Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 26 Mei 2016 07:02
Aklamasi, Wahid Kembali Dipercaya Pimpin PKB Riau

Kamis, 26 Mei 2016 06:48
Sebelum Usulkan Sanksi, Dewan Beri Kesempatan Terakhir Sekwan Perbaiki Kinerja

Rabu, 25 Mei 2016 23:44
19 Personil Brimob Polda Riau Keracunan Nasi Kotak

Rabu, 25 Mei 2016 22:56
Sebuah Warung di Kualu, Kampar Habis Terbakar

Rabu, 25 Mei 2016 21:45
Usai Dilantik, Presiden Jokowi Tanya Andi Rachman Wakilnya dari Partai Apa

Rabu, 25 Mei 2016 21:40
Pelatihan RTMPE Pemkab Kampar,
Peserta dari Malaysia Mengaku Dapat Manfaat Banyak


Rabu, 25 Mei 2016 20:23
BPJS Ketenagakerjaan Teken MoU dengan Kejari Dumai



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 30 April 2013 14:36
Buaya Ikan Serang Manusia di Rohul

Serangan hewan liar kembali terjadi di Rokan Hulu. Seorang penyelam mengalami luka serius akibat cakaran buaya jenis ikan saap menyelam.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Seorang warga Desa Kepenuhan Sejati Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu, Suparno (47), mengalami luka serius di bagian dada kanannya akibat diserang buaya jenis ikan di Sungai Air Hitam setempat, Senin siang kemarin (29/4/13) sekitar pukul 11.30 Wib.

Akibat serangan spesies Tomistoma schlegelii, sebutan lain buaya ikan, korban dirawat intensif di Ruang Rawatan Bedah Kelas III Ruang Cempaka RSUD Pasirpangaraian. Dada kanan kanan korban luka sangat parah terkena cakaran 4 kuku buaya.

Satu cakaran hampir menembus jantungnya. Akibat lukanya, dada korban dipasang slang. Korban mengaku sangat kesulitan bicara, ia mengaku dadanya sesak.

Menurut Yono, tetangga korban, suami Murni itu diserang buaya ikan saat menembak ikan di aliran Sungai Air Hitam bersama tiga rekannya yakni Joko, Bambang, dan Katro, Senin siang kemarin.

"Cerita masyarakat. Saat sedang menyelam, buaya menyerangnya. Tiga rekannya diatas saat kala itu," ungkap Yono kepada riauterkinicom saat menemani korban di RSUD Pasirpangaraian, Selasa (30/4/13).

Menurut Yono, dua tahun terakhir, insiden buaya menyerang manusia sudah tiga kali terjadi di Sungai Air Hitam. Masyarakat memperkirakan sekitar 20 spesies crocodile masih berdiam di aliran sungai setempat karena memang habitatnya.

Sungai Air Hitam, ujar Yono, memang sering menjadi tujuan bagi pencari ikan, pasalnya sungai ini memang habitat berbagai jenis ikan seperti ikan Baung, Sebaro, Gurame, dan masih banyak lagi.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- 19 Personil Brimob Polda Riau Keracunan Nasi Kotak
- Sebuah Warung di Kualu, Kampar Habis Terbakar
- Pelaku Curanmor Berhasil Dibekuk Polsek Bangko, Rohil
- Puluhan Sepeda Motor Terjaring Operasi Patuh di Rohil
- Korupsi Pengadaan Lahan Bhakti Praja,
Mantan Bupati Pelalawan T Azmun Jaafar Dituntut 4,5 Tahun Penjara

- Sudah Lengkap,
Berkas Perkara Pembunuhan Yefiano Nduru Dilimpahkan ke Kejari Pasirpangaraian

- Rumah Kadisdikpora Rohul Kemalingan, Sejumlah Perhiasan Emas dan 3 Arloji Raib


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.80.212.195
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com