Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 30 September 2016 16:57
Bupati Kampar Jadi Peserta Tax Amnesty‬

Jum’at, 30 September 2016 16:41
Bengkalis Waspadai Terjadinya Kembali Karlahut

Jum’at, 30 September 2016 16:37
Lee Cooper Berikan Diskon 30 Persen di Tokonya

Jum’at, 30 September 2016 16:35
Ditanam Semasa Achmad,
Tanaman Hias di Median Jalan Banyak yang Mati Kekeringan


Jum’at, 30 September 2016 16:28
Berturut Keempat Kali, Kecamatan Bantan Juara Umum MTQ Kabupaten Bengkalis

Jum’at, 30 September 2016 16:25
Ini Dia 11 Item Aksesoris Pajero Sport Mitsubishi Limited Edition

Jum’at, 30 September 2016 16:22
Mantan Sekdaprov Wan Syamsir Yus Masih Tercatat sebagai Komisaris RAL



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 30 April 2013 14:36
Buaya Ikan Serang Manusia di Rohul

Serangan hewan liar kembali terjadi di Rokan Hulu. Seorang penyelam mengalami luka serius akibat cakaran buaya jenis ikan saap menyelam.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Seorang warga Desa Kepenuhan Sejati Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu, Suparno (47), mengalami luka serius di bagian dada kanannya akibat diserang buaya jenis ikan di Sungai Air Hitam setempat, Senin siang kemarin (29/4/13) sekitar pukul 11.30 Wib.

Akibat serangan spesies Tomistoma schlegelii, sebutan lain buaya ikan, korban dirawat intensif di Ruang Rawatan Bedah Kelas III Ruang Cempaka RSUD Pasirpangaraian. Dada kanan kanan korban luka sangat parah terkena cakaran 4 kuku buaya.

Satu cakaran hampir menembus jantungnya. Akibat lukanya, dada korban dipasang slang. Korban mengaku sangat kesulitan bicara, ia mengaku dadanya sesak.

Menurut Yono, tetangga korban, suami Murni itu diserang buaya ikan saat menembak ikan di aliran Sungai Air Hitam bersama tiga rekannya yakni Joko, Bambang, dan Katro, Senin siang kemarin.

"Cerita masyarakat. Saat sedang menyelam, buaya menyerangnya. Tiga rekannya diatas saat kala itu," ungkap Yono kepada riauterkinicom saat menemani korban di RSUD Pasirpangaraian, Selasa (30/4/13).

Menurut Yono, dua tahun terakhir, insiden buaya menyerang manusia sudah tiga kali terjadi di Sungai Air Hitam. Masyarakat memperkirakan sekitar 20 spesies crocodile masih berdiam di aliran sungai setempat karena memang habitatnya.

Sungai Air Hitam, ujar Yono, memang sering menjadi tujuan bagi pencari ikan, pasalnya sungai ini memang habitat berbagai jenis ikan seperti ikan Baung, Sebaro, Gurame, dan masih banyak lagi.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Datangi RSUD Selatpanjang, KontraS dan Petisi Sempat Bersitegang dengan Petugas
- Kejari Taluk Kuantan Limpahkan Perkara Korupsi Dana PNPM ke Pengadilan Tipikor
- Program Jum'at Barokah, Polres Kampar Bagikan Nasi Bungkus di Pasar Kuok
- Berkas Bapak Cabuli Anak Kandung di Tenayan Raya Masuki Tahap II
- Duel Maut Dua Pelajar di Pekanbaru,
Ibu Korban Histeris Melihat Anaknya Terbujur Kaku

- Seorang Tewas, Dua Pelajar di Pekanbaru Duel Akibat Saling Pandang Sinis
- Mengaku Oknum OKP, Seorang Pria Ancam Warga Inhu Pakai Senjata Api


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.91.156.176
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com