Untitled Document
Selasa, 21 Zulqaidah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 16 September 2014 10:56
Jaksa Kasasi Atas Putusan Terdakwa Korupsi Kredit Fiktif BRK Rohil

Selasa, 16 September 2014 10:39
Dibangun Caltex,
Tak Terbayangkan Andai SMAN I Belum Berdiri


Selasa, 16 September 2014 10:28
Diundang Dengar Klarifikasi,
Aktivis BEM Tolak Amplop Pemberian Gubri


Selasa, 16 September 2014 10:25
Kembali Berasap, di Riau Muncul 114 Titik Panas

Selasa, 16 September 2014 09:14
Berhutang, Anggota DPRD di Riau Ramai-ramai Gadaikan SK

Selasa, 16 September 2014 07:34
Tekan Angka Kriminalitas, Polsek Mandau Gelar Razia Malam

Selasa, 16 September 2014 07:33
Polresta Pekanbaru Tangkap Tiga Perampok Sekaligus Maling



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 18 Mei 2013 15:34
Pelaku Perusakan Mobil Diburu,
Polres Kuansing Tangkap Dua Pelaku PETI


Sampai hari ini para pelaku perusakan 17 mobil masih kabur. Sementara dalam kasus PETI, Polres Kuansing menangkap dua tersangka.

Riauterkini-PEKANBARU- Wakil Kepala Polres Kuantan Singingi (Wakapolres Kuansing) Kimpol Haldun mengungkapkan, bahwa sejauh ini pihaknya baru menangkap dua warga Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan dalam kasus penambangan emas tanpa izin atau PETI.

"Yang kita amankan masih dua. Belum ada penambahan. Keduanya ditangkap dalam kasus PETI, sebagai pemilik," tutur Haldun saat dihubungi riauterkinicom dari Pekanbaru, Sabtu (18/5/13).

Sementara untuk kasus perusakan 17 unit mobil pejabat Pemkab Kuansing dan sejumlah wartawan, Haldun mengatakan pihaknya belum berhasil menangkap seorang pun yang terindintifikasi bertanggung jawab dalam kasus tersebut.

"Para pelaku perusakan mobil tidak lagi berada di kampung. Petugas kita sedang di Sijunjung, Sumbar untuk melakukan pengejaran," tuturnya.

Sebagai pengingat, pada Selasa (14/5/13) lalu, seratusan warga merusak 17 unit mobil yang diparkir di Pasar Lubuk Ambacang. Mobil tersebut ditinggal pemiliknya mengikuti operasi penertiban PETI di sepanjang hulu Sungai Kuantan. Sebanyak 53 unit PETI dibakar aparat gabungan yang langsung dipimpin Bupati Kuansing Sukarmis.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
suara rakyat
Bpk bupati seharusnya tdk perlu membakar kapal peti, krn modal nya besar, yg punya kan warga bpk juga, bpk seharusnya mencari solusi alternative bagi mata pencaharian mrka,krn mrka sudah lama bergantung hidup dari peti ini, bayangkan brpa KK yg mende

suara rakyat
Bpk bupati seharusnya tdk perlu membakar kapal peti, krn modal nya besar, yg punya kan warga bpk juga, bpk seharusnya mencari solusi alternative bagi mata pencaharian mrka,krn mrka sudah lama bergantung hidup dari peti ini, bayangkan brpa KK yg mende

ANTI PETI
LANJUTKAN TERUS PEMBERANTASAN PETI, PAK KAPOLRES...!!! JANGAN MUNDUR, MAYORITAS MASYARAKAT KUANSING MENDUKUNG POLISI DAN PEMDA MEMBERANTAS PETI. KALAU DIBIARKAN SANGAT MEMBAHAYAKAN KEHIDUPAN MAYARAKAT PENGGUNA AIR SUNGAI KUANTAN DAN MERUSAK LINGKUNGA

peti
Sama saya bapak blm setor .

peti
Sama saya bapak blm setor .


Berita Hukum lainnya..........
- Jaksa Kasasi Atas Putusan Terdakwa Korupsi Kredit Fiktif BRK Rohil
- Tekan Angka Kriminalitas, Polsek Mandau Gelar Razia Malam
- Polresta Pekanbaru Tangkap Tiga Perampok Sekaligus Maling
- Dugaan Pencabulan Gubri,
Laporan Sulastri Dimasukkan ke Berkas Kasus Wide

- Polisi Serahkan Tiga Kerangka Korban Mutilasi pada Keluarga
- Gunakan Air Shoftgun, Pemuda 20 Kali Merampas di Stadion Utama
- Membandel, Disnaker Dumai Bakal Datangi PT. PKP


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.41.199
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com