Untitled Document
Selasa, 2 Rajab 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 21 April 2015 11:36
Kemendagri Buka Peluang Pejabat Daerah Duduki Dirjen Otonomi Daerah

Selasa, 21 April 2015 11:25
Digerebek Saat Pesta Sabu di Rohul, Dua Tertangkap namun Bandar Kabur

Selasa, 21 April 2015 09:53
Nihil Pejabat, Asisten I Meradang Saat Buka Cerdas Cermat BNK Dumai

Selasa, 21 April 2015 09:47
Sekko Dumai Pimpin Ekpso Persiapan Kejurnas Off Road 2015

Selasa, 21 April 2015 07:00
Mulai Besok, Listrik di Sejumlah Kawasan di Kampar Dipadamkan 4-7 Jam

Selasa, 21 April 2015 06:59
DPD KNPI Riau Taja Diskusi Panel Sempena Hari Kartini

Selasa, 21 April 2015 06:57
Dimeriahkan Pesta Kembang Api, Bupati Meranti Buka MTQ Bokor



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 18 Mei 2013 15:34
Pelaku Perusakan Mobil Diburu,
Polres Kuansing Tangkap Dua Pelaku PETI


Sampai hari ini para pelaku perusakan 17 mobil masih kabur. Sementara dalam kasus PETI, Polres Kuansing menangkap dua tersangka.

Riauterkini-PEKANBARU- Wakil Kepala Polres Kuantan Singingi (Wakapolres Kuansing) Kimpol Haldun mengungkapkan, bahwa sejauh ini pihaknya baru menangkap dua warga Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan dalam kasus penambangan emas tanpa izin atau PETI.

"Yang kita amankan masih dua. Belum ada penambahan. Keduanya ditangkap dalam kasus PETI, sebagai pemilik," tutur Haldun saat dihubungi riauterkinicom dari Pekanbaru, Sabtu (18/5/13).

Sementara untuk kasus perusakan 17 unit mobil pejabat Pemkab Kuansing dan sejumlah wartawan, Haldun mengatakan pihaknya belum berhasil menangkap seorang pun yang terindintifikasi bertanggung jawab dalam kasus tersebut.

"Para pelaku perusakan mobil tidak lagi berada di kampung. Petugas kita sedang di Sijunjung, Sumbar untuk melakukan pengejaran," tuturnya.

Sebagai pengingat, pada Selasa (14/5/13) lalu, seratusan warga merusak 17 unit mobil yang diparkir di Pasar Lubuk Ambacang. Mobil tersebut ditinggal pemiliknya mengikuti operasi penertiban PETI di sepanjang hulu Sungai Kuantan. Sebanyak 53 unit PETI dibakar aparat gabungan yang langsung dipimpin Bupati Kuansing Sukarmis.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
suara rakyat
Bpk bupati seharusnya tdk perlu membakar kapal peti, krn modal nya besar, yg punya kan warga bpk juga, bpk seharusnya mencari solusi alternative bagi mata pencaharian mrka,krn mrka sudah lama bergantung hidup dari peti ini, bayangkan brpa KK yg mende

suara rakyat
Bpk bupati seharusnya tdk perlu membakar kapal peti, krn modal nya besar, yg punya kan warga bpk juga, bpk seharusnya mencari solusi alternative bagi mata pencaharian mrka,krn mrka sudah lama bergantung hidup dari peti ini, bayangkan brpa KK yg mende

ANTI PETI
LANJUTKAN TERUS PEMBERANTASAN PETI, PAK KAPOLRES...!!! JANGAN MUNDUR, MAYORITAS MASYARAKAT KUANSING MENDUKUNG POLISI DAN PEMDA MEMBERANTAS PETI. KALAU DIBIARKAN SANGAT MEMBAHAYAKAN KEHIDUPAN MAYARAKAT PENGGUNA AIR SUNGAI KUANTAN DAN MERUSAK LINGKUNGA

peti
Sama saya bapak blm setor .

peti
Sama saya bapak blm setor .


Berita Hukum lainnya..........
- Digerebek Saat Pesta Sabu di Rohul, Dua Tertangkap namun Bandar Kabur
- Dituding Cari Sensasi,
Mario Si Penyusup: Itu Urusan Pribadi Saya

- Menabrak Mobil Saat Kabur,
Dua Jambret di Pekanbaru Jadi Amukan Massa

- Kalah Sidang Praperadilan,
Pengacara Pengecer Pupuk Sebut Hakim PN Siak dalam Tekanan

- Demo di Kedubes AS, Dua Aktivis AGRA Asal Riau Diamankan Polda Metro Jaya
- Curi Uang Kotak Infak Masjid,
Warga Maredan, Pekanbaru Babak Belur Dihajar Massa

- Rampas Motor Pelajar di Komplek CPI,
Seorang Begal Sadis di Pekanbaru Ditangkap Polisi



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.80.113.118
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com