Untitled Document
Kamis, 3 Syawwal 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 31 Juli 2014 15:11
H+4 Lebaran, Ribuan Warga Inhil Berziarah Makam Syekh Abdurrahman Al Banjari

Kamis, 31 Juli 2014 15:08
Polres Meranti Pastikan Uji Coba 4 Genset PLN Lancar

Kamis, 31 Juli 2014 15:03
Pemudik Tertib Berkontribusi pada Nihilnya Lakalantas di Bengkalis

Kamis, 31 Juli 2014 09:46
Rombongan Pemkab Inhil Hadiri Open House di Rumdin Gubri

Rabu, 30 Juli 2014 20:40
Lebaran, Warga Rohil Jadikan Jembatan Pedamaran Obyek Wisata

Rabu, 30 Juli 2014 20:38
Sempat Muncul 24, Kini Titik Panas Bersih dari Wilayah Rohul

Rabu, 30 Juli 2014 20:37
Bupati Meranti Bawa Rombongan Berlebaran ke Rumdis Gubri



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 2 Mei 2013 15:15
Kasus Dugaan Mark Up BLK Siak,
Kajati Riau Perintahkan Kajari Siak Lanjutkan Proses


Kejati Riau gelar ekspos perkara kasus dugaan mark up pengadaan lahan BLK Siak. Kajari Siak diperintahkan untuk lanjutkan kasus BLK tersebut.

Riauterkini-PEKANBARU-Kedatangan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak Indrapura, Zainul Arifin SH di Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Kamis (2/5/13) sekitar pukul 09.00 WIB. Mengundang sejumlah pertanyaan bagi wartawan yang sedang menunggu proses pemeriksaan Erzon, mantan Dirut Bank Riau Kepri.

Pasalnya, Zainul yang berjalan berdampingan dengan Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus), Amril Rigo SH. Terlihat tergesa gesa menuju ruang Kepala Kejati Riau, Edy Rakamto SH.

Ketika ditanya sejumlah wartawan, Amril Rigo mengatakan kalau dirinya dipanggil Kajati, terkait ekspos.

" Dipanggil pimpinan ni, ada ekspos," ujar Amril.

Selang beberapa jam sekitar pukul 13.30 WIB, tampak kedua petinggi kejaksaan di Riau itu, keluar ruangan.

Ketika ditanya sejumlah wartawan, Zainul Arifin mengatakan, kalau pihaknya di perintahkan Kajati untuk melanjutkan proses kasus dugaan mark up lahan Balai Latihan Kerja (BLK) Siak.

" Tadi kita menggelar ekspos perkara kasus dugaan mark up pengadaan lahan Balai Latihan Kerja (BLK) Siak. Kajati printahkan perkara ini terus dilanjutkan," terang Zainul Arifin SH.

Ekspos yang dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau, Eddy Rakamto, SH, para Asisten, Koordinator, Jaksa Fungsional dilingkungan Kejati Riau, dan tentunya Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Siak Sri Indrapura, Zainul Arifin SH, serta Kasi Pidsus Jendra Firdaus, SH. Diketahui bahwa kasus BLK Siak tetap dilanjutkan,

" Pak Kajati perintah lanjutkan, dan kita diminta melengkapi berkas berkas yang masih kurang sebelum dilimpahkan ke penuntutan," jelas Zainul Arifin lagi

Seperti diketahui, Kasus yang telah merugikan negara sebesar Rp 302 juta itu, pihak Kejari Siak telah menetapkan, mantan Camat Mempura Siak, Juharman, sebagai tersangka.

Kendati tersangka Juharman telah mengembalikan kerugian negara. Namun hal tersebut tidak menghapus tindak pidananya. Sebab, dalam hal ini, Kejari Siak telah meminta Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau untuk menghitung kerugian negara dalam kasus tersebut. Hasilnya negara dirugikan atas perbuatan tersangka.

Selain itu, dalam pengusutan kasus ini, Kejari Siak Sri Indrapura telah memeriksa beberapa orang saksi, diantaranya mantan Kepala Bagian Tata Ruang Pemerintahan (Kabag Tapem) Said Arip Fadilah dan Bendahara Amzirman.***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
rizal
Kajari Siak, bukan Siak Sri Indrapura


Berita Hukum lainnya..........
- Pemudik Tertib Berkontribusi pada Nihilnya Lakalantas di Bengkalis
- Puluhan Lapak PKL di Jalan Agus Salim Dibongkar Eksavator
- Bank Mandiri Duri Himbau Nasabah Kebobolan Rekening Segera Melapor
- Dua Nyawa Melayang di Jalanan Riau di Hari Raya Idul Fitri 1435 Hihriyah
- Sejumlah Nasabah Mandiri di Duri Merasa Rekeningnya Dibobol
- H-1 Lebaran, Arus Mudik di Riau Rengut 14 Korban Jiwa
- Motor Senggor Kios Bensin Picu Kebakaran di Reteh, Inhil


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.227.25.58
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com