Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 13 Pebruari 2016 16:45
Mulai Surut, Mensos Bantu Korban Banjir di Kampar

Sabtu, 13 Pebruari 2016 16:42
Tiga Tersangka Sabu Diamankan Sat Narkoba Polres Bengkalis di Duri

Sabtu, 13 Pebruari 2016 16:40
Bandar Sabu Diringkus Polres Bengkalis

Sabtu, 13 Pebruari 2016 13:57
Miliki Aset TBS, SMAN 7 Mandau Mandiri Sejahterakan Siswa Kurang Mampu

Sabtu, 13 Pebruari 2016 13:17
Dilepas Kadisbudparpora Inhil,
Wisatawan Tertarik Keindahan Hamparan Sersah dan Hutan Mangrove


Sabtu, 13 Pebruari 2016 13:13
BMKG: Riau Masih Berpeluang Hujan

Sabtu, 13 Pebruari 2016 13:11
Plt Gubri Nilai Pelantikan Sekda Inhu Tak Salah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Mei 2013 14:27
BBPOM Sita Obat dan Kosmetik Bermasalah Rp 600 Juta

Beragam obat dan kosmetik bermasalah serta berbahaya disita Balai Besar POM Pekanbaru. Nilainya sekitar Rp 600 juta.

Riauterkini-PEKANBARU- Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru melakukan penyitaan terhadap berbagai obat dan kosmetik bermasalah. Obat dan kosmetik tersebut ditarik dari pasaran karena tak berizin ataupun mengandung zat berbahaya.

"Sejak Januari hingga Mei ini kami telah melakukan sejumlah operasi di beberapa kota di Riau. Hasilnya, masih banyak kita temukan obat dan kosmetik beredar tanpa izin ataupun yang mengandung zat berbahaya," papar Kepala BBPOM Pekanbaru Fanani Mahmud kepada wartawan di kantornya, Selasa (14/5/13).

Dijelaskan Fanani, untuk jenis obat bermasalah yang diamankan pada umumnya berupa supelemen impor yang masuk tanpa izin edar. Sedangkan komestik pada umumnya merupakan krem pemutih wajah ataupun kulit namun mengandung zat berbahaya, seperti mercury.

Seluruh obat dan kosmetik yang disita, lanjut Fanani nilainya sekitar Rp 600 juta. Selanjutnya akan dilakukan pemusnahan terhadap barang-barang sitaan agar tak lagi diedarkan.

Disinggung mengenai langkah hukum terhadap penjual ataupun pengedar, Fanani mengatakan sejauh ini pihaknya baru melakukan tindakkan penyitaan barang, belum berlanjut ke proses hukum pada para pengedar maupun penjual.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Tiga Tersangka Sabu Diamankan Sat Narkoba Polres Bengkalis di Duri
- Bandar Sabu Diringkus Polres Bengkalis
- Penemuan Mayat di Ujungbatu, Korban Diduga Alami Gangguan Jiwa
- Effendi Simbolon Dianggap Hina Puak Melayu, Geramm Geruduk DPD PDIP Riau
- Polisi Sukses Amankan Demo Warga Rantau Bais di PT CPI di Rohil
- Curi Sawit Milik PTPN III, IRT di Meranti Makmur, Rohil Ditangkap Polisi
- Dua Pengguna Narkoba Ditangkap Polsek Bagansinembah, Rohil


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.159.24.159
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com