Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 April 2018 22:16
Hamili 2 Anak Dibawah Umur, Seorang Remaja Ditangkap Polisi

Kamis, 19 April 2018 21:45
Gugatan Ditolak, Kuasa Hukum Lukman Edy-Hardianto Kasasi Kasus Pencalonan ke MA

Kamis, 19 April 2018 21:45
Gugatan Ditolak, Kuasa Hukum Lukman Edy-Hardianto Kasasi Kasus Pencalonan ke MA

Kamis, 19 April 2018 21:39
Dugaan Pencemaran PT SUN, Dinas LH Kuansing Serahkan Hasil Labora ke Polisi

Kamis, 19 April 2018 21:27
Bawaslu Riau Hentikan Dugaan Pelanggaran Rudyanto dan Alfedri

Kamis, 19 April 2018 20:23
Dihadapan Warga Kandis, Hardianto Bicara Tentang Ketegasan dan Keberanian Pemimpin

Kamis, 19 April 2018 20:20
Warga Kecewa, Pasar Desa Terantang Manuk, Pelalawan tak Kunjung Difungsikan

Kamis, 19 April 2018 20:20
Warga Kecewa, Pasar Desa Terantang Manuk, Pelalawan tak Kunjung Difungsikan

Kamis, 19 April 2018 19:59
AHM Hadirkan Beragam Gaya Hidup Berkendara di IIMS 2018

Kamis, 19 April 2018 19:53
Wujud Kepedulian, PT PAA Taja Pengobatan Gratis Di Duri, Bengkalis

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 Mei 2013 18:09
Stringer TvOne Ditendang Oknum Polisi

Kejadian penyerangan wartawan kembali terjadi. Saat hendak mengirim berita, Stringer TvOne ditendang dan dilempar kaleng minuman oleh oknum polisi.

Riauterkini-PEKANBARU- Nasrul Jamil yang akrab dipanggil Rully, stringer (pembantu) wartawan TvOne, dinihari tadi ditendang dan dilempari kaleng oleh oknum polisi di salah satu warung internet (warnet) di Jalan Nilam, Pekanbaru, dinihari tadi sekitar pukul 04.00 WIB.

Saat kejadian korban sedang mengirimkan berita (video) hasil liputan dirinya dari Kuantan Singingi (Kuansing) tentang Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Rully yang ditemui riauterkinicom, mengatakan oknum polisi yang bertugas di Tembilahan, berinisial HS ini memang sengaja mencari gara-gara. “Waktu itu saya sedang mengirim berita (gambar) di warnet Jalan Nilam. Kepada pemilik warnet saya berpesan saya pulang dulu mau menjemput data di rumah,” ucapnya.

HS yang berada di warnet itu kemudian menyeletuk; “Mau pulang kau anjing. Pulang lah,”

Semula Rully tak menyangka celetukan “anjing” itu ditujukannya pada dirinya. Rully pun tak memperdulikan HS dan langsung pulang menjemput data di rumah. Setiba kembali ke warnet itu, HS kembali menyeletuk; “Baliak juo waang anjiang” dengan dialek Minangkabau.

Rully baru tersadar kalau HS memang ingin mencari gara-gara dan memancing emosinya. Perdebatan pun terjadi. Namun karena sadar beritanya belum terkirim, Rully pun tak memperdulikan HS lalu kembali ke komputernya untuk melanjutkan proses pengiriman berita.

Sepanjang proses itu, HS terus menerus memaki dirinya. Karena merasa”dicuek-in” Rully, HS lalu melemparkan kursi plastik ke arahnya. Waktu itu, Rully berusaha mengejar HS. Waktu itulah HS melontarkan perkataan; “Aden indak sur jo ang. Aden nio main jo waang,” (Aku tidak sreg dengan anda. Ayo kita berkelahi).

Rully dan HS kemudian terlibat saling dorong. Sampai di luar warnet. Ketika Rully ingin masuk ke warnet yang kembali akan mengirim beritanya, tiba-tiba HS menendang punggungnya dari belakang. Tidak itu saja, HS langsung memukulnya secara membabi buta. Bahkan kaleng bekas minuman penawar panas dalam dilempar HS dan mengenai dadanya sehingga dadanya mengalami memar.

“Tetapi saya tidak melawan. Dia terus memukul saya, saya hanya mengelak dan menangkis. Namun herannya paginya saya tahu kalau bibir HS pecah,” ucap Rully. Setelah kejadian itu, Rully lalu pulang ke rumah. Niatnya untuk mengirimkan berita pun batal karena suasana hatinya tidak tenang. Apalagi beberapa menit berselang ia ditelepon penjaga warnet jika HS kembali lagi ke warnet mencari dirinya bersama abangnya.

Karena merasa terancam, Rully melakukan visum dan setelah itu membuat laporan ke Polresta Pekanbaru. Saat ini laporan Rully ini sedang ditangani Subdit Propam Polresta Pekanbaru.***(son)

Teks Foto : Rully memperlihatkan dadanya yang memar akibat lemparan kaleng bekas minuman penawar panas dalam yang dilakukan oknum polisi HS.

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Hamili 2 Anak Dibawah Umur, Seorang Remaja Ditangkap Polisi
- Polresta Pekanbaru Ciduk Dua Pengedar Ganja dan Sabu
- Nabrak Pembatas Halte, Satu Unit Brio di Pekanbaru Terjun Bebas ke Parit
- Pledoi Tak Siap,
Sidang Dugaan Tipikor Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo Ditunda

- Sidak ke Gudang Penyimpanan, Polisi Belum Temukan Adanya Miras Oplosan di Pekanbaru
- 3 Masih Diburu, 3 Maling dan Penadah Pikc Up Ditangkap Polres Rohul
- Toko Roti "Cita Rasa" Telukkuantan Juga Didatangi BPK RI, Begini Hasilnya
- Dua Pelaku ‎Narkoba Lintas Kabupaten Diciduk Polisi Rohul di Dua TKP
- Pemilik Bengkel Akan Laporkan Pemalsuan Terkait SPJ Fiktif Bagian Perlengkapan Kuansing
- Dibandingkan Triwulan 2017,
2018 Ini Polda Riau Alami Peningkatan Pengungkapan Kasus Narkoba

- ‘Telan’ Dana Desa Rp386 Juta,
Mantan Pj. Kades Batang Duku Ditahan Kejari Bengkalis

- Satu Lagi Ditemukan SPJ Fiktif Pemkab Kuansing,
Pemilik Bengkel di Telukkuantan Ini Mengaku Pernah Didatangi Petugas BPK

- Minta Tertibkan Gepeng dan Anak Jalanan,
DPP LBH Equality The Law Layangkan Surat Kedua ke SatPol PP Kota Pekanbaru

- Pekan Depan, Tiga Tersangka Korupsi RTH Pemprov Riau Diadili
- Duet TNI-Polri di Pelalawan Amankan 3 Truk Angkut Miras dan Rokok Ilegal
- BNNP Riau Musnahkan 582,42 Gram Sabu
- Sampai Pertengahan April, Terjadi 47 Kasus Kebakaran di Pekanbaru
- Melalui Program JMS, Kejari Rohul Ajak Pelajar Perangi Bullying
- Kontraktor dan Konsultan Pembangunan Jembatan Enok Inhil Jalani Sidang di Pengadilan Tipikor
- Polda Riau Tangkap 5 Kilogram Shabu Senilai Rp7,5 Miliar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.234.8
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com