Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 30 Juli 2016 22:37
Agung Toyota Serahkan 5 Unit Sienta kepada 5 Konsumen Pertama di Pekanbaru

Sabtu, 30 Juli 2016 19:52
Peringati HUT ke-71 RI, Kodim 0314 Inhil Gelar Aksi Donor Darah

Sabtu, 30 Juli 2016 18:15
Masuki Perkuliahan Semester Ganjil, Dosen STAI Ar Ridha Rohil Diberi Pembekalan

Sabtu, 30 Juli 2016 16:23
Hari Jadi Bengkalis 504,
‎Belasan Ribu Warga Meriahkan Pawai Budaya


Sabtu, 30 Juli 2016 16:18
Sejumlah Balon Walikota dan Bupati Hadiri Halal Bihalal PDIP

Sabtu, 30 Juli 2016 15:00
Gubri Halal bi Halal Bersama Masyarakat Riau di Jakarta

Sabtu, 30 Juli 2016 14:56
Satu Tersangka Dilumpuhkan,
Polres Rohul Gagalkan Perdagangan Senpi




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 11 Mei 2013 06:32
Dibuang ke Sungai, Mahasiswi Rengat Dibunuh Pacar

Kekasih bisa bertindak kejam tanpa prikemanusiaan. Itulah yang dialami seorang mahasiswi di Rengat. Ia merenggang nyawa di tangan pacar sendiri. Lalu, mayatnya di buang ke sungai.

Riauterkini -RENGAT-Seorang mahasiswi STAI Mahdinatun Najah Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tewas dibunuh pacar sendiri. Jasadnya dibuang kesungai Indragiri hingga saat ini belum ditemukan.

Adalah Sepriani alias Butet (20) warga Desa Redang Kecamatan Rengat Barat Inhu mahasiswi STAI Mahdinatun Najah Rengat semester IV tewas mengenaskan dengan cara dicekik dalam upaya pemerkosaan yang dilakukan oleh pacarnya sendiri Jumaidi alias Midi (26) yang juga warga Desa Redang Kecamatan Rengat Barat Inhu.

Sebagaimana disampaikan Kapolres Inhu AKBP Aris Prasetyo Indaryanto melalui Kapolsek Rengat Barat Kompol Hefrizon didampingi Kasat Reskrim AKP Meilki Barata dan Kanitreskrim Ipda Aman A Roni kepada wartawan Jumat (10/5/13) mengatakan, terungkapnya pembunuhan ini berawal dari kecurigaan keluarga korban terhadap tersangka. Pasca hilangnya korban Sejak Rabu (8/5/13) lalu. “Setelah dilakukan intrograsi terhadap tersangka, akhirnya tersangka mengakui perbuatannya," ujarnya.

Dari pengakuan tersangka, korban dibunuh disebuah kebun coklat di dusun Sri Tua Desa Redang sekitar 25 meter dari jalan pada Rabu (8/5/13). Dimana tersangka berencana akan menggauli korban yang sudah dipacarinya selama 7 bulan. Namun saat akan diperkosa korban yang sudah ditindih melawan dengan menendang tersangka dari arah bawah. “Di TKP terlihat rumput-rumput bekas perkawanan antara korban dengan tersangka dan juga ditemukan sepatu korban sebelah kiri,” urainya.

Berdasarkan pengakuan tersangka, Polisi bersama warga langsung melakukan pencarian terhadap korban dengan cara menyelami sungai Indragiri. Namun yang ditemukan baru sepeda motor milik korban. “Tersangka sudah memberitahukan lokasi tempat pembuangan korban bersama sepeda motornya," ungkapnya.

Hingga berita ini dibuat korban belum berhasil ditemukan. Sementara pencarian terus dilakukan oleh Polisi bersama warga. “Tersangka saat ditanya terlihat pucat dan begitu juga saat melakukan pencarian bersama warga. Padahal sebelumnya mulai dari hari Rabu tersangka berpura pura ikut mencari korban bersama warga," jelasnya. *** (guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Ayam kampus
Bang,kal0 pengen maen,dgn aku aja. . . Ni n0 ku,082374444441


Berita Hukum lainnya..........
- Satu Tersangka Dilumpuhkan,
Polres Rohul Gagalkan Perdagangan Senpi

- Diduga Gelapkan Uang, Sales CV. MBL Ujungbatu Dilaporkan ke Polisi
- Tim Mabes Polri Mulai Selidiki SP3 15 Perusahaan Terduga Karhutla Polda Riau
- Polresta Pekanbaru Kandaskan Duet Begal Kejam 7 Lokasi
- Malam ini, Polisi Gerbek Jaringan Pengedar Narkoba di Meranti
- Catatan KontraS,
Inilah Jejak Kasus Dua Warga Meranti Hingga Divonis Mati

- Komisi I DPR RI Lihat Langsung Alutsista di Lanud Roesmin Nurjadin


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.77.14
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com