Untitled Document
Sabtu, 9 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 28 Pebruari 2015 20:46
Diikuti 80 Siswa, Disdik Inhil Taja Oliampiade Sains Nasional

Sabtu, 28 Pebruari 2015 20:03
Pilkada Inhu,
IKBR Pastikan Tak Mendukung Salah Satu Calon


Sabtu, 28 Pebruari 2015 18:53
Pelayanan PMI Mengecewakan,
Pendonor di Inhil Enggan Sumbangkan Darah


Sabtu, 28 Pebruari 2015 17:42
Milad ke-36, MTs Syekh Jaafar Pulau Gadang Kampar Gelar Berbagai Kegiatan

Sabtu, 28 Pebruari 2015 17:37
Empat Tersangka Penganiayaan di Kuansing Ditangkap

Sabtu, 28 Pebruari 2015 15:40
Pengurus Pengprov POBSI Riau Resmi Dilantik

Sabtu, 28 Pebruari 2015 14:07
Istri Tennas: Dimakamkan di TPU Amal Memang Wasiat Almarhum



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Mei 2013 08:18
Mafia Tanah Buldozer Hutan Darrsalam Rohil

Kelestarian Hutan Darussalam, Sinaboi, Rohil menjelang tinggal cerita. Para mafia tanah menggunakan dua alat berat menggunduli kawasan hijau tersebut.

Riauterkini-SINABOI-Dua unit alat berat digunakan merambah hutan mafia tanah asal Dumai di kawasan Mekar Sari Kepenghuluan Darusssalam Kecamatan Sinabio Rohil. Aksi ini dikhawatirkan memicu potensi konflik dua kawasan yang berbatasan.

Hasil penelusuran riauterkinicom, akhir pekan lalu, dua unit alat berat menurut pengakuan warga setempat tidak melewati Kepenghuluan Darussalam, karena jalannya sudah dipasang portal, namum alat berat itu diangkut dari arah laut.

Yang bisa disaksikan warga setempat hanya pengangkutan solar, jika hari hujan menggunakan moda transportasi air, jika jalan baik, menggunakan sepeda motor mencapai belasan jerigen setiap harinya.

Lokasi perambahan hutan berada di Mekar Sari Kepenghuluan Darussalam Rohil, dan kejadian diperkirakan sudah berlangsung dua minggu, dan sekira 200 ha hutan sudah berhasil dirambah, serta telah dibuat jalan dan drainasenya.

Warga di Kepenghuluan Darussalam mengaku pula, masyarakat mereka tidak akan timbul gejolak, namun yang berpotensi konflik terjadi, masyarakat asal Sinaboi yang selama ini mengklaim lahan itu milik mereka, otomatis mereka tidak akan tinggal diam.

Mafia tanah asal Dumai yang disebut-sebut dilapangan bernama Umar, dan siapa orang tersebut telah menjadi catatan tersendiri bagi petinggi Rohil.

Terkait hal tersebut, Komisi I DPRD Rohil H. M Bachid Madjid Senin (13/5/13) di ruang kerjanya menilai permasalahan tersebut terkait tidak jelasnya tapal batas, sehingga dia mendesak Pemkab Rohil melalui tim menyelesaikan tapal batas.

Sementara itu, Kabag Tata Pemerintahan Ahmad Arslan ketika diceritakan keadaan dilapangan mengaku akan menyelesaikan tapal batas diberbagai wilayah Rohil, termasuk perbatasan antara Kabupaten Rokan Hilir dengan Kota Dumai.

Rohil mengklaim, kawasan Mekar Sari, Darussalam masuk wilayah Rohil sampai ke salah satu sungai, dan bukti autentik tentang perbatasan ini sedang diupayakan, agar tidak terjadi permasalahan dilapangan.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
klewang xtc
siapapun pelakunya, bekingnya tetap TNI & Polri. ok


Berita Hukum lainnya..........
- Empat Tersangka Penganiayaan di Kuansing Ditangkap
- Warga Dua Desa di Siak Pertanyakan Izin Operasional PT DSI
- Warga Duri, Bengkalis Sekarat Tersengat Arus Listrik
- Gara-gara Masalah Handphone,
Mayat Rudi di Rumbai, Pekanbaru Dibunuh dan Dibakar

- ‎Oknum Guru di Inhu Cabuli Siswi Dibawah Umur
- Dua Ditangkap Dua DPO,
Mayat Rudi di Rumbai Pekanbaru, Dibunuh dan Dibakar oleh 4 Pelaku

- Polisi Tetap Usut Kasus Kepemilikan Senpi Ketua DPRD Pekanbaru


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.226.10.234
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com