Untitled Document
Sabtu, 11 Sya'ban 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 30 Mei 2015 16:02
Workshop Darwis Triadi dan Joe Markus,
Tiket Sudah 80 Persen Terjual dari 150 Pendaftar


Sabtu, 30 Mei 2015 15:54
KPU Rohil Sosialisasikan PKPU Tahapan Pilkada

Sabtu, 30 Mei 2015 15:44
Polres Kampar Gelar Simulasi Sistim Pengamanan Mako

Sabtu, 30 Mei 2015 15:30
Pencuri Trafo Listrik PLN di Duri Tewas Dihakimi Massa

Sabtu, 30 Mei 2015 14:09
Ditemukan di Toilet Pasar Mandau Raya,
Jenazah Pengasah Batu Akik Hebohkan Warga Duri


Sabtu, 30 Mei 2015 13:17
11 Rumah Ludes Terbakar di Inhil

Sabtu, 30 Mei 2015 12:16
Hari Keempat Ops Patuh 2015, Polres Rohul Sudah Tilang 200 Kendaraan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Mei 2013 20:46
Anggota Geng Motor Klewang, 4 Pelajar Ditangkap Polresta Pekanbaru

Satu demi satu anggota geng motor binaan Klewang ditangkap Polresta Pekanbaru. Giliran empat pelajar dari sejumlah sekolah yang harus meringkuk di tahanan.

Riauterkini-PEKANBARU-Perburuan terhadap anggota Geng Motor pasca ditangkapnya Ketua XTC Mardijo alias Klewang. Hari ini, tim Polresta Pekanbaru menjumput anggota geng motor dari kelompok lain di sekolah mereka masing-masing.

Dari keempat anggota geng motor yang masih berstatus siswa SMU yang dijemput di sekolahnya itu, dua orang merupakan Geng Motor B2N (Black Barron). Keduanya Ag (16) dan FM (16), siswa kelas X SMU Al Huda, Panam.

Sementara dua siswa lainnya masing-masing An (17) dan Rh (16), masing-masing kelas XI dan X SMK Negeri 2, Jalan Pattimura, Gobah merupakan anggota Geng Motor Sincan.

Keempat anggota Geng Motor B2N dan Sincan dan terlibat penyerangan dan penjarahan di warnet Jalan Durian, Kecamatan Payung Sekaki dan Jalan Kelapa Sawit, Kecamatan Bukit Raya,yang mana masih dibawah komando Klewang.

Bersama keempat tersangka, Satreskrim Polresta Pekanbaru berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Blade Nopol BM 4081 YG, dengan stiker Red Bull.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes (Pol) R Adang Ginanjar melalui Kasat Reskrim Kompol Arief Fajar Satria kepada wartawan, menyatakan status keempat siswa SMU dan SMK itu masih sebatas saksi. Jika dalam pemeriksaan nantinya mereka terbukti melakukan tindak pidana, tentu akan diproses sesuai hukum yang berlaku. ***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
berani
lebih baik membinasakan satu orang/sekelompok orang. dari pada dia membuat keresahan untuk banyak orang. jempol untuk kepolisian pekanbaru. lebih jempol lagi kalau bisa mencium gelagat kriminalitas sebelum kriminalutas itu sndri terjadi. sedia p

klewang xtc
na hepeng mangatur polision bah.

anak riau perantau
membasmi anak geng motor harus dilakukan secara rutin.. jangan sampai masyarakat ambil bensin lalu membakar nya hidup2 nanti seperti daerah lainnya..

malaikat
Masalh geng motor ini sbnrnya sdh lama. Selaku org awam sy bertanya-tanya kenapa polisi sulit sekali membasmi kasus yg meresahkan masy.ini ? Soalnya sepengetahuan sy polisi itu ada intelnya. Dgn begitu tentunya polisi jauh hari sbnrnya sdh mengidenti


Berita Hukum lainnya..........
- Polres Kampar Gelar Simulasi Sistim Pengamanan Mako
- Pencuri Trafo Listrik PLN di Duri Tewas Dihakimi Massa
- 11 Rumah Ludes Terbakar di Inhil
- Hari Keempat Ops Patuh 2015, Polres Rohul Sudah Tilang 200 Kendaraan
- Polres Kuansing Amankan 12 Warga Terduga Pencuri Sawit
- Aktivis Greenpeace Demo, Desak Jokowi Stop Penggunaan Energi Kotor
- Truk Nyemplung ke PLTA Kotto Panjang,
Tim Pencari Temukan Jenazah Supir



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.199.101
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com