Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 13 Desember 2017 17:49
Korupsi RTH, Mahasiswa Desak Kejati Periksa Gubernur Riau

Rabu, 13 Desember 2017 17:46
Dugaan Pencemaran Limbah di Blok Rokan dan Minas,
Dewan Minta PPNS LHK Riau Cek Lapangan


Rabu, 13 Desember 2017 17:22
Honda Arista Pekanbaru Raih 3 Kategori Juara di Ajang 3S+BP+CCO Contest 2017

Rabu, 13 Desember 2017 17:18
Korupsi RTH, Pendemo Desak Kejati Periksa Gubernur Riau

Rabu, 13 Desember 2017 17:07
Para Ahli Sebut Pembatalan RKU PT. RAPP Hambat Investasi

Rabu, 13 Desember 2017 17:05
2 Pekan Jelang Natal, Harga Barang Kebutuhan Merangkak Naik

Rabu, 13 Desember 2017 17:04
Walikota Pekanbaru Optimis Pambangunan Pasar Induk Selesai Tepat Waktu

Rabu, 13 Desember 2017 16:53
Beasiswa CD PT RAPP,
Sempat Putus Asa Tidak Ada Biaya, Pemuda Kampar Ini Akhirnya Bisa Kuliah


Rabu, 13 Desember 2017 16:48
Tingkatkan PAD, Bapenda Pekanbaru Revisi Empat Perda Pajak

Rabu, 13 Desember 2017 16:39
Majelis Tinggi Partai Demokrat Belum Putuskan Paslon Gubernur Riau

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 15 Mei 2013 18:09
Stringer TvOne Ditendang Oknum Polisi

Kejadian penyerangan wartawan kembali terjadi. Saat hendak mengirim berita, Stringer TvOne ditendang dan dilempar kaleng minuman oleh oknum polisi.

Riauterkini-PEKANBARU- Nasrul Jamil yang akrab dipanggil Rully, stringer (pembantu) wartawan TvOne, dinihari tadi ditendang dan dilempari kaleng oleh oknum polisi di salah satu warung internet (warnet) di Jalan Nilam, Pekanbaru, dinihari tadi sekitar pukul 04.00 WIB.

Saat kejadian korban sedang mengirimkan berita (video) hasil liputan dirinya dari Kuantan Singingi (Kuansing) tentang Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Rully yang ditemui riauterkinicom, mengatakan oknum polisi yang bertugas di Tembilahan, berinisial HS ini memang sengaja mencari gara-gara. “Waktu itu saya sedang mengirim berita (gambar) di warnet Jalan Nilam. Kepada pemilik warnet saya berpesan saya pulang dulu mau menjemput data di rumah,” ucapnya.

HS yang berada di warnet itu kemudian menyeletuk; “Mau pulang kau anjing. Pulang lah,”

Semula Rully tak menyangka celetukan “anjing” itu ditujukannya pada dirinya. Rully pun tak memperdulikan HS dan langsung pulang menjemput data di rumah. Setiba kembali ke warnet itu, HS kembali menyeletuk; “Baliak juo waang anjiang” dengan dialek Minangkabau.

Rully baru tersadar kalau HS memang ingin mencari gara-gara dan memancing emosinya. Perdebatan pun terjadi. Namun karena sadar beritanya belum terkirim, Rully pun tak memperdulikan HS lalu kembali ke komputernya untuk melanjutkan proses pengiriman berita.

Sepanjang proses itu, HS terus menerus memaki dirinya. Karena merasa”dicuek-in” Rully, HS lalu melemparkan kursi plastik ke arahnya. Waktu itu, Rully berusaha mengejar HS. Waktu itulah HS melontarkan perkataan; “Aden indak sur jo ang. Aden nio main jo waang,” (Aku tidak sreg dengan anda. Ayo kita berkelahi).

Rully dan HS kemudian terlibat saling dorong. Sampai di luar warnet. Ketika Rully ingin masuk ke warnet yang kembali akan mengirim beritanya, tiba-tiba HS menendang punggungnya dari belakang. Tidak itu saja, HS langsung memukulnya secara membabi buta. Bahkan kaleng bekas minuman penawar panas dalam dilempar HS dan mengenai dadanya sehingga dadanya mengalami memar.

“Tetapi saya tidak melawan. Dia terus memukul saya, saya hanya mengelak dan menangkis. Namun herannya paginya saya tahu kalau bibir HS pecah,” ucap Rully. Setelah kejadian itu, Rully lalu pulang ke rumah. Niatnya untuk mengirimkan berita pun batal karena suasana hatinya tidak tenang. Apalagi beberapa menit berselang ia ditelepon penjaga warnet jika HS kembali lagi ke warnet mencari dirinya bersama abangnya.

Karena merasa terancam, Rully melakukan visum dan setelah itu membuat laporan ke Polresta Pekanbaru. Saat ini laporan Rully ini sedang ditangani Subdit Propam Polresta Pekanbaru.***(son)

Teks Foto : Rully memperlihatkan dadanya yang memar akibat lemparan kaleng bekas minuman penawar panas dalam yang dilakukan oknum polisi HS.



Berita Hukum lainnya..........
- Korupsi RTH, Pendemo Desak Kejati Periksa Gubernur Riau
- Dua Terdakwa Narkotika Divonis Mati Hakim PN Siak
- Dugaan Pungli Proyek, Seorang Kasi di Disdik Pelalawan Diperiksa Kejari
- Setahun Berlalu, Eksekusi Petinggi PT Adei Plantation Tak Kunjung Terlaksana
- Polisi Amankan Diduga Sabu 10 Kg di Siakkecil, Bengkalis
- Mencuri di Duri, Sopir Tertangkap di Bukit Kapur, Dumai
- Sidang TTD Bupati Bengkalis,
Saksi Sebut Perjanjian dengan Terdakwa Rp1 M Urus Dokumen

- Demi Kenyamanan, Satlantas Polres Bengkalis Lembur di Malam Weekend
- Diduga Berijazah Palsu, Kades Sitiang Terpilih Tetap Akan Dilantik
- Cipkon Jelang Natal dan Tahun Baru,
Kapolres Inhil Perintahkan Jajaran Razia Miras

- Bawa Sabu ke Rohul, Warga Sumut Ditangkap Polisi Tambusai
- Terdakwa Korupsi Dana Koperasi, Hakim Tolak Esepsi Mantan Anggota DPRD Kuansing
- Pimpil Apel Perdana, Kapolres Inhil yang Baru Ingatkan Personil Jauhi Narkoba
- Tim Harat Polres Inhil Tangkap Resedivis Pelaku Rampok
- Sidang Gugatan RAPP, Pemerintah Dianggap tak Terapkan Azas Umum yang Baik
- Cabuli Sejumlah Murid, Seorang Kakek di Duri Ditangkap Polisi
- Sengketa Lahan dengan NWR, Jaksa Sampaikan Tiga Tuntutan Kepada PT PSJ
- Kurangi Over Kapasitas, 25 Napi Lapas Bengkalis Dipindahkan ke Bangkinang
- Densus 88- Polda Riau Amankan 4 Teroris,
Seorang Diduga Pelaku Pembakar Mapolres Dhamasraya, Sumbar

- Lima Terdakwa Korupsi Lampu PJU Pekanbaru Diadili


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.82.79.109
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com