Untitled Document
Senin, 19 Ramadhan 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 5 Juli 2015 22:21
Respon Laporan Ahli Waris Pekerja Tewas,
Disnakertrans Dumai Surati PT SMAP-Indopalm dan PBJS Naker


Ahad, 5 Juli 2015 22:17
Buka Bersama, Alumni UII Yogya Siap Berkontribusi untuk Riau

Ahad, 5 Juli 2015 18:58
Verifikasi Faktual KPU Dumai,
Tim Amris-Sakti Nilai PPS Tak Profesional


Ahad, 5 Juli 2015 18:53
Polres Dumai Tangkap 3 Tersangka Pengedar Sabu

Ahad, 5 Juli 2015 18:42
Diskes Dumai Sosialisasikan Bahan Makanan Berbahaya

Ahad, 5 Juli 2015 18:02
HUT Bhayangkara ke 69,
PWI Kuansing Dapat Penghargaan dari Kapolres


Ahad, 5 Juli 2015 17:45
Optimalkan P4GN, Pemkab Inhil Usulkan Pembentukan BNN Kabupaten



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 11 Mei 2013 06:32
Dibuang ke Sungai, Mahasiswi Rengat Dibunuh Pacar

Kekasih bisa bertindak kejam tanpa prikemanusiaan. Itulah yang dialami seorang mahasiswi di Rengat. Ia merenggang nyawa di tangan pacar sendiri. Lalu, mayatnya di buang ke sungai.

Riauterkini -RENGAT-Seorang mahasiswi STAI Mahdinatun Najah Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tewas dibunuh pacar sendiri. Jasadnya dibuang kesungai Indragiri hingga saat ini belum ditemukan.

Adalah Sepriani alias Butet (20) warga Desa Redang Kecamatan Rengat Barat Inhu mahasiswi STAI Mahdinatun Najah Rengat semester IV tewas mengenaskan dengan cara dicekik dalam upaya pemerkosaan yang dilakukan oleh pacarnya sendiri Jumaidi alias Midi (26) yang juga warga Desa Redang Kecamatan Rengat Barat Inhu.

Sebagaimana disampaikan Kapolres Inhu AKBP Aris Prasetyo Indaryanto melalui Kapolsek Rengat Barat Kompol Hefrizon didampingi Kasat Reskrim AKP Meilki Barata dan Kanitreskrim Ipda Aman A Roni kepada wartawan Jumat (10/5/13) mengatakan, terungkapnya pembunuhan ini berawal dari kecurigaan keluarga korban terhadap tersangka. Pasca hilangnya korban Sejak Rabu (8/5/13) lalu. “Setelah dilakukan intrograsi terhadap tersangka, akhirnya tersangka mengakui perbuatannya," ujarnya.

Dari pengakuan tersangka, korban dibunuh disebuah kebun coklat di dusun Sri Tua Desa Redang sekitar 25 meter dari jalan pada Rabu (8/5/13). Dimana tersangka berencana akan menggauli korban yang sudah dipacarinya selama 7 bulan. Namun saat akan diperkosa korban yang sudah ditindih melawan dengan menendang tersangka dari arah bawah. “Di TKP terlihat rumput-rumput bekas perkawanan antara korban dengan tersangka dan juga ditemukan sepatu korban sebelah kiri,” urainya.

Berdasarkan pengakuan tersangka, Polisi bersama warga langsung melakukan pencarian terhadap korban dengan cara menyelami sungai Indragiri. Namun yang ditemukan baru sepeda motor milik korban. “Tersangka sudah memberitahukan lokasi tempat pembuangan korban bersama sepeda motornya," ungkapnya.

Hingga berita ini dibuat korban belum berhasil ditemukan. Sementara pencarian terus dilakukan oleh Polisi bersama warga. “Tersangka saat ditanya terlihat pucat dan begitu juga saat melakukan pencarian bersama warga. Padahal sebelumnya mulai dari hari Rabu tersangka berpura pura ikut mencari korban bersama warga," jelasnya. *** (guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Ayam kampus
Bang,kal0 pengen maen,dgn aku aja. . . Ni n0 ku,082374444441


Berita Hukum lainnya..........
- Polres Dumai Tangkap 3 Tersangka Pengedar Sabu
- Kadis Melarang, Staf Disdik Inhil Nekad Pungli Rp250 Ribu untuk SK Sertifikasi
- Pegawai Honor Dipenda Inhil Ternyata Dibunuh Guru Honor SMPN Tembilahan
- Nama Indra Muchlis Adnan Lolos Seleksi Administrasi Capim KPK
- Diduga Maling Sapi, Seorang Warga Tandun Ditangkap Polres Rohul
- Membusuk di Semak-semak, Ternyata Mahasiswi Pekanbaru Dibunuh Pacar Sendiri
- Rp65 Juta Gaji Poktan Inhu Dirampok OTK


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.80.47.123
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com