Untitled Document
Ahad, 10 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 1 Maret 2015 19:29
Biaya Operasional Makin Tinggi,
PDAM Tirta Kampar Berlakukan Tarif Baru Air Bersih


Ahad, 1 Maret 2015 19:24
Pencurian Sapi Marak, Dua Pelaku Berhasil Ditangkap di Kampar

Ahad, 1 Maret 2015 19:22
Amankan 10 Pelaku, Polisi Gerebek Arena Judi Sabung Ayam di Pekanbaru

Ahad, 1 Maret 2015 19:20
Hindari Persoalan Hukum,
Plt Gubri Disarankan Kembalikan UPL ke Pokja SPKD


Ahad, 1 Maret 2015 19:18
Pemprov Riau Harus Tegas Selesaikan Sengketa Lima Desa Antara Rohul-Kampar

Ahad, 1 Maret 2015 19:16
Diduga Disalahgunakan, Guru Inhil Pertanyakan Iuran Korpri Selama 10 Tahun

Ahad, 1 Maret 2015 19:15
Letuskan Tembakan Peringatan, Polisi Gerebek Arena Judi Sabung Ayam di Pekanbaru



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 28 April 2013 14:55
Diduga Dibunuh, Seorang Petani di Siak Tewas Berdarah-darah

Seorang petani paroh baya ditemukan pihak keluarganya tewas dengan luka bacok di bagian kepala, diduga korban dibunuh.

Riauterkini-SIAK- Kasus dugaan pembunuhan terjadi di Kabupaten Siak, saat ini korbannya Kori (68) seorang petani warga Jalan Lintas Siak-Buatan, Desa Merempan Hilir, Kecamatan Mempura. Ia ditemukan tewas bersimbah darah karena luka robek dibagian wajah dan lengan kirinya sekitar 03.00 WIB.

Kejadian tersebut diketahui, Herman (26) menantu korban, dan Era Susanti (32) anak korban. Diterangkan mereka, Sabtu (27/4/13), bahwa sekira pukul 03.00 WIB, mereka mendengar teriakan orang minta tolong dari arah samping rumah (warung) dan langsung pergi kearah rumah (warung) tersebut.

Sesampainya mereka disana, mereka melihat pintu depan dalam keadaan terkunci, kemudian menantu korban yakni Herman menuju kearah samping rumah (warung) sebelah kanan dan melihat jendela kamar dlm keadaan terbuka. Kemudian ia menyenter kedalam kamar dan melihat korban tergeletak dilantai bersimbah darah.

Mengetahui hal itu, Herman mencoba memanggil-memanggil korban namun korban tidak menjawab. Setelah dilihat ke dalam kamar, korban sudah tidak bernyawa lagi. Mengetahui korban tidak bernyawa lagi dan memberitahu kepada keluarga yang lain.

Kapolsek Siak serta beberapa personil dan Kapolres Siak, Kasat Reskrim beserta anggota indentifikasi Polres Siak menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengamankan TKP dan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Barang bukti yg di amankan yaitu 1 (satu) bilah pisau belati gagang warna kuning, Kotak HP merk Nokia C3. Sekira pukul 06.00 wib korban dibawa ke RSUD Siak untuk dilakukan kepentingan visum.

Ahad (28/4/13), keterangan Kapolres Siak AKBP S.Putut Wicaksono melalui Kasat Reskrim AKP Wisnu Wibowo kepada staf humas Bastian Ricardo membenarkan adanya kasus dugaan pembunuhan seorang petani paroh baya tersebut, saat ini saksi-saksi telah dimintai keterangan dan masih dalam proses penyelidikan.

"Setelah mendapatkan informasi, jajaran Polsek Siak, Polres Siak, dan Kapolres serta Kasat Reskrim turun ke TKP untuk melakukan proses penyelidikan. Setelah itu korban dibawa ke RSUD Siak untuk divisum," terang Bastian.

Hingga saat ini, motif pembunuhan korban belum diketahui dan polisi masih terus melakukan proses penyelidikan dan terus mendalami kasus tersebut.***(vila)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Pencurian Sapi Marak, Dua Pelaku Berhasil Ditangkap di Kampar
- Amankan 10 Pelaku, Polisi Gerebek Arena Judi Sabung Ayam di Pekanbaru
- Diduga Disalahgunakan, Guru Inhil Pertanyakan Iuran Korpri Selama 10 Tahun
- Letuskan Tembakan Peringatan, Polisi Gerebek Arena Judi Sabung Ayam di Pekanbaru
-
Guru-guru Pertanyakan Transparansi Pengelolaan Iuran

- Jadi 6 Siswi, Korban Pencabulan Guru SD di Inhu Bertambah
- Pencari Kerang di Inhil Temukan Mayat di Kuala Sungai Simbar


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.144.217.153
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com