Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 26 Agustus 2016 20:57
Batiqa Hotel Pekanbaru Resmi Beroperasi di Kota Bertuah

Jum’at, 26 Agustus 2016 20:54
Nyaris Bakar Pemukiman, Karlahut terjadi Air Hitam Pujud, Rohil

Jum’at, 26 Agustus 2016 20:49
Gema Azan Mag'rib Giring Pemakaman Apri Adi Pratama di Meranti

Jum’at, 26 Agustus 2016 20:44
Diantar Ribuan Warga, Gema Azan Maghrib Iringin Pemakaman Adi Pratama di Meranti

Jum’at, 26 Agustus 2016 20:44
Kemendagri: Alokasi Dana Hibah Pilkada Terganjal Pengawas Pemilu

Jum’at, 26 Agustus 2016 20:39
Raih WTN, Kampar Komit Lakukan Pembenahan

Jum’at, 26 Agustus 2016 20:29
Rohul Juga Kena Dampak Pembekuan DAU, Empat Bulan Gaji PNS Terancam



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 30 April 2013 14:36
Buaya Ikan Serang Manusia di Rohul

Serangan hewan liar kembali terjadi di Rokan Hulu. Seorang penyelam mengalami luka serius akibat cakaran buaya jenis ikan saap menyelam.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Seorang warga Desa Kepenuhan Sejati Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu, Suparno (47), mengalami luka serius di bagian dada kanannya akibat diserang buaya jenis ikan di Sungai Air Hitam setempat, Senin siang kemarin (29/4/13) sekitar pukul 11.30 Wib.

Akibat serangan spesies Tomistoma schlegelii, sebutan lain buaya ikan, korban dirawat intensif di Ruang Rawatan Bedah Kelas III Ruang Cempaka RSUD Pasirpangaraian. Dada kanan kanan korban luka sangat parah terkena cakaran 4 kuku buaya.

Satu cakaran hampir menembus jantungnya. Akibat lukanya, dada korban dipasang slang. Korban mengaku sangat kesulitan bicara, ia mengaku dadanya sesak.

Menurut Yono, tetangga korban, suami Murni itu diserang buaya ikan saat menembak ikan di aliran Sungai Air Hitam bersama tiga rekannya yakni Joko, Bambang, dan Katro, Senin siang kemarin.

"Cerita masyarakat. Saat sedang menyelam, buaya menyerangnya. Tiga rekannya diatas saat kala itu," ungkap Yono kepada riauterkinicom saat menemani korban di RSUD Pasirpangaraian, Selasa (30/4/13).

Menurut Yono, dua tahun terakhir, insiden buaya menyerang manusia sudah tiga kali terjadi di Sungai Air Hitam. Masyarakat memperkirakan sekitar 20 spesies crocodile masih berdiam di aliran sungai setempat karena memang habitatnya.

Sungai Air Hitam, ujar Yono, memang sering menjadi tujuan bagi pencari ikan, pasalnya sungai ini memang habitat berbagai jenis ikan seperti ikan Baung, Sebaro, Gurame, dan masih banyak lagi.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Satu Dilumpuhkan,
Polresta Pekanbaru Baku Tembak dengan Perampok Bersenpi di SM Amin

- Polda Riau Dalami Kebakaran Lahan 2 Perusahaan di Rohul
- Paskoopsau Yakin Konflik Lahan di Lanud Roesmin Nurjadin tak Niru Medan
- Kapolri Kirim Kadiv Propam Selidiki Rusuh Selatpanjang
- Korupsi Chiller Genset Sport Center Rumbai, Jaksa Tunda Tuntut Kontraktor
- 15 Polisi Diamankan Terkait Rusuh Meranti, Kapolres Nyatakan Siap Dicopot
- Listrik TPS Diputus Pengelola, Picu Pedagang Blokir Jalan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.49.101
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com