Untitled Document
Kamis, 4 Safar 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 27 Nopember 2014 20:26
Menunggu Diperbaiki Pemerintah,
Masyarakat Tanjung Medan Rohil Perbaiki Jalan Amblas


Kamis, 27 Nopember 2014 20:22
Pemodal Ilog Rohil Masih Dicari Polisi

Kamis, 27 Nopember 2014 19:52
Wawako Dumai Buka Peringatan HPS Ke-34

Kamis, 27 Nopember 2014 19:49
IBI Ranting Baganbatu, Rohil Gelar Seminar Sehari

Kamis, 27 Nopember 2014 19:25
Ekowisata Siak "Mati",
Disparpora Akan Menggantinya dengan Wisata Air dan Kampung Adat


Kamis, 27 Nopember 2014 19:11
Wawako Dumai Pimpin Upacara HUT PGRI dan HGN 2014

Kamis, 27 Nopember 2014 19:02
Februari Puncak Hujan,
BNPB Ingatkan Daerah Rawan Banjir dan Longsor untuk Waspada




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 6 Mei 2013 14:27
Bawa Sabu Rp 1 Miliar, Oknum Polisi Ditangkap Polres Dumai

Seorang lagi aparat jadi 'pagar makan tanaman'. Oknum polisi berpangkat bintara ditangkap jajaran Polres Dumai karena membawa sabu senilai Rp 1 miliar.

Riauterkini-DUMAI- Nama baik Krops Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali tercoreng oleh ulah oknum polisi yang kedapatan mengantongi dan menguasai barang haram yang diduga sabu-sabu senilai Rp 1 miliar didalam mobilnya. Kejadian memalukan ditubuh penagak hukum itu terjadi di wilayah Polres Dumai, Ahad (4/5/13) kemarin sore di wilayah Kecamatan Dumai Timur.

Kejadian ini menambah rentetan memilukan di tubuh Polres Dumai. Pasalnya, kejadian ini sudah merupakan yang ketiga kalinya seorang oknum polisi terlibat peredaran narkoba diwilayah kerjanya. Namun upaya memilukan ini, terus ditekan habis oleh Kapolres Dumai, AKBP Ristiawan Bulkaini SH, dalam menjalankan tugasnya sebagai pimpinan Polres Dumai.

Kembali ke kontek kejadian penangkapan seorang oknum polisi berpangkat Aipda. Dimana dalam penangkapan ini, oknum polisi berinisial Henry berbangkat Aipda di Polres Dumai, kedapatan menyimpan barang bukti sebanyak lima paket besar serbuk kristal yang diduga sabu-sabu dan dua paket kecil sabu siap edar. Bukan hanya itu saja, dari tangan seorang oknum Perwira, polisi juga mengamankan uang tunai senilai Rp10 juta lebih.

Kapolres Dumai, AKBP Ristiawan Bulkaini SH, mengaku prihatin atas keterlibatan anggotanya di peredaran barang haram tersebut. Namun, didukung komitmen yang tinggi dan sesuai amanah sebagai seorang penegak hukum, apapun alasannya jika anggotanya terlibat narkoba akan ditindak tegas sesuai aturan berlaku. Karena, komitmen ini sudah diterapkan Ritiawan Bulkaini saat memegang amanah sebagai pimpinan.

"Komitmen kita membersihkan anggota yang terlibat narkoba sudah saya terapkan sejak dulu. Jadi, kejadian ini akan terus kami tingkatkan untuk melakukan bersih-bersih ditubuh kepolisian sendiri. Saya sendiri sangat prihatin atas kejadian memalukan yang dilakukan oknum polisi golongan pangkat Bintara tersebut. Masyarakat tentunya akan memandang buruk ditubuh Polri," ungkap AKBP Ristiawan Bulkaini.

Dikatakan H. Ristiawan Bulkaini SH, penangkapan seorang oknum polisi tersebut sesuai LP/145/K/V/Narkoba dan tindak pidana 112 ayat 2 UU 35 tahun 2009 tentang narkotika. Tersangka ini sendiri berkedudukan di Jalan Pendowo Kecamatan Dumai Timur. Kemudian untuk barang bukti selain sabu dan uang tunai, kata dia, polisi juga mengamankan 2 buah tas kecil warna hitam,1 bungkus plastik bening dan 1 unit mobil Toyota Rush BM 1564 RE.

"Setelah kita menerima laporan, anggota kita langsung melakukan penangkapan tersangka yang waktu itu berada didalam mobil yang dikendarainya. Didalam mobil, saat anggota kita melakukan pemeriksaan ditemukan barang bukti berupa sabu-sabu dan uang tunai puluhan juta. Atas temuan itu, tersangka langsung kita bawa ke Mapolres Dumai, guna pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Ristiawan Bulkaini SH.

Ketika disinggung riauterkinicom, terkait adanya keterlibatan oknum polisi lainnya, Kapolres Dumai, mengaku bahwa tersangka dalam menjalankan bisnis haramnya dilakukan sendiri. Kemudian, untuk kedudukan jabatan yang disandang oknum polisi itu sendiri, apakah dipecat dari satuannya, ditegaskan Ristiawan, nanti akan disidang dulu di peradulan dan baru dilanjutkan untuk sidang komisi kode etik.

"Kalau menerut aturan oknum itu harus dipecat dari keanggotaan Polri," jawab Ristiawan Bulkaini, ketika mendapatkan pertanyaan dari riauterkinicom, soal legalitas jabatan oknum polisi yang kedapatan menyimpang dan menguasai barang haram jenis sabu-sabu, apakah masih bertahan menjadi anggota. Ristiawan sendiri, berjanji akan melakukan bersih-bersih kepada anggotanya yang melakukan kegiatan menyimpang seperti ini.***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Uwan
sdr2, ado yang dirugikan tak? ado dasar hukumnye tak? ade aturan tak kalau ngambek brt bisa dipidanakan? Setau saye wartawan yang tak boleh nerima duet dari nara sumber, %@!* betol miko2 ni. Betelagah dalam dunia maya, bersyukurlah informasi ini dib

KEMBALI NYADUR.COM
Lagi, Oknum Polisi Dumai Kedapatan Bawa Sabu-sabu Senin, 6 Mei 2013 15:43 Ilustrasi. (Foto: int) Berita Terkait Rumah 'Pabrik' Sabu di Villa Melati Mas Serpong Digerebek Anggota TNI AL yang Ditangkap BNN Dikenal Perwira Berprestasi Polresta Jamb

NYADUR.COM
Oknum Polisi Dumai Kembali Kedapatan Bawa Sabu-sabu Tgl: 06/05/2013 15:23 Reporter: Rany Januarrini KBRN, Pekanbaru: Nama baik Krops Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali tercoreng oleh ulah oknum polisi yang kedapatan mengantongi dan mengu

samo tenaaan
Dumaisatu.com - Nama baik Krops Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali tercoreng oleh ulah oknum polisi yang kedapatan mengantongi dan menguasai barang haram yang diduga sabu-sabu senilai Rp 1 miliar didalam mobilnya. Kejadian memalukan ditubu

samo tenaaan
Dumaisatu.com - Nama baik Krops Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali tercoreng oleh ulah oknum polisi yang kedapatan mengantongi dan menguasai barang haram yang diduga sabu-sabu senilai Rp 1 miliar didalam mobilnya. Kejadian memalukan ditubu

ketua pwi
yang penting tak ado yang maraso rugi, mainkan terus suhadi ambil berita sanasini

pewarta dumai
soal berita plagiat dah biasa bagi kami makanya kwalitas kami cuma begini2 hihihihi

suhadi
itu aja kok repot bos aku amat s udi aja gak marah aku nyadhuuuur kok kalian yang shibuk sih..:)

pengamat berita
Setelah ditelisik, ternyata dumaisatu.com numpang tenar di riauterkini.com, buktinya tidak ada hari valid yang digunakan. Pada satu berita dibuat Ahad, sementara berita lainnya Minggu. Berikut kutipannya pada berita Polres Dumai Ringkus Okn

Ahmad S'udi
Wahai komentar yang bijak, tolanglah dilihat dulu dari arah tulisan. Stayl tulisan sudah menunjukan ciri khas redaksi riauterkinicom. Informasi ini belum ada di media lain, selain di riauterkinicom. Trims sobat pembaca riauterkinicom.

malu lah
ini berita nyontek habis dari dumaisatu.com dasar...

Saya
PECAT SAJA NDAN !!

Saya
PECAT SAJA NDAN !!

Saya
PECAT SAJA NDAN !!


Berita Hukum lainnya..........
- Pemodal Ilog Rohil Masih Dicari Polisi
- Korupsi KUR Rp 3 Miliar,
Kejari Rengat Tahan Mantan Karyawan BRI Inhu

- Polres Dumai Musnahkan Sabu Senilai Rp1,5 Miliar
- Kasus Penyertaan Modal ke PT BLJ Rp300 M
Kejari Bengkalis Temukan 165 Aliran Dana Bermasalah

- Tiga Perwira Menengah di Polres Rohul Jalani Sertijab
- Tersangka Karhutla, UKP4 Minta Tiga Petinggi PT NSP Dihukum Berat
- Berkas Perkara Korupsi Semenisasi TPA Pelalawan Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Pekanbaru


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.227.171.163
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com