Untitled Document
Selasa, 26 Zulhijjah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 21 Oktober 2014 17:17
Beragam Lomba Meriahkan HUT Korpri 43 Tingkat Kabupaten Kampar

Selasa, 21 Oktober 2014 17:09
Beasiswa Dua Tahun Tak Cair,
Hipemarohi Pekanbaru Mengadu ke Anggota Dewan Dapil Rohil


Selasa, 21 Oktober 2014 17:00
Lomba BKB Riau 2014,
BKB Kasih Bunda Bono Tapung Wakili Rohul


Selasa, 21 Oktober 2014 16:21
50 Petugas Lapas Bengkalis Jalani Tes Urine

Selasa, 21 Oktober 2014 16:19
Lebih Ekonomis dan Murah,
LG Perkenalkan Smartphone Kelas Menengah G3 Stylus


Selasa, 21 Oktober 2014 16:09
Diduga Kuasai Ribuan Hektar HPT,
Masyarakat Adat Hulu Kuantan Laporkan Pemilik Modal ke Mabes Polri


Selasa, 21 Oktober 2014 16:09
Tambang Batubara di Rohul Terkendal Jalan dan Harga



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 11 Mei 2013 06:32
Dibuang ke Sungai, Mahasiswi Rengat Dibunuh Pacar

Kekasih bisa bertindak kejam tanpa prikemanusiaan. Itulah yang dialami seorang mahasiswi di Rengat. Ia merenggang nyawa di tangan pacar sendiri. Lalu, mayatnya di buang ke sungai.

Riauterkini -RENGAT-Seorang mahasiswi STAI Mahdinatun Najah Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tewas dibunuh pacar sendiri. Jasadnya dibuang kesungai Indragiri hingga saat ini belum ditemukan.

Adalah Sepriani alias Butet (20) warga Desa Redang Kecamatan Rengat Barat Inhu mahasiswi STAI Mahdinatun Najah Rengat semester IV tewas mengenaskan dengan cara dicekik dalam upaya pemerkosaan yang dilakukan oleh pacarnya sendiri Jumaidi alias Midi (26) yang juga warga Desa Redang Kecamatan Rengat Barat Inhu.

Sebagaimana disampaikan Kapolres Inhu AKBP Aris Prasetyo Indaryanto melalui Kapolsek Rengat Barat Kompol Hefrizon didampingi Kasat Reskrim AKP Meilki Barata dan Kanitreskrim Ipda Aman A Roni kepada wartawan Jumat (10/5/13) mengatakan, terungkapnya pembunuhan ini berawal dari kecurigaan keluarga korban terhadap tersangka. Pasca hilangnya korban Sejak Rabu (8/5/13) lalu. “Setelah dilakukan intrograsi terhadap tersangka, akhirnya tersangka mengakui perbuatannya," ujarnya.

Dari pengakuan tersangka, korban dibunuh disebuah kebun coklat di dusun Sri Tua Desa Redang sekitar 25 meter dari jalan pada Rabu (8/5/13). Dimana tersangka berencana akan menggauli korban yang sudah dipacarinya selama 7 bulan. Namun saat akan diperkosa korban yang sudah ditindih melawan dengan menendang tersangka dari arah bawah. “Di TKP terlihat rumput-rumput bekas perkawanan antara korban dengan tersangka dan juga ditemukan sepatu korban sebelah kiri,” urainya.

Berdasarkan pengakuan tersangka, Polisi bersama warga langsung melakukan pencarian terhadap korban dengan cara menyelami sungai Indragiri. Namun yang ditemukan baru sepeda motor milik korban. “Tersangka sudah memberitahukan lokasi tempat pembuangan korban bersama sepeda motornya," ungkapnya.

Hingga berita ini dibuat korban belum berhasil ditemukan. Sementara pencarian terus dilakukan oleh Polisi bersama warga. “Tersangka saat ditanya terlihat pucat dan begitu juga saat melakukan pencarian bersama warga. Padahal sebelumnya mulai dari hari Rabu tersangka berpura pura ikut mencari korban bersama warga," jelasnya. *** (guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Ayam kampus
Bang,kal0 pengen maen,dgn aku aja. . . Ni n0 ku,082374444441


Berita Hukum lainnya..........
- 50 Petugas Lapas Bengkalis Jalani Tes Urine
- Terlibat Narkoba, Seorang Anggota Polres Kuansing Dipecat
- Polisi: Tersangka Pencuri ATM Ditembak Karena Melawan
- Sudah Jadi Terdakwa Korupsi,
Proses Penonaktifan Wabup Pelalawan Belum Diterima Kemendagri

- Bocah di Kampar Hanyut di Sungai Saat Rayakan Ultah Teman
- Seorang Terakwa Divonis 7 Tahun,
Jaksa Terus Usut Korupsi Pengembangan KITB Siak

- Lawan Arus, Pajero Gilas Pasutri Pengendara Motor di Pekanbaru


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.112.187
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com