Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 7 Pebruari 2016 19:18
Anggaran Minim, Dua Proyek Besar di Meranti Gagal Dilanjutkan

Ahad, 7 Pebruari 2016 19:14
Rayakan HUT-8,
DPC Partai Gerindra Pelalawan Berbagi Bersama Tahfiz dan Anak Yatim Piatu


Ahad, 7 Pebruari 2016 19:08
Amankan Imlek 2567, Polres Meranti Kerahkan Ratusan Personel

Ahad, 7 Pebruari 2016 14:28
Pertamina Dumai Diduga Konspirasi Tentukan Pemenang Proyek TA

Ahad, 7 Pebruari 2016 14:24


Ahad, 7 Pebruari 2016 14:24


Ahad, 7 Pebruari 2016 12:39
Rayakan Imlek, Jumlah Pemudik di Pelabuhan Dumai Meningkat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 31 Mei 2013 17:02
Kejari Kuansing Terima SPDP Dua Tersangka PETI

Dua tersangka penambang emas tanpa izin atau PETI terus jalan pemberkesan. Kejari Kuansing telah menerima SPDP dari kepolisian.

Riau terkini-TALUk KUANTAN-Surat Perintah Dimulai Penyidikan (SPDP) terhadap kasus terpidana pelaku Penambang Emas Tanpa Ijin (PETI) dari Polres Kuantan sengingi sudah dilimpahkan ke kejaksaan negeri Kuansing, hal itu diakui oleh Kasintel Kejari Kuansing Herlambang Saputra SH kepada riauterkini.com Jumat (31/5) diruang kerjanya.

seperti diberitakan sebelumnya, Dua tersangka berinisial NF dan MI, pelaku Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Hulu Kuantan yang diduga terlibat dalam kerusuhan beberapa waktu lalu ditangkap jajaran Polres Kuansing.

"SPDP nya sudah kami terima, mereka ini bukan pelaku kerusuhan tapi pelaku Peti" jelas Herlambang.

Penangkapan ini dibenarkan Wakapolres Kuansing, Kompol Haldun beberapa waktu lalu " baru dua orang yang sudah kita tahan, tapi mereka ini pelaku Peti bukan terlibat kerusuhan" kata Haldun membenarkan.

Sementara itu, isul (30) salah seorang kerabat NF kepada riauterkini.com beberapa waktu lalu, merasa kecewa terhadap kinerja kepolisian terkait penangkapan salah satu anggota keluarganya tersebut, sebab penangkapan NF dalam hal ini merupakan tindakan yang dianggap tebang pilih oleh pihak kepolisian.

"kenapa kok dua orang ini saja pelaku peti yang ditangkap, padahal di Kuansing ini mungkin ribuan pelaku Peti" kata Isul agak sedikit kesal.

Dari data yang dipaparkan oleh Kapolres Kuansing, AKBP Wendri Purbyantoro saat seminar pemberantasan peti di gedung adat kuantan sengingi menjelaskan jika jumlah pekerja Peti yang ada di kabupeten Kuansing saat ini berkisar sekitar 2172 orang.

Sedangkan penyandang dana terhadap Peti yang ada di wilayah Kuansing sebanyak 695 orang. Dari data yang dihimpun pihak kepolisian penyandang dana terbanyak berada di wilayah kecamatan sengingi yaitu 185 orang, sedangkan untuk pekerja peti juga di dominasi oleh kecamatan sengingi yaitu sebanyak 555 orang.***(dri)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
onga Gaul
sikat terus pak Bupati, hukum RI tidak berlaku di Kuansing, kito pakai hukum asbak kepalao PLN.

wan tajul
kompeni kuansing tu jgn lupa pak polisi dan pak jaksa menangkap juga tuh..banyak keluhan dr pns terutama yg didaerah terpencil dpt tunjangan terpelosok utk guru tapi tak pernah dibayarkan oleh Pemkab kemana tu duitnya...dibawa ya...coba selidiki ya..


Berita Hukum lainnya..........
- Amankan Imlek 2567, Polres Meranti Kerahkan Ratusan Personel
- Ditinggal Shalat Magrib, Motor Warga Rohul Raib di Parkiran Masjid Agung
- BNK Dumai: Jumlah Pencandu Narkoba Rehabilitasi Meningkat
- Bawa Sabu, Ical Disergap Polisi di Jalan Lintas Rohul-Duri Saat Motor Mogok
- Nekat Bawa 3 Paket Sabu, Petruk Ditangkap Polisi di Rohul
- Razia di 7 Lokasi Pekanbaru, Polisi Hanya Dapati Sebutir Happy Five Tak Bertuan
- Razia di 7 Lokasi Pekanbaru, Polisi Gagal Temukan Pengedar Narkoba


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.20.54.98
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com