Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 15 Desember 2017 20:14
Kades Sudah tidak Beraktivitas,
Plt Bupati Rohul Janji Selesaikan Sengketa Lima Desa


Jum’at, 15 Desember 2017 18:41
Gubri dan Kasad Hadiri Puncak Peringatan HJK TNI AD ke-72

Jum’at, 15 Desember 2017 16:58
Ahad, Ayo Makan Ikan di Lapangan Tugu Bengkalis

Jum’at, 15 Desember 2017 16:54
BC Bengkalis Naik Tingkat dari Pratama ke Madya

Jum’at, 15 Desember 2017 16:16
Idana, Penyandang Disabilitas Asal Rohul Terima Kaki Palsu di Hari Juang Kartika

Jum’at, 15 Desember 2017 16:09
Daftar XL Prioritas di Penghujung 2017, Nikmati Diskon 50 Persen SEpanjang 2018

Jum’at, 15 Desember 2017 15:55
Lakukan Perampokan dan Pencabulan, Pengangguran di Duri Ini Dicokok Polisi

Jum’at, 15 Desember 2017 15:49
Tanoto Foundation dan RAPP Gelar Kampanye Membaca di Dua Kabupaten

Jum’at, 15 Desember 2017 15:14
Legislator DPRD Riau Ini Mediasi Warga Tapung Pencela Ustadz Abdul Somad

Jum’at, 15 Desember 2017 13:56
Terdakwa Korupsi Dana Anggaran Bappeda Rohil Minta Keringanan Hukuman, JPU Tetap Pada Dakwaan

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Senin, 27 Mei 2013 14:21
Dugaan Korupsi Sisa APBD Rp 2,4 Miliar,
Kejari Rengat Tetapkan Pejabat Pemkab Inhu sebagai Tersangka


Kejari Rengat mengirim Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPPD) pada KPK, menyusul penetapan Bendara Pengeluaran Sekdapkab Inhu sebagai tersangka korupsi Rp 2,4 miliar.

Kejari Rengat Tetapkan Bendahara Pengeluaran Setda Inhu Tersangka Korupsi 2,4 Miliar Riauterkini -RENGAT-Kejaksaan Negeri (Kejari) Rengat menetapkan bendahara pengeluaran sekretariat daerah (Setda) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Rosdianto alias Bujang Kait sebagai tersangka korupsi senilai Rp 2,4 miliar dan SPDP dikirimkan pada KPK.

Penetapan status tersangka terhadap bendahara pengeluaran Setda Inhu Rosdianto dilakukan bersamaan peningkatan status penyelidikan menjadi penyidikan dalam kasus korupsi sisa anggaran dalam APBD 2012 sebagaimana disampaikan Kasipidsus Kejari Rengat Heru Saputra kepada riauterkinicom Senin (27/5/13) di ruang kerjanya.

" Setelah status penyelidikan kita tingkatkan menjadi penyidikan, terhadap bendahara pengeluaran Setda Inhu Rosdianto ditetapkan status tersangka. Bahkan untuk SPDP nya juga kita kirimkan pada KPK di Jakarta," ujarnya.

Diungkapkan Kasipidsus Kejari Rengat, dikirimkanya SPDP tersangka Rosdianto ini kepada KPK berdasarkan permintaan KPK. Dimana KPK tertarik terhadap kasus ini karena disinyalir banyak melibatkan orang dan institusi lainya selain Pemkab Inhu. " Dikirimkanya SPDP ini kepada KPK, atas permintaan KPK itu sendiri yang mensinyalir adanya indikasi keterlibatan institusi lain selain Pemkab Inhu," ungkapnya.

Ditambahkanya, penetapan tersangka ini selain terhadap bendahara pengeluaran Setda Inhu Rosdianto juga dilakukan terhadap bendahara Wabup Inhu Putra Gunawan yang juga melakukan korupsi sisa anggaran 2012 senilai 109 juta. " Terhadap bendahara Wabup Putra Gunawan yang terlambat setor telah melakukan penyetoran pada Februari 2013. Sementara untuk Rosdianto belum ada sama sekali yang disetorkan maupun dikembalikan," jelasnya. *** (guh)



Berita Hukum lainnya..........
- Lakukan Perampokan dan Pencabulan, Pengangguran di Duri Ini Dicokok Polisi
- Terdakwa Korupsi Dana Anggaran Bappeda Rohil Minta Keringanan Hukuman, JPU Tetap Pada Dakwaan
- Polsek Kateman Tangkap Terduga Pelaku Perampokan
- Mayat Dalam.Sumur Ditemukan Warga Hendak Wudhu di Duri
-
- Kalap Temannya Kehilangan Anjing, Simatupang Menusuk 8 Orang di Kandis
- Hakim PN Bengkalis Vonis Mati Bandar Sabu 40 Kg
- Korupsi Dermaga Sungai Tohor Barat,
Kejari Kepulauan Meranti Tetapkan 4 Tersangka

- Belum Siap, Jaksa Batal Tuntut Pegawai Rutan Terjerat Pungli
- Korupsi ADD, Seorang Mantan Kades di Rohil Divonis 4 Tahun Penjara
- Buntut Pemanggilan Kejari,
Rekanan Sebut Oknum PPK Disdik Pelalawan Minta 'Setoran'

- Polda Riau Musnahkan 17 Kg Sabu dari 7 Tersangka
- Nistakan Islam di Facebook, P Hutahean Dilaporkan ke Polsek Minas
- Anggota DPRD Pelalawan Dukung Kejari Tangkap Petinggi PT Adei
- Keluarga Histeris,  Hakim PN Siak Vonis Mati Dua terdakwa Narkotika Lintas Negara
- Tersangka Terima Upah Rp4 Juta,
Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu 10 Kg di Siakkecil, Bengkalis

- Korupsi RTH, Pendemo Desak Kejati Periksa Gubernur Riau
- Dua Terdakwa Narkotika Divonis Mati Hakim PN Siak
- Dugaan Pungli Proyek, Seorang Kasi di Disdik Pelalawan Diperiksa Kejari
- Setahun Berlalu, Eksekusi Petinggi PT Adei Plantation Tak Kunjung Terlaksana


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.147.40.153
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com