Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 28 Agustus 2015 19:26
Pembayaran PBB-P2 di Inhil Dapat Dilakukan di Kantor dan Agen Pos

Jum’at, 28 Agustus 2015 19:19
Bulog Segera Bangun Gudang di Meranti

Jum’at, 28 Agustus 2015 17:51
Kelmi Amri Ditunjuk sebagai Ketua Korwil ADKASI Riau

Jum’at, 28 Agustus 2015 17:47
Aksi Damai BEM SRI,
Tiga Paslon Bupati dan Wabup Rohul Siap Teken Kontrak Rakyat


Jum’at, 28 Agustus 2015 17:27
Pedagang Ikan Asin di Duri Terkapar Dibacok Rekan Sendiri

Jum’at, 28 Agustus 2015 16:33
49 Instansi di Kabupaten Rohul Nunggak Listrik

Jum’at, 28 Agustus 2015 16:30
Refleksi HUT RI ke-70, Elemen Masyarakat Bengkalis Diajak Perkokoh Wawasan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Mei 2013 08:18
Mafia Tanah Buldozer Hutan Darrsalam Rohil

Kelestarian Hutan Darussalam, Sinaboi, Rohil menjelang tinggal cerita. Para mafia tanah menggunakan dua alat berat menggunduli kawasan hijau tersebut.

Riauterkini-SINABOI-Dua unit alat berat digunakan merambah hutan mafia tanah asal Dumai di kawasan Mekar Sari Kepenghuluan Darusssalam Kecamatan Sinabio Rohil. Aksi ini dikhawatirkan memicu potensi konflik dua kawasan yang berbatasan.

Hasil penelusuran riauterkinicom, akhir pekan lalu, dua unit alat berat menurut pengakuan warga setempat tidak melewati Kepenghuluan Darussalam, karena jalannya sudah dipasang portal, namum alat berat itu diangkut dari arah laut.

Yang bisa disaksikan warga setempat hanya pengangkutan solar, jika hari hujan menggunakan moda transportasi air, jika jalan baik, menggunakan sepeda motor mencapai belasan jerigen setiap harinya.

Lokasi perambahan hutan berada di Mekar Sari Kepenghuluan Darussalam Rohil, dan kejadian diperkirakan sudah berlangsung dua minggu, dan sekira 200 ha hutan sudah berhasil dirambah, serta telah dibuat jalan dan drainasenya.

Warga di Kepenghuluan Darussalam mengaku pula, masyarakat mereka tidak akan timbul gejolak, namun yang berpotensi konflik terjadi, masyarakat asal Sinaboi yang selama ini mengklaim lahan itu milik mereka, otomatis mereka tidak akan tinggal diam.

Mafia tanah asal Dumai yang disebut-sebut dilapangan bernama Umar, dan siapa orang tersebut telah menjadi catatan tersendiri bagi petinggi Rohil.

Terkait hal tersebut, Komisi I DPRD Rohil H. M Bachid Madjid Senin (13/5/13) di ruang kerjanya menilai permasalahan tersebut terkait tidak jelasnya tapal batas, sehingga dia mendesak Pemkab Rohil melalui tim menyelesaikan tapal batas.

Sementara itu, Kabag Tata Pemerintahan Ahmad Arslan ketika diceritakan keadaan dilapangan mengaku akan menyelesaikan tapal batas diberbagai wilayah Rohil, termasuk perbatasan antara Kabupaten Rokan Hilir dengan Kota Dumai.

Rohil mengklaim, kawasan Mekar Sari, Darussalam masuk wilayah Rohil sampai ke salah satu sungai, dan bukti autentik tentang perbatasan ini sedang diupayakan, agar tidak terjadi permasalahan dilapangan.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
klewang xtc
siapapun pelakunya, bekingnya tetap TNI & Polri. ok


Berita Hukum lainnya..........
- Pedagang Ikan Asin di Duri Terkapar Dibacok Rekan Sendiri
- Polsek Mandau Amankan Tiga Mesin Judi Jackpot dan Pemiliknya
- Kejati Terus Dalami Kasus Dugaan Korupsi Pakaian Batik Pemprov Riau
- Kantongi Sabu, Warga Bangko Pusako Rohil Ditangkap
- Curi Dompet Penjaga Masjid, Warga Bagansiapiapi Bonyok Dihajar Massa
- Uang untuk Beli TBS,
Rampok Bersenpi Gasak Rp300 Juta dari Nasabah Bank Mandiri Pelalawan

- Kapolsek Mandau Andalkan Blusukan Ajak Masyarakat Perangi Balap Liar dan Narkoba


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.226.25.231
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com