Untitled Document
Selasa, 7 Sya'ban 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 26 Mei 2015 14:27
Warga Teluk Pulai Palika Rohil Dapat Pelayanan Kesehatan Gratis

Selasa, 26 Mei 2015 14:20
Serobot Antrean, Satlantas Polres Bengkalis Keluarkan 103 Berkas Tilang

Selasa, 26 Mei 2015 14:14
30 IKM Binaan Deskranada Rohul di Rambah Hilir Ikuti Pelatihan Buat Ting-ting Jahe

Selasa, 26 Mei 2015 14:05
Plt Sekda Rohil Hadiri Perpisahan Kelas IX SMPN I Bangko

Selasa, 26 Mei 2015 13:46
Tiga Bulan Kasasi Telah Diputus MA,
Pengadilan Tipikor Pekanbaru Belum Terima Salinan Putusan R Thamsir Rahman


Selasa, 26 Mei 2015 13:38
Sempat Dijabat Plt karena Ada Protes,
Hermanto Resmi Jabat Lurah Kota Lama, Rohul


Selasa, 26 Mei 2015 13:33
Angin Kencang, Ruang Camat Mandau Rusak



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 11 Mei 2013 06:32
Dibuang ke Sungai, Mahasiswi Rengat Dibunuh Pacar

Kekasih bisa bertindak kejam tanpa prikemanusiaan. Itulah yang dialami seorang mahasiswi di Rengat. Ia merenggang nyawa di tangan pacar sendiri. Lalu, mayatnya di buang ke sungai.

Riauterkini -RENGAT-Seorang mahasiswi STAI Mahdinatun Najah Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tewas dibunuh pacar sendiri. Jasadnya dibuang kesungai Indragiri hingga saat ini belum ditemukan.

Adalah Sepriani alias Butet (20) warga Desa Redang Kecamatan Rengat Barat Inhu mahasiswi STAI Mahdinatun Najah Rengat semester IV tewas mengenaskan dengan cara dicekik dalam upaya pemerkosaan yang dilakukan oleh pacarnya sendiri Jumaidi alias Midi (26) yang juga warga Desa Redang Kecamatan Rengat Barat Inhu.

Sebagaimana disampaikan Kapolres Inhu AKBP Aris Prasetyo Indaryanto melalui Kapolsek Rengat Barat Kompol Hefrizon didampingi Kasat Reskrim AKP Meilki Barata dan Kanitreskrim Ipda Aman A Roni kepada wartawan Jumat (10/5/13) mengatakan, terungkapnya pembunuhan ini berawal dari kecurigaan keluarga korban terhadap tersangka. Pasca hilangnya korban Sejak Rabu (8/5/13) lalu. “Setelah dilakukan intrograsi terhadap tersangka, akhirnya tersangka mengakui perbuatannya," ujarnya.

Dari pengakuan tersangka, korban dibunuh disebuah kebun coklat di dusun Sri Tua Desa Redang sekitar 25 meter dari jalan pada Rabu (8/5/13). Dimana tersangka berencana akan menggauli korban yang sudah dipacarinya selama 7 bulan. Namun saat akan diperkosa korban yang sudah ditindih melawan dengan menendang tersangka dari arah bawah. “Di TKP terlihat rumput-rumput bekas perkawanan antara korban dengan tersangka dan juga ditemukan sepatu korban sebelah kiri,” urainya.

Berdasarkan pengakuan tersangka, Polisi bersama warga langsung melakukan pencarian terhadap korban dengan cara menyelami sungai Indragiri. Namun yang ditemukan baru sepeda motor milik korban. “Tersangka sudah memberitahukan lokasi tempat pembuangan korban bersama sepeda motornya," ungkapnya.

Hingga berita ini dibuat korban belum berhasil ditemukan. Sementara pencarian terus dilakukan oleh Polisi bersama warga. “Tersangka saat ditanya terlihat pucat dan begitu juga saat melakukan pencarian bersama warga. Padahal sebelumnya mulai dari hari Rabu tersangka berpura pura ikut mencari korban bersama warga," jelasnya. *** (guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Ayam kampus
Bang,kal0 pengen maen,dgn aku aja. . . Ni n0 ku,082374444441


Berita Hukum lainnya..........
- Serobot Antrean, Satlantas Polres Bengkalis Keluarkan 103 Berkas Tilang
- Tiga Bulan Kasasi Telah Diputus MA,
Pengadilan Tipikor Pekanbaru Belum Terima Salinan Putusan R Thamsir Rahman

- Razia di Karaoke Koro-koro, BNNP Riau Amankan 52 Pengunjung Positif Narkoba
- Dua Tersangka Dibekuk Polisi,
Warga Kecamatan Tampan Amnesia Ringan Usai Dijambret

- Lahan Diserobot, Warga Inhil Berencana Duduki Kebun PT RSUP
- Tetap Dihukum 8 Tahun, MA Tolak Kasasi Vonis Thamsir Rachman
- Sebuah Rumah di Kampar Kiri Hilir, Kampar Habis Terbakar


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.155.147
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com