Untitled Document
Jumat, 7 Muharram 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 31 Oktober 2014 11:30
Rutin Hujan, Hampir Semua Proyek di Mandau Tak Tuntas

Jum’at, 31 Oktober 2014 10:45
Kembali Tolak Digusur, PKL Arengka Ancam Gulingkan Wako Firdaus

Jum’at, 31 Oktober 2014 10:42
Pagi Diguyur Hujan Deras, Sebagian Jalan di Duri Kebanjiran

Jum’at, 31 Oktober 2014 10:41
Pemkab Rohil Bantu Panti Asuhan Aisiyah Bagansiapiapi

Jum’at, 31 Oktober 2014 10:33
Wartawan Terlibat Perampokan,
AJI Serukan Upanya Nyata Jaga Profesionalisme Jurnalistik


Jum’at, 31 Oktober 2014 09:12
RAPP Beri Pelatihan Dasar Harvesting dan Plantation pada Masyarakat

Jum’at, 31 Oktober 2014 09:07
2 Mantan Bendahara Pemkab Inhu Ditahan Kejari Rengat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Mei 2013 20:46
Anggota Geng Motor Klewang, 4 Pelajar Ditangkap Polresta Pekanbaru

Satu demi satu anggota geng motor binaan Klewang ditangkap Polresta Pekanbaru. Giliran empat pelajar dari sejumlah sekolah yang harus meringkuk di tahanan.

Riauterkini-PEKANBARU-Perburuan terhadap anggota Geng Motor pasca ditangkapnya Ketua XTC Mardijo alias Klewang. Hari ini, tim Polresta Pekanbaru menjumput anggota geng motor dari kelompok lain di sekolah mereka masing-masing.

Dari keempat anggota geng motor yang masih berstatus siswa SMU yang dijemput di sekolahnya itu, dua orang merupakan Geng Motor B2N (Black Barron). Keduanya Ag (16) dan FM (16), siswa kelas X SMU Al Huda, Panam.

Sementara dua siswa lainnya masing-masing An (17) dan Rh (16), masing-masing kelas XI dan X SMK Negeri 2, Jalan Pattimura, Gobah merupakan anggota Geng Motor Sincan.

Keempat anggota Geng Motor B2N dan Sincan dan terlibat penyerangan dan penjarahan di warnet Jalan Durian, Kecamatan Payung Sekaki dan Jalan Kelapa Sawit, Kecamatan Bukit Raya,yang mana masih dibawah komando Klewang.

Bersama keempat tersangka, Satreskrim Polresta Pekanbaru berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Blade Nopol BM 4081 YG, dengan stiker Red Bull.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes (Pol) R Adang Ginanjar melalui Kasat Reskrim Kompol Arief Fajar Satria kepada wartawan, menyatakan status keempat siswa SMU dan SMK itu masih sebatas saksi. Jika dalam pemeriksaan nantinya mereka terbukti melakukan tindak pidana, tentu akan diproses sesuai hukum yang berlaku. ***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
berani
lebih baik membinasakan satu orang/sekelompok orang. dari pada dia membuat keresahan untuk banyak orang. jempol untuk kepolisian pekanbaru. lebih jempol lagi kalau bisa mencium gelagat kriminalitas sebelum kriminalutas itu sndri terjadi. sedia p

klewang xtc
na hepeng mangatur polision bah.

anak riau perantau
membasmi anak geng motor harus dilakukan secara rutin.. jangan sampai masyarakat ambil bensin lalu membakar nya hidup2 nanti seperti daerah lainnya..

malaikat
Masalh geng motor ini sbnrnya sdh lama. Selaku org awam sy bertanya-tanya kenapa polisi sulit sekali membasmi kasus yg meresahkan masy.ini ? Soalnya sepengetahuan sy polisi itu ada intelnya. Dgn begitu tentunya polisi jauh hari sbnrnya sdh mengidenti


Berita Hukum lainnya..........
- Kembali Tolak Digusur, PKL Arengka Ancam Gulingkan Wako Firdaus
- Wartawan Terlibat Perampokan,
AJI Serukan Upanya Nyata Jaga Profesionalisme Jurnalistik

- 2 Mantan Bendahara Pemkab Inhu Ditahan Kejari Rengat
- PNS di Pekanbaru Dihipnotis, Rp17,5 Juta Lesap
- Aanmaning Eksekusi Lahan Main Stadion Tak Dihiraukan,
PT HTJ Kecewa Atas Sikap Kemendiknas, Pemprov Riau dan Unri

- Dugaan Korupsi Bimtek DPRD Pekanbaru Dilaporkan ke Kejati
- Akan Gelar Operasi Besar-besaran,
Kapolresta: Preman Silakan Menyingkir dari Pekanbaru



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.211.235.255
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com