Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 30 Agustus 2016 21:46
Asap Karlahut Menipis, Ratusan KK Pengungsi di Bonai Rohul Pulang ke Rumah

Selasa, 30 Agustus 2016 21:20
Pasca Penertiban PKL Pasar Senggol,
600 Pedagang Bakal 'Geruduk' Rumah Walikota Dumai


Selasa, 30 Agustus 2016 21:14
Inhil Raih Juara Pertama Gebyar PAUD Provinsi Riau

Selasa, 30 Agustus 2016 21:10
Kepala BNPB Klaim Sudah Berhasil Padamkan Api Karlahut

Selasa, 30 Agustus 2016 21:05
GPMR Minta Hakim PN Dumai Tidak Lindungi Perampas Tanah Rakyat

Selasa, 30 Agustus 2016 21:02
Pengangkatan Calon Ketua DPRD Riau,
Surat Permohonan Masih Proses Administrasi di Gubenur


Selasa, 30 Agustus 2016 20:38
Reses DPRD Riau,
Perangkat Desa di Inhu Keluhkan Tidak Ada Dana Desa dari Pemprov




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 27 April 2013 16:02
Penertiban Galian C Tunggu Perwako

Meksipun terus disorot negatif, namun Pemko belum menertibkan usaha galian C. Walikota Firdaus berjanji mengeluarkan Perwako terlebih dahulu.

Riauterkini-PEKANBARU-Banyaknya aktifitas Galian C di kota Pekanbaru telah menjadi sorotan utama dalam rapat Muspida pemerintah kota Pekanbaru, namun hingga kita upaya penertibannya masih sebatas pada himbauan dan himbauan saja. Padahal dampak yang ditimbulkan aktivitas tersebut telah jelas merusak pada lingkungan.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Pekanbaru tidak menampik hal tersebut, dan Ia mengatakan bahwa ada dua jenis bantuk aktivitas galian C di kota Pekanbaru yaitu bentuk pematangan lahan dan penambangan pasir.

"Jika pematangan lahan itu tidak menimbulkan efek dan tinggal kita tertipkan saja, namun untuk penambangan pasir ini sangat berdampak pada kelestarian lingkungan dan inilah yang harus kita jaga," ungap Walikota Pekanbaru Firdaus MT di Pekanbaru, Ahad (27/04/2013).

Melihat wilayah dan kondisi kota Pekanbaru, Dirinya menyatakan secara tegas bahwa tidak ada ruang dan tempat untuk aktifitas galian C di kota Pekanbaru. Maka dari itu secepatnya Pemko akan membentuk tim yustisi untuk penertiban-penertiban Galian C tersebut.

"Kita akan buat regulasi semacam Perwako, setelah itu kita akan lakukan penertiban," katanya.

"Ingat kepada pengusaha-pengusaha galian C sebelum tim ini terbentuk segeralah hentikan aktivitas tersebut. Pasalnya ini hanya memberikan keuntungan pada segelintir kelompok saja dan sangat merugikan masyarakat banyak,"tutupnya.***(




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Sempat Kejar Pelaku, Mahasiswi di Kota Tembilahan Jadi Korban Penjambretan
- Tuntut Ganti Kerugian,,
Kuasa Hukum Petani Sungai Bela, Inhil Somasi PT IJA

- Terekam CCTV, Polres Rohul Terus Buru Komplotan Pencuri Dump Truk
- Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Mandiri,
Mantan Kepala BPMPD Diperiksa Tipidkor Polres Inhil

- Tahanan Kabur Jelang Sidang, Kejati Riau Akan Panggil Kejari Dumai
- Kapolri Persilahkan SP3 15 Perusahaan Terduga Pembakar Lahan Digugat
- Disperindag Pekanbaru Pastikan Semua Gudang Lakukan Pelanggaran


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.224.158.218
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com