Untitled Document
Kamis, 7 Zulhijjah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 2 Oktober 2014 17:23
AKBP Pitoyo Komit Berantas Korupsi di Rohul

Kamis, 2 Oktober 2014 17:01
Korban Tabrak Lari, Staf TU SMPN 6 Mandau Tewas mengenaskan

Kamis, 2 Oktober 2014 16:58
Dosennya Tersandung Kasus Korupsi,
UR Menunggu Perkembangan Hukumnya


Kamis, 2 Oktober 2014 16:54
AKBP Pitoyo Komitmen Berantas Korupsi di Kabupten Rohul

Kamis, 2 Oktober 2014 16:53
Diperketat, Program PPIDK Pelalawan Belum Berjalan

Kamis, 2 Oktober 2014 16:50
Masyarakat Desak Poda Riau Tuntaskan Dugaan Korupsi Bansos di Bengkalis

Kamis, 2 Oktober 2014 16:42
Bukti Tindak Kejahatan, Polres Kampar Musnahkan Sabu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Mei 2013 16:45
Bangkai Mortir 1,8 Meter Ditemukan di Dasar Laut Bengkalis

Seorang nelayan di Bengkalis mendapat tangkapan berat. Namun bukan ikan melainkan besi sepanjang 1,8 meter yang diduga mortir.

Riauterkini-BENGKALIS- Warga Desa Meskom, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis sempat heboh. Diduga mortir atau bom ditemukan salah seorang nelayan desa setempat berukuran cukup besar, dengan panjang sekitar 1,8 meter dan diameter 40 sentimeter (cm) saat menjaring ikan di Perairan Kuala Bukit Batu, Selat Bengkalis, Selasa (14/5/13) sekitar pukul 07.00 WIB.

Belum diketahui secara pasti, apakah bentuk secara fisik mirip mortir atau bom dan telah berkarat serta dilumuri lumut, adalah benar-benar bom dan masih aktif.

Informasi penemuan benda mirip mortir oleh seorang nelayan Ramli (28), warga RT/RW 02/03 Desa Meskom ini, langsung mengundang warga setempat untuk menyaksikan lebih dekat.

Aparat dari pihak TNI dan kepolisian yang tiba di lokasi setelah menerima laporan, langsung mencoba melakukan identifikasi terhadap benda temuan warga itu, namun belum dapat memastikan apakah benda tersebut memang mortir atau bom dan dalam kondisi masih aktif.

Selanjutnya, benda yang mirip mortir langsung diangkut menggunakan gerobak kayu dan dikawal aparat menuju daerah aman di Desa Pedekik dengan cara direndam di dalam parit. Meskipun sempat terjadi kebingungan untuk mengamankan benda mirip bom tersebut. Karena dikhawatirkan benar-benar bom dan dalam kondisi yang sudah tidak mengamankan dan dapat meledak.

“Ya ditemukan warga kita Ramli pagi tadi saat ia menangkap ikan dan tersangkut jaring di depan Kuala Bukit Batu. Atas temuan itu kita langsung melaporkan ke aparat agar segera di amankan. Tapi sangat mirip dengan mortir atau bom, jadi kita khawatir juga kalau sewaktu-waktu meledak karena ukurannya juga cukup besar,” ungkap Kepala Desa Meskom Supendi, saat ditemui riauterkinicom disela-sela menyaksikan benda mirip mortir itu.***(dik)

Teks Foto : Tampak benda terbuat dari besi sangat mirip dengan mortir atau bom, panjang sekitar 1,8 meter dan diameter sekitar 40 cm, ditemukan seorang nelayan Desa Meskom sesaat sebelum diamankan oleh aparat, Selasa (15/5/13).




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Pemulung jalanan
Klaw bom bsau t dblah jo ambek kningan nyo jual klo sklo 45 coyyy. Mahal tu

dhani simbar da,,
ndeq noangg,,ancur bngkalis oo,,

tonn@ad
giliran bom diletakkan dekat perumahan warga ya pak polisi, kata nya daerah aman.. aman dari mana nya? lo nya yg aman kami warga???? dasar lo aparat yg keparat, takut mati lo smua ya? letakkan ja di kantor polres, atau di kantor bupati sekalian.

Adrie_Andesta
Kalaw tgok beso nyeee, tk plahh t de. Beteraburan pulaw bengkales

MALA
BOM ITU TERBUAT DARI AP-..HA

cu piman sang pencuri ojol
tag mledak tcu d0o,, 0ghang n0ghee getahh,, kghang tngah mangket getah, mledak bendee tcuu,, bedeghaii 0jol dyee kghaang betab0ouuu,, hahahaa

budak sebelah pdekik
Para aparat aparat yang berwajib, bwakkan cepat bom toe dari pulau ni. Pulau ni kecik, mati smuo kami sudahnya.

maroviola desa tetangga
Mohom kepada pihak yg brwajib untk segra mngamankn dan membawa bom tsb dri lingkungan masyarakat. Karna sebagaimana informasi yg brkembang bom tsb masih aktif jika tidk segra ditindak lanjuti,akan mnbahayakn masyrakat.

dari anak raja
tk ush tkot dgn bom thu,bom thu udh lama di dlm air,pasti ngk hidup lagi....

bom
mengapo bom tu tak letak belakang kantor polres aj.kan lebih amam dan terjaga.kat rumah masyarakat kan mebahayakan masyarakat pedekik tu.takut ye

guy@
jangan2 bomnya dugunakan sebagai pembukaan acara MTQ hari ini g'??? kita tunggu aja sampai pembukaan nanti malam.

putri@
kalau bomnya masih aktif, secepatnya diamankan dong pak. pikir dong keselamatan mayarakatnya.

fachmee
auog, bom t tlog bwk prg dr pdkik ne

Ibrahimm.._raja_
tak meledak doo.. ush takot

Ibrahimm.._raja_
tak meledak doo.. ush takot

Ibrahimm..
tak mledak bom tu do.. lamo bendo tu dah.. isu yg buat warga makin resah...

Nina
Bengkalis qu, jinakin bom haruz nungguin Tim Gegana smpai besok pagi, tpi klo jinakin pengendara motor yg gk pake helm gk pakai tunggu menunggu, langsung sikat di jalan,,,

pedli massa
sy rasa bknlah di daerah aman tu, meski berada dlm parit. tp ada rumah warga yg hanya berjarak kira2 30 mtr. lebih2 lg dipinggir jalan. mohonlah pd aparat untuk segera ditindaklanjuti. agar tidak meresahkan warga setempat dan pengguna jalan.

jhun
Mortir sekarang didesa pedekik aman dimananya dari pihak aparat belum ada kejelasan sampai detik ini


Berita Hukum lainnya..........
- AKBP Pitoyo Komit Berantas Korupsi di Rohul
- Korban Tabrak Lari, Staf TU SMPN 6 Mandau Tewas mengenaskan
- Dosennya Tersandung Kasus Korupsi,
UR Menunggu Perkembangan Hukumnya

- AKBP Pitoyo Komitmen Berantas Korupsi di Kabupten Rohul
- Masyarakat Desak Poda Riau Tuntaskan Dugaan Korupsi Bansos di Bengkalis
- Bukti Tindak Kejahatan, Polres Kampar Musnahkan Sabu
- Polsek Pinggir Amankan Pelaku Curas dan Penadah


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.226.235.222
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com