Untitled Document
Sabtu, 8 Muharram 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 31 Oktober 2014 22:07
111

Jum’at, 31 Oktober 2014 22:02
Kepada Dewan, Kapolresta Pekanbaru Keluhkan Anggaran Minim

Jum’at, 31 Oktober 2014 21:58
Bantahan DJKD Kemendagri Terkait Berita Dugaan Gubri Annas Palsukan APBD 2015

Jum’at, 31 Oktober 2014 21:54
Ditemukan Mayat Bersimbah Darah di Sinaboi, Rohil

Jum’at, 31 Oktober 2014 21:45
UR Nonaktifkan Sementara Gulat Manurung

Jum’at, 31 Oktober 2014 21:41
PP 71 Tahun 2014.
3 Dosen IPB Riset ke Riau


Jum’at, 31 Oktober 2014 21:24
Tuntut Tuntaskan Kasus Bupati Jefry Noer,
Satu Mahasiswa Aksi Jahit Mulut di KPK Dilarikan Ke Rumah Sakit




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2013 12:56
Pengedar Narkoba Ditangkap Di XP Club

Polresta Pekanbaru kembali berhasil menangkap pengedar narkoba. Dua tersangka ditangkap di XP Club Pekanbaru bersama barang bukti bernilai jutaan rupiah.

Riauterkini-PEKANBARU-Dua tersangka narkoba AG (42) warga Jalan Satria Gg Tawalib, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayana Raya dan AN (41) ditangkap polisi di tempat hiburan malam, XP Club Pekanbaru, sekitar jam 10.00 WIB, kemarin. Dari penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti narkoba pil ekstasi dan sabu-sabu senilai jutaan rupiah.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol R. A. Ginanjar melalui Kasat Narkoba, AKP Banjarnahor SIK mengatakan polisi mendapatkan informasi dari masyarakat dan melacak keberadaan tersangka. "Kita mendapatkan informasi dari masyarakat. Kita melacaknya dan kita mengetahui keberadaan tersangka di XP Club. Tersangka ditangkap di room ketika sedang karaoke," jelasnya.

Kemudian, polisi melakukan penggeledahan. Alhasil, ditemukan sabu dengan total 23,5 gram dan 49 butir ekstasi. "Tersangka merupakan pengedar. Kita mendapatkan banyak barang bukti. Selain itu narkoba, alat hisap sabu, timbangan digital, korek dan plastik edar juga kita temukan. Barang bukti ini kita sita untuk bukti persidangan nanti," jelas Kasat.

Akibat ulahnya, tersangka dijerat Pasal 114 dan 112 Undang-Undang no.35 tahun 2009 dengan ancaman minimal diatas 5 tahun penjara. Sementara rekanan tersangka yang berinisial Rd masih dalam pencarian dan sudah ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang). "Kita masih mencari rekanan tersangka. Selain itu, kita juga melakukan penyidikan lebih lanjut. Tersangka tentunya kita tahan," jelas Kasat.

Sementara itu, AG ayah beranak 3 itu mengaku baru 2 bulan mengedarkan narkoba. "Kerjaan sehari-hari saya jual nasi. Saya baru mengedar 2 bulan. Saya memang sudah lama makai narkoba," aku tersangka sambil tertunduk. ***(gem)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
bukan orang suci
Hari gene apakah ada manusia yg takut dosa??ga ada tuh..buktinya alquran saja dikorupsi..daging sapi diganti daging mentah...yg pemuka agama saja ga takut dosa tuh...

mau dilaknat Allah?
dah jelas tak ada untungnya untuk kebaikan Club2 malam itu. Kenapa kok kita masih maksa supaya di kota ini tetap ada, apa karena pengaruh duit? yg membiarkannya, yang mengadakannya, dan yang mengizinkannya nanti akan kena laknat paling dulu dari kema


Berita Hukum lainnya..........
- Kepada Dewan, Kapolresta Pekanbaru Keluhkan Anggaran Minim
- Ditemukan Mayat Bersimbah Darah di Sinaboi, Rohil
- Tuntut Tuntaskan Kasus Bupati Jefry Noer,
Satu Mahasiswa Aksi Jahit Mulut di KPK Dilarikan Ke Rumah Sakit

- Gubri Annas Maamun Diduga Palsukan APBD Riau tahun 2015
- Dugaan Korupsi Islamic Center Rohul,
Kejati Riau Dalami Keterangan Sejumlah Pihak

- Polres Bengkalis Musnahkan Sabu Rp1,5 Miliar
- Pro Kapolsek Kampar Kiri, Para Ninik Mamak Surati Kapolda Riau


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.247.22
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com