Untitled Document
Senin, 11 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 1 Maret 2015 22:13
Komit Berantas Narkoba, 145 Paket Sabu Diamankan Polres Rohil

Ahad, 1 Maret 2015 22:10
Sepekan, Pasien Korban Kebakaran Terlantar di RSUD Pekanbaru

Ahad, 1 Maret 2015 21:07
Bupati Kampar Sebut Olahraga Salah-satu Cara Perangi Narkoba

Ahad, 1 Maret 2015 20:46
Diduga Kelebihan Muatan, KM Sinar Surya Karam di Sungai Siak

Ahad, 1 Maret 2015 20:44
Plt Gubri Dukung 10 Rekomendasi Rakernas APPSI di Ambon

Ahad, 1 Maret 2015 20:41
Demi Pemerataan Kesejahteraan,
Program Kemandirian Pangan Kampar Juga Dukung KB


Ahad, 1 Maret 2015 20:35
Hari Pertama, 100 Finalis DCR Jalani Mind Setting dan Outbond



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 18 Mei 2013 15:34
Pelaku Perusakan Mobil Diburu,
Polres Kuansing Tangkap Dua Pelaku PETI


Sampai hari ini para pelaku perusakan 17 mobil masih kabur. Sementara dalam kasus PETI, Polres Kuansing menangkap dua tersangka.

Riauterkini-PEKANBARU- Wakil Kepala Polres Kuantan Singingi (Wakapolres Kuansing) Kimpol Haldun mengungkapkan, bahwa sejauh ini pihaknya baru menangkap dua warga Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan dalam kasus penambangan emas tanpa izin atau PETI.

"Yang kita amankan masih dua. Belum ada penambahan. Keduanya ditangkap dalam kasus PETI, sebagai pemilik," tutur Haldun saat dihubungi riauterkinicom dari Pekanbaru, Sabtu (18/5/13).

Sementara untuk kasus perusakan 17 unit mobil pejabat Pemkab Kuansing dan sejumlah wartawan, Haldun mengatakan pihaknya belum berhasil menangkap seorang pun yang terindintifikasi bertanggung jawab dalam kasus tersebut.

"Para pelaku perusakan mobil tidak lagi berada di kampung. Petugas kita sedang di Sijunjung, Sumbar untuk melakukan pengejaran," tuturnya.

Sebagai pengingat, pada Selasa (14/5/13) lalu, seratusan warga merusak 17 unit mobil yang diparkir di Pasar Lubuk Ambacang. Mobil tersebut ditinggal pemiliknya mengikuti operasi penertiban PETI di sepanjang hulu Sungai Kuantan. Sebanyak 53 unit PETI dibakar aparat gabungan yang langsung dipimpin Bupati Kuansing Sukarmis.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
suara rakyat
Bpk bupati seharusnya tdk perlu membakar kapal peti, krn modal nya besar, yg punya kan warga bpk juga, bpk seharusnya mencari solusi alternative bagi mata pencaharian mrka,krn mrka sudah lama bergantung hidup dari peti ini, bayangkan brpa KK yg mende

suara rakyat
Bpk bupati seharusnya tdk perlu membakar kapal peti, krn modal nya besar, yg punya kan warga bpk juga, bpk seharusnya mencari solusi alternative bagi mata pencaharian mrka,krn mrka sudah lama bergantung hidup dari peti ini, bayangkan brpa KK yg mende

ANTI PETI
LANJUTKAN TERUS PEMBERANTASAN PETI, PAK KAPOLRES...!!! JANGAN MUNDUR, MAYORITAS MASYARAKAT KUANSING MENDUKUNG POLISI DAN PEMDA MEMBERANTAS PETI. KALAU DIBIARKAN SANGAT MEMBAHAYAKAN KEHIDUPAN MAYARAKAT PENGGUNA AIR SUNGAI KUANTAN DAN MERUSAK LINGKUNGA

peti
Sama saya bapak blm setor .

peti
Sama saya bapak blm setor .


Berita Hukum lainnya..........
- Komit Berantas Narkoba, 145 Paket Sabu Diamankan Polres Rohil
- Diduga Kelebihan Muatan, KM Sinar Surya Karam di Sungai Siak
- Pengangguran Empat Anak di Bagansiapiapi Nekat Gantung Diri
- Pencurian Sapi Marak, Dua Pelaku Berhasil Ditangkap di Kampar
- Amankan 10 Pelaku, Polisi Gerebek Arena Judi Sabung Ayam di Pekanbaru
- Letuskan Tembakan Peringatan, Polisi Gerebek Arena Judi Sabung Ayam di Pekanbaru
- Diduga 10 Tahun Disalahgunakan,
Guru-guru di Inhil Pertanyakan Transparansi Pengelolaan Iuran Korpri



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.205.207.201
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com