Untitled Document
Rabu, 14 Ramadhan 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 30 Juni 2015 23:18
Tragedi Pesawat Hercules,
Jenazah Serda Ainul Ditemukan, Keluarga Malam Ini Berangkat ke Medan


Selasa, 30 Juni 2015 23:10
Ditinggal Kosong, Rumah Guru di Duri Ludes Dilalap Api

Selasa, 30 Juni 2015 23:07
Dilepas Bupati, Kajari Bengkalis Berganti

Selasa, 30 Juni 2015 22:27
PKNR Rohul Tunggu Hasil Survei untuk Dukung Calon di Pilkada

Selasa, 30 Juni 2015 22:23
Buka Bersama WWF-RCT Bahas Persidangan Pemburu Gading Gajah

Selasa, 30 Juni 2015 22:18
Calon Mahasiswa ISQ Masih Sedikit,
Bupati Rohul Undang Pimpinan Ponpes dari 11 Daerah di Riau


Selasa, 30 Juni 2015 22:10
Untuk Kecamatan Kuala Indragiri, Pemkab Inhil Anggarkan Rp 13,8 Miliar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Mei 2013 08:18
Mafia Tanah Buldozer Hutan Darrsalam Rohil

Kelestarian Hutan Darussalam, Sinaboi, Rohil menjelang tinggal cerita. Para mafia tanah menggunakan dua alat berat menggunduli kawasan hijau tersebut.

Riauterkini-SINABOI-Dua unit alat berat digunakan merambah hutan mafia tanah asal Dumai di kawasan Mekar Sari Kepenghuluan Darusssalam Kecamatan Sinabio Rohil. Aksi ini dikhawatirkan memicu potensi konflik dua kawasan yang berbatasan.

Hasil penelusuran riauterkinicom, akhir pekan lalu, dua unit alat berat menurut pengakuan warga setempat tidak melewati Kepenghuluan Darussalam, karena jalannya sudah dipasang portal, namum alat berat itu diangkut dari arah laut.

Yang bisa disaksikan warga setempat hanya pengangkutan solar, jika hari hujan menggunakan moda transportasi air, jika jalan baik, menggunakan sepeda motor mencapai belasan jerigen setiap harinya.

Lokasi perambahan hutan berada di Mekar Sari Kepenghuluan Darussalam Rohil, dan kejadian diperkirakan sudah berlangsung dua minggu, dan sekira 200 ha hutan sudah berhasil dirambah, serta telah dibuat jalan dan drainasenya.

Warga di Kepenghuluan Darussalam mengaku pula, masyarakat mereka tidak akan timbul gejolak, namun yang berpotensi konflik terjadi, masyarakat asal Sinaboi yang selama ini mengklaim lahan itu milik mereka, otomatis mereka tidak akan tinggal diam.

Mafia tanah asal Dumai yang disebut-sebut dilapangan bernama Umar, dan siapa orang tersebut telah menjadi catatan tersendiri bagi petinggi Rohil.

Terkait hal tersebut, Komisi I DPRD Rohil H. M Bachid Madjid Senin (13/5/13) di ruang kerjanya menilai permasalahan tersebut terkait tidak jelasnya tapal batas, sehingga dia mendesak Pemkab Rohil melalui tim menyelesaikan tapal batas.

Sementara itu, Kabag Tata Pemerintahan Ahmad Arslan ketika diceritakan keadaan dilapangan mengaku akan menyelesaikan tapal batas diberbagai wilayah Rohil, termasuk perbatasan antara Kabupaten Rokan Hilir dengan Kota Dumai.

Rohil mengklaim, kawasan Mekar Sari, Darussalam masuk wilayah Rohil sampai ke salah satu sungai, dan bukti autentik tentang perbatasan ini sedang diupayakan, agar tidak terjadi permasalahan dilapangan.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
klewang xtc
siapapun pelakunya, bekingnya tetap TNI & Polri. ok


Berita Hukum lainnya..........
- Ditinggal Kosong, Rumah Guru di Duri Ludes Dilalap Api
- Dilepas Bupati, Kajari Bengkalis Berganti
- Tragedi Hercules C-130, Satu Personel TNI-AD Sekeluarga Ikut Pesawat
- Sambut HUT Bhayangkara ke-69,
Polsek Dumai Bersih Lingkungan Pasar Bunda Sri Mersing

- 64 Personel Polres Kampar Mendapat Kenaikan Pangkat
- Narkoba dan Korupsi Dominasi Kasus di Dumai
- Tragedi Hercules C-130, Danlanud Pesimis 10 Anggota Paskhas Pekanbaru Selamat


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.198.6
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com