Untitled Document
Kamis, 3 Syawwal 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 30 Juli 2014 20:40
Lebaran, Warga Rohil Jadikan Jembatan Pedamaran Obyek Wisata

Rabu, 30 Juli 2014 20:38
Sempat Muncul 24, Kini Titik Panas Bersih dari Wilayah Rohul

Rabu, 30 Juli 2014 20:37
Bupati Meranti Bawa Rombongan Berlebaran ke Rumdis Gubri

Rabu, 30 Juli 2014 17:34
4 Ruko dan 2 Rumah di Bangun Jaya Rohul Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Rabu, 30 Juli 2014 15:54
Pemkab Inhil Rencana Bentuk Relawan Peduli Kebersihan dari Kalangan Pelajar

Rabu, 30 Juli 2014 13:36
Enam Rumah Karyawan PT SAGM di Inhil Ludes Terbakar

Rabu, 30 Juli 2014 09:13
Penjelasan Tertulis Bank Mandiri Terkait Dugaan Pembobolan Rekening di Duri



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Mei 2013 20:46
Anggota Geng Motor Klewang, 4 Pelajar Ditangkap Polresta Pekanbaru

Satu demi satu anggota geng motor binaan Klewang ditangkap Polresta Pekanbaru. Giliran empat pelajar dari sejumlah sekolah yang harus meringkuk di tahanan.

Riauterkini-PEKANBARU-Perburuan terhadap anggota Geng Motor pasca ditangkapnya Ketua XTC Mardijo alias Klewang. Hari ini, tim Polresta Pekanbaru menjumput anggota geng motor dari kelompok lain di sekolah mereka masing-masing.

Dari keempat anggota geng motor yang masih berstatus siswa SMU yang dijemput di sekolahnya itu, dua orang merupakan Geng Motor B2N (Black Barron). Keduanya Ag (16) dan FM (16), siswa kelas X SMU Al Huda, Panam.

Sementara dua siswa lainnya masing-masing An (17) dan Rh (16), masing-masing kelas XI dan X SMK Negeri 2, Jalan Pattimura, Gobah merupakan anggota Geng Motor Sincan.

Keempat anggota Geng Motor B2N dan Sincan dan terlibat penyerangan dan penjarahan di warnet Jalan Durian, Kecamatan Payung Sekaki dan Jalan Kelapa Sawit, Kecamatan Bukit Raya,yang mana masih dibawah komando Klewang.

Bersama keempat tersangka, Satreskrim Polresta Pekanbaru berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Blade Nopol BM 4081 YG, dengan stiker Red Bull.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes (Pol) R Adang Ginanjar melalui Kasat Reskrim Kompol Arief Fajar Satria kepada wartawan, menyatakan status keempat siswa SMU dan SMK itu masih sebatas saksi. Jika dalam pemeriksaan nantinya mereka terbukti melakukan tindak pidana, tentu akan diproses sesuai hukum yang berlaku. ***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
berani
lebih baik membinasakan satu orang/sekelompok orang. dari pada dia membuat keresahan untuk banyak orang. jempol untuk kepolisian pekanbaru. lebih jempol lagi kalau bisa mencium gelagat kriminalitas sebelum kriminalutas itu sndri terjadi. sedia p

klewang xtc
na hepeng mangatur polision bah.

anak riau perantau
membasmi anak geng motor harus dilakukan secara rutin.. jangan sampai masyarakat ambil bensin lalu membakar nya hidup2 nanti seperti daerah lainnya..

malaikat
Masalh geng motor ini sbnrnya sdh lama. Selaku org awam sy bertanya-tanya kenapa polisi sulit sekali membasmi kasus yg meresahkan masy.ini ? Soalnya sepengetahuan sy polisi itu ada intelnya. Dgn begitu tentunya polisi jauh hari sbnrnya sdh mengidenti


Berita Hukum lainnya..........
- Puluhan Lapak PKL di Jalan Agus Salim Dibongkar Eksavator
- Bank Mandiri Duri Himbau Nasabah Kebobolan Rekening Segera Melapor
- Dua Nyawa Melayang di Jalanan Riau di Hari Raya Idul Fitri 1435 Hihriyah
- Sejumlah Nasabah Mandiri di Duri Merasa Rekeningnya Dibobol
- H-1 Lebaran, Arus Mudik di Riau Rengut 14 Korban Jiwa
- Motor Senggor Kios Bensin Picu Kebakaran di Reteh, Inhil
- Tiga Tewas dan Delapan Hilang,
Kapal Tujuan Bengkalis Tenggelam di Malaysia



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.82.60.105
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com