Untitled Document
Ahad, 28 Safar 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 21 Desember 2014 06:31
Nantinya, Jembatan Siak III Wajib Dipelihara Setiap Tahun

Ahad, 21 Desember 2014 06:23
Tersambar Petir, Peralatan Radio Lima Luhak Rohul Berantakan

Sabtu, 20 Desember 2014 20:16
Hasil Uji Beban Aman,
Jembatan Siak III Kembali Dibuka Minggu Depan


Sabtu, 20 Desember 2014 18:44
590 Peserta Meriahkan Tapak Tilas HKSN di Bengkalis

Sabtu, 20 Desember 2014 17:54
Tokoh Inovatif dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat,
Walikota Pekanbaru Terima Anugrah Satya Lencana dari Presiden RI


Sabtu, 20 Desember 2014 17:47
Pertamina Dumai Dinilai Mulai Usik Ketenangan Warga Bunga Tanjung

Sabtu, 20 Desember 2014 17:44
Paling Banyak Pakai Produk Toyota, 4 Perusahaan Dapat Reward Platinum



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 27 Mei 2013 14:21
Dugaan Korupsi Sisa APBD Rp 2,4 Miliar,
Kejari Rengat Tetapkan Pejabat Pemkab Inhu sebagai Tersangka


Kejari Rengat mengirim Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPPD) pada KPK, menyusul penetapan Bendara Pengeluaran Sekdapkab Inhu sebagai tersangka korupsi Rp 2,4 miliar.

Kejari Rengat Tetapkan Bendahara Pengeluaran Setda Inhu Tersangka Korupsi 2,4 Miliar Riauterkini -RENGAT-Kejaksaan Negeri (Kejari) Rengat menetapkan bendahara pengeluaran sekretariat daerah (Setda) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Rosdianto alias Bujang Kait sebagai tersangka korupsi senilai Rp 2,4 miliar dan SPDP dikirimkan pada KPK.

Penetapan status tersangka terhadap bendahara pengeluaran Setda Inhu Rosdianto dilakukan bersamaan peningkatan status penyelidikan menjadi penyidikan dalam kasus korupsi sisa anggaran dalam APBD 2012 sebagaimana disampaikan Kasipidsus Kejari Rengat Heru Saputra kepada riauterkinicom Senin (27/5/13) di ruang kerjanya.

" Setelah status penyelidikan kita tingkatkan menjadi penyidikan, terhadap bendahara pengeluaran Setda Inhu Rosdianto ditetapkan status tersangka. Bahkan untuk SPDP nya juga kita kirimkan pada KPK di Jakarta," ujarnya.

Diungkapkan Kasipidsus Kejari Rengat, dikirimkanya SPDP tersangka Rosdianto ini kepada KPK berdasarkan permintaan KPK. Dimana KPK tertarik terhadap kasus ini karena disinyalir banyak melibatkan orang dan institusi lainya selain Pemkab Inhu. " Dikirimkanya SPDP ini kepada KPK, atas permintaan KPK itu sendiri yang mensinyalir adanya indikasi keterlibatan institusi lain selain Pemkab Inhu," ungkapnya.

Ditambahkanya, penetapan tersangka ini selain terhadap bendahara pengeluaran Setda Inhu Rosdianto juga dilakukan terhadap bendahara Wabup Inhu Putra Gunawan yang juga melakukan korupsi sisa anggaran 2012 senilai 109 juta. " Terhadap bendahara Wabup Putra Gunawan yang terlambat setor telah melakukan penyetoran pada Februari 2013. Sementara untuk Rosdianto belum ada sama sekali yang disetorkan maupun dikembalikan," jelasnya. *** (guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Eros
Pembangunan di Inhu udah jauh meningkat sejak dipimpin Bupati termuda di Indonesia YOPI ARIANTO........

doni
sebenar nya yopi tidak bersalah2 amat dalam kasus ini dia memang masih keturunan me-layu yang bikin keruh suasana di indragiri hulu saat ini adalah AGUS RIANTO dan konseptor nya ROSMARDI alias ROY SALAH SATU NYA DENGAN MEREKA MEMBUAT FORUM LINTAS

indevendency
sangat disayangkan kasus yg dilaporkan ke KPK itu ada berkas yg terlupakan ,,berkas kabag keuangan & sekda selaku pengguna anggaran, timbul pertanyaan apakah ini dilupakan atau terlupakan oleh pihak Kejari rengat,atau memang bupati pengen menumbal h

warga inhu


warga inhu



Berita Hukum lainnya..........
- Kapal Barang Tenggelam di Sungai Siak, Nihil Korban Jiwa
- Empat Kawanan Maling Motor Ditembak Polisi di Mandau
- Kasus Korupsi Penyertaan Modal PT. BLJ Bengkalis,
Konsistensi versus "Asap Hitam" di Negeri Kaya

- Pria Tua di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas Gantung Diri
- Kasus Suap Alih Fungsi Hutan di Kuansing,
Gubri Nonktif Annas Sebut Pernah Temui Zulkifli Hasan di Rumahnya

- Datangi Mapolda, Massa Gerakan Umat Desak Usut Insiden Musholla RRI
- 12 Jam Usai Beraksi,
Dua Pelaku Curanmor di Kampar Berhasil Diringkus



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.211.34.105
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com