Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 5 Mei 2016 13:29
BI Juara Sttand Terbaik, Dumai Expo 2016 Ditutup Sekdako

Kamis, 5 Mei 2016 13:25
Jelang Diganti, Kapolres Inhu Mutasi Empat Perwira

Kamis, 5 Mei 2016 13:19
Jika Semua Perusahaan Perkebunan Peduli, Riau Punya 400 Desa Bebas Api

Kamis, 5 Mei 2016 11:25
Termasuk Mobil Patwal Dishub, OTK Bakar 4 Mobil di Pelalawan

Kamis, 5 Mei 2016 10:02
Kembali Gerebek Kampung Dalam, Polisi Hanya Dapat Sabu Tanpa Tersangka

Kamis, 5 Mei 2016 07:15
Kepengurusan Gapensi Riau 2016-2021 Dikukuhkan

Kamis, 5 Mei 2016 07:12
Masuk RPP, Ketua DPRD Bengkalis Berharap Pemekaran Mandau Belum Tahun ini



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Mei 2013 14:27
BBPOM Sita Obat dan Kosmetik Bermasalah Rp 600 Juta

Beragam obat dan kosmetik bermasalah serta berbahaya disita Balai Besar POM Pekanbaru. Nilainya sekitar Rp 600 juta.

Riauterkini-PEKANBARU- Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru melakukan penyitaan terhadap berbagai obat dan kosmetik bermasalah. Obat dan kosmetik tersebut ditarik dari pasaran karena tak berizin ataupun mengandung zat berbahaya.

"Sejak Januari hingga Mei ini kami telah melakukan sejumlah operasi di beberapa kota di Riau. Hasilnya, masih banyak kita temukan obat dan kosmetik beredar tanpa izin ataupun yang mengandung zat berbahaya," papar Kepala BBPOM Pekanbaru Fanani Mahmud kepada wartawan di kantornya, Selasa (14/5/13).

Dijelaskan Fanani, untuk jenis obat bermasalah yang diamankan pada umumnya berupa supelemen impor yang masuk tanpa izin edar. Sedangkan komestik pada umumnya merupakan krem pemutih wajah ataupun kulit namun mengandung zat berbahaya, seperti mercury.

Seluruh obat dan kosmetik yang disita, lanjut Fanani nilainya sekitar Rp 600 juta. Selanjutnya akan dilakukan pemusnahan terhadap barang-barang sitaan agar tak lagi diedarkan.

Disinggung mengenai langkah hukum terhadap penjual ataupun pengedar, Fanani mengatakan sejauh ini pihaknya baru melakukan tindakkan penyitaan barang, belum berlanjut ke proses hukum pada para pengedar maupun penjual.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Jelang Diganti, Kapolres Inhu Mutasi Empat Perwira
- Termasuk Mobil Patwal Dishub, OTK Bakar 4 Mobil di Pelalawan
- Kembali Gerebek Kampung Dalam, Polisi Hanya Dapat Sabu Tanpa Tersangka
- Suparman Laporkan Zukri, Tony dan Gumpita ke Polda Riau
- Selama Jadi Buron, Caca Gurning Sempat Kabur ke Pulau Jawa
- Suaminya Ditangkap Polisi,
Istri Caca Gurning Datangi RS Bhayangkara Polda Riau

- Perkara Korupsi Dana Bansos,
Empat Mantan dan Anggota DPRD Bengkalis Dituntut Berbeda



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 184.72.186.209
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com