Untitled Document
Jumat, 17 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 17 April 2014 22:24
Pasca Dilantik Wagubri,
Burhanuddin Ingin Tancap Gas Urus Riau Tower


Kamis, 17 April 2014 22:16
38 Kursi DPRD Kabupaten/Kota di Riau,
Hanura Klaim Rebut 3 Kursi DPRD Provinsi


Kamis, 17 April 2014 20:56
Gubri Mutasi Sembilan Pejabat Eselon II

Kamis, 17 April 2014 20:05
Kursi Golkar untuk DPRD Rohul Diprediksi Meningkat

Kamis, 17 April 2014 20:02
Aksi Demo Tuntut Kades Dibebaskan,
Kerusuhan Terjadi Saat Kaum Ibu Ambil Jatah Makan Siang Anggota Polisi


Kamis, 17 April 2014 19:51
Sejumlah Rekapitulasi SuaraDi Kelurahan Belum Rampung,
PPK Mandau Tetap Gelar Rapat Pleno


Kamis, 17 April 2014 19:44
Hari Kesadaran Nasional,
Bupati Rohul Mengaku Idealisme Pegawai Mulai Luntur




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Mei 2013 12:56
Pengedar Narkoba Ditangkap Di XP Club

Polresta Pekanbaru kembali berhasil menangkap pengedar narkoba. Dua tersangka ditangkap di XP Club Pekanbaru bersama barang bukti bernilai jutaan rupiah.

Riauterkini-PEKANBARU-Dua tersangka narkoba AG (42) warga Jalan Satria Gg Tawalib, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayana Raya dan AN (41) ditangkap polisi di tempat hiburan malam, XP Club Pekanbaru, sekitar jam 10.00 WIB, kemarin. Dari penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti narkoba pil ekstasi dan sabu-sabu senilai jutaan rupiah.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol R. A. Ginanjar melalui Kasat Narkoba, AKP Banjarnahor SIK mengatakan polisi mendapatkan informasi dari masyarakat dan melacak keberadaan tersangka. "Kita mendapatkan informasi dari masyarakat. Kita melacaknya dan kita mengetahui keberadaan tersangka di XP Club. Tersangka ditangkap di room ketika sedang karaoke," jelasnya.

Kemudian, polisi melakukan penggeledahan. Alhasil, ditemukan sabu dengan total 23,5 gram dan 49 butir ekstasi. "Tersangka merupakan pengedar. Kita mendapatkan banyak barang bukti. Selain itu narkoba, alat hisap sabu, timbangan digital, korek dan plastik edar juga kita temukan. Barang bukti ini kita sita untuk bukti persidangan nanti," jelas Kasat.

Akibat ulahnya, tersangka dijerat Pasal 114 dan 112 Undang-Undang no.35 tahun 2009 dengan ancaman minimal diatas 5 tahun penjara. Sementara rekanan tersangka yang berinisial Rd masih dalam pencarian dan sudah ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang). "Kita masih mencari rekanan tersangka. Selain itu, kita juga melakukan penyidikan lebih lanjut. Tersangka tentunya kita tahan," jelas Kasat.

Sementara itu, AG ayah beranak 3 itu mengaku baru 2 bulan mengedarkan narkoba. "Kerjaan sehari-hari saya jual nasi. Saya baru mengedar 2 bulan. Saya memang sudah lama makai narkoba," aku tersangka sambil tertunduk. ***(gem)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
bukan orang suci
Hari gene apakah ada manusia yg takut dosa??ga ada tuh..buktinya alquran saja dikorupsi..daging sapi diganti daging mentah...yg pemuka agama saja ga takut dosa tuh...

mau dilaknat Allah?
dah jelas tak ada untungnya untuk kebaikan Club2 malam itu. Kenapa kok kita masih maksa supaya di kota ini tetap ada, apa karena pengaruh duit? yg membiarkannya, yang mengadakannya, dan yang mengizinkannya nanti akan kena laknat paling dulu dari kema


Berita Hukum lainnya..........
- Aksi Demo Tuntut Kades Dibebaskan,
Kerusuhan Terjadi Saat Kaum Ibu Ambil Jatah Makan Siang Anggota Polisi

- Digauli Hingga Melahirkan, Keponakan di Meranti Polisikan Paman
- Pasca Dua Warga Tertembak, Massa Kembali Demo Pembebasan Kades
- Tak Kunjung Tuntas, Proyek Pelabuhan Dumai Diduga Menyimpang
- Jaksa Wajibkan Pemohon PK Pemalsu Kartu Remi Hadiri Sidang
- Kejari dan Polres Dumai Tangkap Oknum Pengaku Intel Kejati
- Said Faisal Sudah Berada di Rutan Pekanbaru


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.198.34.238
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com