Untitled Document
Senin, 15 Rajab 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 4 Mei 2015 19:48
Tidak Dihadiri Direktur,
Pansus Lahan DPRD Riau Suruh Pulang Deputi PT Musimas


Senin, 4 Mei 2015 19:43
Bupati Harris Hadiri Rakor Pilkada Serentak di Jakarta

Senin, 4 Mei 2015 19:38
Plt Gubri Belum Ada Temui Pimpinan Dewan Bahas Calon Sekwan

Senin, 4 Mei 2015 19:34
Masuk Pengurus Golkar Versi Agung Laksono,
Septina Primawati Rusli Tampak Mengaku Tidak Pernah Diberitahu


Senin, 4 Mei 2015 19:27
Berjalan Lancar, Bupati Meninjau Pelaksanaan UN SMP

Senin, 4 Mei 2015 19:21
Tembus Dua Peluru, Tahanan Kabur Polres Rohul Dirujuk ke RS Bhayangkara Pekanbaru

Senin, 4 Mei 2015 19:05
Ketua DPRD Inhil Apresiasi Kontribusi Pers dalam Pembangunan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 27 Mei 2013 14:21
Dugaan Korupsi Sisa APBD Rp 2,4 Miliar,
Kejari Rengat Tetapkan Pejabat Pemkab Inhu sebagai Tersangka


Kejari Rengat mengirim Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPPD) pada KPK, menyusul penetapan Bendara Pengeluaran Sekdapkab Inhu sebagai tersangka korupsi Rp 2,4 miliar.

Kejari Rengat Tetapkan Bendahara Pengeluaran Setda Inhu Tersangka Korupsi 2,4 Miliar Riauterkini -RENGAT-Kejaksaan Negeri (Kejari) Rengat menetapkan bendahara pengeluaran sekretariat daerah (Setda) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Rosdianto alias Bujang Kait sebagai tersangka korupsi senilai Rp 2,4 miliar dan SPDP dikirimkan pada KPK.

Penetapan status tersangka terhadap bendahara pengeluaran Setda Inhu Rosdianto dilakukan bersamaan peningkatan status penyelidikan menjadi penyidikan dalam kasus korupsi sisa anggaran dalam APBD 2012 sebagaimana disampaikan Kasipidsus Kejari Rengat Heru Saputra kepada riauterkinicom Senin (27/5/13) di ruang kerjanya.

" Setelah status penyelidikan kita tingkatkan menjadi penyidikan, terhadap bendahara pengeluaran Setda Inhu Rosdianto ditetapkan status tersangka. Bahkan untuk SPDP nya juga kita kirimkan pada KPK di Jakarta," ujarnya.

Diungkapkan Kasipidsus Kejari Rengat, dikirimkanya SPDP tersangka Rosdianto ini kepada KPK berdasarkan permintaan KPK. Dimana KPK tertarik terhadap kasus ini karena disinyalir banyak melibatkan orang dan institusi lainya selain Pemkab Inhu. " Dikirimkanya SPDP ini kepada KPK, atas permintaan KPK itu sendiri yang mensinyalir adanya indikasi keterlibatan institusi lain selain Pemkab Inhu," ungkapnya.

Ditambahkanya, penetapan tersangka ini selain terhadap bendahara pengeluaran Setda Inhu Rosdianto juga dilakukan terhadap bendahara Wabup Inhu Putra Gunawan yang juga melakukan korupsi sisa anggaran 2012 senilai 109 juta. " Terhadap bendahara Wabup Putra Gunawan yang terlambat setor telah melakukan penyetoran pada Februari 2013. Sementara untuk Rosdianto belum ada sama sekali yang disetorkan maupun dikembalikan," jelasnya. *** (guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Eros
Pembangunan di Inhu udah jauh meningkat sejak dipimpin Bupati termuda di Indonesia YOPI ARIANTO........

doni
sebenar nya yopi tidak bersalah2 amat dalam kasus ini dia memang masih keturunan me-layu yang bikin keruh suasana di indragiri hulu saat ini adalah AGUS RIANTO dan konseptor nya ROSMARDI alias ROY SALAH SATU NYA DENGAN MEREKA MEMBUAT FORUM LINTAS

indevendency
sangat disayangkan kasus yg dilaporkan ke KPK itu ada berkas yg terlupakan ,,berkas kabag keuangan & sekda selaku pengguna anggaran, timbul pertanyaan apakah ini dilupakan atau terlupakan oleh pihak Kejari rengat,atau memang bupati pengen menumbal h

warga inhu


warga inhu



Berita Hukum lainnya..........
- Tembus Dua Peluru, Tahanan Kabur Polres Rohul Dirujuk ke RS Bhayangkara Pekanbaru
- Jaksa Limpahkan Perkara Korupsi Pengadaan Bibit Karet di Dishutbun Bengkalis
- Pelaku Bawa Senjata Diduga Senpi,
Gudang Unilever di Ujungbatu Rohul Dirampok, Dua Petugas Sekuriti Diikat

- Polres Dumai Musnahkan Sabu dan Ekstasi Senilai Rp1,5 Miliar
- Ditabrak Pengendara Misterius,
Pengendara Revo Tewas di Depan Star City Pekanbaru

- Transaksi Narkoba di Duri,
Anak Kandung Kadishub Bengkalis Digrebek Polisi

- Sidang Dugaan Korupsi Kredit Fiktif BNI 46,
Saksi Mengaku Kenal Terdakwa Saat Tinjau Lahan PT BRJ



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.159.214.250
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com