Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 11 Pebruari 2016 17:26
Banjir Rohul, Giliran Ribuan Rumah di Kepenuhan dan Bonai Terendam

Kamis, 11 Pebruari 2016 17:23
DPD Golkar Kampar Serahkan Bantuan Korban Banjir

Kamis, 11 Pebruari 2016 17:14
Lapor BPK, AIMK Dukung Upaya Wabup Zulkifli Ungkap Penyalahgunaan APBD

Kamis, 11 Pebruari 2016 17:11
Plt Sekda Penuhi Undangan, KPK Bakal Beri Pendampingan Riau Susun Anggaran

Kamis, 11 Pebruari 2016 16:55
Dua Pelajar Pekanbaru Ikuti Seleksi Pembinaan Sepakbola Frenz United di Malaysia

Kamis, 11 Pebruari 2016 16:44
Divonis Hanya 8 Tahun, Mantan Ketua DPRD Bengkalis Tetap tak Terima

Kamis, 11 Pebruari 2016 16:38
Berpengalaman dan Berkemampuan, Modal Utama Direktur atau Dirut PT PIR



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 6 Mei 2013 19:32
Diduga Terkait Lelang Proyek,
Rumah Pribadi Kadis BMP Siak Dilempar OTK


Rumah pribadi milik Kadis BMP Siak dilempar OTK, akibatnya kaca jendela bagian depan pecah. Kasus ini tengah ditangani Polsek Siak.

Riauterkini-SIAK- Lelang proyek melalui Lembaga Pelelangan Sistem Elektronik (LPSE) di Dinas Bima Marga dan Pengairan (BMP) atau Pekerjaan Umum (PU) Siak menuai permasalahan, Senin (6/5/13) sekitar pukul 10.00 WIB rumah pribadi Kepala Dinas BMP Siak Irving Kahar Arifin di Kelurahan Kampung Dalam, dilempar Orang Tidak Dikenal (OTK), akibatnya kaca jendela bagian depan pecah.

Atas adanya kejadian tersebut, demi keamanan Irving telah melaporkannya ke Polsek Siak untuk proses hukum selanjutnya. Selain itu diungkapkannya dengan adanya kejadian ini, dirinya cukup terganggu dan apalagi di dinas yang dipimpinnya tengah mengumumkan beberapa proyek fisik.

"Memang Dinas kami baru saja mengumumkan lelang proyek tahun 2013 ini. Namun bagaimanapun karena ancaman sudah ke hal pribadi, karena rumah yang dilempar rumah saya sendiri, maka hal ini saya anggap sudah melewati batas," terang Irving kepada wartawan.

Selain itu diungkapkannya bahwa, Ia meminta agar hal yang terjadi dari konsekwensi pelelangan di dinas dan diselesaikan secara kedinasan. Karena lelang juga memiliki proses yang telah ada ketentuannya.

"Yang namanya lelang, tentu ada yang menang dan ada yang kalah. Karena tak mungkin semua dapat, apalagi jumlah pesertanya juga banyak dan datang dari berbagai tempat. Untuk itu kalau tidak puas hasil lelang, ikuti prosedurnya," ujar Irving.

Terkait adanya laporan tersebut, Kapolres Siak AKBP S.Putut Wicaksono mengatakan bahwa, laporan dari Irving telah diterima, saat ini masih dalam proses penyelidikan.

"Ya, kita telah menerima laporan dari korban tentang pelemparan rumahnya tersebut, saat ini tentunya kita masih melakukan proses penyelidikan," ujar Kapolres Siak.***(vila)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Hehe
Boboho senyap, dah kenyang nampaknyo

RAJA SIAK
tenang..semua permasalahan ini akan diselesaikan oleh empat datuk siak, yakni datuk kampar, datuk 50, datuk pariaman dan datuk tanah datar, suai????

Anak Dayun
Kimak dikau "heran", pandai pulak nak menyuruh pakai bahasa indonesia yg benar. Pasti dikau sudah dapat bagian dari PU semenjak zaman Arwin sampai Syamsuar. Kami warga Siak yang mulai dari usaho kecik, merangkak tak dapat kesempatan macam pengusaha

heran
pakailah bahasa indonesia yang baik dan benar ya pak hancou

Warga Siak, Asli Dayun
Pantas dah tu keno lempo OTK rumah nyo. Kalau perlu langsung orangnyo dibako. Dinas PU memang isinyo mafia semuo, tukang cari duit untuk Bupati, mulai dari Arwin dulu sampai kenen utk Syamsuar. Apolagi si Irving tu murid Aulia Azis, manusio yang pali


Berita Hukum lainnya..........
- Lapor BPK, AIMK Dukung Upaya Wabup Zulkifli Ungkap Penyalahgunaan APBD
- Plt Sekda Penuhi Undangan, KPK Bakal Beri Pendampingan Riau Susun Anggaran
- Divonis Hanya 8 Tahun, Mantan Ketua DPRD Bengkalis Tetap tak Terima
- Tolak Melayani, Seorang IRT di Pekanbaru Dianiaya dan Diusir Suami Sendiri
- Ini Laporan Wabup Kuansing ke BPK yang Buat Bupati Meradang
- Rebutan Bongkar Muat, Buruh SP3 dan SPTI Rohul Ribut Lagi di PT. KPN
- Setelah Kabid BM Meranti,
Akan Ada Tersangka Baru dalam Dugaan Tipikor Peningkatan Jalan Tanjung Mayat



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.82.35.245
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com