Untitled Document
Sabtu, 4 Sya'ban 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 23 Mei 2015 16:56
Bebani Orangtua Murid,
SD di Inhil Pungut Uang Perpisahan Sampai Rp227 Ribu


Sabtu, 23 Mei 2015 16:29
Simpan Setengah Kg Ganja di Pohon Sawit, Warga Inhu Ditangkap

Sabtu, 23 Mei 2015 14:27
MPC Pemuda Pancasila Rohil Bersiap Gelar Pelantikan

Sabtu, 23 Mei 2015 14:23
Disalatkan di Masjid Al-Falah,
Almarhum Hardy Jamaluddin Dikuburkan di TPU Harapan Haya


Sabtu, 23 Mei 2015 14:07
Plafon SD 005 Ukui Pelalawan Ambruk, Nyaris Celakakan Murid

Sabtu, 23 Mei 2015 14:05
Tiga Kios dan Satu Rumah Warga Ujungbatu, Rohul Ludes Terbakar

Sabtu, 23 Mei 2015 14:03
Gelar Showroom Ivent, WMR Cabang Duri Dibanjiri Hadiah dan Kemudahan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 18 Mei 2013 15:34
Pelaku Perusakan Mobil Diburu,
Polres Kuansing Tangkap Dua Pelaku PETI


Sampai hari ini para pelaku perusakan 17 mobil masih kabur. Sementara dalam kasus PETI, Polres Kuansing menangkap dua tersangka.

Riauterkini-PEKANBARU- Wakil Kepala Polres Kuantan Singingi (Wakapolres Kuansing) Kimpol Haldun mengungkapkan, bahwa sejauh ini pihaknya baru menangkap dua warga Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan dalam kasus penambangan emas tanpa izin atau PETI.

"Yang kita amankan masih dua. Belum ada penambahan. Keduanya ditangkap dalam kasus PETI, sebagai pemilik," tutur Haldun saat dihubungi riauterkinicom dari Pekanbaru, Sabtu (18/5/13).

Sementara untuk kasus perusakan 17 unit mobil pejabat Pemkab Kuansing dan sejumlah wartawan, Haldun mengatakan pihaknya belum berhasil menangkap seorang pun yang terindintifikasi bertanggung jawab dalam kasus tersebut.

"Para pelaku perusakan mobil tidak lagi berada di kampung. Petugas kita sedang di Sijunjung, Sumbar untuk melakukan pengejaran," tuturnya.

Sebagai pengingat, pada Selasa (14/5/13) lalu, seratusan warga merusak 17 unit mobil yang diparkir di Pasar Lubuk Ambacang. Mobil tersebut ditinggal pemiliknya mengikuti operasi penertiban PETI di sepanjang hulu Sungai Kuantan. Sebanyak 53 unit PETI dibakar aparat gabungan yang langsung dipimpin Bupati Kuansing Sukarmis.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
suara rakyat
Bpk bupati seharusnya tdk perlu membakar kapal peti, krn modal nya besar, yg punya kan warga bpk juga, bpk seharusnya mencari solusi alternative bagi mata pencaharian mrka,krn mrka sudah lama bergantung hidup dari peti ini, bayangkan brpa KK yg mende

suara rakyat
Bpk bupati seharusnya tdk perlu membakar kapal peti, krn modal nya besar, yg punya kan warga bpk juga, bpk seharusnya mencari solusi alternative bagi mata pencaharian mrka,krn mrka sudah lama bergantung hidup dari peti ini, bayangkan brpa KK yg mende

ANTI PETI
LANJUTKAN TERUS PEMBERANTASAN PETI, PAK KAPOLRES...!!! JANGAN MUNDUR, MAYORITAS MASYARAKAT KUANSING MENDUKUNG POLISI DAN PEMDA MEMBERANTAS PETI. KALAU DIBIARKAN SANGAT MEMBAHAYAKAN KEHIDUPAN MAYARAKAT PENGGUNA AIR SUNGAI KUANTAN DAN MERUSAK LINGKUNGA

peti
Sama saya bapak blm setor .

peti
Sama saya bapak blm setor .


Berita Hukum lainnya..........
- Simpan Setengah Kg Ganja di Pohon Sawit, Warga Inhu Ditangkap
- Tiga Kios dan Satu Rumah Warga Ujungbatu, Rohul Ludes Terbakar
- Kunjungi Rohul, Danrem 032/WB Ancan Pecat Prajurit Terlibat Narkoba
- Diduga Libatkan Tahanan LP Tg Balai Karimun,
Tim Satgas Polres Meranti Bongkar Rantai Peredaran Narkoba

- Di Kawasan Perkebunan PT TBS,
Polres Kuansing Kembali Razia PETI

- Sejak Jadi Tersangka, Bupati Rohul Sering Anggap Dirinya Pahlawan
- Warung Maksiat di Rohul Terindikasi Jadi Tempat Kumpul Bandar Narkoba dan Perampok


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.23.53.177
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com