Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 27 Pebruari 2017 08:04
Pengedar Narkoba di Pinggir, Bengkalis Ditangkap Saat Menimbang Sabu

Senin, 27 Pebruari 2017 08:01
Simpan 4 Gram Sabu di Garasi, Warga Pasir Utama Ditangkap Polisi Rohul

Ahad, 26 Pebruari 2017 21:42
Wabup Kuansing Janji Jalan Menuju Wisata Air Panas Segera Diperbaiki

Ahad, 26 Pebruari 2017 20:37
Masuk Rumah Warga, Pemuda di Duri Sekarat Diamuk Massa

Ahad, 26 Pebruari 2017 17:28
Ketua DPRD Inhu Apresiasi Kinerja Satgas Saber Pungli

Ahad, 26 Pebruari 2017 17:22
Ketua Pertina Pelalawan Ditahan,
Kuasa Hukum Sebut Kliennya Hanya Datang Terlambat


Ahad, 26 Pebruari 2017 16:10
Polemik Pipa Gas Bikin Gaduh Antar Anggota Dewan Dumai

Ahad, 26 Pebruari 2017 14:40
Tablig Akbar di Masjid Raudhatul Janah, Gubri Ajak Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah

Ahad, 26 Pebruari 2017 14:15
BI Gelar Penukaran Uang,
Rp300 Miliar Uang Baru Sudah Beredar di Riau


Ahad, 26 Pebruari 2017 12:00
Tersandung Korupsi, Ketua Pertina Pelalawan Ditahan Polres



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 30 April 2013 14:36
Buaya Ikan Serang Manusia di Rohul

Serangan hewan liar kembali terjadi di Rokan Hulu. Seorang penyelam mengalami luka serius akibat cakaran buaya jenis ikan saap menyelam.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Seorang warga Desa Kepenuhan Sejati Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu, Suparno (47), mengalami luka serius di bagian dada kanannya akibat diserang buaya jenis ikan di Sungai Air Hitam setempat, Senin siang kemarin (29/4/13) sekitar pukul 11.30 Wib.

Akibat serangan spesies Tomistoma schlegelii, sebutan lain buaya ikan, korban dirawat intensif di Ruang Rawatan Bedah Kelas III Ruang Cempaka RSUD Pasirpangaraian. Dada kanan kanan korban luka sangat parah terkena cakaran 4 kuku buaya.

Satu cakaran hampir menembus jantungnya. Akibat lukanya, dada korban dipasang slang. Korban mengaku sangat kesulitan bicara, ia mengaku dadanya sesak.

Menurut Yono, tetangga korban, suami Murni itu diserang buaya ikan saat menembak ikan di aliran Sungai Air Hitam bersama tiga rekannya yakni Joko, Bambang, dan Katro, Senin siang kemarin.

"Cerita masyarakat. Saat sedang menyelam, buaya menyerangnya. Tiga rekannya diatas saat kala itu," ungkap Yono kepada riauterkinicom saat menemani korban di RSUD Pasirpangaraian, Selasa (30/4/13).

Menurut Yono, dua tahun terakhir, insiden buaya menyerang manusia sudah tiga kali terjadi di Sungai Air Hitam. Masyarakat memperkirakan sekitar 20 spesies crocodile masih berdiam di aliran sungai setempat karena memang habitatnya.

Sungai Air Hitam, ujar Yono, memang sering menjadi tujuan bagi pencari ikan, pasalnya sungai ini memang habitat berbagai jenis ikan seperti ikan Baung, Sebaro, Gurame, dan masih banyak lagi.***(zal)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Pengedar Narkoba di Pinggir, Bengkalis Ditangkap Saat Menimbang Sabu
- Simpan 4 Gram Sabu di Garasi, Warga Pasir Utama Ditangkap Polisi Rohul
- Ketua Pertina Pelalawan Ditahan,
Kuasa Hukum Sebut Kliennya Hanya Datang Terlambat

- Tersandung Korupsi, Ketua Pertina Pelalawan Ditahan Polres
- Pria Gangguan Jiwa di Tembilahan Tewas Gantung Diri
- TV Puskesmas Lirik Inhu Lenyap Digondol Maling
- Miliki Garam Setan, Seorang Kakek di Duri Huni Hotel Prodeo


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.163.164.67
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com