Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 25 Agustus 2016 21:09
Selatpanjang Mulai Kondusif, Akses ke Polres Ditutup Polisi

Kamis, 25 Agustus 2016 20:18
Bupati Bengkalis Tinjau Karlahut di Dua Desa di Pinggir

Kamis, 25 Agustus 2016 20:01
Modus Motor Rusak, Motor Pelajar di Tambusai Utara, Rohul Dibawa Kabur

Kamis, 25 Agustus 2016 19:35
Kepsek se-Kecamatan Tambang Kunjungi RTMPE dan P4S

Kamis, 25 Agustus 2016 19:28
Jenazah Brigadir Adil S Tambunan Bakal Dimakamkan di Sumut

Kamis, 25 Agustus 2016 19:19
KKKS Kampar Bantu Lansia dan Anak Berprestasi

Kamis, 25 Agustus 2016 19:07
Penemuan Tengkorak Manusia Bikin Geger Warga Dumai



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 7 Mei 2013 19:21
Polsek Siak Bekuk Pengrusak Rumah Pribadi Kadis BMP

Setelah dilakukan pengejaran, akhirnya Polsek Siak berhasil menangkap tersangka pengrusakan rumah pribadi Kadis BMP. Saat ini ia masih ditahan di Mapolsek.

Riauterkini-SIAK- Kerja keras jajaran Polsek Siak dalam pengejaran terhadap tersangka pengrusakan rumah pribadi Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) atau Pekerjaan Umum (PU) Siak Irving Kahar Arifin, membuahkan hasil. Selasa (7/5/13), sekitar pukul 18.00 WIB, polisi berhasil membekuk tersangka di Desa Jaya Pura, Kecamatan Bungaraya.

Tersangka yakni Syahminan (43) warga Desa Jaya Pura, Kecamatan Bungaraya, ia ditangkap saat berada di pasar paket C bungaraya. Dalam penangkapannya tidak ada perlawanan, polisi berpakaian preman dari Polsek Siak langsung menggiringnya ke Mapolsek untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Keterangan Kapolres Siak AKBP S.Putut Wicaksono melalui Kapolsek Siak Kompol Arwin Wsc kepada riauterkini.com, membenarkan penangkapan tersangka pengrusakan rumah pribadi korban yakni Irving Kahar Arifin di Kelurahan Kampung Dalam.

"Setelah kita lakukan pengejaran terhadap tersangka, maka kita berhasil membekuknya di pasar paket C, Kecamatan Bungaraya tanpa perlawanan ia kita bawa ke Mapolsek untuk diperiksa," terang Kapolsek.

Akibat perbuatan nekatnya tersebut, Polsek Siak mengenakan tersangka dengan pasal 406 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Selain itu, Kapolsek menghimbau kepada seluruh masyarakat Siak agar tidak melakukan tindak pidana serupa karena dapat merugikan diri sendiri dan juga orang lain."Kita menghimbau agar kejadian seperti itu tidak perlu terjadi lagi," ungkap Kapolsek Siak.***(vila)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
eri
mampslah dikau syahminan, yg sok jago sekarang bar kau keno batunya, dulu aku yg jadi korban gara-gara dikau selamat menempuh hup di penjara , jaksa tuntut syahminan seberat-beratnya, kalau bisa 4 tahun penjara pidana yh ia jalankan, biar kontraktor

darman
ni baru namanya hukum, ternyata hukum rimba bisa dikalahkan oleh hukum negara, ancaman 4 tahun penjara, pidananya sebaiknya 4 tahun juga jangan 4 bulan pak polisi, biar kontraktor kapok berbuat nekat dengan hukum rimba, kontraktor siak kan banyak yg

bang tomi
Bagi bagi pasti gak bakalan begini

ujang sungut
Sudahlah... berdamai sajalah... saling intropeksi. pejabat dan rakyat tak usah begaduh.... kalau siak tak aman. itu pertanda tak baik buat semua...

uwang kocik
kalau yg begini cepat polisi nangkap, tapi kasus pembunuhan yg meresahkan warga semua tak dapat dapat pelakunya....

Suak
Bagi rata aja brooo

preman buatan
Makanya kita samo2 komitlah pak kadis,jgn dah penat kawan ruponyo tak dapat.untung tak orang dalam rumah yg kena rusak'

bujang lapok
ini suatu pelajaran bagi kita semua, apabila kehendak kita tidak dapat terpenuhi dengan baik, janganlah kita main paksa atau menghakimi orang lain karena itu akan menambah beban kita. untuk itu mari kita jadikan ini pengalaman dihari depan, saya perc

Sholehaa
Mengapolah dikau ikut perangai yang tak betul TU. Kalau awak tak dapat proyek jgn PUlak org lain yang dianiaya.

ujang juga
makanya.... jadi orang baik aja atau hotel prodeo.... lah 4 tahun... wah ....

ujang
selamat menikmati hotel prodeo....!!!!!!!!!!!!


Berita Hukum lainnya..........
- Selatpanjang Mulai Kondusif, Akses ke Polres Ditutup Polisi
- Modus Motor Rusak, Motor Pelajar di Tambusai Utara, Rohul Dibawa Kabur
- Jenazah Brigadir Adil S Tambunan Bakal Dimakamkan di Sumut
- Kasus Karlahut,
Kabareskim: 15 Korporasi di SP3 Karena Tidak Cukup Bukti

- Mengulang Tragedi 2001 di Meranti,
Ribuan Massa Sempat Membakar Asrama Polisi

- Bentrok Massa Vs Polisi di Meranti Terus Berlanjut
- Pemenggal Kepala Nenek di Rohul Dituntut 20 Tahun Penjara


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.80.192.30
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com