Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 15 Desember 2017 20:14
Kades Sudah tidak Beraktivitas,
Plt Bupati Rohul Janji Selesaikan Sengketa Lima Desa


Jum’at, 15 Desember 2017 18:41
Gubri dan Kasad Hadiri Puncak Peringatan HJK TNI AD ke-72

Jum’at, 15 Desember 2017 16:58
Ahad, Ayo Makan Ikan di Lapangan Tugu Bengkalis

Jum’at, 15 Desember 2017 16:54
BC Bengkalis Naik Tingkat dari Pratama ke Madya

Jum’at, 15 Desember 2017 16:16
Idana, Penyandang Disabilitas Asal Rohul Terima Kaki Palsu di Hari Juang Kartika

Jum’at, 15 Desember 2017 16:09
Daftar XL Prioritas di Penghujung 2017, Nikmati Diskon 50 Persen SEpanjang 2018

Jum’at, 15 Desember 2017 15:55
Lakukan Perampokan dan Pencabulan, Pengangguran di Duri Ini Dicokok Polisi

Jum’at, 15 Desember 2017 15:49
Tanoto Foundation dan RAPP Gelar Kampanye Membaca di Dua Kabupaten

Jum’at, 15 Desember 2017 15:14
Legislator DPRD Riau Ini Mediasi Warga Tapung Pencela Ustadz Abdul Somad

Jum’at, 15 Desember 2017 13:56
Terdakwa Korupsi Dana Anggaran Bappeda Rohil Minta Keringanan Hukuman, JPU Tetap Pada Dakwaan

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Sabtu, 11 Mei 2013 06:38
Dijatah Perawani Anggota Cewek,
Buron Bos Geng Motor Klewang Ditangkap Polresta Pekanbaru


Sekian lama bersembunyi, DPO Ketua Geng Motor XTC "Klewang" akhirnya ditangkap. Sebagai bos ia dapat jatah menggauli cewek yang jadi anggota baru.

Riauterkini-PEKANBARU-Sekian lama bersembunyi dari kejaran polisi, Mardijo alias Klewang (58), Ketua Geng Motor XTC yang menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang) akhirnya ditangkap.

Kapolresta Pekanbaru Kombes (Pol) R Adang Ginanjar, melalui Kasat Reskrim Polresta, Pekanbaru, Kompol Arief Fajar Satria kepada wartawan, Jum'at (10/5/13), membenarkan prihal penangkapan itu.

Disebutkan, Klewang ditangkap anggota Satuan Reskrim Polresta Pekanbaru di tempat persembunyiannya di gudang bekas PT Waskita Karya, komplek Stadion Utama Riau, Panam, Kecamatan Tampan, Kamis (9/5) sekitar pukul 14.30 WIB.

"Klewang telah lama menjadi target operasi. Dia ini (Klewang) yang telah merusak remaja-remaja berumur belasan agar menjadi brutal," kata Arief Fajar.

Penangkapan Klewang berawal ditangkapnya tiga orang anggota Geng Motor XTC oleh Gabungan dari Polresta Pekanbaru dan Polsek Tampan, Kamis (9/5/13).

Ketiga anggota Geng Motor XTC yang ditangkap itu yakni Ar (17) dan Indra (18), warga Jalan Karya Baru, Tampan, serta Mardijo alias Anto Klewang, warga Pasir Putih, Siak Hulu, Kampar.

Dari tangan ketiga tersangka, polisi berhasil mengamankan 2 senjata tajam jenis pedang samurai, 1 clurit dan besi beton dengan panjang 1 meter berujung seperti tombak.

Ketiga benda ini biasa dipakai untuk bentrok sesama anggota geng motor dan merampas kendaraan orang lain. Dari hasil pengembangan kasus ini, polisi berhasil menangkap Klewang.

Anggota Baru Digauli Klewang

Sepintas lalu, Klewang tidak menyakinkan menjadi ketua geng motor yang memiliki anggota yang lumayan banyak dengan anggota mencapai ratusan anak remaja berusia 15-16 tahun.

Tetapi kakek tua ini terkenal kejam dan beringas. Ia merupakan ahli doktrin anggota geng motor untuk bertindak brutal, merusak, merampas dan menganiaya korbannya dan tidak takut dengan petugas polisi.

Ke wartawan, Klewang mengaku sebagai disersi TNI AD. Setiap anggota yang tergabung dalam XTC diwajibkannya membayar Rp5.000 per orang dan menyetor ke dirinya setiap pekan.

Di luar itu, anggota geng motor juga diwajibkan menyetor hasil rampasan sepeda motor. Parahnya lagi, para anggota geng motor wanita yang baru bergabung diharuskan melayani nafsu syahwat Klewang yang kerap dipanggil sebagai Ketua. Wah! ***(son)



Berita Hukum lainnya..........
- Lakukan Perampokan dan Pencabulan, Pengangguran di Duri Ini Dicokok Polisi
- Terdakwa Korupsi Dana Anggaran Bappeda Rohil Minta Keringanan Hukuman, JPU Tetap Pada Dakwaan
- Polsek Kateman Tangkap Terduga Pelaku Perampokan
- Mayat Dalam.Sumur Ditemukan Warga Hendak Wudhu di Duri
-
- Kalap Temannya Kehilangan Anjing, Simatupang Menusuk 8 Orang di Kandis
- Hakim PN Bengkalis Vonis Mati Bandar Sabu 40 Kg
- Korupsi Dermaga Sungai Tohor Barat,
Kejari Kepulauan Meranti Tetapkan 4 Tersangka

- Belum Siap, Jaksa Batal Tuntut Pegawai Rutan Terjerat Pungli
- Korupsi ADD, Seorang Mantan Kades di Rohil Divonis 4 Tahun Penjara
- Buntut Pemanggilan Kejari,
Rekanan Sebut Oknum PPK Disdik Pelalawan Minta 'Setoran'

- Polda Riau Musnahkan 17 Kg Sabu dari 7 Tersangka
- Nistakan Islam di Facebook, P Hutahean Dilaporkan ke Polsek Minas
- Anggota DPRD Pelalawan Dukung Kejari Tangkap Petinggi PT Adei
- Keluarga Histeris,  Hakim PN Siak Vonis Mati Dua terdakwa Narkotika Lintas Negara
- Tersangka Terima Upah Rp4 Juta,
Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu 10 Kg di Siakkecil, Bengkalis

- Korupsi RTH, Pendemo Desak Kejati Periksa Gubernur Riau
- Dua Terdakwa Narkotika Divonis Mati Hakim PN Siak
- Dugaan Pungli Proyek, Seorang Kasi di Disdik Pelalawan Diperiksa Kejari
- Setahun Berlalu, Eksekusi Petinggi PT Adei Plantation Tak Kunjung Terlaksana


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.147.40.153
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com