Untitled Document
Jumat, 10 Sya'ban 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 29 Mei 2015 17:10
MTQ Bengkalis ke 40,
Bantan Bertekad Pertahankan Gelar Juara Umum


Jum’at, 29 Mei 2015 17:04
303 Qari Qari'ah Bakal Tampil di MTQ Bengkalis ke 40

Jum’at, 29 Mei 2015 16:59
HUT ke 231 Pekanbaru,
Besok, Dispora Gelar Dua Perlombaan di Tenayan Raya


Jum’at, 29 Mei 2015 16:53
Tiga Bulan Tak Terima Gaji,
Dinding DPRD Riau Dihiasi Tulisan “Keluarkan Gaji CS”


Jum’at, 29 Mei 2015 16:45
Kasus Korupsi Pengadaan Lahan Embarkasi Haji,
Kejati Riau Belum Tahan M Guntur Sebagai Tersangka


Jum’at, 29 Mei 2015 16:38
Isi Bensin Gratis Kejutan Dari Honda,
100 Konsumen Pengendara Supra X 125 Serbu SPBU Tuanku Tambusai, Pekanbaru


Jum’at, 29 Mei 2015 16:32
Jefri Noer Ingin Kampar Jadi Sentra Bawang dan Sapi di Sumatera



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 30 April 2013 14:36
Buaya Ikan Serang Manusia di Rohul

Serangan hewan liar kembali terjadi di Rokan Hulu. Seorang penyelam mengalami luka serius akibat cakaran buaya jenis ikan saap menyelam.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Seorang warga Desa Kepenuhan Sejati Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu, Suparno (47), mengalami luka serius di bagian dada kanannya akibat diserang buaya jenis ikan di Sungai Air Hitam setempat, Senin siang kemarin (29/4/13) sekitar pukul 11.30 Wib.

Akibat serangan spesies Tomistoma schlegelii, sebutan lain buaya ikan, korban dirawat intensif di Ruang Rawatan Bedah Kelas III Ruang Cempaka RSUD Pasirpangaraian. Dada kanan kanan korban luka sangat parah terkena cakaran 4 kuku buaya.

Satu cakaran hampir menembus jantungnya. Akibat lukanya, dada korban dipasang slang. Korban mengaku sangat kesulitan bicara, ia mengaku dadanya sesak.

Menurut Yono, tetangga korban, suami Murni itu diserang buaya ikan saat menembak ikan di aliran Sungai Air Hitam bersama tiga rekannya yakni Joko, Bambang, dan Katro, Senin siang kemarin.

"Cerita masyarakat. Saat sedang menyelam, buaya menyerangnya. Tiga rekannya diatas saat kala itu," ungkap Yono kepada riauterkinicom saat menemani korban di RSUD Pasirpangaraian, Selasa (30/4/13).

Menurut Yono, dua tahun terakhir, insiden buaya menyerang manusia sudah tiga kali terjadi di Sungai Air Hitam. Masyarakat memperkirakan sekitar 20 spesies crocodile masih berdiam di aliran sungai setempat karena memang habitatnya.

Sungai Air Hitam, ujar Yono, memang sering menjadi tujuan bagi pencari ikan, pasalnya sungai ini memang habitat berbagai jenis ikan seperti ikan Baung, Sebaro, Gurame, dan masih banyak lagi.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Kasus Korupsi Pengadaan Lahan Embarkasi Haji,
Kejati Riau Belum Tahan M Guntur Sebagai Tersangka

- Ditodong Pisau,
Motor Warga Rumbai Dirampas Kawanan Begal Mengaku Polisi

- Lagi Nginap di Kos Teman,
Tersangka Curanmor Digerebek Buser Polresta Pekanbaru

- Kombes Pol Joko Hartanto, Waka Polda Riau yang Baru
- Sopir dan Kenek Belum Ditemukan,
Diduga Rem Blong, Truk Fuso Terjun kewaduk PLTA Koto Panjang, Kampar

- ‎Pasca Penetapan Tersangka, Guntur Belum Ada Masuk Kerja
- Plt Gubri Prihatin Penetapan Tersangka Guntur


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.22.79.235
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com