Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Oktober 2017 22:47
Ratusan Guru di Bengkalis Siap-siap Dimutasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 22:09
Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Dipastikan Dibunuh


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:36
30 Personel Polres Rohil Padamkan Karlahut di Rimba Melintang

Sabtu, 21 Oktober 2017 21:32
Resmi Ditutup,
Kafillah Kuantan Tengah Raih Juara Umum MTQ ke-16 Kuansing


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:29
213 Calon Anggota PPK Pilgubri 2018 Bengkalis Lulus Administrasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 17:51
RAPP Bantu Perbaiki Jalan Rusak di Teluk Meranti

Sabtu, 21 Oktober 2017 15:14
Waspada akan Diabetes Mellitus, Prodia Gelar Seminar Dokter

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:42
5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:48
Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20
Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 15 Mei 2013 18:09
Stringer TvOne Ditendang Oknum Polisi

Kejadian penyerangan wartawan kembali terjadi. Saat hendak mengirim berita, Stringer TvOne ditendang dan dilempar kaleng minuman oleh oknum polisi.

Riauterkini-PEKANBARU- Nasrul Jamil yang akrab dipanggil Rully, stringer (pembantu) wartawan TvOne, dinihari tadi ditendang dan dilempari kaleng oleh oknum polisi di salah satu warung internet (warnet) di Jalan Nilam, Pekanbaru, dinihari tadi sekitar pukul 04.00 WIB.

Saat kejadian korban sedang mengirimkan berita (video) hasil liputan dirinya dari Kuantan Singingi (Kuansing) tentang Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Rully yang ditemui riauterkinicom, mengatakan oknum polisi yang bertugas di Tembilahan, berinisial HS ini memang sengaja mencari gara-gara. “Waktu itu saya sedang mengirim berita (gambar) di warnet Jalan Nilam. Kepada pemilik warnet saya berpesan saya pulang dulu mau menjemput data di rumah,” ucapnya.

HS yang berada di warnet itu kemudian menyeletuk; “Mau pulang kau anjing. Pulang lah,”

Semula Rully tak menyangka celetukan “anjing” itu ditujukannya pada dirinya. Rully pun tak memperdulikan HS dan langsung pulang menjemput data di rumah. Setiba kembali ke warnet itu, HS kembali menyeletuk; “Baliak juo waang anjiang” dengan dialek Minangkabau.

Rully baru tersadar kalau HS memang ingin mencari gara-gara dan memancing emosinya. Perdebatan pun terjadi. Namun karena sadar beritanya belum terkirim, Rully pun tak memperdulikan HS lalu kembali ke komputernya untuk melanjutkan proses pengiriman berita.

Sepanjang proses itu, HS terus menerus memaki dirinya. Karena merasa”dicuek-in” Rully, HS lalu melemparkan kursi plastik ke arahnya. Waktu itu, Rully berusaha mengejar HS. Waktu itulah HS melontarkan perkataan; “Aden indak sur jo ang. Aden nio main jo waang,” (Aku tidak sreg dengan anda. Ayo kita berkelahi).

Rully dan HS kemudian terlibat saling dorong. Sampai di luar warnet. Ketika Rully ingin masuk ke warnet yang kembali akan mengirim beritanya, tiba-tiba HS menendang punggungnya dari belakang. Tidak itu saja, HS langsung memukulnya secara membabi buta. Bahkan kaleng bekas minuman penawar panas dalam dilempar HS dan mengenai dadanya sehingga dadanya mengalami memar.

“Tetapi saya tidak melawan. Dia terus memukul saya, saya hanya mengelak dan menangkis. Namun herannya paginya saya tahu kalau bibir HS pecah,” ucap Rully. Setelah kejadian itu, Rully lalu pulang ke rumah. Niatnya untuk mengirimkan berita pun batal karena suasana hatinya tidak tenang. Apalagi beberapa menit berselang ia ditelepon penjaga warnet jika HS kembali lagi ke warnet mencari dirinya bersama abangnya.

Karena merasa terancam, Rully melakukan visum dan setelah itu membuat laporan ke Polresta Pekanbaru. Saat ini laporan Rully ini sedang ditangani Subdit Propam Polresta Pekanbaru.***(son)

Teks Foto : Rully memperlihatkan dadanya yang memar akibat lemparan kaleng bekas minuman penawar panas dalam yang dilakukan oknum polisi HS.



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Dipastikan Dibunuh

- Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau
- Simpan Sabu di Botol Permen, Warga Bathin Solapan, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Pekanbaru Gegerkan Warga

- Minta Uang Rp14 Juta ke Korban,
3 Oknum Penyidik Polres Pelalawan Dilaporkan ke Wasidik

- Pungli Terhadap Tahanan, Mantan Kepala Pengamanan Rutan Sialang Bungkuk Segera Diadili
- Tersulut Api Pembakaran Arang,
Tubuh Karyawati Salon di Labuh Baru Barat Pekanbaru Hangus Terbakar



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.50.28
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com