Untitled Document
Kamis, 28 Zulhijjah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 23 Oktober 2014 15:28
Sharing Aspirasi Dua Dewan,
SMPN 5 Kuala Merbau Dapat Ratusan Set Mobiler Mewah


Kamis, 23 Oktober 2014 15:22
Wah, Tiang Bendera Kantor DPRD Kota Pekanbaru Miring

Kamis, 23 Oktober 2014 15:20
Tiga Pimpinan Definitif DPRD Dumai Dilantik

Kamis, 23 Oktober 2014 15:09
Tak Ikut Majukan UED SP dan Bumdes,
Pemkab Rohul Akan Evaluasi Kinerja Kades


Kamis, 23 Oktober 2014 14:57
Tingkatkan Disiplin Pegawai, Walikota Pekanbaru Instruksikan BKD Lebih Proaktif

Kamis, 23 Oktober 2014 14:53
Rumah Dilalap Si Jago Merah di Sungai Beringin, Tembilahan

Kamis, 23 Oktober 2014 14:42
Pembangunan di Lahan Jembatan Siak IV Harus Sesuai Perda



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Mei 2013 20:46
Anggota Geng Motor Klewang, 4 Pelajar Ditangkap Polresta Pekanbaru

Satu demi satu anggota geng motor binaan Klewang ditangkap Polresta Pekanbaru. Giliran empat pelajar dari sejumlah sekolah yang harus meringkuk di tahanan.

Riauterkini-PEKANBARU-Perburuan terhadap anggota Geng Motor pasca ditangkapnya Ketua XTC Mardijo alias Klewang. Hari ini, tim Polresta Pekanbaru menjumput anggota geng motor dari kelompok lain di sekolah mereka masing-masing.

Dari keempat anggota geng motor yang masih berstatus siswa SMU yang dijemput di sekolahnya itu, dua orang merupakan Geng Motor B2N (Black Barron). Keduanya Ag (16) dan FM (16), siswa kelas X SMU Al Huda, Panam.

Sementara dua siswa lainnya masing-masing An (17) dan Rh (16), masing-masing kelas XI dan X SMK Negeri 2, Jalan Pattimura, Gobah merupakan anggota Geng Motor Sincan.

Keempat anggota Geng Motor B2N dan Sincan dan terlibat penyerangan dan penjarahan di warnet Jalan Durian, Kecamatan Payung Sekaki dan Jalan Kelapa Sawit, Kecamatan Bukit Raya,yang mana masih dibawah komando Klewang.

Bersama keempat tersangka, Satreskrim Polresta Pekanbaru berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Blade Nopol BM 4081 YG, dengan stiker Red Bull.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes (Pol) R Adang Ginanjar melalui Kasat Reskrim Kompol Arief Fajar Satria kepada wartawan, menyatakan status keempat siswa SMU dan SMK itu masih sebatas saksi. Jika dalam pemeriksaan nantinya mereka terbukti melakukan tindak pidana, tentu akan diproses sesuai hukum yang berlaku. ***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
berani
lebih baik membinasakan satu orang/sekelompok orang. dari pada dia membuat keresahan untuk banyak orang. jempol untuk kepolisian pekanbaru. lebih jempol lagi kalau bisa mencium gelagat kriminalitas sebelum kriminalutas itu sndri terjadi. sedia p

klewang xtc
na hepeng mangatur polision bah.

anak riau perantau
membasmi anak geng motor harus dilakukan secara rutin.. jangan sampai masyarakat ambil bensin lalu membakar nya hidup2 nanti seperti daerah lainnya..

malaikat
Masalh geng motor ini sbnrnya sdh lama. Selaku org awam sy bertanya-tanya kenapa polisi sulit sekali membasmi kasus yg meresahkan masy.ini ? Soalnya sepengetahuan sy polisi itu ada intelnya. Dgn begitu tentunya polisi jauh hari sbnrnya sdh mengidenti


Berita Hukum lainnya..........
- KPK Didesak Usut Kasus Dugaan Suap Pengesahan APBD Riau 2015
- Diambil Gunakan Jangkar Kapal Pompong,
Besi Bekas Jembatan Pedamaran II Jadi Incaran Pemulung

- TNI Turun Tangan Hentikan Maling Kabel Listrik Jembatan Pedamaran II Rohil
- Penyidik KPK di Pekanbaru juga Dalami Suap Pengesahan APBD Riau 2015
- Demo, GERTAK Ungkapkan Kekecewaan pada Kinerja Wako Firdaus
- Istri dan Anak-anak Urus Izin Jenguk Gubri Nonaktif di Rutan Guntur
- KPK Periksa Mantan Kadishut dan Tiga Petinggi PT Duta Palma di SPN


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.211.219.178
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com