus Kejati Riau Tahap II kan Berkas Tersangka Korupsi Bhakti Praja Pelalawan. Riauterkini-PEKANBARU-Setelah proses pemberkasan dinyatakan selesai. Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Limpahkan berkas perkara dan para tersangka kasus korupsi pengadaan lahan Perkantoran Bakti Praja Kabupaten Pelalawan, kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalankerinci.

Kepala Kejati Riau, Eddy Rakamto SH MH melalui Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau, Andri Ridwan SH MH kepada Riauterkini diruang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Riau, Rabu (5/6/13) membenarkan adanya penyerahan tahap II kasus korupsi pengadaan lahan Bhakti Praja Kabupaten Pelalawan.

" Ya hari ini (Rabu-red) sekitar pukul 10.30 WIB. Tim penyidik Pidsus menyerahkan tahap II kasus korupsi lahan Bhakti Praja Kabupaten Pelalawan kepada Kejari Pelalawan," ujar Andri.

Pada tahap II ini, penyidik juga menyerahkan empat tersangka yakni, Lahmudin alias Atta, mantan Kadispenda Pelalawan. Syahrizal Hamid, mantan Kepala BPN Pelalawan. Al Azmi, Kabid BPN di Pelalawan, dan Tengku Alfian Helmi, staff BPN Pelalawan," terang Andri lagi.

Berkas perkara dan tersangka ini terbagi tiga berkas penuntutan (split). Selanjutnya pihak Kejari Pelalawan, akan menyelesaikan berkasnya untuk dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor," tutut Andri.

Sementara Kasi Pidsus Kejari Pelalawan, Robby Siregar SH menambahkan, setelah kita tuntaskan proses penuntutan, berkas keempat tersangkan akan dilimpahkan secepatnya ke Pengadilan Tipikor.

" Mudah mudahan dalam waktu satu pekan. Kita akan limpahkan berkas perkara tersangka ke Pengadilan Tipikor," kata Robby.

Seperti diketahui, kasus yang merugikan negara Rp17 miliar ini, sempat menyeret empat tersangka dan ditahan penyidik Ditreskrimsus Polda Riau.

Keenmpat tersangka yang ditahan yaitu Syahrizal (Mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional Pelalawan), Tengku Alfian (Mantan Staf BPN Pelalawan), Azmi Kabid BPN Pelalawan dan Lamuddin (Mantan Kadispenda Pelalawan).

Mereka diduga melakukan penyalahgunaan wewenang atau jabatan, sehingga merugikan negara belasan miliar.

Akibat perbuatan ini, ketiga tersangka ini dijerat dengan pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 Undang-Undang No.31/1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU No.20/2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Kasus ini terungkap pada tahun 2010 lalu. Sebelumnya, lahan tanah perkantoran di tahun 2002 sudah pernah di bebaskan dan di ganti rugi oleh Pemkab Pelalawan.

Kemudian, lahan tersebut diurus ulang atas nama keluarga para tersangka Syahrizal. Ganti rugi ini dilakukan dari tahun2007 hingga tahun 2011. Biaya yang dikeluarkan tiap tahunnya beragam. Berdasarkan audit BPKP, korupsi ini meruginak negara senilai Rp17 miliar.***(har)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Dipastikan Dibunuh

- Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau
- Simpan Sabu di Botol Permen, Warga Bathin Solapan, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Pekanbaru Gegerkan Warga

- Minta Uang Rp14 Juta ke Korban,
3 Oknum Penyidik Polres Pelalawan Dilaporkan ke Wasidik

- Pungli Terhadap Tahanan, Mantan Kepala Pengamanan Rutan Sialang Bungkuk Segera Diadili
- Tersulut Api Pembakaran Arang,
Tubuh Karyawati Salon di Labuh Baru Barat Pekanbaru Hangus Terbakar



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.13.210
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com