Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 25 Juli 2016 09:17
Jumlah Pasien DBD di RSUD Dumai Meningkat

Senin, 25 Juli 2016 09:11
Achmad Sebut Hutang Eskalasi Ibarat Lalat, tak Menggigit tapi Mengganggu

Senin, 25 Juli 2016 09:05
Bupati Kampar Ajak RTMPE Sebagai Lokasi Ekskul

Senin, 25 Juli 2016 09:00
Bupati Irwan Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Meranti di Pekanbaru

Senin, 25 Juli 2016 08:44
Truk dan 4 Pencuri Sawit di PT DPN Ditangkap Polsek Kuansing

Senin, 25 Juli 2016 07:37
Waka DPRD Riau Ngaku Galau Hadapi Sikap Gubernur Riau

Senin, 25 Juli 2016 07:34
PKPU Pekanbaru dan BNP Paribas Bangun Sekolah di Meranti



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2013 12:56
Pengedar Narkoba Ditangkap Di XP Club

Polresta Pekanbaru kembali berhasil menangkap pengedar narkoba. Dua tersangka ditangkap di XP Club Pekanbaru bersama barang bukti bernilai jutaan rupiah.

Riauterkini-PEKANBARU-Dua tersangka narkoba AG (42) warga Jalan Satria Gg Tawalib, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayana Raya dan AN (41) ditangkap polisi di tempat hiburan malam, XP Club Pekanbaru, sekitar jam 10.00 WIB, kemarin. Dari penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti narkoba pil ekstasi dan sabu-sabu senilai jutaan rupiah.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol R. A. Ginanjar melalui Kasat Narkoba, AKP Banjarnahor SIK mengatakan polisi mendapatkan informasi dari masyarakat dan melacak keberadaan tersangka. "Kita mendapatkan informasi dari masyarakat. Kita melacaknya dan kita mengetahui keberadaan tersangka di XP Club. Tersangka ditangkap di room ketika sedang karaoke," jelasnya.

Kemudian, polisi melakukan penggeledahan. Alhasil, ditemukan sabu dengan total 23,5 gram dan 49 butir ekstasi. "Tersangka merupakan pengedar. Kita mendapatkan banyak barang bukti. Selain itu narkoba, alat hisap sabu, timbangan digital, korek dan plastik edar juga kita temukan. Barang bukti ini kita sita untuk bukti persidangan nanti," jelas Kasat.

Akibat ulahnya, tersangka dijerat Pasal 114 dan 112 Undang-Undang no.35 tahun 2009 dengan ancaman minimal diatas 5 tahun penjara. Sementara rekanan tersangka yang berinisial Rd masih dalam pencarian dan sudah ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang). "Kita masih mencari rekanan tersangka. Selain itu, kita juga melakukan penyidikan lebih lanjut. Tersangka tentunya kita tahan," jelas Kasat.

Sementara itu, AG ayah beranak 3 itu mengaku baru 2 bulan mengedarkan narkoba. "Kerjaan sehari-hari saya jual nasi. Saya baru mengedar 2 bulan. Saya memang sudah lama makai narkoba," aku tersangka sambil tertunduk. ***(gem)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
bukan orang suci
Hari gene apakah ada manusia yg takut dosa??ga ada tuh..buktinya alquran saja dikorupsi..daging sapi diganti daging mentah...yg pemuka agama saja ga takut dosa tuh...

mau dilaknat Allah?
dah jelas tak ada untungnya untuk kebaikan Club2 malam itu. Kenapa kok kita masih maksa supaya di kota ini tetap ada, apa karena pengaruh duit? yg membiarkannya, yang mengadakannya, dan yang mengizinkannya nanti akan kena laknat paling dulu dari kema


Berita Hukum lainnya..........
- Truk dan 4 Pencuri Sawit di PT DPN Ditangkap Polsek Kuansing
- Seorang Suami di Rohul Ditangkap Polisi karena Tonjok Wajah Istri
- Pelantikan PC Federasi SP-BPU se Riau Nyaris Bentrok
- Heboh, Oknum Kades Asal Meranti Ditangkap SatNarkoba Polres Bengkalis
- Kejari Pelalawan Kembali Eksekusi Dua Terpidana Perkara Kehutanan
- Polres Dumai Canangkan Program Bulan Dumai Tertib
- Polres Dumai Tangkap Mobil Angkut 100 Karung Bawang Ilegal


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.80.23.105
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com