Untitled Document
Rabu, 25 Ramadhan 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 23 Juli 2014 14:07
Dewan Meminta PLN Tak Matikan Listrik Menjelang Lebaran

Rabu, 23 Juli 2014 14:03
Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru,
Pejabat Kementrian PU Divonis Hakim 16 Bulan


Rabu, 23 Juli 2014 14:01
a

Rabu, 23 Juli 2014 14:00
20.000 Blangko Akte Kelahiran Pekanbaru Siap Cetak

Rabu, 23 Juli 2014 13:56
Pemkab Kuansing Ajukan RAPBD-P 2014 ke Dewan Bulan Depan

Rabu, 23 Juli 2014 13:53
Terra-Aqua Pantau 160 Titik Panas di Riau

Rabu, 23 Juli 2014 13:44
Lima Desa Pangean, Kuansing Dipimpin Pejabat Sementara



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2013 12:56
Pengedar Narkoba Ditangkap Di XP Club

Polresta Pekanbaru kembali berhasil menangkap pengedar narkoba. Dua tersangka ditangkap di XP Club Pekanbaru bersama barang bukti bernilai jutaan rupiah.

Riauterkini-PEKANBARU-Dua tersangka narkoba AG (42) warga Jalan Satria Gg Tawalib, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayana Raya dan AN (41) ditangkap polisi di tempat hiburan malam, XP Club Pekanbaru, sekitar jam 10.00 WIB, kemarin. Dari penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti narkoba pil ekstasi dan sabu-sabu senilai jutaan rupiah.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol R. A. Ginanjar melalui Kasat Narkoba, AKP Banjarnahor SIK mengatakan polisi mendapatkan informasi dari masyarakat dan melacak keberadaan tersangka. "Kita mendapatkan informasi dari masyarakat. Kita melacaknya dan kita mengetahui keberadaan tersangka di XP Club. Tersangka ditangkap di room ketika sedang karaoke," jelasnya.

Kemudian, polisi melakukan penggeledahan. Alhasil, ditemukan sabu dengan total 23,5 gram dan 49 butir ekstasi. "Tersangka merupakan pengedar. Kita mendapatkan banyak barang bukti. Selain itu narkoba, alat hisap sabu, timbangan digital, korek dan plastik edar juga kita temukan. Barang bukti ini kita sita untuk bukti persidangan nanti," jelas Kasat.

Akibat ulahnya, tersangka dijerat Pasal 114 dan 112 Undang-Undang no.35 tahun 2009 dengan ancaman minimal diatas 5 tahun penjara. Sementara rekanan tersangka yang berinisial Rd masih dalam pencarian dan sudah ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang). "Kita masih mencari rekanan tersangka. Selain itu, kita juga melakukan penyidikan lebih lanjut. Tersangka tentunya kita tahan," jelas Kasat.

Sementara itu, AG ayah beranak 3 itu mengaku baru 2 bulan mengedarkan narkoba. "Kerjaan sehari-hari saya jual nasi. Saya baru mengedar 2 bulan. Saya memang sudah lama makai narkoba," aku tersangka sambil tertunduk. ***(gem)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
bukan orang suci
Hari gene apakah ada manusia yg takut dosa??ga ada tuh..buktinya alquran saja dikorupsi..daging sapi diganti daging mentah...yg pemuka agama saja ga takut dosa tuh...

mau dilaknat Allah?
dah jelas tak ada untungnya untuk kebaikan Club2 malam itu. Kenapa kok kita masih maksa supaya di kota ini tetap ada, apa karena pengaruh duit? yg membiarkannya, yang mengadakannya, dan yang mengizinkannya nanti akan kena laknat paling dulu dari kema


Berita Hukum lainnya..........
- Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru,
Pejabat Kementrian PU Divonis Hakim 16 Bulan

- Diduga Angkut Sapi Curian,
Tiga Pria Diamankan di Polsek Tambusai

- Dugaan Korupsi Program K2i, Tim Ahli Kejaksaan Diturunkan Usai Lebaran
- Pelaku Sodomi Culik dan Mutilasi Tiga Bocah di Perawang
- Kejati Pelajari Penghentian Kasus Korupsi Dana Bansos Pemko Pekanbaru
- Mobil Tagana Diskessos Pelalawan Alami Kecelakaan Tunggal
- Bertepatan HBA 54, Kejari Siak Tetapkan 9 Tersangka Korupsi


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.211.80.155
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com