Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 30 Agustus 2016 19:26
DPRD Riau Dukung Intruksi Kapolri Tindak Tegas Perusahaan Pembakar Hutan

Selasa, 30 Agustus 2016 19:18
Pilwako Pekanbaru, DPP Golkar Bantah Beri Dukungan Ramli Walid-Irfan Herman

Selasa, 30 Agustus 2016 19:14
Riau Mencari Wakil Gubernur,
Fraksi PKB DPRD Riau: Apalagi yang Harus Ditunggu Gubri


Selasa, 30 Agustus 2016 19:06
Masih Dikuasai Pejabat,
Gubri Perintahkan Buru Dua Mobil Toyota Alfard di Jakarta


Selasa, 30 Agustus 2016 18:59
PT SPR Tawarkan Kerjasama Kelola Minyak Rohil

Selasa, 30 Agustus 2016 18:56
Istri Bupati Syamsuar Dilantik Jadi Bunda Paud Siak

Selasa, 30 Agustus 2016 18:53
Bakaroh, Tradisi Unik Menangkap Ikan Warga Sungai Intan, Inhil



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Mei 2013 20:46
Anggota Geng Motor Klewang, 4 Pelajar Ditangkap Polresta Pekanbaru

Satu demi satu anggota geng motor binaan Klewang ditangkap Polresta Pekanbaru. Giliran empat pelajar dari sejumlah sekolah yang harus meringkuk di tahanan.

Riauterkini-PEKANBARU-Perburuan terhadap anggota Geng Motor pasca ditangkapnya Ketua XTC Mardijo alias Klewang. Hari ini, tim Polresta Pekanbaru menjumput anggota geng motor dari kelompok lain di sekolah mereka masing-masing.

Dari keempat anggota geng motor yang masih berstatus siswa SMU yang dijemput di sekolahnya itu, dua orang merupakan Geng Motor B2N (Black Barron). Keduanya Ag (16) dan FM (16), siswa kelas X SMU Al Huda, Panam.

Sementara dua siswa lainnya masing-masing An (17) dan Rh (16), masing-masing kelas XI dan X SMK Negeri 2, Jalan Pattimura, Gobah merupakan anggota Geng Motor Sincan.

Keempat anggota Geng Motor B2N dan Sincan dan terlibat penyerangan dan penjarahan di warnet Jalan Durian, Kecamatan Payung Sekaki dan Jalan Kelapa Sawit, Kecamatan Bukit Raya,yang mana masih dibawah komando Klewang.

Bersama keempat tersangka, Satreskrim Polresta Pekanbaru berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Blade Nopol BM 4081 YG, dengan stiker Red Bull.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes (Pol) R Adang Ginanjar melalui Kasat Reskrim Kompol Arief Fajar Satria kepada wartawan, menyatakan status keempat siswa SMU dan SMK itu masih sebatas saksi. Jika dalam pemeriksaan nantinya mereka terbukti melakukan tindak pidana, tentu akan diproses sesuai hukum yang berlaku. ***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
berani
lebih baik membinasakan satu orang/sekelompok orang. dari pada dia membuat keresahan untuk banyak orang. jempol untuk kepolisian pekanbaru. lebih jempol lagi kalau bisa mencium gelagat kriminalitas sebelum kriminalutas itu sndri terjadi. sedia p

klewang xtc
na hepeng mangatur polision bah.

anak riau perantau
membasmi anak geng motor harus dilakukan secara rutin.. jangan sampai masyarakat ambil bensin lalu membakar nya hidup2 nanti seperti daerah lainnya..

malaikat
Masalh geng motor ini sbnrnya sdh lama. Selaku org awam sy bertanya-tanya kenapa polisi sulit sekali membasmi kasus yg meresahkan masy.ini ? Soalnya sepengetahuan sy polisi itu ada intelnya. Dgn begitu tentunya polisi jauh hari sbnrnya sdh mengidenti


Berita Hukum lainnya..........
- Sempat Kejar Pelaku, Mahasiswi di Kota Tembilahan Jadi Korban Penjambretan
- Tuntut Ganti Kerugian,,
Kuasa Hukum Petani Sungai Bela, Inhil Somasi PT IJA

- Terekam CCTV, Polres Rohul Terus Buru Komplotan Pencuri Dump Truk
- Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Mandiri,
Mantan Kepala BPMPD Diperiksa Tipidkor Polres Inhil

- Tahanan Kabur Jelang Sidang, Kejati Riau Akan Panggil Kejari Dumai
- Kapolri Persilahkan SP3 15 Perusahaan Terduga Pembakar Lahan Digugat
- Disperindag Pekanbaru Pastikan Semua Gudang Lakukan Pelanggaran


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.169.186
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com