Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Oktober 2017 15:14
Waspada akan Diabetes Mellitus, Prodia Gelar Seminar Dokter

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:42
5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:48
Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20
Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:14
Pemred Riauterkini.com Terpilih Pimpin AMSI Wilayah Riau

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:31
Simpan Sabu di Botol Permen, Warga Bathin Solapan, Bengkalis Ditangkap Polisi

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:02
Oktober 2017, Realisasi PADi Bapenda Pekanbaru Tembus Rp 375 Miliyar

Sabtu, 21 Oktober 2017 07:34
Waka DPRD Riau Bantu Murid Nunggak SPP dan Dikeluarkan Sekolah

Sabtu, 21 Oktober 2017 07:26
Pemuda Ujung Batu, Rohul Taja Turnamen Futsam Peringati Sumpah Pemuda

Jum’at, 20 Oktober 2017 22:12
DPP PDIP Benarkan SK Usung M Harris-Yopi Ariyanto di Pilgubri 2018

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Senin, 6 Mei 2013 14:27
Bawa Sabu Rp 1 Miliar, Oknum Polisi Ditangkap Polres Dumai

Seorang lagi aparat jadi 'pagar makan tanaman'. Oknum polisi berpangkat bintara ditangkap jajaran Polres Dumai karena membawa sabu senilai Rp 1 miliar.

Riauterkini-DUMAI- Nama baik Krops Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali tercoreng oleh ulah oknum polisi yang kedapatan mengantongi dan menguasai barang haram yang diduga sabu-sabu senilai Rp 1 miliar didalam mobilnya. Kejadian memalukan ditubuh penagak hukum itu terjadi di wilayah Polres Dumai, Ahad (4/5/13) kemarin sore di wilayah Kecamatan Dumai Timur.

Kejadian ini menambah rentetan memilukan di tubuh Polres Dumai. Pasalnya, kejadian ini sudah merupakan yang ketiga kalinya seorang oknum polisi terlibat peredaran narkoba diwilayah kerjanya. Namun upaya memilukan ini, terus ditekan habis oleh Kapolres Dumai, AKBP Ristiawan Bulkaini SH, dalam menjalankan tugasnya sebagai pimpinan Polres Dumai.

Kembali ke kontek kejadian penangkapan seorang oknum polisi berpangkat Aipda. Dimana dalam penangkapan ini, oknum polisi berinisial Henry berbangkat Aipda di Polres Dumai, kedapatan menyimpan barang bukti sebanyak lima paket besar serbuk kristal yang diduga sabu-sabu dan dua paket kecil sabu siap edar. Bukan hanya itu saja, dari tangan seorang oknum Perwira, polisi juga mengamankan uang tunai senilai Rp10 juta lebih.

Kapolres Dumai, AKBP Ristiawan Bulkaini SH, mengaku prihatin atas keterlibatan anggotanya di peredaran barang haram tersebut. Namun, didukung komitmen yang tinggi dan sesuai amanah sebagai seorang penegak hukum, apapun alasannya jika anggotanya terlibat narkoba akan ditindak tegas sesuai aturan berlaku. Karena, komitmen ini sudah diterapkan Ritiawan Bulkaini saat memegang amanah sebagai pimpinan.

"Komitmen kita membersihkan anggota yang terlibat narkoba sudah saya terapkan sejak dulu. Jadi, kejadian ini akan terus kami tingkatkan untuk melakukan bersih-bersih ditubuh kepolisian sendiri. Saya sendiri sangat prihatin atas kejadian memalukan yang dilakukan oknum polisi golongan pangkat Bintara tersebut. Masyarakat tentunya akan memandang buruk ditubuh Polri," ungkap AKBP Ristiawan Bulkaini.

Dikatakan H. Ristiawan Bulkaini SH, penangkapan seorang oknum polisi tersebut sesuai LP/145/K/V/Narkoba dan tindak pidana 112 ayat 2 UU 35 tahun 2009 tentang narkotika. Tersangka ini sendiri berkedudukan di Jalan Pendowo Kecamatan Dumai Timur. Kemudian untuk barang bukti selain sabu dan uang tunai, kata dia, polisi juga mengamankan 2 buah tas kecil warna hitam,1 bungkus plastik bening dan 1 unit mobil Toyota Rush BM 1564 RE.

"Setelah kita menerima laporan, anggota kita langsung melakukan penangkapan tersangka yang waktu itu berada didalam mobil yang dikendarainya. Didalam mobil, saat anggota kita melakukan pemeriksaan ditemukan barang bukti berupa sabu-sabu dan uang tunai puluhan juta. Atas temuan itu, tersangka langsung kita bawa ke Mapolres Dumai, guna pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Ristiawan Bulkaini SH.

Ketika disinggung riauterkinicom, terkait adanya keterlibatan oknum polisi lainnya, Kapolres Dumai, mengaku bahwa tersangka dalam menjalankan bisnis haramnya dilakukan sendiri. Kemudian, untuk kedudukan jabatan yang disandang oknum polisi itu sendiri, apakah dipecat dari satuannya, ditegaskan Ristiawan, nanti akan disidang dulu di peradulan dan baru dilanjutkan untuk sidang komisi kode etik.

"Kalau menerut aturan oknum itu harus dipecat dari keanggotaan Polri," jawab Ristiawan Bulkaini, ketika mendapatkan pertanyaan dari riauterkinicom, soal legalitas jabatan oknum polisi yang kedapatan menyimpang dan menguasai barang haram jenis sabu-sabu, apakah masih bertahan menjadi anggota. Ristiawan sendiri, berjanji akan melakukan bersih-bersih kepada anggotanya yang melakukan kegiatan menyimpang seperti ini.***(had)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau
- Simpan Sabu di Botol Permen, Warga Bathin Solapan, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Pekanbaru Gegerkan Warga

- Minta Uang Rp14 Juta ke Korban,
3 Oknum Penyidik Polres Pelalawan Dilaporkan ke Wasidik

- Pungli Terhadap Tahanan, Mantan Kepala Pengamanan Rutan Sialang Bungkuk Segera Diadili
- Tersulut Api Pembakaran Arang,
Tubuh Karyawati Salon di Labuh Baru Barat Pekanbaru Hangus Terbakar

- Jaksa Langsung Banding,
Tiga Oknum Lurah Pemalsu Surat Tanah Divonis 10 Bulan Penjara



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.10.56
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com