Untitled Document
Rabu, 3 Safar 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 26 Nopember 2014 09:56
Plt Sekda Rohil Himbau Masyarakat tak Mudah Mengaku Miskin

Rabu, 26 Nopember 2014 08:47
Tiba Pukul 11.30 WIB, Berikut ini Agenda Presiden Jokowi di Riau

Rabu, 26 Nopember 2014 08:46
ABM Desak DPRD Tolak LPj Bupati Bengkalis 2014 dan Bentuk Pansus BLJ

Selasa, 25 Nopember 2014 22:03
DPRD Dumai Gelar Sosialisasi Fungsi dan Kewenangan

Selasa, 25 Nopember 2014 22:03
Januari-Oktober Renggut 6 Nyawa,
Diskes Klaim DBD di Bengkalis Turun


Selasa, 25 Nopember 2014 21:52
Pelanggan PDAM Tirta Dharma Duri Keluhkan Bengkaknya Tagihan

Selasa, 25 Nopember 2014 21:40
Piala Gubernur 2014,
Tim Sepakbola Kampar Tumbangkan Juara Porprov 2014




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Mei 2013 20:46
Anggota Geng Motor Klewang, 4 Pelajar Ditangkap Polresta Pekanbaru

Satu demi satu anggota geng motor binaan Klewang ditangkap Polresta Pekanbaru. Giliran empat pelajar dari sejumlah sekolah yang harus meringkuk di tahanan.

Riauterkini-PEKANBARU-Perburuan terhadap anggota Geng Motor pasca ditangkapnya Ketua XTC Mardijo alias Klewang. Hari ini, tim Polresta Pekanbaru menjumput anggota geng motor dari kelompok lain di sekolah mereka masing-masing.

Dari keempat anggota geng motor yang masih berstatus siswa SMU yang dijemput di sekolahnya itu, dua orang merupakan Geng Motor B2N (Black Barron). Keduanya Ag (16) dan FM (16), siswa kelas X SMU Al Huda, Panam.

Sementara dua siswa lainnya masing-masing An (17) dan Rh (16), masing-masing kelas XI dan X SMK Negeri 2, Jalan Pattimura, Gobah merupakan anggota Geng Motor Sincan.

Keempat anggota Geng Motor B2N dan Sincan dan terlibat penyerangan dan penjarahan di warnet Jalan Durian, Kecamatan Payung Sekaki dan Jalan Kelapa Sawit, Kecamatan Bukit Raya,yang mana masih dibawah komando Klewang.

Bersama keempat tersangka, Satreskrim Polresta Pekanbaru berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Blade Nopol BM 4081 YG, dengan stiker Red Bull.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes (Pol) R Adang Ginanjar melalui Kasat Reskrim Kompol Arief Fajar Satria kepada wartawan, menyatakan status keempat siswa SMU dan SMK itu masih sebatas saksi. Jika dalam pemeriksaan nantinya mereka terbukti melakukan tindak pidana, tentu akan diproses sesuai hukum yang berlaku. ***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
berani
lebih baik membinasakan satu orang/sekelompok orang. dari pada dia membuat keresahan untuk banyak orang. jempol untuk kepolisian pekanbaru. lebih jempol lagi kalau bisa mencium gelagat kriminalitas sebelum kriminalutas itu sndri terjadi. sedia p

klewang xtc
na hepeng mangatur polision bah.

anak riau perantau
membasmi anak geng motor harus dilakukan secara rutin.. jangan sampai masyarakat ambil bensin lalu membakar nya hidup2 nanti seperti daerah lainnya..

malaikat
Masalh geng motor ini sbnrnya sdh lama. Selaku org awam sy bertanya-tanya kenapa polisi sulit sekali membasmi kasus yg meresahkan masy.ini ? Soalnya sepengetahuan sy polisi itu ada intelnya. Dgn begitu tentunya polisi jauh hari sbnrnya sdh mengidenti


Berita Hukum lainnya..........
- Curi Alat Pengetam Kayu, Warga Pelalawan Ditahan di Pekanbaru
- Danrem Pimpin Apel Gelar Pasukan Pam Presiden
- Atlet Dayung Tenggelam, Basarnas Masih Sisir Sungai Siak
- Sempat Tidur Saat Rekonstruksi,
Kuasa Hukum Sebut Annas Maamun Sehat dan Tabah

- Kasus Dugaan Suap Alih Fungsi Hutan,
Hingga Kini KPK Belum Tetapkan Tersangka Baru

- Sidang Perambahan Hutan,
Anggota DPRD Rohul Dituntut 3 Tahun Kurungan Denda Rp1,5 Miliar

- Pelanggar Pajak Toko Sony Elektronik Dihukum Percobaan,
Jaksa Banding Atas Putusan PN Pekanbaru



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.91.16.49
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com