Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 April 2018 22:16
Hamili 2 Anak Dibawah Umur, Seorang Remaja Ditangkap Polisi

Kamis, 19 April 2018 21:45
Gugatan Ditolak, Kuasa Hukum Lukman Edy-Hardianto Kasasi Kasus Pencalonan ke MA

Kamis, 19 April 2018 21:45
Gugatan Ditolak, Kuasa Hukum Lukman Edy-Hardianto Kasasi Kasus Pencalonan ke MA

Kamis, 19 April 2018 21:39
Dugaan Pencemaran PT SUN, Dinas LH Kuansing Serahkan Hasil Labora ke Polisi

Kamis, 19 April 2018 21:27
Bawaslu Riau Hentikan Dugaan Pelanggaran Rudyanto dan Alfedri

Kamis, 19 April 2018 20:23
Dihadapan Warga Kandis, Hardianto Bicara Tentang Ketegasan dan Keberanian Pemimpin

Kamis, 19 April 2018 20:20
Warga Kecewa, Pasar Desa Terantang Manuk, Pelalawan tak Kunjung Difungsikan

Kamis, 19 April 2018 20:20
Warga Kecewa, Pasar Desa Terantang Manuk, Pelalawan tak Kunjung Difungsikan

Kamis, 19 April 2018 19:59
AHM Hadirkan Beragam Gaya Hidup Berkendara di IIMS 2018

Kamis, 19 April 2018 19:53
Wujud Kepedulian, PT PAA Taja Pengobatan Gratis Di Duri, Bengkalis

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 6 Mei 2013 14:27
Bawa Sabu Rp 1 Miliar, Oknum Polisi Ditangkap Polres Dumai

Seorang lagi aparat jadi 'pagar makan tanaman'. Oknum polisi berpangkat bintara ditangkap jajaran Polres Dumai karena membawa sabu senilai Rp 1 miliar.

Riauterkini-DUMAI- Nama baik Krops Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali tercoreng oleh ulah oknum polisi yang kedapatan mengantongi dan menguasai barang haram yang diduga sabu-sabu senilai Rp 1 miliar didalam mobilnya. Kejadian memalukan ditubuh penagak hukum itu terjadi di wilayah Polres Dumai, Ahad (4/5/13) kemarin sore di wilayah Kecamatan Dumai Timur.

Kejadian ini menambah rentetan memilukan di tubuh Polres Dumai. Pasalnya, kejadian ini sudah merupakan yang ketiga kalinya seorang oknum polisi terlibat peredaran narkoba diwilayah kerjanya. Namun upaya memilukan ini, terus ditekan habis oleh Kapolres Dumai, AKBP Ristiawan Bulkaini SH, dalam menjalankan tugasnya sebagai pimpinan Polres Dumai.

Kembali ke kontek kejadian penangkapan seorang oknum polisi berpangkat Aipda. Dimana dalam penangkapan ini, oknum polisi berinisial Henry berbangkat Aipda di Polres Dumai, kedapatan menyimpan barang bukti sebanyak lima paket besar serbuk kristal yang diduga sabu-sabu dan dua paket kecil sabu siap edar. Bukan hanya itu saja, dari tangan seorang oknum Perwira, polisi juga mengamankan uang tunai senilai Rp10 juta lebih.

Kapolres Dumai, AKBP Ristiawan Bulkaini SH, mengaku prihatin atas keterlibatan anggotanya di peredaran barang haram tersebut. Namun, didukung komitmen yang tinggi dan sesuai amanah sebagai seorang penegak hukum, apapun alasannya jika anggotanya terlibat narkoba akan ditindak tegas sesuai aturan berlaku. Karena, komitmen ini sudah diterapkan Ritiawan Bulkaini saat memegang amanah sebagai pimpinan.

"Komitmen kita membersihkan anggota yang terlibat narkoba sudah saya terapkan sejak dulu. Jadi, kejadian ini akan terus kami tingkatkan untuk melakukan bersih-bersih ditubuh kepolisian sendiri. Saya sendiri sangat prihatin atas kejadian memalukan yang dilakukan oknum polisi golongan pangkat Bintara tersebut. Masyarakat tentunya akan memandang buruk ditubuh Polri," ungkap AKBP Ristiawan Bulkaini.

Dikatakan H. Ristiawan Bulkaini SH, penangkapan seorang oknum polisi tersebut sesuai LP/145/K/V/Narkoba dan tindak pidana 112 ayat 2 UU 35 tahun 2009 tentang narkotika. Tersangka ini sendiri berkedudukan di Jalan Pendowo Kecamatan Dumai Timur. Kemudian untuk barang bukti selain sabu dan uang tunai, kata dia, polisi juga mengamankan 2 buah tas kecil warna hitam,1 bungkus plastik bening dan 1 unit mobil Toyota Rush BM 1564 RE.

"Setelah kita menerima laporan, anggota kita langsung melakukan penangkapan tersangka yang waktu itu berada didalam mobil yang dikendarainya. Didalam mobil, saat anggota kita melakukan pemeriksaan ditemukan barang bukti berupa sabu-sabu dan uang tunai puluhan juta. Atas temuan itu, tersangka langsung kita bawa ke Mapolres Dumai, guna pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Ristiawan Bulkaini SH.

Ketika disinggung riauterkinicom, terkait adanya keterlibatan oknum polisi lainnya, Kapolres Dumai, mengaku bahwa tersangka dalam menjalankan bisnis haramnya dilakukan sendiri. Kemudian, untuk kedudukan jabatan yang disandang oknum polisi itu sendiri, apakah dipecat dari satuannya, ditegaskan Ristiawan, nanti akan disidang dulu di peradulan dan baru dilanjutkan untuk sidang komisi kode etik.

"Kalau menerut aturan oknum itu harus dipecat dari keanggotaan Polri," jawab Ristiawan Bulkaini, ketika mendapatkan pertanyaan dari riauterkinicom, soal legalitas jabatan oknum polisi yang kedapatan menyimpang dan menguasai barang haram jenis sabu-sabu, apakah masih bertahan menjadi anggota. Ristiawan sendiri, berjanji akan melakukan bersih-bersih kepada anggotanya yang melakukan kegiatan menyimpang seperti ini.***(had)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Hamili 2 Anak Dibawah Umur, Seorang Remaja Ditangkap Polisi
- Polresta Pekanbaru Ciduk Dua Pengedar Ganja dan Sabu
- Nabrak Pembatas Halte, Satu Unit Brio di Pekanbaru Terjun Bebas ke Parit
- Pledoi Tak Siap,
Sidang Dugaan Tipikor Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo Ditunda

- Sidak ke Gudang Penyimpanan, Polisi Belum Temukan Adanya Miras Oplosan di Pekanbaru
- 3 Masih Diburu, 3 Maling dan Penadah Pikc Up Ditangkap Polres Rohul
- Toko Roti "Cita Rasa" Telukkuantan Juga Didatangi BPK RI, Begini Hasilnya
- Dua Pelaku ‎Narkoba Lintas Kabupaten Diciduk Polisi Rohul di Dua TKP
- Pemilik Bengkel Akan Laporkan Pemalsuan Terkait SPJ Fiktif Bagian Perlengkapan Kuansing
- Dibandingkan Triwulan 2017,
2018 Ini Polda Riau Alami Peningkatan Pengungkapan Kasus Narkoba

- ‘Telan’ Dana Desa Rp386 Juta,
Mantan Pj. Kades Batang Duku Ditahan Kejari Bengkalis

- Satu Lagi Ditemukan SPJ Fiktif Pemkab Kuansing,
Pemilik Bengkel di Telukkuantan Ini Mengaku Pernah Didatangi Petugas BPK

- Minta Tertibkan Gepeng dan Anak Jalanan,
DPP LBH Equality The Law Layangkan Surat Kedua ke SatPol PP Kota Pekanbaru

- Pekan Depan, Tiga Tersangka Korupsi RTH Pemprov Riau Diadili
- Duet TNI-Polri di Pelalawan Amankan 3 Truk Angkut Miras dan Rokok Ilegal
- BNNP Riau Musnahkan 582,42 Gram Sabu
- Sampai Pertengahan April, Terjadi 47 Kasus Kebakaran di Pekanbaru
- Melalui Program JMS, Kejari Rohul Ajak Pelajar Perangi Bullying
- Kontraktor dan Konsultan Pembangunan Jembatan Enok Inhil Jalani Sidang di Pengadilan Tipikor
- Polda Riau Tangkap 5 Kilogram Shabu Senilai Rp7,5 Miliar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.234.8
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com