Untitled Document
Rabu, 7 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 27 Januari 2015 21:46
BPKP Riau Sosialisasikan Sistem Akrual ke Bupati dan Pejabat Rohul

Selasa, 27 Januari 2015 21:43


Selasa, 27 Januari 2015 21:11
APRIL Asian Agri Learning Institute Tingkatkan SDM Karyawan

Selasa, 27 Januari 2015 21:09


Selasa, 27 Januari 2015 21:07
Wacana Pemekaran Rokan Samo dan Kota Baharu,
Bupati Achmad Sebut Tak Berniat Jadi Bupati atau Walikota


Selasa, 27 Januari 2015 20:59
Sejumlah Pengusaha TV Kabel Riau Bentuk Aspetika

Selasa, 27 Januari 2015 20:53
Belasan Gerobak Kayu Keluar dari Hutan Kundur, Meranti Setiap Hari



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 18 Mei 2013 15:34
Pelaku Perusakan Mobil Diburu,
Polres Kuansing Tangkap Dua Pelaku PETI


Sampai hari ini para pelaku perusakan 17 mobil masih kabur. Sementara dalam kasus PETI, Polres Kuansing menangkap dua tersangka.

Riauterkini-PEKANBARU- Wakil Kepala Polres Kuantan Singingi (Wakapolres Kuansing) Kimpol Haldun mengungkapkan, bahwa sejauh ini pihaknya baru menangkap dua warga Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan dalam kasus penambangan emas tanpa izin atau PETI.

"Yang kita amankan masih dua. Belum ada penambahan. Keduanya ditangkap dalam kasus PETI, sebagai pemilik," tutur Haldun saat dihubungi riauterkinicom dari Pekanbaru, Sabtu (18/5/13).

Sementara untuk kasus perusakan 17 unit mobil pejabat Pemkab Kuansing dan sejumlah wartawan, Haldun mengatakan pihaknya belum berhasil menangkap seorang pun yang terindintifikasi bertanggung jawab dalam kasus tersebut.

"Para pelaku perusakan mobil tidak lagi berada di kampung. Petugas kita sedang di Sijunjung, Sumbar untuk melakukan pengejaran," tuturnya.

Sebagai pengingat, pada Selasa (14/5/13) lalu, seratusan warga merusak 17 unit mobil yang diparkir di Pasar Lubuk Ambacang. Mobil tersebut ditinggal pemiliknya mengikuti operasi penertiban PETI di sepanjang hulu Sungai Kuantan. Sebanyak 53 unit PETI dibakar aparat gabungan yang langsung dipimpin Bupati Kuansing Sukarmis.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
suara rakyat
Bpk bupati seharusnya tdk perlu membakar kapal peti, krn modal nya besar, yg punya kan warga bpk juga, bpk seharusnya mencari solusi alternative bagi mata pencaharian mrka,krn mrka sudah lama bergantung hidup dari peti ini, bayangkan brpa KK yg mende

suara rakyat
Bpk bupati seharusnya tdk perlu membakar kapal peti, krn modal nya besar, yg punya kan warga bpk juga, bpk seharusnya mencari solusi alternative bagi mata pencaharian mrka,krn mrka sudah lama bergantung hidup dari peti ini, bayangkan brpa KK yg mende

ANTI PETI
LANJUTKAN TERUS PEMBERANTASAN PETI, PAK KAPOLRES...!!! JANGAN MUNDUR, MAYORITAS MASYARAKAT KUANSING MENDUKUNG POLISI DAN PEMDA MEMBERANTAS PETI. KALAU DIBIARKAN SANGAT MEMBAHAYAKAN KEHIDUPAN MAYARAKAT PENGGUNA AIR SUNGAI KUANTAN DAN MERUSAK LINGKUNGA

peti
Sama saya bapak blm setor .

peti
Sama saya bapak blm setor .


Berita Hukum lainnya..........
- Belasan Gerobak Kayu Keluar dari Hutan Kundur, Meranti Setiap Hari
- Korupsi Proyek Jalan Desa di Bengkalis,
Tiga Terdakwa Divonis 4 dan 6 Tahun Penjara

- Selingkuhi Polwan, AKBP DN Terancam Dipecat
- Dugaan Korupsi Jembatan Pedamaran, Kejati Periksa PPTK dan Kontraktor
- Bentrokan Berdarah SMPN 21,
Kecil Kemungkinan Polisi Temukan Tersangka

- Satpol PP Riau Berhasil Tarik Mobdin Kirjauhari
- Satpol PP Siak Sita Dua Alat Berat Galian C Ilegal


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.90.156.100
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com