Untitled Document
Selasa, 6 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 27 Januari 2015 11:31
Suap Pembahasan RAPBD Riau 2015, KPK Periksa Said Haqlul Amri

Selasa, 27 Januari 2015 11:28
Istri Gubri Besuk Suami Annas Maamun di Rutan Guntur

Selasa, 27 Januari 2015 10:27
18-22 Februari 2015, Pekanbaru Tuan Rumah Rapimnas KAMMI

Selasa, 27 Januari 2015 10:25
Eka Hospital Siapkan 70 Tempat Tidur Pasien untuk Pasien BPJS

Selasa, 27 Januari 2015 10:16
PT RAPP Siap Alokasi Lahan untuk Dukung Budaya Pacu Jalur

Senin, 26 Januari 2015 09:14
Tiga Tahun Kepemimpinan Firdaus-Ayat,
Pemkabunan Kota Pekanbaru Jauh Lebih Maju


Selasa, 27 Januari 2015 08:39
Besok, DPD APJI Provinsi Riau Dilantik



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 5 Mei 2013 06:46
Kapal Tanpa Dokumen Diamankan Tim Mabes Polri di Selatpanjang

Tim Mabes Polri mengamankan KML Sunly Jaya di Selatpanjang, Kepulauan Meranti. Kapal tersebut mengangkut puluhan ton berbagai komoditas tanpa dilengkapi dokumen.

Riauterkini-BENGKALIS- Satuan Patroli Nusantara Direktorat Kepolisian Perairan (Dit Polair) Polri menyita 1 unit Kapal Layar Motor (KLM). Sunly Jaya di Perairan Selatpanjang tujuan Pekanbaru, Kamis (2/5/13) lalu sekitar pukul 20.00 WIB.

Sebelumnya, KLM. Sunly Jaya sedang berlayar di Perairan Selatpanjang menuju Pekanbaru, Sea Rider Kapal Polisi (KP) Hayabusa 3008 dikomandani Iptu M. Fahrurozy sedang melakukan patroli, mencurigai kapal tersebut mengangkut muatan tidak sesuai dengan SPB dalam dokumen di atas kapal.

Hasilnya setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata diyakini kapal tersebut tidak dilengkapi SPB yang ada di atas kapal.

Selain menyita barang bukti KLM. Sunly Jaya, aparat juga mengamankan nakhoda kapal MH (33), warga Pekanbaru dan 5 anak buah kapal (ABK). Selanjutnya, kasus ini dilimpahkan ke Polair Polres Bengkalis untuk proses penyidikan lebih lanjut.

“Kasus penangkapan ini, kita sudah menerima pelimpahannya. Barang bukti kapal dan nakhoda serta ABK masih dalam proses penyidikan,” ungkap Kapolres Bengkalis AKBP Ulung Sampurna Jaya melalui Kasat Polair AKP Angga F. Herlambang didampingi Kanit Gakkum Brigadir Teguh Rahmat kepada riauterkinicom, Jum’at (4/5/13) petang.

Sementara itu, Nakhoda KLM. Sunly Jaya MH ketika berhasil ditemui mengungkapkan, sebelum tertangkapnya kapal itu, ia sudah memberitahukan kepada majikannya diketahui Apin, warga Selatpanjang, agar segera memperpanjang dokumen SPB, namun tidak dihiraukan.

“Sekitar seminggu lalu, sudah saya sampaikan ke bos Apin agar segera diperpanjang dokumen berlayar. Tapi belum juga ada tanda-tanda dan tetap disuruh berangkat (berlayar, red) kemudian akhirnya ditangkap seperti ini,” ujar MH.

Kata MH lagi, ia bersama 5 ABK lainnya bekerja di satu kapal tersebut menerima upah dalam setiap trip dan sehabis bongkar muatan. Jabatan kapten kapal menerima upah Rp 800 ribu, ABK Rp 400 ribu-Rp 500 ribu.

“Saya hanya mengambil upah saja. Macam saya kapten diupah Rp 800 ribu pertrip termasuk bongkar muat sekali. Kalau ABK dari Rp 400 ribu sampai Rp 500 ribu. Dan sudah dua tahun menjalankan kerja seperti ini,” aku MH.

Karena tidak melengkapi dokumen-dokumen saat berlayar tersebut, pelaku dijerat dengan Pasal 323 ayat (1) jo Pasal 219 ayat (1),(2) dan Pasal 137 ayat (4) UU RI Nomor 17/2008 tentang Pelayaran.***(dik)

Teks Foto : KLM. Sunly Jaya bermuatan sekitar ratusan ton diamankan aparat Ditpolair Polri saat berlayar di Perairan Selatpanjang tujuan Pekanbaru, karena tidak melengkapi dokumen-dokumen pelayaran, Kamis (2/5/13) lalu. MH, Nakhoda (kiri) saat diperiksa di Mapolres Bengkalis.(insert)pu




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
marcopolo
polair nggk ada kerjaan,,,kapal2 penyeludup di lepaskan...apalagi kapal tg besar2 dari port klang.yg kecil juga untuk tumbal...kasian masarakat kecil...


Berita Hukum lainnya..........
- Suap Pembahasan RAPBD Riau 2015, KPK Periksa Said Haqlul Amri
- Istri Gubri Besuk Suami Annas Maamun di Rutan Guntur
- Eka Hospital Siapkan 70 Tempat Tidur Pasien untuk Pasien BPJS
- Annas Maamun Bakal Terjerat Tiga Kasus Korupsi di KPK?
- Polsek Mandau Amankan Tiga Anggota Sindikat Spesialis Curat Pupuk
- Habis Tabrakan, Ban Mobil Lepas Saat Bawa Korban ke Rumah Sakit di Duri
- Dilempar Petasan oleh OTK,
Warga Jalan Jendral Pekanbaru Dikejutkan Ledakan



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.92.242.86
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com