Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 24 Agustus 2016 13:12
Distribusi Air Bersih Pelanggan PDAM Bengkalis Terganggu Pompa Rusak

Rabu, 24 Agustus 2016 13:09
DPRD Bengkalis Tunda Sepekan Bahas Ranperda RPJMD 2016-2021

Rabu, 24 Agustus 2016 13:07
Mogok Berlanjut, BOB Usulkan Santunan untuk Pekerja Migas

Rabu, 24 Agustus 2016 13:04
Gerebek Rumah di Ujungbatu, Kakek Pengedar Ganja Ditangkap Polres Rohul

Rabu, 24 Agustus 2016 13:02
Korupsi Ganti Rugi Lahan Embarkasi Haji Riau Mulai Disidangkan

Rabu, 24 Agustus 2016 12:59
Pemko Pekanbaru Sediakan Wifi Gratis di 30 Lokasi

Rabu, 24 Agustus 2016 12:57
Polres Inhil Selidiki Meningkatnya Aksi Perampokan di Sungai Indragiri



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 18 Mei 2013 15:34
Pelaku Perusakan Mobil Diburu,
Polres Kuansing Tangkap Dua Pelaku PETI


Sampai hari ini para pelaku perusakan 17 mobil masih kabur. Sementara dalam kasus PETI, Polres Kuansing menangkap dua tersangka.

Riauterkini-PEKANBARU- Wakil Kepala Polres Kuantan Singingi (Wakapolres Kuansing) Kimpol Haldun mengungkapkan, bahwa sejauh ini pihaknya baru menangkap dua warga Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan dalam kasus penambangan emas tanpa izin atau PETI.

"Yang kita amankan masih dua. Belum ada penambahan. Keduanya ditangkap dalam kasus PETI, sebagai pemilik," tutur Haldun saat dihubungi riauterkinicom dari Pekanbaru, Sabtu (18/5/13).

Sementara untuk kasus perusakan 17 unit mobil pejabat Pemkab Kuansing dan sejumlah wartawan, Haldun mengatakan pihaknya belum berhasil menangkap seorang pun yang terindintifikasi bertanggung jawab dalam kasus tersebut.

"Para pelaku perusakan mobil tidak lagi berada di kampung. Petugas kita sedang di Sijunjung, Sumbar untuk melakukan pengejaran," tuturnya.

Sebagai pengingat, pada Selasa (14/5/13) lalu, seratusan warga merusak 17 unit mobil yang diparkir di Pasar Lubuk Ambacang. Mobil tersebut ditinggal pemiliknya mengikuti operasi penertiban PETI di sepanjang hulu Sungai Kuantan. Sebanyak 53 unit PETI dibakar aparat gabungan yang langsung dipimpin Bupati Kuansing Sukarmis.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
suara rakyat
Bpk bupati seharusnya tdk perlu membakar kapal peti, krn modal nya besar, yg punya kan warga bpk juga, bpk seharusnya mencari solusi alternative bagi mata pencaharian mrka,krn mrka sudah lama bergantung hidup dari peti ini, bayangkan brpa KK yg mende

suara rakyat
Bpk bupati seharusnya tdk perlu membakar kapal peti, krn modal nya besar, yg punya kan warga bpk juga, bpk seharusnya mencari solusi alternative bagi mata pencaharian mrka,krn mrka sudah lama bergantung hidup dari peti ini, bayangkan brpa KK yg mende

ANTI PETI
LANJUTKAN TERUS PEMBERANTASAN PETI, PAK KAPOLRES...!!! JANGAN MUNDUR, MAYORITAS MASYARAKAT KUANSING MENDUKUNG POLISI DAN PEMDA MEMBERANTAS PETI. KALAU DIBIARKAN SANGAT MEMBAHAYAKAN KEHIDUPAN MAYARAKAT PENGGUNA AIR SUNGAI KUANTAN DAN MERUSAK LINGKUNGA

peti
Sama saya bapak blm setor .

peti
Sama saya bapak blm setor .


Berita Hukum lainnya..........
- Gerebek Rumah di Ujungbatu, Kakek Pengedar Ganja Ditangkap Polres Rohul
- Korupsi Ganti Rugi Lahan Embarkasi Haji Riau Mulai Disidangkan
- Polres Inhil Selidiki Meningkatnya Aksi Perampokan di Sungai Indragiri
- Aktifis Lingkungan Kembali Demo Tuntut Pencabutan SP3 Kasus Pembakaran Lahan
- Polres Pelalawan Kembali Tangkap Seorang Pengedar Uang Palsu
- Bersimbah Darah, Maling di Hangtuah Pekanbaru Tewas Dikeroyok Massa
- Sidang Tewasnya Anggota Kostrad TNI AD, Jaksa Hadirkan Tiga Saksi


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.245.26
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com