Untitled Document
Selasa, 26 Zulhijjah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 21 Oktober 2014 20:10
Ketua PN Lantik 4 Pimpinan DPRD Bengkalis

Selasa, 21 Oktober 2014 20:06
Harga TBS Kelapa Sawit Kembali Mengalami Penurunan

Selasa, 21 Oktober 2014 20:04
Terlibat Pencurian Motor, Oknum TNI Ditangkap Polresta Pekanbaru

Selasa, 21 Oktober 2014 20:02
Dapat Fasilitas Pemkab Inhu, Kejari Rengat Jamin tak Hambat Pemberatasan Korupsi

Selasa, 21 Oktober 2014 19:58
200 Ribu Lebih Warga Pekanbaru Belum Miliki e-KTP

Selasa, 21 Oktober 2014 19:57
Disebut Rugikan Negara,
Praktisi Hukum Minta KPK Selidiki Kridit Macet Bank BNI 46


Selasa, 21 Oktober 2014 19:55
Dewan Minta Hasil Perbaikan Diekspos Sebelum Uji Beban Jembatan Siak III



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2013 12:56
Pengedar Narkoba Ditangkap Di XP Club

Polresta Pekanbaru kembali berhasil menangkap pengedar narkoba. Dua tersangka ditangkap di XP Club Pekanbaru bersama barang bukti bernilai jutaan rupiah.

Riauterkini-PEKANBARU-Dua tersangka narkoba AG (42) warga Jalan Satria Gg Tawalib, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayana Raya dan AN (41) ditangkap polisi di tempat hiburan malam, XP Club Pekanbaru, sekitar jam 10.00 WIB, kemarin. Dari penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti narkoba pil ekstasi dan sabu-sabu senilai jutaan rupiah.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol R. A. Ginanjar melalui Kasat Narkoba, AKP Banjarnahor SIK mengatakan polisi mendapatkan informasi dari masyarakat dan melacak keberadaan tersangka. "Kita mendapatkan informasi dari masyarakat. Kita melacaknya dan kita mengetahui keberadaan tersangka di XP Club. Tersangka ditangkap di room ketika sedang karaoke," jelasnya.

Kemudian, polisi melakukan penggeledahan. Alhasil, ditemukan sabu dengan total 23,5 gram dan 49 butir ekstasi. "Tersangka merupakan pengedar. Kita mendapatkan banyak barang bukti. Selain itu narkoba, alat hisap sabu, timbangan digital, korek dan plastik edar juga kita temukan. Barang bukti ini kita sita untuk bukti persidangan nanti," jelas Kasat.

Akibat ulahnya, tersangka dijerat Pasal 114 dan 112 Undang-Undang no.35 tahun 2009 dengan ancaman minimal diatas 5 tahun penjara. Sementara rekanan tersangka yang berinisial Rd masih dalam pencarian dan sudah ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang). "Kita masih mencari rekanan tersangka. Selain itu, kita juga melakukan penyidikan lebih lanjut. Tersangka tentunya kita tahan," jelas Kasat.

Sementara itu, AG ayah beranak 3 itu mengaku baru 2 bulan mengedarkan narkoba. "Kerjaan sehari-hari saya jual nasi. Saya baru mengedar 2 bulan. Saya memang sudah lama makai narkoba," aku tersangka sambil tertunduk. ***(gem)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
bukan orang suci
Hari gene apakah ada manusia yg takut dosa??ga ada tuh..buktinya alquran saja dikorupsi..daging sapi diganti daging mentah...yg pemuka agama saja ga takut dosa tuh...

mau dilaknat Allah?
dah jelas tak ada untungnya untuk kebaikan Club2 malam itu. Kenapa kok kita masih maksa supaya di kota ini tetap ada, apa karena pengaruh duit? yg membiarkannya, yang mengadakannya, dan yang mengizinkannya nanti akan kena laknat paling dulu dari kema


Berita Hukum lainnya..........
- Terlibat Pencurian Motor, Oknum TNI Ditangkap Polresta Pekanbaru
- Dapat Fasilitas Pemkab Inhu, Kejari Rengat Jamin tak Hambat Pemberatasan Korupsi
- Disebut Rugikan Negara,
Praktisi Hukum Minta KPK Selidiki Kridit Macet Bank BNI 46

- Polres Dumai Amankan Kayu Olahan Hasil Ilog
- Datangi Mapolda Riau,
Warga Manunggal, Pekanbaru Tanyai Kasus Pengeroyokan

- 50 Petugas Lapas Bengkalis Jalani Tes Urine
- Terlibat Narkoba, Seorang Anggota Polres Kuansing Dipecat


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.237.184.242
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com