Untitled Document
Ahad, 5 Zulqaidah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 31 Agustus 2014 17:00
HUT ke-69 RI, Disparbudpora Dumai Taja Sepeda Santai

Ahad, 31 Agustus 2014 16:49
Fitra Endus Aroma Transaksional dalam Pembahasan APBD Riau 2015

Ahad, 31 Agustus 2014 16:46
Tim II Safari Dakwah Pemkab Kampar Kunjungi Masjid Al Furqon, Kuok

Ahad, 31 Agustus 2014 16:07
Besok BKD Umumkan Secara Resmi,
Inhil Dapat Kuota 28 CPNS Tamatan SLTA


Ahad, 31 Agustus 2014 16:03
Polda Riau Sita Sabu Rp40 Juta di Tenayan Raya

Ahad, 31 Agustus 2014 15:59
Bandar Togel Tenayan Raya Ditangkap

Ahad, 31 Agustus 2014 15:48
Wawako Dumai: Menseneg Belum Proses Tanah Konsesi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 18 Mei 2013 15:34
Pelaku Perusakan Mobil Diburu,
Polres Kuansing Tangkap Dua Pelaku PETI


Sampai hari ini para pelaku perusakan 17 mobil masih kabur. Sementara dalam kasus PETI, Polres Kuansing menangkap dua tersangka.

Riauterkini-PEKANBARU- Wakil Kepala Polres Kuantan Singingi (Wakapolres Kuansing) Kimpol Haldun mengungkapkan, bahwa sejauh ini pihaknya baru menangkap dua warga Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan dalam kasus penambangan emas tanpa izin atau PETI.

"Yang kita amankan masih dua. Belum ada penambahan. Keduanya ditangkap dalam kasus PETI, sebagai pemilik," tutur Haldun saat dihubungi riauterkinicom dari Pekanbaru, Sabtu (18/5/13).

Sementara untuk kasus perusakan 17 unit mobil pejabat Pemkab Kuansing dan sejumlah wartawan, Haldun mengatakan pihaknya belum berhasil menangkap seorang pun yang terindintifikasi bertanggung jawab dalam kasus tersebut.

"Para pelaku perusakan mobil tidak lagi berada di kampung. Petugas kita sedang di Sijunjung, Sumbar untuk melakukan pengejaran," tuturnya.

Sebagai pengingat, pada Selasa (14/5/13) lalu, seratusan warga merusak 17 unit mobil yang diparkir di Pasar Lubuk Ambacang. Mobil tersebut ditinggal pemiliknya mengikuti operasi penertiban PETI di sepanjang hulu Sungai Kuantan. Sebanyak 53 unit PETI dibakar aparat gabungan yang langsung dipimpin Bupati Kuansing Sukarmis.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
suara rakyat
Bpk bupati seharusnya tdk perlu membakar kapal peti, krn modal nya besar, yg punya kan warga bpk juga, bpk seharusnya mencari solusi alternative bagi mata pencaharian mrka,krn mrka sudah lama bergantung hidup dari peti ini, bayangkan brpa KK yg mende

suara rakyat
Bpk bupati seharusnya tdk perlu membakar kapal peti, krn modal nya besar, yg punya kan warga bpk juga, bpk seharusnya mencari solusi alternative bagi mata pencaharian mrka,krn mrka sudah lama bergantung hidup dari peti ini, bayangkan brpa KK yg mende

ANTI PETI
LANJUTKAN TERUS PEMBERANTASAN PETI, PAK KAPOLRES...!!! JANGAN MUNDUR, MAYORITAS MASYARAKAT KUANSING MENDUKUNG POLISI DAN PEMDA MEMBERANTAS PETI. KALAU DIBIARKAN SANGAT MEMBAHAYAKAN KEHIDUPAN MAYARAKAT PENGGUNA AIR SUNGAI KUANTAN DAN MERUSAK LINGKUNGA

peti
Sama saya bapak blm setor .

peti
Sama saya bapak blm setor .


Berita Hukum lainnya..........
- Polda Riau Sita Sabu Rp40 Juta di Tenayan Raya
- Bandar Togel Tenayan Raya Ditangkap
- Usai Minum Tuak, Warga Kampar Tewas Ditabrak Truk Kayu di Arengka II
- Isu Penculikan Anak,
LPA Dumai Imbau Orangtua Perketat Pengawasan

- Oknum Mengaku LSM Meresahkan Pihak Sekolah di Rohul
- Soemardi Thaher Duga Gubri Merencanakan Cabuli Putrinya
- Empat Kios dan Dua Rumah di Jalan A Yani Terbakar


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.148.189
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com