Untitled Document
Selasa, 18 Syawwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 3 Agustus 2015 19:56
Jelang Pilkada 2015,
DPD I PDIP Riau Terima Pengunduran Legislatif Dari Balon Kepala Daerah


Senin, 3 Agustus 2015 19:50
Didakwa Korupsi Dana Pengamanan Pilkada Kampar,
Mantan Kakan Satpol PP Kampar Diadili Kamis Lusa


Senin, 3 Agustus 2015 19:27
Anggota DPRD Inhil Ingatkan Desa Gunakan Dana DMIJ Sesuai Ketentuan

Senin, 3 Agustus 2015 19:01
Inflasi Riau Juli 0,61 Persen,
Angkutan Udara Sumbang Inflasi Terbesar


Senin, 3 Agustus 2015 19:00
Lima Balon Kepala Daerah Dumai Lulus Tes Kesehatan

Senin, 3 Agustus 2015 18:57


Senin, 3 Agustus 2015 18:53
Kemarau Panjang Keringkan 1.153 Hektare Lahan Padi Sawah di Kampar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Mei 2013 20:46
Anggota Geng Motor Klewang, 4 Pelajar Ditangkap Polresta Pekanbaru

Satu demi satu anggota geng motor binaan Klewang ditangkap Polresta Pekanbaru. Giliran empat pelajar dari sejumlah sekolah yang harus meringkuk di tahanan.

Riauterkini-PEKANBARU-Perburuan terhadap anggota Geng Motor pasca ditangkapnya Ketua XTC Mardijo alias Klewang. Hari ini, tim Polresta Pekanbaru menjumput anggota geng motor dari kelompok lain di sekolah mereka masing-masing.

Dari keempat anggota geng motor yang masih berstatus siswa SMU yang dijemput di sekolahnya itu, dua orang merupakan Geng Motor B2N (Black Barron). Keduanya Ag (16) dan FM (16), siswa kelas X SMU Al Huda, Panam.

Sementara dua siswa lainnya masing-masing An (17) dan Rh (16), masing-masing kelas XI dan X SMK Negeri 2, Jalan Pattimura, Gobah merupakan anggota Geng Motor Sincan.

Keempat anggota Geng Motor B2N dan Sincan dan terlibat penyerangan dan penjarahan di warnet Jalan Durian, Kecamatan Payung Sekaki dan Jalan Kelapa Sawit, Kecamatan Bukit Raya,yang mana masih dibawah komando Klewang.

Bersama keempat tersangka, Satreskrim Polresta Pekanbaru berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Blade Nopol BM 4081 YG, dengan stiker Red Bull.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes (Pol) R Adang Ginanjar melalui Kasat Reskrim Kompol Arief Fajar Satria kepada wartawan, menyatakan status keempat siswa SMU dan SMK itu masih sebatas saksi. Jika dalam pemeriksaan nantinya mereka terbukti melakukan tindak pidana, tentu akan diproses sesuai hukum yang berlaku. ***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
berani
lebih baik membinasakan satu orang/sekelompok orang. dari pada dia membuat keresahan untuk banyak orang. jempol untuk kepolisian pekanbaru. lebih jempol lagi kalau bisa mencium gelagat kriminalitas sebelum kriminalutas itu sndri terjadi. sedia p

klewang xtc
na hepeng mangatur polision bah.

anak riau perantau
membasmi anak geng motor harus dilakukan secara rutin.. jangan sampai masyarakat ambil bensin lalu membakar nya hidup2 nanti seperti daerah lainnya..

malaikat
Masalh geng motor ini sbnrnya sdh lama. Selaku org awam sy bertanya-tanya kenapa polisi sulit sekali membasmi kasus yg meresahkan masy.ini ? Soalnya sepengetahuan sy polisi itu ada intelnya. Dgn begitu tentunya polisi jauh hari sbnrnya sdh mengidenti


Berita Hukum lainnya..........
- Didakwa Korupsi Dana Pengamanan Pilkada Kampar,
Mantan Kakan Satpol PP Kampar Diadili Kamis Lusa

- Polres Kampar Berhasil Ringkus Residivis Spesialis Curat
- Seorang Pelajar Tewas Tenggelam di Sungai Tapung
- Tabrak Suzuki Escudo, Seorang Pengendara Motor di Tapung, Kampar Tewas
- Seorang Pelajar SMKN 5 Dumai Tewas Tabrak Pembatas Jalan
- Suap APBD Riau,
KPK Lanjutkan Pemeriksaan Terhadap Sejumlah Pejabat dan Anggota Dewan

- Akan Digunakan untuk Bekerja,
Tak Bisa Buatkan paspor Pelancong, Pegawai Imigrasi Kelas II Bagansiapiapi Diclurit



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.90.84.54
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com