Untitled Document
Jumat, 5 Safar 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 28 Nopember 2014 16:32
Kades di Bengkalis Harus Menjadi Fasilitator, Inovator dan Motivator

Jum’at, 28 Nopember 2014 16:25
Bakti Sosial IDI dan PDGI Rohul di Rambah Utama Berjalan Sukses

Jum’at, 28 Nopember 2014 16:20
Menara Bank Riau-Kepri Baru Bisa Ditempati Maret Mendatang

Jum’at, 28 Nopember 2014 16:06
Polisi Serang Mahasiswa Dalam Musholla,
Kapolda Riau Janji Para Pelaku Ditindak Tegas


Jum’at, 28 Nopember 2014 16:02
Saksi Annas dan Gulat Manurung,
Romi 'Ketum' PPP Merasa tak Dapat Panggilan KPK


Jum’at, 28 Nopember 2014 15:37
Kerjasama Bank Muamalat-Muhibbah Travel Perkenalkan Tabungan Haji Arafah

Jum’at, 28 Nopember 2014 15:35
Gelapkan Mobil Rental, Pengangguran di Pekanbaru Divonis 2,5 Tahun Penjara



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2013 12:56
Pengedar Narkoba Ditangkap Di XP Club

Polresta Pekanbaru kembali berhasil menangkap pengedar narkoba. Dua tersangka ditangkap di XP Club Pekanbaru bersama barang bukti bernilai jutaan rupiah.

Riauterkini-PEKANBARU-Dua tersangka narkoba AG (42) warga Jalan Satria Gg Tawalib, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayana Raya dan AN (41) ditangkap polisi di tempat hiburan malam, XP Club Pekanbaru, sekitar jam 10.00 WIB, kemarin. Dari penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti narkoba pil ekstasi dan sabu-sabu senilai jutaan rupiah.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol R. A. Ginanjar melalui Kasat Narkoba, AKP Banjarnahor SIK mengatakan polisi mendapatkan informasi dari masyarakat dan melacak keberadaan tersangka. "Kita mendapatkan informasi dari masyarakat. Kita melacaknya dan kita mengetahui keberadaan tersangka di XP Club. Tersangka ditangkap di room ketika sedang karaoke," jelasnya.

Kemudian, polisi melakukan penggeledahan. Alhasil, ditemukan sabu dengan total 23,5 gram dan 49 butir ekstasi. "Tersangka merupakan pengedar. Kita mendapatkan banyak barang bukti. Selain itu narkoba, alat hisap sabu, timbangan digital, korek dan plastik edar juga kita temukan. Barang bukti ini kita sita untuk bukti persidangan nanti," jelas Kasat.

Akibat ulahnya, tersangka dijerat Pasal 114 dan 112 Undang-Undang no.35 tahun 2009 dengan ancaman minimal diatas 5 tahun penjara. Sementara rekanan tersangka yang berinisial Rd masih dalam pencarian dan sudah ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang). "Kita masih mencari rekanan tersangka. Selain itu, kita juga melakukan penyidikan lebih lanjut. Tersangka tentunya kita tahan," jelas Kasat.

Sementara itu, AG ayah beranak 3 itu mengaku baru 2 bulan mengedarkan narkoba. "Kerjaan sehari-hari saya jual nasi. Saya baru mengedar 2 bulan. Saya memang sudah lama makai narkoba," aku tersangka sambil tertunduk. ***(gem)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
bukan orang suci
Hari gene apakah ada manusia yg takut dosa??ga ada tuh..buktinya alquran saja dikorupsi..daging sapi diganti daging mentah...yg pemuka agama saja ga takut dosa tuh...

mau dilaknat Allah?
dah jelas tak ada untungnya untuk kebaikan Club2 malam itu. Kenapa kok kita masih maksa supaya di kota ini tetap ada, apa karena pengaruh duit? yg membiarkannya, yang mengadakannya, dan yang mengizinkannya nanti akan kena laknat paling dulu dari kema


Berita Hukum lainnya..........
- Polisi Serang Mahasiswa Dalam Musholla,
Kapolda Riau Janji Para Pelaku Ditindak Tegas

- Saksi Annas dan Gulat Manurung,
Romi 'Ketum' PPP Merasa tak Dapat Panggilan KPK

- Gelapkan Mobil Rental, Pengangguran di Pekanbaru Divonis 2,5 Tahun Penjara
- KIR dan Trayek Mati,
Dua Oplet Terjaring Razia Dishub di Rumbai

- Selasa Depan, Dua Terdakwa Korupsi Pembangunan Stadion Mini Pelalawan Dituntut
- Romi 'Ketum PPP' Diperiksa KPK untuk Annas dan Gulat Manurung
- Serang Mahasiswa Dalam Musholla,
LBH Kecam Polisi dan Kapitra Siap jadi Pengacara Umat Islam



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.237.247.172
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com