Untitled Document
Selasa, 26 Zulhijjah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 20 Oktober 2014 23:08
Pegawai Dipenda Duri Dirampok

Senin, 20 Oktober 2014 22:46
Porprov VIII Riau,
Hari 2, Taekwondo Sumbangkan 3 Mendali Emas untuk Pekanbaru


Senin, 20 Oktober 2014 22:22
Porprov VIII Riau,
Cabor Atletik Sumbang Dua Emas buat Inhil


Senin, 20 Oktober 2014 22:14
Fasilitas Vital,
Mobil Plat Merah Dilarang Lewat Gate 117 Duri PT. CPI


Senin, 20 Oktober 2014 20:59
Firdaus Harapkan Presiden Baru Berikan Perubahan dan Kesejahteraan

Senin, 20 Oktober 2014 20:54
Korupsi Dana Program K2I,
Tersangka Susilo Jalani Pemeriksaan Kejati Riau


Senin, 20 Oktober 2014 20:48
Perbaiki Kinerja,
Wako Pekanbaru akan Lelang Jabatan Camat




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 18 Mei 2013 15:34
Pelaku Perusakan Mobil Diburu,
Polres Kuansing Tangkap Dua Pelaku PETI


Sampai hari ini para pelaku perusakan 17 mobil masih kabur. Sementara dalam kasus PETI, Polres Kuansing menangkap dua tersangka.

Riauterkini-PEKANBARU- Wakil Kepala Polres Kuantan Singingi (Wakapolres Kuansing) Kimpol Haldun mengungkapkan, bahwa sejauh ini pihaknya baru menangkap dua warga Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan dalam kasus penambangan emas tanpa izin atau PETI.

"Yang kita amankan masih dua. Belum ada penambahan. Keduanya ditangkap dalam kasus PETI, sebagai pemilik," tutur Haldun saat dihubungi riauterkinicom dari Pekanbaru, Sabtu (18/5/13).

Sementara untuk kasus perusakan 17 unit mobil pejabat Pemkab Kuansing dan sejumlah wartawan, Haldun mengatakan pihaknya belum berhasil menangkap seorang pun yang terindintifikasi bertanggung jawab dalam kasus tersebut.

"Para pelaku perusakan mobil tidak lagi berada di kampung. Petugas kita sedang di Sijunjung, Sumbar untuk melakukan pengejaran," tuturnya.

Sebagai pengingat, pada Selasa (14/5/13) lalu, seratusan warga merusak 17 unit mobil yang diparkir di Pasar Lubuk Ambacang. Mobil tersebut ditinggal pemiliknya mengikuti operasi penertiban PETI di sepanjang hulu Sungai Kuantan. Sebanyak 53 unit PETI dibakar aparat gabungan yang langsung dipimpin Bupati Kuansing Sukarmis.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
suara rakyat
Bpk bupati seharusnya tdk perlu membakar kapal peti, krn modal nya besar, yg punya kan warga bpk juga, bpk seharusnya mencari solusi alternative bagi mata pencaharian mrka,krn mrka sudah lama bergantung hidup dari peti ini, bayangkan brpa KK yg mende

suara rakyat
Bpk bupati seharusnya tdk perlu membakar kapal peti, krn modal nya besar, yg punya kan warga bpk juga, bpk seharusnya mencari solusi alternative bagi mata pencaharian mrka,krn mrka sudah lama bergantung hidup dari peti ini, bayangkan brpa KK yg mende

ANTI PETI
LANJUTKAN TERUS PEMBERANTASAN PETI, PAK KAPOLRES...!!! JANGAN MUNDUR, MAYORITAS MASYARAKAT KUANSING MENDUKUNG POLISI DAN PEMDA MEMBERANTAS PETI. KALAU DIBIARKAN SANGAT MEMBAHAYAKAN KEHIDUPAN MAYARAKAT PENGGUNA AIR SUNGAI KUANTAN DAN MERUSAK LINGKUNGA

peti
Sama saya bapak blm setor .

peti
Sama saya bapak blm setor .


Berita Hukum lainnya..........
- Pegawai Dipenda Duri Dirampok
- Korupsi Dana Program K2I,
Tersangka Susilo Jalani Pemeriksaan Kejati Riau

- Pencuri ATM di Pekanbaru Tertangkap Warga dan Ditembak Polisi
- Korupsi Proyek Peningkatan Jalan Lukun-Sungai Tohor, Meranti,
Dua Lagi Terdakwa Dituntut Jaksa 8 tahun Penjara

- Terjatuh dari Ketinggian 7 Meter,
Pekerja Subkontraktor PT Duta Palma Tewas Mengenaskan

- Polisi Buru Pelempar Bom Molotov Rumah Petugas Rutan Dumai
- Kesimpulan Puslabfor Polda Sumut,
Kebakaran Kantor Bupati Inhil Terindikasi Disengaja



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.144.4
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com