Untitled Document
Jumat, 3 Zulqaidah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 29 Agustus 2014 06:09
Selain Kapolda,
Empat Pejabat Utama Polda Riau Juga Dimutasi


Jum’at, 29 Agustus 2014 06:04
Polisi Gagalkan Pelarian Tujuh Imigran Gelap Asal Afganistan

Kamis, 28 Agustus 2014 21:50
Duta palma Membara,
Tujuh Tuntutan Masyarakat Kenegerian Terhadap DPN


Kamis, 28 Agustus 2014 21:36
DPR Sebut Pilkada Serentak Bisa Digelar Tahun 2015

Kamis, 28 Agustus 2014 21:05
Antisipasi Baby Boom,
Berbagai Elemen di Bengkalis Lakukan Pertemuan Telaah Program KB


Kamis, 28 Agustus 2014 21:01
Pemkab Bengkalis Gelar Rapat Pengawasan Pelaksanaan Proyek 2014

Kamis, 28 Agustus 2014 20:54
Residivist Maling Rumah Kembali Tertangkap



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Mei 2013 08:18
Mafia Tanah Buldozer Hutan Darrsalam Rohil

Kelestarian Hutan Darussalam, Sinaboi, Rohil menjelang tinggal cerita. Para mafia tanah menggunakan dua alat berat menggunduli kawasan hijau tersebut.

Riauterkini-SINABOI-Dua unit alat berat digunakan merambah hutan mafia tanah asal Dumai di kawasan Mekar Sari Kepenghuluan Darusssalam Kecamatan Sinabio Rohil. Aksi ini dikhawatirkan memicu potensi konflik dua kawasan yang berbatasan.

Hasil penelusuran riauterkinicom, akhir pekan lalu, dua unit alat berat menurut pengakuan warga setempat tidak melewati Kepenghuluan Darussalam, karena jalannya sudah dipasang portal, namum alat berat itu diangkut dari arah laut.

Yang bisa disaksikan warga setempat hanya pengangkutan solar, jika hari hujan menggunakan moda transportasi air, jika jalan baik, menggunakan sepeda motor mencapai belasan jerigen setiap harinya.

Lokasi perambahan hutan berada di Mekar Sari Kepenghuluan Darussalam Rohil, dan kejadian diperkirakan sudah berlangsung dua minggu, dan sekira 200 ha hutan sudah berhasil dirambah, serta telah dibuat jalan dan drainasenya.

Warga di Kepenghuluan Darussalam mengaku pula, masyarakat mereka tidak akan timbul gejolak, namun yang berpotensi konflik terjadi, masyarakat asal Sinaboi yang selama ini mengklaim lahan itu milik mereka, otomatis mereka tidak akan tinggal diam.

Mafia tanah asal Dumai yang disebut-sebut dilapangan bernama Umar, dan siapa orang tersebut telah menjadi catatan tersendiri bagi petinggi Rohil.

Terkait hal tersebut, Komisi I DPRD Rohil H. M Bachid Madjid Senin (13/5/13) di ruang kerjanya menilai permasalahan tersebut terkait tidak jelasnya tapal batas, sehingga dia mendesak Pemkab Rohil melalui tim menyelesaikan tapal batas.

Sementara itu, Kabag Tata Pemerintahan Ahmad Arslan ketika diceritakan keadaan dilapangan mengaku akan menyelesaikan tapal batas diberbagai wilayah Rohil, termasuk perbatasan antara Kabupaten Rokan Hilir dengan Kota Dumai.

Rohil mengklaim, kawasan Mekar Sari, Darussalam masuk wilayah Rohil sampai ke salah satu sungai, dan bukti autentik tentang perbatasan ini sedang diupayakan, agar tidak terjadi permasalahan dilapangan.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
klewang xtc
siapapun pelakunya, bekingnya tetap TNI & Polri. ok


Berita Hukum lainnya..........
- Selain Kapolda,
Empat Pejabat Utama Polda Riau Juga Dimutasi

- Polisi Gagalkan Pelarian Tujuh Imigran Gelap Asal Afganistan
- Duta palma Membara,
Tujuh Tuntutan Masyarakat Kenegerian Terhadap DPN

- Residivist Maling Rumah Kembali Tertangkap
- Kehilangan Sapi 170 Ekor,
Anggota DPR RI M.Nasir Polisikan Orang Kepercayaan

- Korupsi Manipulasi Penerbitan SHM Kawasan Hutan Tesso Nilo,
Mantan Kepala BPN Kampar Ditetapkan Tersangka

- Proyek Sarana Pengandalian Banjir Siak IV Diduga Tak Sesuai Bestek


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.90.19.30
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com