Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 26 Maret 2017 09:32
Ketua PC Inhil Ikuti Rapimnas Muslimat Nahdlatul Ulama di Jawa Barat

Sabtu, 25 Maret 2017 21:25
Lagi, CPO Milik PT. Naga Mas Tumpah dan Mencemari Laut di Dumai

Sabtu, 25 Maret 2017 19:56
The 2nd PRIA, Bank Riau Kepri Raih Award Media Relations 2017

Sabtu, 25 Maret 2017 19:21
Ardiansyah Resmi Pimpin DPD Partai Berkarya Inhil

Sabtu, 25 Maret 2017 19:16
Tingkatkan Hubungan Silahturahmi, Wawako Dumai Temui Masyarakat Pinggiran

Sabtu, 25 Maret 2017 19:12
Ekspedisi Superqurban, Rumah Zakat Riau Salurkan 1.000 Kornet di Meranti

Sabtu, 25 Maret 2017 19:08
Miliki Sabu, Pemuda Singingi Hilir Ditangkap Polisi Kuansing

Sabtu, 25 Maret 2017 17:15
Ratusan Crosser Ikuti Kejuaraan Motor Cross Pemuda Pancasila Pelalawan

Sabtu, 25 Maret 2017 16:11
Harapkan Lahirkan Atlet Andal,
Bupati Buka Turnamen Sepakbola Bandar Yaman Cup I se Inhil


Sabtu, 25 Maret 2017 16:07
Jadi Pusat Pendidikan dan Kajian Islam,
Awal April Yayasan Abdurrab Resmikan Masjid At Tabrani di Pekanbaru




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 23 Mei 2013 06:05
Polsek Kuok Kampar Tangkap Tiga Wanita Tengah Berjudi

Tiga wanita asal Desa Kuok ditangkap aparat kepolisian. Mereka kedapatan sedang berjudi bersama.

Riauterkini-KUOK-Jajaran Polres Kampar berhasil menangkap tiga wanita. Dua diantaranya tengah asik bermain judi kartu remi dan satu wanita lagi diduga sebagai pengedar Narkotika jenis Sabu. Dari tangan pelaku selain barang bukti satu paket sabu senilai Rp. 300 ribu Polisi juga berhasil mengamankan berupa satu set alat pengisab sabu serta uang tunai sebesar Rp. 92 ribu dan satu set kartu remi.

Mereka adalah YM (28) tahun warga Desa Kuok, WM (28) tahun warga Muara Nilam Kunto Darussalam, EY (34) warga desa Merangin Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar.

Saat penangkapan tiga wanita pada Rabu (22/5/13) sekitar pukul 21.30 wib di Dusun Koto Menampung Desa Kuok Kecamatan Kuok tersebut langsung dipimpin oleh Kapolsek Bangkinang Barat Iptu R. Zuhri Siregar bersama Kades dan Kadus dan beberapa orang anggota Polsek Bangkinang Barat.

Dalam penggrebakan dirumah milik tersangka YM (28) tahun ini polisi juga berhasil mengamankan Narkotika jenis sabu paket senilai Rp. 300 ribu didalam tas kosmetik milik tersangka EY (34).

Kapolres Kampar AKBP Auliansyah melalui Kapolsek Bangkinang Barat Iptu R. Zuhri Siregar kepada riauterkinicom Rabu (22/5/13) menyatakan bahwa ketiga perempuan tersebut telah diamankan di sel Mapolres Kampar,’’ Ketiga wanita tersebut telah diamankan di sel Mapolres Kampar,’’jelasnya.

Dikatakanya penangkapan ini berawal informasi dari masyarakat bahwa dirumah milik tersangka YM (28) tahun sering terjadi aktifitas bermain judi. Mendapat informsi berharga jajaran Polsek Bangkinang Kuok langsung meluncur dan informasi tersebut benar adanya.

‘’ Saat penangkapan tersangka WM (28) tahun bersama EY (34) tahun tengah asik bermain judi dan tersangka lainnya YM (28) tahun tengah berada di dapur,’’terangnya.

‘’ Setelah dilakukan pengembangan di dalam tas kosmetik milik tersangka EY (34) tahun ditemukan satu paket Sabu senilai Rp. 300 ribu dan kemudian didalam kamar YM (28) tahun ditemukan satu set alat pengisap sabu,’’jelasnya.

Dihadapan penyidik tersangka EY (34) tahun mengakui bahwa sabu tersebut sebelumnya dipesan kepada suami YM (28) tahun yakni UL yang saat ini telah menjadi DPO aparat kepolisian. Dan EY (34) tahun mengakui barang haram tersebut dimasukkan oleh YM (28) kedalam tas kosmetik miliknya.

‘’ Untuk tersangka EY (34) tahun diganjar Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang penyelahgunaan narkotika dan pasal 303 KUHPidana tentang perjudian dan YM (28) Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang penyelahgunaan narkotika pasal 112 ayat 1 Jo 114 ayat 1 dan WM (28) tahun dikenakan pasal 303 KUHPidana tentang perjudian,’’terangnya.(man)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Buyung
Katanya serambi mekah, tapi perbuatan warganya nggak benar, itu perempuan apalagi laki2nya...

ibu-ibu Kuok
masya Allah, para ibu main judi, apa jadinya anak-anaknya nanti..nauzubillah..

INSPEKTUR VIJAY
Kalau Polisi mau sudah lama para bajingan itu ditangkap, tapi yah begitulah...lihat saja di desa pulau jambu gak pernah disentuh polisi, makanya narkoba meraja lela, pencurian hewan ternak marak untuk dijual untuk beli narkoba.

ughang kuok yg ba uma di pasir
BUEK MALU DEN AJO PAJE KO..KUOK KAMPUONG DEN..MUARA NILAM KAMPUONG BINI DEN..SIAPO PAJE DU GAK..A


Berita Hukum lainnya..........
- Lagi, CPO Milik PT. Naga Mas Tumpah dan Mencemari Laut di Dumai
- Miliki Sabu, Pemuda Singingi Hilir Ditangkap Polisi Kuansing
- Sat Reskrim Polres Inhil Tangkap Bandar Judi Rolet dan Pemain Judi Klotok
- Kilang Sagu Aseng Makan Korban,
Seorang Warga Meranti Meregang Nyawa Tersengat Arus Listrik

- 318 Buruh JO RWP Di-PHK Tanpa Pesangon
- Tutup Orientasi dan Tradisi Pembaretan,
Kapolres Pesankan Brigadir Remaja Harus Membaur dengan Masyarakat

- 2.381 WNA Bangladesh Berhasil Diloloskan,
Polres Dumai Tangkap Tiga Anggota Jaringan Human Trafficking Internasional



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.204.107.91
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com