Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 26 April 2017 14:20
Dalam Semalam, Dua Sekolah di Duri Dibongkar Maling

Rabu, 26 April 2017 14:14
Sesuai Tatib, Wagubri Terpilih Akan Dilantik Presiden di Jakarta

Rabu, 26 April 2017 13:47
Dibuka Presiden, Gubernur Riau Hadiri Musrenbangnas 2017

Rabu, 26 April 2017 13:37
Hadirkan Pengalaman Berbeda, Grand Elite Hotel Suguhkan Paket Makan Bajamba

Rabu, 26 April 2017 13:30
Rayakan Hari Kartini, Telkomsel Gelar Kartini Digital Competition 2017

Rabu, 26 April 2017 13:15
Jatuh dari Motor dan Terlindas Truk, Siswi SMA di Kuansing Tewas

Rabu, 26 April 2017 13:11
Siaga Bencana Alam, Tim Gabungan di Rohul Gelar Simulasi di Pasar Modern

Rabu, 26 April 2017 13:08
Sidang Tuntutan Korupsi Mantan Ketua DPRD Bengkalis Ditunda Sepekan

Rabu, 26 April 2017 12:49
Besok, PTUN Putuskan Gugatan Ide Terkait Penetapan Hasil Pilkada Pekanbaru

Rabu, 26 April 2017 12:16
DPRD Pelalawan Setujui LKPJ Kada Akhir Tahun 2016



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 30 April 2013 14:36
Buaya Ikan Serang Manusia di Rohul

Serangan hewan liar kembali terjadi di Rokan Hulu. Seorang penyelam mengalami luka serius akibat cakaran buaya jenis ikan saap menyelam.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Seorang warga Desa Kepenuhan Sejati Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu, Suparno (47), mengalami luka serius di bagian dada kanannya akibat diserang buaya jenis ikan di Sungai Air Hitam setempat, Senin siang kemarin (29/4/13) sekitar pukul 11.30 Wib.

Akibat serangan spesies Tomistoma schlegelii, sebutan lain buaya ikan, korban dirawat intensif di Ruang Rawatan Bedah Kelas III Ruang Cempaka RSUD Pasirpangaraian. Dada kanan kanan korban luka sangat parah terkena cakaran 4 kuku buaya.

Satu cakaran hampir menembus jantungnya. Akibat lukanya, dada korban dipasang slang. Korban mengaku sangat kesulitan bicara, ia mengaku dadanya sesak.

Menurut Yono, tetangga korban, suami Murni itu diserang buaya ikan saat menembak ikan di aliran Sungai Air Hitam bersama tiga rekannya yakni Joko, Bambang, dan Katro, Senin siang kemarin.

"Cerita masyarakat. Saat sedang menyelam, buaya menyerangnya. Tiga rekannya diatas saat kala itu," ungkap Yono kepada riauterkinicom saat menemani korban di RSUD Pasirpangaraian, Selasa (30/4/13).

Menurut Yono, dua tahun terakhir, insiden buaya menyerang manusia sudah tiga kali terjadi di Sungai Air Hitam. Masyarakat memperkirakan sekitar 20 spesies crocodile masih berdiam di aliran sungai setempat karena memang habitatnya.

Sungai Air Hitam, ujar Yono, memang sering menjadi tujuan bagi pencari ikan, pasalnya sungai ini memang habitat berbagai jenis ikan seperti ikan Baung, Sebaro, Gurame, dan masih banyak lagi.***(zal)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Dalam Semalam, Dua Sekolah di Duri Dibongkar Maling
- Jatuh dari Motor dan Terlindas Truk, Siswi SMA di Kuansing Tewas
- Sidang Tuntutan Korupsi Mantan Ketua DPRD Bengkalis Ditunda Sepekan
- Besok, PTUN Putuskan Gugatan Ide Terkait Penetapan Hasil Pilkada Pekanbaru
- Gondol 2 Motor, Kawanan Rampok Berpistol Ikat Korbannya di Inhu
- Kejar Sampai Jawa Timur, Timsus Polres Kampar Tangkap Tersangka Pembunuh
- Inovasi Bioskop Mini Satlantas Polres Rohil Bikin Anak Senang Pahami Aturan Lalin


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.144.60.73
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com