Untitled Document
Sabtu, 5 Syawwal 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 2 Agustus 2014 11:19
Akhir Agustus, Ranperda Penyertaan Modal Ditargetkan Selesai

Sabtu, 2 Agustus 2014 10:02
Arus Balik Membludak, Kendaraan Antri 12 Jam di Roro Bengkalis-Pakning

Sabtu, 2 Agustus 2014 10:00
Arus Balik Hingga H+5 Tewaskan Tiga Pengendara di Riau

Sabtu, 2 Agustus 2014 09:58
15 Kios di Pasar Lama Rawang Kao, Siak Ludes Terbakar

Sabtu, 2 Agustus 2014 09:56
Jajaran Polda Riau Tetapkan 74 Tersangka Pembakar dan Perambah Hutan

Sabtu, 2 Agustus 2014 08:05


Sabtu, 2 Agustus 2014 07:47
Diduga Sengaja Bakar Lahan di Bukitbatu,
Polres Bengkalis Ringkus Oknum Guru PNS




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 30 April 2013 14:36
Buaya Ikan Serang Manusia di Rohul

Serangan hewan liar kembali terjadi di Rokan Hulu. Seorang penyelam mengalami luka serius akibat cakaran buaya jenis ikan saap menyelam.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Seorang warga Desa Kepenuhan Sejati Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu, Suparno (47), mengalami luka serius di bagian dada kanannya akibat diserang buaya jenis ikan di Sungai Air Hitam setempat, Senin siang kemarin (29/4/13) sekitar pukul 11.30 Wib.

Akibat serangan spesies Tomistoma schlegelii, sebutan lain buaya ikan, korban dirawat intensif di Ruang Rawatan Bedah Kelas III Ruang Cempaka RSUD Pasirpangaraian. Dada kanan kanan korban luka sangat parah terkena cakaran 4 kuku buaya.

Satu cakaran hampir menembus jantungnya. Akibat lukanya, dada korban dipasang slang. Korban mengaku sangat kesulitan bicara, ia mengaku dadanya sesak.

Menurut Yono, tetangga korban, suami Murni itu diserang buaya ikan saat menembak ikan di aliran Sungai Air Hitam bersama tiga rekannya yakni Joko, Bambang, dan Katro, Senin siang kemarin.

"Cerita masyarakat. Saat sedang menyelam, buaya menyerangnya. Tiga rekannya diatas saat kala itu," ungkap Yono kepada riauterkinicom saat menemani korban di RSUD Pasirpangaraian, Selasa (30/4/13).

Menurut Yono, dua tahun terakhir, insiden buaya menyerang manusia sudah tiga kali terjadi di Sungai Air Hitam. Masyarakat memperkirakan sekitar 20 spesies crocodile masih berdiam di aliran sungai setempat karena memang habitatnya.

Sungai Air Hitam, ujar Yono, memang sering menjadi tujuan bagi pencari ikan, pasalnya sungai ini memang habitat berbagai jenis ikan seperti ikan Baung, Sebaro, Gurame, dan masih banyak lagi.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Arus Balik Hingga H+5 Tewaskan Tiga Pengendara di Riau
- 15 Kios di Pasar Lama Rawang Kao, Siak Ludes Terbakar
- Jajaran Polda Riau Tetapkan 74 Tersangka Pembakar dan Perambah Hutan
- Polisi Sebar Foto dan Identitas Penculik dan Pembunuh Jeanette
- Balita 1,5 Tahun di Pekanbaru Diduga Diculik dan Dibunuh Pembantu
- H-2 Hingga H+2 Lebaran, Empat Mayat Hebohkan Pekanbaru
- Mushola dan 15 Rumah Karyawan PT Pulau Sambu di Inhil Ludes Terbakar


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.211.243.119
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com