Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 30 Mei 2016 11:49
Kejari Bagansiapiapi Berubah Nama jadi Kejaksaan Negeri Rokan Hilir

Senin, 30 Mei 2016 11:45
Jamin Obyektif, Pansel Tolak Sebut Nilai Peserta Seleksi Calon Sekdaprov Riau

Senin, 30 Mei 2016 11:39
Tanpa Sebab, Pelajar di Rohul Dihajar Sekelompok Orang tak Dikenal

Senin, 30 Mei 2016 11:12
Disperindag Pekanbaru Minta Konsumen Waspadai Daging Oplosan

Senin, 30 Mei 2016 10:15
Demo Bupati Meranti, Ratusan Mahasiswa Desak Pencairan Beasiswa

Senin, 30 Mei 2016 09:13
Bupati dan Wakil Bupati Rohil Dilantik 8 Juni 2016

Senin, 30 Mei 2016 09:08
Ahmad Hijazi, Masperi dan Sukri Harto Calon Sekdaprov Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 11 Mei 2013 06:32
Dibuang ke Sungai, Mahasiswi Rengat Dibunuh Pacar

Kekasih bisa bertindak kejam tanpa prikemanusiaan. Itulah yang dialami seorang mahasiswi di Rengat. Ia merenggang nyawa di tangan pacar sendiri. Lalu, mayatnya di buang ke sungai.

Riauterkini -RENGAT-Seorang mahasiswi STAI Mahdinatun Najah Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tewas dibunuh pacar sendiri. Jasadnya dibuang kesungai Indragiri hingga saat ini belum ditemukan.

Adalah Sepriani alias Butet (20) warga Desa Redang Kecamatan Rengat Barat Inhu mahasiswi STAI Mahdinatun Najah Rengat semester IV tewas mengenaskan dengan cara dicekik dalam upaya pemerkosaan yang dilakukan oleh pacarnya sendiri Jumaidi alias Midi (26) yang juga warga Desa Redang Kecamatan Rengat Barat Inhu.

Sebagaimana disampaikan Kapolres Inhu AKBP Aris Prasetyo Indaryanto melalui Kapolsek Rengat Barat Kompol Hefrizon didampingi Kasat Reskrim AKP Meilki Barata dan Kanitreskrim Ipda Aman A Roni kepada wartawan Jumat (10/5/13) mengatakan, terungkapnya pembunuhan ini berawal dari kecurigaan keluarga korban terhadap tersangka. Pasca hilangnya korban Sejak Rabu (8/5/13) lalu. “Setelah dilakukan intrograsi terhadap tersangka, akhirnya tersangka mengakui perbuatannya," ujarnya.

Dari pengakuan tersangka, korban dibunuh disebuah kebun coklat di dusun Sri Tua Desa Redang sekitar 25 meter dari jalan pada Rabu (8/5/13). Dimana tersangka berencana akan menggauli korban yang sudah dipacarinya selama 7 bulan. Namun saat akan diperkosa korban yang sudah ditindih melawan dengan menendang tersangka dari arah bawah. “Di TKP terlihat rumput-rumput bekas perkawanan antara korban dengan tersangka dan juga ditemukan sepatu korban sebelah kiri,” urainya.

Berdasarkan pengakuan tersangka, Polisi bersama warga langsung melakukan pencarian terhadap korban dengan cara menyelami sungai Indragiri. Namun yang ditemukan baru sepeda motor milik korban. “Tersangka sudah memberitahukan lokasi tempat pembuangan korban bersama sepeda motornya," ungkapnya.

Hingga berita ini dibuat korban belum berhasil ditemukan. Sementara pencarian terus dilakukan oleh Polisi bersama warga. “Tersangka saat ditanya terlihat pucat dan begitu juga saat melakukan pencarian bersama warga. Padahal sebelumnya mulai dari hari Rabu tersangka berpura pura ikut mencari korban bersama warga," jelasnya. *** (guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Ayam kampus
Bang,kal0 pengen maen,dgn aku aja. . . Ni n0 ku,082374444441


Berita Hukum lainnya..........
- Kejari Bagansiapiapi Berubah Nama jadi Kejaksaan Negeri Rokan Hilir
- Tanpa Sebab, Pelajar di Rohul Dihajar Sekelompok Orang tak Dikenal
- Sebuah Rumah di Ujungbatu Terbakar, Korban Cuma Bisa Selamatkan Motor
- Gauli Gadis 13 Tahun, Warga Pangkalan Kerinci Dipolisikan
- Selamatkan Generasi Rohul dari Narkoba, Polsek Tandun Bentuk GRANT
- Gila Keseringan Hisap Lem dan Ganja,
Pengangguran di Lima Puluh Pekanbaru Nekat Gantung Diri

- Organda: Angkutan Barang Dilarang Melintas H-5 Sampai H-1 Lebaran


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.239.237
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com