Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 1 Juli 2016 10:25
Sambut Idul Fitri, TP-PKK Kabupaten Kampar Santuni Anak Yatim

Jum’at, 1 Juli 2016 10:21
27 Langsung Bebas, 2.826 Napi di Riau Dapat Remisi Idul Fitri 1437 H

Jum’at, 1 Juli 2016 07:59
Meski Raih Opini WTP, Gubernur Sebut Riau Punya Sejumlah Persoalan

Jum’at, 1 Juli 2016 07:39
Bank Riau Kepri Menjadi Bank Syariah, Suatu Wacana

Jum’at, 1 Juli 2016 07:29
Sakit, Notaris Terpidana Perkara Pemalsuan Akta Batal Dieksekusi

Jum’at, 1 Juli 2016 07:28
Keberadaan RAPP Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Pulau Padang

Jum’at, 1 Juli 2016 07:20
Yafiz Pensiun Sebelum Terpilih Sekdaprov Definitif, Kasiaruddin jadi Plt



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 30 April 2013 14:36
Buaya Ikan Serang Manusia di Rohul

Serangan hewan liar kembali terjadi di Rokan Hulu. Seorang penyelam mengalami luka serius akibat cakaran buaya jenis ikan saap menyelam.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Seorang warga Desa Kepenuhan Sejati Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu, Suparno (47), mengalami luka serius di bagian dada kanannya akibat diserang buaya jenis ikan di Sungai Air Hitam setempat, Senin siang kemarin (29/4/13) sekitar pukul 11.30 Wib.

Akibat serangan spesies Tomistoma schlegelii, sebutan lain buaya ikan, korban dirawat intensif di Ruang Rawatan Bedah Kelas III Ruang Cempaka RSUD Pasirpangaraian. Dada kanan kanan korban luka sangat parah terkena cakaran 4 kuku buaya.

Satu cakaran hampir menembus jantungnya. Akibat lukanya, dada korban dipasang slang. Korban mengaku sangat kesulitan bicara, ia mengaku dadanya sesak.

Menurut Yono, tetangga korban, suami Murni itu diserang buaya ikan saat menembak ikan di aliran Sungai Air Hitam bersama tiga rekannya yakni Joko, Bambang, dan Katro, Senin siang kemarin.

"Cerita masyarakat. Saat sedang menyelam, buaya menyerangnya. Tiga rekannya diatas saat kala itu," ungkap Yono kepada riauterkinicom saat menemani korban di RSUD Pasirpangaraian, Selasa (30/4/13).

Menurut Yono, dua tahun terakhir, insiden buaya menyerang manusia sudah tiga kali terjadi di Sungai Air Hitam. Masyarakat memperkirakan sekitar 20 spesies crocodile masih berdiam di aliran sungai setempat karena memang habitatnya.

Sungai Air Hitam, ujar Yono, memang sering menjadi tujuan bagi pencari ikan, pasalnya sungai ini memang habitat berbagai jenis ikan seperti ikan Baung, Sebaro, Gurame, dan masih banyak lagi.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- 27 Langsung Bebas, 2.826 Napi di Riau Dapat Remisi Idul Fitri 1437 H
- Sakit, Notaris Terpidana Perkara Pemalsuan Akta Batal Dieksekusi
- 66 Personel Polres Kampar Dapat Kenaikan Pangkat ‪
- Polres Dumai Musnahkan 2,6 Kilogram Sabu
- OTK Teror Rumah Ketua Pokja II LPSE Dumai
- Pemasok Masuk DPO, Polres Siak Bekuk Seorang Pengedar Dengan BB 6,5 Kg Ganja
- Bupati Pelalawan Pimpin Apel Ramadniya Siak 2016


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.161.4.51
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com