Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 5 September 2015 09:06
Kepala Dinas Pendapatan Daerah Inhil Meninggal Dunia

Sabtu, 5 September 2015 09:04
Mendadak Dipanggil Presiden, Plt Gubri Berangkat ke Jakarta via Padang

Sabtu, 5 September 2015 07:33
Jarak Pandang 700 Meter, Kedatangan Pesawat di Bandara SSK II Masih Terhambat

Sabtu, 5 September 2015 07:32
Hidayat Hamid Terima SK Kepengurusan KNPI Inhil

Sabtu, 5 September 2015 07:30
Masyarakat Kenegerian Teluk Kuantan Kompak Dukung Mursini-Halim

Sabtu, 5 September 2015 07:27
Cegah Ispa, Diskes Inhil Imbau Masyarakat Periksakan ke Fasyankes Terdekat

Jum’at, 4 September 2015 22:43
3 Pasang Kekasih Terjaring Razia Satpol PP Meranti



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 30 April 2013 14:36
Buaya Ikan Serang Manusia di Rohul

Serangan hewan liar kembali terjadi di Rokan Hulu. Seorang penyelam mengalami luka serius akibat cakaran buaya jenis ikan saap menyelam.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Seorang warga Desa Kepenuhan Sejati Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu, Suparno (47), mengalami luka serius di bagian dada kanannya akibat diserang buaya jenis ikan di Sungai Air Hitam setempat, Senin siang kemarin (29/4/13) sekitar pukul 11.30 Wib.

Akibat serangan spesies Tomistoma schlegelii, sebutan lain buaya ikan, korban dirawat intensif di Ruang Rawatan Bedah Kelas III Ruang Cempaka RSUD Pasirpangaraian. Dada kanan kanan korban luka sangat parah terkena cakaran 4 kuku buaya.

Satu cakaran hampir menembus jantungnya. Akibat lukanya, dada korban dipasang slang. Korban mengaku sangat kesulitan bicara, ia mengaku dadanya sesak.

Menurut Yono, tetangga korban, suami Murni itu diserang buaya ikan saat menembak ikan di aliran Sungai Air Hitam bersama tiga rekannya yakni Joko, Bambang, dan Katro, Senin siang kemarin.

"Cerita masyarakat. Saat sedang menyelam, buaya menyerangnya. Tiga rekannya diatas saat kala itu," ungkap Yono kepada riauterkinicom saat menemani korban di RSUD Pasirpangaraian, Selasa (30/4/13).

Menurut Yono, dua tahun terakhir, insiden buaya menyerang manusia sudah tiga kali terjadi di Sungai Air Hitam. Masyarakat memperkirakan sekitar 20 spesies crocodile masih berdiam di aliran sungai setempat karena memang habitatnya.

Sungai Air Hitam, ujar Yono, memang sering menjadi tujuan bagi pencari ikan, pasalnya sungai ini memang habitat berbagai jenis ikan seperti ikan Baung, Sebaro, Gurame, dan masih banyak lagi.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Cabuli IRT, Karyawan PT. KUS Rohul Dilaporkan ke Polisi
- Diancam Celurit, Uang Rp92 Juta Milik Pedagang Tembilahan Dirampok
- Polres Kampar Amankan Pelaku Judi Togel
- Satu Tersangka Ditembak Bagian Paha,
Dua Perampok Ditangkap Satreskrim Polres Rohul

- Ditikam 8 Liang, Warga Mandau, Bengkalis Tewas Bersimbah Darah
- Layanan Operator Seluler di Bagansiapiapi Amburadul
- Pemerintah Sita Kebun PT Torganda Rohul, Puluhan Ribu Karyawan Menganggur


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.221.87.97
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com