Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 28 Pebruari 2017 22:18
Rakornis Bidang PU dan Penataan Ruang,
Sekda Dorong Sinkronisasikan Pembangunan Antar Kabupaten/Kota


Selasa, 28 Pebruari 2017 20:57
Walikota Dumai Teken MoU WKDS Bersama Sekjen Kemenkes RI

Selasa, 28 Pebruari 2017 20:51
Perkara Penipuan PTT Diskes Pelalawan,
Terdakwa Sebut Saksi Abdul Wahab Banyak Terima Uang


Selasa, 28 Pebruari 2017 20:44
Empat Desa Kembali Terisolir,
Jembatan Darurat Sungai Mentawai di Rokan IV Koto, Rohul Diterjang Banjir


Selasa, 28 Pebruari 2017 20:37
Sepi Peminat, Dewan Menduga Assesment Pemprov Riau Banyak Pelanggaran

Selasa, 28 Pebruari 2017 20:30
Walikota Dumai Saksikan Penekenan Pakta Integritas WBK dan WBBM

Selasa, 28 Pebruari 2017 19:19
PDUI Riau Gandeng BRK Untuk Co Branding

Selasa, 28 Pebruari 2017 19:13
Tingkatkan Nilai Jual dan Kesejahteraan Petani,
Sekda Inhil Apresiasi Sahabat Kelapa Indonesia


Selasa, 28 Pebruari 2017 19:08
16 Ketua dan Pengurus DPC Partai Nasdem Rohul Dilantik

Selasa, 28 Pebruari 2017 19:01
Mengenang 2 Tahun Wafatnya Tenas Effendy,
Pemprov Riau Komitmen Lanjutkan Cita-cita Almarhum




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 5 Mei 2013 06:46
Kapal Tanpa Dokumen Diamankan Tim Mabes Polri di Selatpanjang

Tim Mabes Polri mengamankan KML Sunly Jaya di Selatpanjang, Kepulauan Meranti. Kapal tersebut mengangkut puluhan ton berbagai komoditas tanpa dilengkapi dokumen.

Riauterkini-BENGKALIS- Satuan Patroli Nusantara Direktorat Kepolisian Perairan (Dit Polair) Polri menyita 1 unit Kapal Layar Motor (KLM). Sunly Jaya di Perairan Selatpanjang tujuan Pekanbaru, Kamis (2/5/13) lalu sekitar pukul 20.00 WIB.

Sebelumnya, KLM. Sunly Jaya sedang berlayar di Perairan Selatpanjang menuju Pekanbaru, Sea Rider Kapal Polisi (KP) Hayabusa 3008 dikomandani Iptu M. Fahrurozy sedang melakukan patroli, mencurigai kapal tersebut mengangkut muatan tidak sesuai dengan SPB dalam dokumen di atas kapal.

Hasilnya setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata diyakini kapal tersebut tidak dilengkapi SPB yang ada di atas kapal.

Selain menyita barang bukti KLM. Sunly Jaya, aparat juga mengamankan nakhoda kapal MH (33), warga Pekanbaru dan 5 anak buah kapal (ABK). Selanjutnya, kasus ini dilimpahkan ke Polair Polres Bengkalis untuk proses penyidikan lebih lanjut.

“Kasus penangkapan ini, kita sudah menerima pelimpahannya. Barang bukti kapal dan nakhoda serta ABK masih dalam proses penyidikan,” ungkap Kapolres Bengkalis AKBP Ulung Sampurna Jaya melalui Kasat Polair AKP Angga F. Herlambang didampingi Kanit Gakkum Brigadir Teguh Rahmat kepada riauterkinicom, Jum’at (4/5/13) petang.

Sementara itu, Nakhoda KLM. Sunly Jaya MH ketika berhasil ditemui mengungkapkan, sebelum tertangkapnya kapal itu, ia sudah memberitahukan kepada majikannya diketahui Apin, warga Selatpanjang, agar segera memperpanjang dokumen SPB, namun tidak dihiraukan.

“Sekitar seminggu lalu, sudah saya sampaikan ke bos Apin agar segera diperpanjang dokumen berlayar. Tapi belum juga ada tanda-tanda dan tetap disuruh berangkat (berlayar, red) kemudian akhirnya ditangkap seperti ini,” ujar MH.

Kata MH lagi, ia bersama 5 ABK lainnya bekerja di satu kapal tersebut menerima upah dalam setiap trip dan sehabis bongkar muatan. Jabatan kapten kapal menerima upah Rp 800 ribu, ABK Rp 400 ribu-Rp 500 ribu.

“Saya hanya mengambil upah saja. Macam saya kapten diupah Rp 800 ribu pertrip termasuk bongkar muat sekali. Kalau ABK dari Rp 400 ribu sampai Rp 500 ribu. Dan sudah dua tahun menjalankan kerja seperti ini,” aku MH.

Karena tidak melengkapi dokumen-dokumen saat berlayar tersebut, pelaku dijerat dengan Pasal 323 ayat (1) jo Pasal 219 ayat (1),(2) dan Pasal 137 ayat (4) UU RI Nomor 17/2008 tentang Pelayaran.***(dik)

Teks Foto : KLM. Sunly Jaya bermuatan sekitar ratusan ton diamankan aparat Ditpolair Polri saat berlayar di Perairan Selatpanjang tujuan Pekanbaru, karena tidak melengkapi dokumen-dokumen pelayaran, Kamis (2/5/13) lalu. MH, Nakhoda (kiri) saat diperiksa di Mapolres Bengkalis.(insert)pu





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
marcopolo
polair nggk ada kerjaan,,,kapal2 penyeludup di lepaskan...apalagi kapal tg besar2 dari port klang.yg kecil juga untuk tumbal...kasian masarakat kecil...


Berita Hukum lainnya..........
- Perkara Penipuan PTT Diskes Pelalawan,
Terdakwa Sebut Saksi Abdul Wahab Banyak Terima Uang

- Rumah Residivis Narkoba di Desa Menaming Digerebek Polisi Rohul
- Ditangkap di Pos Terminal Ujungbatu,
Polisi Serahkan 2 Honorer ke Dishub Rohul untuk Pembinaan

- Sidang Korupsi Bansos Ketua DPRD Bengkalis, Tiga Terpidana Dihadirkan
- Pesta Sabu, Empat Warga Muara Lembu Kuansing Diciduk Polisi
- Tingkatkan Kinerja Personel,
Kapolres Inhil Serahkan 13 Unit Ranmor Buat Bhabinkamtibmas

- Satu Kabur,
Polsek Keritang Tangkap Seorang Pengedar Ekstasi



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.205.106.138
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com