Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 25 Mei 2016 15:25
Korupsi Dana Penelitian LPPM, Dosen Unilak Dituntut 2 Tahun Penjara

Rabu, 25 Mei 2016 15:20
Menuju Pekanbaru 1,
PKS Lirik Amijaya Pramudya


Rabu, 25 Mei 2016 14:49
Pemkab Inhil Akan Aktifkan Kembali GTv

Rabu, 25 Mei 2016 14:48
Jelang Pelantikan Gubri Definitif, Andi Rachman Ikuti Gladi Resik

Rabu, 25 Mei 2016 14:44
Asisten lll Rohil Hadiri Sosialisasi dan Silaturahmi DMI

Rabu, 25 Mei 2016 14:40
101 Pelajar dan Ofisial Pelalawan Dikirim ke Popda Riau

Rabu, 25 Mei 2016 14:36
NasDem Dikabarkan PAW-kan Anggota DPRD Pekanbaru Fikri Wahyudi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2013 12:56
Pengedar Narkoba Ditangkap Di XP Club

Polresta Pekanbaru kembali berhasil menangkap pengedar narkoba. Dua tersangka ditangkap di XP Club Pekanbaru bersama barang bukti bernilai jutaan rupiah.

Riauterkini-PEKANBARU-Dua tersangka narkoba AG (42) warga Jalan Satria Gg Tawalib, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayana Raya dan AN (41) ditangkap polisi di tempat hiburan malam, XP Club Pekanbaru, sekitar jam 10.00 WIB, kemarin. Dari penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti narkoba pil ekstasi dan sabu-sabu senilai jutaan rupiah.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol R. A. Ginanjar melalui Kasat Narkoba, AKP Banjarnahor SIK mengatakan polisi mendapatkan informasi dari masyarakat dan melacak keberadaan tersangka. "Kita mendapatkan informasi dari masyarakat. Kita melacaknya dan kita mengetahui keberadaan tersangka di XP Club. Tersangka ditangkap di room ketika sedang karaoke," jelasnya.

Kemudian, polisi melakukan penggeledahan. Alhasil, ditemukan sabu dengan total 23,5 gram dan 49 butir ekstasi. "Tersangka merupakan pengedar. Kita mendapatkan banyak barang bukti. Selain itu narkoba, alat hisap sabu, timbangan digital, korek dan plastik edar juga kita temukan. Barang bukti ini kita sita untuk bukti persidangan nanti," jelas Kasat.

Akibat ulahnya, tersangka dijerat Pasal 114 dan 112 Undang-Undang no.35 tahun 2009 dengan ancaman minimal diatas 5 tahun penjara. Sementara rekanan tersangka yang berinisial Rd masih dalam pencarian dan sudah ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang). "Kita masih mencari rekanan tersangka. Selain itu, kita juga melakukan penyidikan lebih lanjut. Tersangka tentunya kita tahan," jelas Kasat.

Sementara itu, AG ayah beranak 3 itu mengaku baru 2 bulan mengedarkan narkoba. "Kerjaan sehari-hari saya jual nasi. Saya baru mengedar 2 bulan. Saya memang sudah lama makai narkoba," aku tersangka sambil tertunduk. ***(gem)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
bukan orang suci
Hari gene apakah ada manusia yg takut dosa??ga ada tuh..buktinya alquran saja dikorupsi..daging sapi diganti daging mentah...yg pemuka agama saja ga takut dosa tuh...

mau dilaknat Allah?
dah jelas tak ada untungnya untuk kebaikan Club2 malam itu. Kenapa kok kita masih maksa supaya di kota ini tetap ada, apa karena pengaruh duit? yg membiarkannya, yang mengadakannya, dan yang mengizinkannya nanti akan kena laknat paling dulu dari kema


Berita Hukum lainnya..........
- Korupsi Dana Penelitian LPPM, Dosen Unilak Dituntut 2 Tahun Penjara
- Kampung Kompak Narkoba Tetap Akan Jadi Target Polsek Bangko Rohil
- Batal Jalani Pemeriksaan, Jaksa Jadwalkan Panggil Ulang Bupati Meranti
- Aparat Polres Rohil Tangkap 9 Tersangka Narkoba
- Kos-kosan Mahasiswa di Panam Dirampok di Siang Bolong
- Dilantik, Marsudin Nainggolan Resmi Pimpin Pengadilan Negeri Pekanbaru
- Dua Bocah di Inhu Tewas Kecemplung Kolam Ikan Orang Tuanya


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.159.89.7
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com