Untitled Document
Kamis, 2 Zulqaidah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 28 Agustus 2014 19:37
Menangis Saat Pengesahan APBDP 2014,
Wawako Dumai Sebut "Ban Serep" dari Walikota


Kamis, 28 Agustus 2014 19:33
Kehilangan Sapi 170 Ekor,
Anggota DPR RI M.Nasir Polisikan Orang Kepercayaan


Kamis, 28 Agustus 2014 19:05
Korupsi Manipulasi Penerbitan SHM Kawasan Hutan Tesso Nilo,
Mantan Kepala BPN Kampar Ditetapkan Tersangka


Kamis, 28 Agustus 2014 19:00
KUA-PPAS RAPBD Murni 2015 Riau Meningkat Rp 1,1 Triliun

Kamis, 28 Agustus 2014 18:56
135 Stand Hiasi Event Pekanbaru Expo

Kamis, 28 Agustus 2014 18:51
Wawako Dumai Buka Peringatan Hari Keluarga XXI

Kamis, 28 Agustus 2014 18:41
Proyek Sarana Pengandalian Banjir Siak IV Diduga Tak Sesuai Bestek



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 11 Mei 2013 06:32
Dibuang ke Sungai, Mahasiswi Rengat Dibunuh Pacar

Kekasih bisa bertindak kejam tanpa prikemanusiaan. Itulah yang dialami seorang mahasiswi di Rengat. Ia merenggang nyawa di tangan pacar sendiri. Lalu, mayatnya di buang ke sungai.

Riauterkini -RENGAT-Seorang mahasiswi STAI Mahdinatun Najah Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tewas dibunuh pacar sendiri. Jasadnya dibuang kesungai Indragiri hingga saat ini belum ditemukan.

Adalah Sepriani alias Butet (20) warga Desa Redang Kecamatan Rengat Barat Inhu mahasiswi STAI Mahdinatun Najah Rengat semester IV tewas mengenaskan dengan cara dicekik dalam upaya pemerkosaan yang dilakukan oleh pacarnya sendiri Jumaidi alias Midi (26) yang juga warga Desa Redang Kecamatan Rengat Barat Inhu.

Sebagaimana disampaikan Kapolres Inhu AKBP Aris Prasetyo Indaryanto melalui Kapolsek Rengat Barat Kompol Hefrizon didampingi Kasat Reskrim AKP Meilki Barata dan Kanitreskrim Ipda Aman A Roni kepada wartawan Jumat (10/5/13) mengatakan, terungkapnya pembunuhan ini berawal dari kecurigaan keluarga korban terhadap tersangka. Pasca hilangnya korban Sejak Rabu (8/5/13) lalu. “Setelah dilakukan intrograsi terhadap tersangka, akhirnya tersangka mengakui perbuatannya," ujarnya.

Dari pengakuan tersangka, korban dibunuh disebuah kebun coklat di dusun Sri Tua Desa Redang sekitar 25 meter dari jalan pada Rabu (8/5/13). Dimana tersangka berencana akan menggauli korban yang sudah dipacarinya selama 7 bulan. Namun saat akan diperkosa korban yang sudah ditindih melawan dengan menendang tersangka dari arah bawah. “Di TKP terlihat rumput-rumput bekas perkawanan antara korban dengan tersangka dan juga ditemukan sepatu korban sebelah kiri,” urainya.

Berdasarkan pengakuan tersangka, Polisi bersama warga langsung melakukan pencarian terhadap korban dengan cara menyelami sungai Indragiri. Namun yang ditemukan baru sepeda motor milik korban. “Tersangka sudah memberitahukan lokasi tempat pembuangan korban bersama sepeda motornya," ungkapnya.

Hingga berita ini dibuat korban belum berhasil ditemukan. Sementara pencarian terus dilakukan oleh Polisi bersama warga. “Tersangka saat ditanya terlihat pucat dan begitu juga saat melakukan pencarian bersama warga. Padahal sebelumnya mulai dari hari Rabu tersangka berpura pura ikut mencari korban bersama warga," jelasnya. *** (guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Ayam kampus
Bang,kal0 pengen maen,dgn aku aja. . . Ni n0 ku,082374444441


Berita Hukum lainnya..........
- Kehilangan Sapi 170 Ekor,
Anggota DPR RI M.Nasir Polisikan Orang Kepercayaan

- Korupsi Manipulasi Penerbitan SHM Kawasan Hutan Tesso Nilo,
Mantan Kepala BPN Kampar Ditetapkan Tersangka

- Proyek Sarana Pengandalian Banjir Siak IV Diduga Tak Sesuai Bestek
- Rencana pembangunan Kantor Cabang Kejaksaan di Duri Belum Final
- Kembali, Diduga Remaja Perempuan di Duri Jadi Korban Penculikan
- Cegah Anarkis, Bupati Kuansing Turun ke Areal PT Duta Palma
- Isu Penemuan Mayat Bocah Hebohkan Masyarakat Kandis


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.198.151.253
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com