Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 2 Mei 2016 15:03
Peringatan Hardiknas 2016,
Bupati Rohul Ucapkan Terima Kasih kepada Tenaga Pendidik


Senin, 2 Mei 2016 14:55
Tiga Pelamar Sekdaprov Dinyatakan Gugur

Senin, 2 Mei 2016 14:53
Rektor UR Berikan Penghargaan kepada Mawapres Terbaik 2016

Senin, 2 Mei 2016 14:39
Mengiming-imingi Handphone Baru,
Karmila Tega Peralat Anak Kandungnya Jadi Kurir 17 Kg Ganja


Senin, 2 Mei 2016 14:32
Sidak Komisi 1 DPRD,
Ditemukan Sejumlah Persoalan di Disdukcapil Pelalawan


Senin, 2 Mei 2016 14:25
Bupati Inhil Pimpin Upacara Peringatan Hardiknas dan Hari Otonomi Daerah ke-20

Senin, 2 Mei 2016 14:22
Jadi Gubri Definitif, Andi Rachman Tetap Disiplinkan Stafnya



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 18 Mei 2013 15:34
Pelaku Perusakan Mobil Diburu,
Polres Kuansing Tangkap Dua Pelaku PETI


Sampai hari ini para pelaku perusakan 17 mobil masih kabur. Sementara dalam kasus PETI, Polres Kuansing menangkap dua tersangka.

Riauterkini-PEKANBARU- Wakil Kepala Polres Kuantan Singingi (Wakapolres Kuansing) Kimpol Haldun mengungkapkan, bahwa sejauh ini pihaknya baru menangkap dua warga Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan dalam kasus penambangan emas tanpa izin atau PETI.

"Yang kita amankan masih dua. Belum ada penambahan. Keduanya ditangkap dalam kasus PETI, sebagai pemilik," tutur Haldun saat dihubungi riauterkinicom dari Pekanbaru, Sabtu (18/5/13).

Sementara untuk kasus perusakan 17 unit mobil pejabat Pemkab Kuansing dan sejumlah wartawan, Haldun mengatakan pihaknya belum berhasil menangkap seorang pun yang terindintifikasi bertanggung jawab dalam kasus tersebut.

"Para pelaku perusakan mobil tidak lagi berada di kampung. Petugas kita sedang di Sijunjung, Sumbar untuk melakukan pengejaran," tuturnya.

Sebagai pengingat, pada Selasa (14/5/13) lalu, seratusan warga merusak 17 unit mobil yang diparkir di Pasar Lubuk Ambacang. Mobil tersebut ditinggal pemiliknya mengikuti operasi penertiban PETI di sepanjang hulu Sungai Kuantan. Sebanyak 53 unit PETI dibakar aparat gabungan yang langsung dipimpin Bupati Kuansing Sukarmis.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
suara rakyat
Bpk bupati seharusnya tdk perlu membakar kapal peti, krn modal nya besar, yg punya kan warga bpk juga, bpk seharusnya mencari solusi alternative bagi mata pencaharian mrka,krn mrka sudah lama bergantung hidup dari peti ini, bayangkan brpa KK yg mende

suara rakyat
Bpk bupati seharusnya tdk perlu membakar kapal peti, krn modal nya besar, yg punya kan warga bpk juga, bpk seharusnya mencari solusi alternative bagi mata pencaharian mrka,krn mrka sudah lama bergantung hidup dari peti ini, bayangkan brpa KK yg mende

ANTI PETI
LANJUTKAN TERUS PEMBERANTASAN PETI, PAK KAPOLRES...!!! JANGAN MUNDUR, MAYORITAS MASYARAKAT KUANSING MENDUKUNG POLISI DAN PEMDA MEMBERANTAS PETI. KALAU DIBIARKAN SANGAT MEMBAHAYAKAN KEHIDUPAN MAYARAKAT PENGGUNA AIR SUNGAI KUANTAN DAN MERUSAK LINGKUNGA

peti
Sama saya bapak blm setor .

peti
Sama saya bapak blm setor .


Berita Hukum lainnya..........
- Mengiming-imingi Handphone Baru,
Karmila Tega Peralat Anak Kandungnya Jadi Kurir 17 Kg Ganja

- KJRI Johor, Malaysia Pastikan 1 Polisi dan 3 Warga Riau Ditahan APMM dan Kondisinya Baik
- Tanam Ganja di Samping Rumah, Pria di Rohul Berurusan dengan Polisi
- Polda Riau Tetapkan Ketua DPRD Bengkalis Tersangka Korupsi Dana Bansos
- Biadab, Warga Kampar Berulang Cabuli Putri Tirinya Disaksikan Istri
- 3 Anggota dan 7 Mantan Anggota DPRD Riau Diperiksa KPK untuk Johar
- Dituduh Peras Nelayan Negeri Jiran,
Seorang Oknum Polair Polda Riau dan 3 Warga Ditangkap Aparat Malaysia



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.82.3.236
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com