Untitled Document
Kamis, 16 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 17 April 2014 13:05
Sidang Korupsi Perjalanan ke Inggris,
Bupati Kampar Sebut Diundang dan Biaya Ditanggung BPR Sari Madu


Kamis, 17 April 2014 12:53
Demo Tuntut Pembebasan Kades Rusuh, Dua Warga Siak Tertembak

Kamis, 17 April 2014 12:50
Sekda Tengku Mukhlis Kukuhkan Pengurus Forikan Pelalawan

Kamis, 17 April 2014 12:45
Belum Ajukan Formasi, Rohul Sudah Dua Tahun tak Terima CPNS

Kamis, 17 April 2014 11:39
Keluarga Gubernur dan Bupati di Riau 'Berparade' Menuju Gedung Wakil Rakyat

Kamis, 17 April 2014 11:33
Sidang Korupsi Perjalanan ke Inggris,
Bupati Kampar dan Keluarga Hadir sebagai Saksi


Kamis, 17 April 2014 11:30
Pekan Penghijauan XXVI, Prodi Biologi FKIM UR Siap Hijaukan Pesisir Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 18 Mei 2013 15:34
Pelaku Perusakan Mobil Diburu,
Polres Kuansing Tangkap Dua Pelaku PETI


Sampai hari ini para pelaku perusakan 17 mobil masih kabur. Sementara dalam kasus PETI, Polres Kuansing menangkap dua tersangka.

Riauterkini-PEKANBARU- Wakil Kepala Polres Kuantan Singingi (Wakapolres Kuansing) Kimpol Haldun mengungkapkan, bahwa sejauh ini pihaknya baru menangkap dua warga Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan dalam kasus penambangan emas tanpa izin atau PETI.

"Yang kita amankan masih dua. Belum ada penambahan. Keduanya ditangkap dalam kasus PETI, sebagai pemilik," tutur Haldun saat dihubungi riauterkinicom dari Pekanbaru, Sabtu (18/5/13).

Sementara untuk kasus perusakan 17 unit mobil pejabat Pemkab Kuansing dan sejumlah wartawan, Haldun mengatakan pihaknya belum berhasil menangkap seorang pun yang terindintifikasi bertanggung jawab dalam kasus tersebut.

"Para pelaku perusakan mobil tidak lagi berada di kampung. Petugas kita sedang di Sijunjung, Sumbar untuk melakukan pengejaran," tuturnya.

Sebagai pengingat, pada Selasa (14/5/13) lalu, seratusan warga merusak 17 unit mobil yang diparkir di Pasar Lubuk Ambacang. Mobil tersebut ditinggal pemiliknya mengikuti operasi penertiban PETI di sepanjang hulu Sungai Kuantan. Sebanyak 53 unit PETI dibakar aparat gabungan yang langsung dipimpin Bupati Kuansing Sukarmis.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
suara rakyat
Bpk bupati seharusnya tdk perlu membakar kapal peti, krn modal nya besar, yg punya kan warga bpk juga, bpk seharusnya mencari solusi alternative bagi mata pencaharian mrka,krn mrka sudah lama bergantung hidup dari peti ini, bayangkan brpa KK yg mende

suara rakyat
Bpk bupati seharusnya tdk perlu membakar kapal peti, krn modal nya besar, yg punya kan warga bpk juga, bpk seharusnya mencari solusi alternative bagi mata pencaharian mrka,krn mrka sudah lama bergantung hidup dari peti ini, bayangkan brpa KK yg mende

ANTI PETI
LANJUTKAN TERUS PEMBERANTASAN PETI, PAK KAPOLRES...!!! JANGAN MUNDUR, MAYORITAS MASYARAKAT KUANSING MENDUKUNG POLISI DAN PEMDA MEMBERANTAS PETI. KALAU DIBIARKAN SANGAT MEMBAHAYAKAN KEHIDUPAN MAYARAKAT PENGGUNA AIR SUNGAI KUANTAN DAN MERUSAK LINGKUNGA

peti
Sama saya bapak blm setor .

peti
Sama saya bapak blm setor .


Berita Hukum lainnya..........
- Sidang Korupsi Perjalanan ke Inggris,
Bupati Kampar Sebut Diundang dan Biaya Ditanggung BPR Sari Madu

- Demo Tuntut Pembebasan Kades Rusuh, Dua Warga Siak Tertembak
- Sidang Korupsi Perjalanan ke Inggris,
Bupati Kampar dan Keluarga Hadir sebagai Saksi

- Polsek Mandau, Bengkalis Kehabisan Formulis SKCK
- Miliki Ganja Sekilo, Honorer Dishub Siak dan Rekannya Ditangkap
- Kapolda Kunjungan Kerja ke Inhil
- Tersangka Pidana Pemilu,
Maimanah Umar dan Putrinya Terancam Dianulir KPU



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.33.176
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com