Untitled Document
Sabtu, 28 Ramadhan 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 25 Juli 2014 21:34
Kebakaran Ludeskan 98 Hektar Kebun Kelapa Sawit di Buluh Nipis, Kampar

Jum’at, 25 Juli 2014 21:32
Jelang Lebaran, Stok Daging di Rohul Aman

Jum’at, 25 Juli 2014 21:30
Disediakan Sanksi Berat bagi PNS Rohul Perpanjang Cuti Lebaran

Jum’at, 25 Juli 2014 15:52
Tiga Pejabat Polres Kampar Sertijab

Jum’at, 25 Juli 2014 15:42
Bupati dan Wabup Bengkalis Buka Festival Lampu Colok 2014

Jum’at, 25 Juli 2014 15:38
Lebaran, Warga Bengkalis Dihimbau Tidak Panik dan Doyan ‘Borong’ Bensin

Jum’at, 25 Juli 2014 15:36
Relawan Peduli Gaza Galang Dana di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Mei 2013 08:18
Mafia Tanah Buldozer Hutan Darrsalam Rohil

Kelestarian Hutan Darussalam, Sinaboi, Rohil menjelang tinggal cerita. Para mafia tanah menggunakan dua alat berat menggunduli kawasan hijau tersebut.

Riauterkini-SINABOI-Dua unit alat berat digunakan merambah hutan mafia tanah asal Dumai di kawasan Mekar Sari Kepenghuluan Darusssalam Kecamatan Sinabio Rohil. Aksi ini dikhawatirkan memicu potensi konflik dua kawasan yang berbatasan.

Hasil penelusuran riauterkinicom, akhir pekan lalu, dua unit alat berat menurut pengakuan warga setempat tidak melewati Kepenghuluan Darussalam, karena jalannya sudah dipasang portal, namum alat berat itu diangkut dari arah laut.

Yang bisa disaksikan warga setempat hanya pengangkutan solar, jika hari hujan menggunakan moda transportasi air, jika jalan baik, menggunakan sepeda motor mencapai belasan jerigen setiap harinya.

Lokasi perambahan hutan berada di Mekar Sari Kepenghuluan Darussalam Rohil, dan kejadian diperkirakan sudah berlangsung dua minggu, dan sekira 200 ha hutan sudah berhasil dirambah, serta telah dibuat jalan dan drainasenya.

Warga di Kepenghuluan Darussalam mengaku pula, masyarakat mereka tidak akan timbul gejolak, namun yang berpotensi konflik terjadi, masyarakat asal Sinaboi yang selama ini mengklaim lahan itu milik mereka, otomatis mereka tidak akan tinggal diam.

Mafia tanah asal Dumai yang disebut-sebut dilapangan bernama Umar, dan siapa orang tersebut telah menjadi catatan tersendiri bagi petinggi Rohil.

Terkait hal tersebut, Komisi I DPRD Rohil H. M Bachid Madjid Senin (13/5/13) di ruang kerjanya menilai permasalahan tersebut terkait tidak jelasnya tapal batas, sehingga dia mendesak Pemkab Rohil melalui tim menyelesaikan tapal batas.

Sementara itu, Kabag Tata Pemerintahan Ahmad Arslan ketika diceritakan keadaan dilapangan mengaku akan menyelesaikan tapal batas diberbagai wilayah Rohil, termasuk perbatasan antara Kabupaten Rokan Hilir dengan Kota Dumai.

Rohil mengklaim, kawasan Mekar Sari, Darussalam masuk wilayah Rohil sampai ke salah satu sungai, dan bukti autentik tentang perbatasan ini sedang diupayakan, agar tidak terjadi permasalahan dilapangan.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
klewang xtc
siapapun pelakunya, bekingnya tetap TNI & Polri. ok


Berita Hukum lainnya..........
- Tiga Pejabat Polres Kampar Sertijab
- Pengamanan Lebaran,
13 CCTv Untuk Pantau Titik Rawan di Pekanbaru

- Azas Disparitas Diabaikan, Terpidana Korupsi BLK Siak Kecewa
- Polsek Tebing Tinggi Amankan Ganja dan Pengedarnya
- Tiga Hari Operasi Ketupat di Riau, Tiga Nyawa Melayang di Jalan Raya
- Usai Sidang,
Tahanan Narkoba Kejari Pekanbaru Kabur di PN Pekanbaru

- Polres Rohil Tangkap Kontainer Bermuatan Kayu Pakai Dokumen Palsu


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.227.67.175
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com