Untitled Document
Kamis, 23 Zulqaidah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 18 September 2014 08:24
Gubri Temui Kapitra,
Wide Tegaskan Tiada Celah untuk Berdamai


Kamis, 18 September 2014 08:21
Rp36 Miliar APBD Riau Bangun RSUD Rohil di Baganbatu

Kamis, 18 September 2014 08:19
Kabut Asap Mulai Ganggu Jadwal Penerbangan di Bandara SSK II

Kamis, 18 September 2014 07:38
Galeri Pelepasan CJH Asal Pelalawan ke Tanah Suci di Batam

Kamis, 18 September 2014 06:53
Galeri Peresmian Pilot Project PLTBg di Rohul

Kamis, 18 September 2014 00:16
Meski Bebas Hot Spot, Rohil Tetap Diselimuti Asap

Kamis, 18 September 2014 00:10
SK sudah Diteken Gubri,
Besok, 4 Pimpinan DPRD Rohul Definitif Dilantik




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2013 12:56
Pengedar Narkoba Ditangkap Di XP Club

Polresta Pekanbaru kembali berhasil menangkap pengedar narkoba. Dua tersangka ditangkap di XP Club Pekanbaru bersama barang bukti bernilai jutaan rupiah.

Riauterkini-PEKANBARU-Dua tersangka narkoba AG (42) warga Jalan Satria Gg Tawalib, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayana Raya dan AN (41) ditangkap polisi di tempat hiburan malam, XP Club Pekanbaru, sekitar jam 10.00 WIB, kemarin. Dari penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti narkoba pil ekstasi dan sabu-sabu senilai jutaan rupiah.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol R. A. Ginanjar melalui Kasat Narkoba, AKP Banjarnahor SIK mengatakan polisi mendapatkan informasi dari masyarakat dan melacak keberadaan tersangka. "Kita mendapatkan informasi dari masyarakat. Kita melacaknya dan kita mengetahui keberadaan tersangka di XP Club. Tersangka ditangkap di room ketika sedang karaoke," jelasnya.

Kemudian, polisi melakukan penggeledahan. Alhasil, ditemukan sabu dengan total 23,5 gram dan 49 butir ekstasi. "Tersangka merupakan pengedar. Kita mendapatkan banyak barang bukti. Selain itu narkoba, alat hisap sabu, timbangan digital, korek dan plastik edar juga kita temukan. Barang bukti ini kita sita untuk bukti persidangan nanti," jelas Kasat.

Akibat ulahnya, tersangka dijerat Pasal 114 dan 112 Undang-Undang no.35 tahun 2009 dengan ancaman minimal diatas 5 tahun penjara. Sementara rekanan tersangka yang berinisial Rd masih dalam pencarian dan sudah ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang). "Kita masih mencari rekanan tersangka. Selain itu, kita juga melakukan penyidikan lebih lanjut. Tersangka tentunya kita tahan," jelas Kasat.

Sementara itu, AG ayah beranak 3 itu mengaku baru 2 bulan mengedarkan narkoba. "Kerjaan sehari-hari saya jual nasi. Saya baru mengedar 2 bulan. Saya memang sudah lama makai narkoba," aku tersangka sambil tertunduk. ***(gem)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
bukan orang suci
Hari gene apakah ada manusia yg takut dosa??ga ada tuh..buktinya alquran saja dikorupsi..daging sapi diganti daging mentah...yg pemuka agama saja ga takut dosa tuh...

mau dilaknat Allah?
dah jelas tak ada untungnya untuk kebaikan Club2 malam itu. Kenapa kok kita masih maksa supaya di kota ini tetap ada, apa karena pengaruh duit? yg membiarkannya, yang mengadakannya, dan yang mengizinkannya nanti akan kena laknat paling dulu dari kema


Berita Hukum lainnya..........
- Gubri Temui Kapitra,
Wide Tegaskan Tiada Celah untuk Berdamai

- DPRD Geram,
Dahlan Iskan Didesak Umumkan Nama Pejabat Riau Pemeras PT Adhi Karya

- Polisi Gerebek Markas Judi Online di Pekanbaru, 12 WNA Ditangkap
- Dua Lagi Tersangka Proyek PLUT Diskop Kampar Ditahan Kejari
- Pemilik Lahan Segera Dipanggil,
Polhut Dishutbun Rohul Amankan 3 Perambah HL Bukit Suligi Tandun

- Didukung Tim Investigasi Gabungan,
Polres Inhil Proses Dugaan Penyimpangan Terbitnya Izin PT SAL

- Petugas LP Bangkinang Berhasil Gagalkan Penyeludupan Shabu- ke dalam Lapas


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.235.51.243
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com