Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 13 Desember 2017 17:46
Dugaan Pencemaran Limbah di Blok Rokan dan Minas,
Dewan Minta PPNS LHK Riau Cek Lapangan


Rabu, 13 Desember 2017 17:22
Honda Arista Pekanbaru Raih 3 Kategori Juara di Ajang 3S+BP+CCO Contest 2017

Rabu, 13 Desember 2017 17:18
Korupsi RTH, Pendemo Desak Kejati Periksa Gubernur Riau

Rabu, 13 Desember 2017 17:07
Para Ahli Sebut Pembatalan RKU PT. RAPP Hambat Investasi

Rabu, 13 Desember 2017 17:05
2 Pekan Jelang Natal, Harga Barang Kebutuhan Merangkak Naik

Rabu, 13 Desember 2017 17:04
Walikota Pekanbaru Optimis Pambangunan Pasar Induk Selesai Tepat Waktu

Rabu, 13 Desember 2017 16:53
Beasiswa CD PT RAPP,
Sempat Putus Asa Tidak Ada Biaya, Pemuda Kampar Ini Akhirnya Bisa Kuliah


Rabu, 13 Desember 2017 16:48
Tingkatkan PAD, Bapenda Pekanbaru Revisi Empat Perda Pajak

Rabu, 13 Desember 2017 16:39
Majelis Tinggi Partai Demokrat Belum Putuskan Paslon Gubernur Riau

Rabu, 13 Desember 2017 16:32
Dukung Dakwah Fitrah Madani,
PKK dan BKMT Meranti Serahkan Bantuan untuk Kaum Du'afa dan Mu'alaf


loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Senin, 6 Mei 2013 14:27
Bawa Sabu Rp 1 Miliar, Oknum Polisi Ditangkap Polres Dumai

Seorang lagi aparat jadi 'pagar makan tanaman'. Oknum polisi berpangkat bintara ditangkap jajaran Polres Dumai karena membawa sabu senilai Rp 1 miliar.

Riauterkini-DUMAI- Nama baik Krops Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali tercoreng oleh ulah oknum polisi yang kedapatan mengantongi dan menguasai barang haram yang diduga sabu-sabu senilai Rp 1 miliar didalam mobilnya. Kejadian memalukan ditubuh penagak hukum itu terjadi di wilayah Polres Dumai, Ahad (4/5/13) kemarin sore di wilayah Kecamatan Dumai Timur.

Kejadian ini menambah rentetan memilukan di tubuh Polres Dumai. Pasalnya, kejadian ini sudah merupakan yang ketiga kalinya seorang oknum polisi terlibat peredaran narkoba diwilayah kerjanya. Namun upaya memilukan ini, terus ditekan habis oleh Kapolres Dumai, AKBP Ristiawan Bulkaini SH, dalam menjalankan tugasnya sebagai pimpinan Polres Dumai.

Kembali ke kontek kejadian penangkapan seorang oknum polisi berpangkat Aipda. Dimana dalam penangkapan ini, oknum polisi berinisial Henry berbangkat Aipda di Polres Dumai, kedapatan menyimpan barang bukti sebanyak lima paket besar serbuk kristal yang diduga sabu-sabu dan dua paket kecil sabu siap edar. Bukan hanya itu saja, dari tangan seorang oknum Perwira, polisi juga mengamankan uang tunai senilai Rp10 juta lebih.

Kapolres Dumai, AKBP Ristiawan Bulkaini SH, mengaku prihatin atas keterlibatan anggotanya di peredaran barang haram tersebut. Namun, didukung komitmen yang tinggi dan sesuai amanah sebagai seorang penegak hukum, apapun alasannya jika anggotanya terlibat narkoba akan ditindak tegas sesuai aturan berlaku. Karena, komitmen ini sudah diterapkan Ritiawan Bulkaini saat memegang amanah sebagai pimpinan.

"Komitmen kita membersihkan anggota yang terlibat narkoba sudah saya terapkan sejak dulu. Jadi, kejadian ini akan terus kami tingkatkan untuk melakukan bersih-bersih ditubuh kepolisian sendiri. Saya sendiri sangat prihatin atas kejadian memalukan yang dilakukan oknum polisi golongan pangkat Bintara tersebut. Masyarakat tentunya akan memandang buruk ditubuh Polri," ungkap AKBP Ristiawan Bulkaini.

Dikatakan H. Ristiawan Bulkaini SH, penangkapan seorang oknum polisi tersebut sesuai LP/145/K/V/Narkoba dan tindak pidana 112 ayat 2 UU 35 tahun 2009 tentang narkotika. Tersangka ini sendiri berkedudukan di Jalan Pendowo Kecamatan Dumai Timur. Kemudian untuk barang bukti selain sabu dan uang tunai, kata dia, polisi juga mengamankan 2 buah tas kecil warna hitam,1 bungkus plastik bening dan 1 unit mobil Toyota Rush BM 1564 RE.

"Setelah kita menerima laporan, anggota kita langsung melakukan penangkapan tersangka yang waktu itu berada didalam mobil yang dikendarainya. Didalam mobil, saat anggota kita melakukan pemeriksaan ditemukan barang bukti berupa sabu-sabu dan uang tunai puluhan juta. Atas temuan itu, tersangka langsung kita bawa ke Mapolres Dumai, guna pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Ristiawan Bulkaini SH.

Ketika disinggung riauterkinicom, terkait adanya keterlibatan oknum polisi lainnya, Kapolres Dumai, mengaku bahwa tersangka dalam menjalankan bisnis haramnya dilakukan sendiri. Kemudian, untuk kedudukan jabatan yang disandang oknum polisi itu sendiri, apakah dipecat dari satuannya, ditegaskan Ristiawan, nanti akan disidang dulu di peradulan dan baru dilanjutkan untuk sidang komisi kode etik.

"Kalau menerut aturan oknum itu harus dipecat dari keanggotaan Polri," jawab Ristiawan Bulkaini, ketika mendapatkan pertanyaan dari riauterkinicom, soal legalitas jabatan oknum polisi yang kedapatan menyimpang dan menguasai barang haram jenis sabu-sabu, apakah masih bertahan menjadi anggota. Ristiawan sendiri, berjanji akan melakukan bersih-bersih kepada anggotanya yang melakukan kegiatan menyimpang seperti ini.***(had)



Berita Hukum lainnya..........
- Korupsi RTH, Pendemo Desak Kejati Periksa Gubernur Riau
- Dua Terdakwa Narkotika Divonis Mati Hakim PN Siak
- Dugaan Pungli Proyek, Seorang Kasi di Disdik Pelalawan Diperiksa Kejari
- Setahun Berlalu, Eksekusi Petinggi PT Adei Plantation Tak Kunjung Terlaksana
- Polisi Amankan Diduga Sabu 10 Kg di Siakkecil, Bengkalis
- Mencuri di Duri, Sopir Tertangkap di Bukit Kapur, Dumai
- Sidang TTD Bupati Bengkalis,
Saksi Sebut Perjanjian dengan Terdakwa Rp1 M Urus Dokumen

- Demi Kenyamanan, Satlantas Polres Bengkalis Lembur di Malam Weekend
- Diduga Berijazah Palsu, Kades Sitiang Terpilih Tetap Akan Dilantik
- Cipkon Jelang Natal dan Tahun Baru,
Kapolres Inhil Perintahkan Jajaran Razia Miras

- Bawa Sabu ke Rohul, Warga Sumut Ditangkap Polisi Tambusai
- Terdakwa Korupsi Dana Koperasi, Hakim Tolak Esepsi Mantan Anggota DPRD Kuansing
- Pimpil Apel Perdana, Kapolres Inhil yang Baru Ingatkan Personil Jauhi Narkoba
- Tim Harat Polres Inhil Tangkap Resedivis Pelaku Rampok
- Sidang Gugatan RAPP, Pemerintah Dianggap tak Terapkan Azas Umum yang Baik
- Cabuli Sejumlah Murid, Seorang Kakek di Duri Ditangkap Polisi
- Sengketa Lahan dengan NWR, Jaksa Sampaikan Tiga Tuntutan Kepada PT PSJ
- Kurangi Over Kapasitas, 25 Napi Lapas Bengkalis Dipindahkan ke Bangkinang
- Densus 88- Polda Riau Amankan 4 Teroris,
Seorang Diduga Pelaku Pembakar Mapolres Dhamasraya, Sumbar

- Lima Terdakwa Korupsi Lampu PJU Pekanbaru Diadili


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.82.79.109
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com