Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 29 Mei 2017 19:55
Baru Mediasi, Listrik di Rohul Padam Lagi, Ini Jawaban Manager PLN

Senin, 29 Mei 2017 19:46
Polda Riau Tangani 32 Kasus Pungli

Senin, 29 Mei 2017 19:31
Di Kerumutan Listrik Mati Saat Sahur,
Ketua Komisi III DPRD Pelalawan Minta PLN Maksimal Layani Masyarakat


Senin, 29 Mei 2017 19:23
Harga Daging Mahal, Komisi B DPRD Riau Desak Pemerintah Mencari Solusi

Senin, 29 Mei 2017 17:50
Pemko Dumai Adakan Safari Ramadan 1438 Hijriah

Senin, 29 Mei 2017 17:49
Pasca Aktif Kembali, Bupati Suparman Ajak Masyarakat Rohul Bersatu Lagi Bangun Daerah

Senin, 29 Mei 2017 17:45
Diselenggarakan Kemendikbud,
"Sultan Syarif Kasim II Sang Republikan" Masuk 30 Besar Lomba LKAS 2017


Senin, 29 Mei 2017 17:37
Polsek Batu Hampar, Rohil Ajak Jaga Kamtibmas Selama Ramadhan

Senin, 29 Mei 2017 17:36
Hasil Mediasi dengan Pemkab Rohul,
PLN Pasirpangaraian Diminta tidak Melakukan Pemadaman dan Tempatkan Petugas


Senin, 29 Mei 2017 17:35
Berkaca Dari Kasus PLN Rohul,
Kapolres Rohil Beri Arahan Khusus Saat Apel Pagi




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Selasa, 30 April 2013 14:36
Buaya Ikan Serang Manusia di Rohul

Serangan hewan liar kembali terjadi di Rokan Hulu. Seorang penyelam mengalami luka serius akibat cakaran buaya jenis ikan saap menyelam.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Seorang warga Desa Kepenuhan Sejati Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu, Suparno (47), mengalami luka serius di bagian dada kanannya akibat diserang buaya jenis ikan di Sungai Air Hitam setempat, Senin siang kemarin (29/4/13) sekitar pukul 11.30 Wib.

Akibat serangan spesies Tomistoma schlegelii, sebutan lain buaya ikan, korban dirawat intensif di Ruang Rawatan Bedah Kelas III Ruang Cempaka RSUD Pasirpangaraian. Dada kanan kanan korban luka sangat parah terkena cakaran 4 kuku buaya.

Satu cakaran hampir menembus jantungnya. Akibat lukanya, dada korban dipasang slang. Korban mengaku sangat kesulitan bicara, ia mengaku dadanya sesak.

Menurut Yono, tetangga korban, suami Murni itu diserang buaya ikan saat menembak ikan di aliran Sungai Air Hitam bersama tiga rekannya yakni Joko, Bambang, dan Katro, Senin siang kemarin.

"Cerita masyarakat. Saat sedang menyelam, buaya menyerangnya. Tiga rekannya diatas saat kala itu," ungkap Yono kepada riauterkinicom saat menemani korban di RSUD Pasirpangaraian, Selasa (30/4/13).

Menurut Yono, dua tahun terakhir, insiden buaya menyerang manusia sudah tiga kali terjadi di Sungai Air Hitam. Masyarakat memperkirakan sekitar 20 spesies crocodile masih berdiam di aliran sungai setempat karena memang habitatnya.

Sungai Air Hitam, ujar Yono, memang sering menjadi tujuan bagi pencari ikan, pasalnya sungai ini memang habitat berbagai jenis ikan seperti ikan Baung, Sebaro, Gurame, dan masih banyak lagi.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Polda Riau Tangani 32 Kasus Pungli
- Pesta dan Edarkan Sabu, Warga Panipahan Ditangkap Polisi Rohil
- Miliki Sabu, Pemain Orgen di Rengat Ditangkap Polres Inhu
- Korupsi Pembangunan RSS Langgam Pelalawan, PNS dan Kontraktor Diadili
- Ratusan Keping Kayu Ilegal dari Meranti Disita Polisi Bengkalis
- Ganggu Keindahan, Satpol PP Pekanbaru Sita 65 Spanduk Ilegal
- Bakar Lahan, Seorang Warga Talang Jerinjing Ditangkap Polres Inhu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.162.184.185
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com