Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 25 Agustus 2016 14:51
Eka hospital Gelar Halal Bihalal dengan Rekan Media

Kamis, 25 Agustus 2016 14:50
Bentrok Kembali Pecah, Polisi Tembakan Gas Air Mata

Kamis, 25 Agustus 2016 14:45
Berantas Narkotika, BNN Bentuk Satgas Interdiksi di Dumai

Kamis, 25 Agustus 2016 14:39
Rp175-300 Ribu per Bulan,
Pemko Pekanbaru Muai Sewakan Rusunawa Rejosari‎


Kamis, 25 Agustus 2016 14:33
Takut Bentrok Memburuk, Toko-toko di Selatpanjang Mulai Ditutup

Kamis, 25 Agustus 2016 14:33
Zulher Siap Pindah Partai, Alasan PDI P Berikan Rekomendasikan untuk Pilkda Kampar

Kamis, 25 Agustus 2016 14:27
Wako Pekanbaru Berharap PLTU Tenayan Segera Beroperasi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Mei 2013 08:18
Mafia Tanah Buldozer Hutan Darrsalam Rohil

Kelestarian Hutan Darussalam, Sinaboi, Rohil menjelang tinggal cerita. Para mafia tanah menggunakan dua alat berat menggunduli kawasan hijau tersebut.

Riauterkini-SINABOI-Dua unit alat berat digunakan merambah hutan mafia tanah asal Dumai di kawasan Mekar Sari Kepenghuluan Darusssalam Kecamatan Sinabio Rohil. Aksi ini dikhawatirkan memicu potensi konflik dua kawasan yang berbatasan.

Hasil penelusuran riauterkinicom, akhir pekan lalu, dua unit alat berat menurut pengakuan warga setempat tidak melewati Kepenghuluan Darussalam, karena jalannya sudah dipasang portal, namum alat berat itu diangkut dari arah laut.

Yang bisa disaksikan warga setempat hanya pengangkutan solar, jika hari hujan menggunakan moda transportasi air, jika jalan baik, menggunakan sepeda motor mencapai belasan jerigen setiap harinya.

Lokasi perambahan hutan berada di Mekar Sari Kepenghuluan Darussalam Rohil, dan kejadian diperkirakan sudah berlangsung dua minggu, dan sekira 200 ha hutan sudah berhasil dirambah, serta telah dibuat jalan dan drainasenya.

Warga di Kepenghuluan Darussalam mengaku pula, masyarakat mereka tidak akan timbul gejolak, namun yang berpotensi konflik terjadi, masyarakat asal Sinaboi yang selama ini mengklaim lahan itu milik mereka, otomatis mereka tidak akan tinggal diam.

Mafia tanah asal Dumai yang disebut-sebut dilapangan bernama Umar, dan siapa orang tersebut telah menjadi catatan tersendiri bagi petinggi Rohil.

Terkait hal tersebut, Komisi I DPRD Rohil H. M Bachid Madjid Senin (13/5/13) di ruang kerjanya menilai permasalahan tersebut terkait tidak jelasnya tapal batas, sehingga dia mendesak Pemkab Rohil melalui tim menyelesaikan tapal batas.

Sementara itu, Kabag Tata Pemerintahan Ahmad Arslan ketika diceritakan keadaan dilapangan mengaku akan menyelesaikan tapal batas diberbagai wilayah Rohil, termasuk perbatasan antara Kabupaten Rokan Hilir dengan Kota Dumai.

Rohil mengklaim, kawasan Mekar Sari, Darussalam masuk wilayah Rohil sampai ke salah satu sungai, dan bukti autentik tentang perbatasan ini sedang diupayakan, agar tidak terjadi permasalahan dilapangan.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
klewang xtc
siapapun pelakunya, bekingnya tetap TNI & Polri. ok


Berita Hukum lainnya..........
- Bentrok Kembali Pecah, Polisi Tembakan Gas Air Mata
- Takut Bentrok Memburuk, Toko-toko di Selatpanjang Mulai Ditutup
- Selatpanjang Memanas, Beredar Kabar Seorang Warga Tewas Tertembak Polisi
- Pembunuhan Dipicu Wanita,
Dua SST Brimob Dikirim Redam Rusuh Selatpanjang

- Diduga Curi Sarang Walet, Warga Pasirpangaraian Ditangkap Polisi
- Rekonstruksi Pembunuhan di Rohil, Terjadi Penambahan Lima Adegan
- Foto-foto Bentrok Massa Vs Polisi di Mapolres Meranti


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.198.227.196
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com