Untitled Document
Kamis, 14 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 4 Maret 2015 21:09
Kebakaran Hebat Landa SMPN 2 Tembilahan, Inhil

Rabu, 4 Maret 2015 20:54
Cocokkan DNA, Kuburan Mayat yang Dibakar di Rumbai Akan Dibongkar

Rabu, 4 Maret 2015 20:48
Pilkada Rohul 2015,
DPC PPP Tetapkan Sudirman sebagai Balon Bupati/Wabup


Rabu, 4 Maret 2015 20:43
PAN Segera Tinjau SK Herliyan Saleh Maju Pilkada Bengkalis

Rabu, 4 Maret 2015 20:02
Noer Azisi, Peringkat II DCR 2015 dari Kuansing,
Saya Ingin Jadi Guru yang Keren


Rabu, 4 Maret 2015 19:45
Peningkatan Kasus Amoral Jadi Perhatian Forkominda Inhu

Rabu, 4 Maret 2015 19:38
Hingga Pertengahan Tahun, Disperindag Pastikan Pasokan Beras di Pekanbaru Aman



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 11 Mei 2013 06:32
Dibuang ke Sungai, Mahasiswi Rengat Dibunuh Pacar

Kekasih bisa bertindak kejam tanpa prikemanusiaan. Itulah yang dialami seorang mahasiswi di Rengat. Ia merenggang nyawa di tangan pacar sendiri. Lalu, mayatnya di buang ke sungai.

Riauterkini -RENGAT-Seorang mahasiswi STAI Mahdinatun Najah Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tewas dibunuh pacar sendiri. Jasadnya dibuang kesungai Indragiri hingga saat ini belum ditemukan.

Adalah Sepriani alias Butet (20) warga Desa Redang Kecamatan Rengat Barat Inhu mahasiswi STAI Mahdinatun Najah Rengat semester IV tewas mengenaskan dengan cara dicekik dalam upaya pemerkosaan yang dilakukan oleh pacarnya sendiri Jumaidi alias Midi (26) yang juga warga Desa Redang Kecamatan Rengat Barat Inhu.

Sebagaimana disampaikan Kapolres Inhu AKBP Aris Prasetyo Indaryanto melalui Kapolsek Rengat Barat Kompol Hefrizon didampingi Kasat Reskrim AKP Meilki Barata dan Kanitreskrim Ipda Aman A Roni kepada wartawan Jumat (10/5/13) mengatakan, terungkapnya pembunuhan ini berawal dari kecurigaan keluarga korban terhadap tersangka. Pasca hilangnya korban Sejak Rabu (8/5/13) lalu. “Setelah dilakukan intrograsi terhadap tersangka, akhirnya tersangka mengakui perbuatannya," ujarnya.

Dari pengakuan tersangka, korban dibunuh disebuah kebun coklat di dusun Sri Tua Desa Redang sekitar 25 meter dari jalan pada Rabu (8/5/13). Dimana tersangka berencana akan menggauli korban yang sudah dipacarinya selama 7 bulan. Namun saat akan diperkosa korban yang sudah ditindih melawan dengan menendang tersangka dari arah bawah. “Di TKP terlihat rumput-rumput bekas perkawanan antara korban dengan tersangka dan juga ditemukan sepatu korban sebelah kiri,” urainya.

Berdasarkan pengakuan tersangka, Polisi bersama warga langsung melakukan pencarian terhadap korban dengan cara menyelami sungai Indragiri. Namun yang ditemukan baru sepeda motor milik korban. “Tersangka sudah memberitahukan lokasi tempat pembuangan korban bersama sepeda motornya," ungkapnya.

Hingga berita ini dibuat korban belum berhasil ditemukan. Sementara pencarian terus dilakukan oleh Polisi bersama warga. “Tersangka saat ditanya terlihat pucat dan begitu juga saat melakukan pencarian bersama warga. Padahal sebelumnya mulai dari hari Rabu tersangka berpura pura ikut mencari korban bersama warga," jelasnya. *** (guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Ayam kampus
Bang,kal0 pengen maen,dgn aku aja. . . Ni n0 ku,082374444441


Berita Hukum lainnya..........
- Kebakaran Hebat Landa SMPN 2 Tembilahan, Inhil
- Cocokkan DNA, Kuburan Mayat yang Dibakar di Rumbai Akan Dibongkar
- BPKP Serahkan Permasalahan ke Pemprov,
Direksi PT SPR Belum Izinkan Serahkan Laporan Keuangan

- Kredibilitas Atep Sopandi Dipertanyakan,
Kuasa Hukum Warga Kepenuhan Akan Melapor ke KY dan Propam

- Ciri-ciri Pelaku Pembunuhan di RM Khas Karo Pekanbaru Diketahui
- Rekaman CCTV Turut Ditampilkan Saat Sidang Annas Maamun
- Menang Sidang Praperadilan,
Polda Riau Nilai Majelis Hakim Sudah Profesional



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.16.75.46
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com