Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 Januari 2017 19:47
Awali 2017, Agung Toyota Luncurkan Kijang Innova New Venturer di Pekanbaru

Kamis, 19 Januari 2017 19:38
Ini Keterangan Polres Inhil Penyebab Kebakaran SPPB PT Era Mandiri di Desa Sungai Perak

Kamis, 19 Januari 2017 19:15
Jalan Tambal Sulam di Siak Rusak Lagi, Dinas PU Riau Surati PT Hasrat Tata Jaya

Kamis, 19 Januari 2017 19:00
Sambut Imlek, CS Mall Gelar Briliant Spring Mid Nite Sale

Kamis, 19 Januari 2017 18:59
Diduga Disambar Petir, Seorang Warga Sapat Hilang Jatuh ke Sungai

Kamis, 19 Januari 2017 18:55
PLN Akan Pasang Jaringan Baru di Tiga Desa Terisolir di Rohul

Kamis, 19 Januari 2017 18:49
Korupsi Pemeliharaan Rutin Mobdin,
Hakim Vonis Sekretaris dan Tiga Staf DKPP Rohil 3 dan 1,5 Tahun Penjara


Kamis, 19 Januari 2017 18:27
Polemik Wagubri, Gubri Tantang Anggota DPRD Riau Bertemu Dirinya Langsung

Kamis, 19 Januari 2017 18:23
Belum Diresmikan, Gedung Baru PN Pasirpangaraian Sudah Difungsikan

Kamis, 19 Januari 2017 18:12
Mulai 16 Januari-31 Mei 2017,
Pemkab Rohul Tetapkan Status Darurat Bencana Asap Karlahut




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 27 April 2013 16:02
Penertiban Galian C Tunggu Perwako

Meksipun terus disorot negatif, namun Pemko belum menertibkan usaha galian C. Walikota Firdaus berjanji mengeluarkan Perwako terlebih dahulu.

Riauterkini-PEKANBARU-Banyaknya aktifitas Galian C di kota Pekanbaru telah menjadi sorotan utama dalam rapat Muspida pemerintah kota Pekanbaru, namun hingga kita upaya penertibannya masih sebatas pada himbauan dan himbauan saja. Padahal dampak yang ditimbulkan aktivitas tersebut telah jelas merusak pada lingkungan.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Pekanbaru tidak menampik hal tersebut, dan Ia mengatakan bahwa ada dua jenis bantuk aktivitas galian C di kota Pekanbaru yaitu bentuk pematangan lahan dan penambangan pasir.

"Jika pematangan lahan itu tidak menimbulkan efek dan tinggal kita tertipkan saja, namun untuk penambangan pasir ini sangat berdampak pada kelestarian lingkungan dan inilah yang harus kita jaga," ungap Walikota Pekanbaru Firdaus MT di Pekanbaru, Ahad (27/04/2013).

Melihat wilayah dan kondisi kota Pekanbaru, Dirinya menyatakan secara tegas bahwa tidak ada ruang dan tempat untuk aktifitas galian C di kota Pekanbaru. Maka dari itu secepatnya Pemko akan membentuk tim yustisi untuk penertiban-penertiban Galian C tersebut.

"Kita akan buat regulasi semacam Perwako, setelah itu kita akan lakukan penertiban," katanya.

"Ingat kepada pengusaha-pengusaha galian C sebelum tim ini terbentuk segeralah hentikan aktivitas tersebut. Pasalnya ini hanya memberikan keuntungan pada segelintir kelompok saja dan sangat merugikan masyarakat banyak,"tutupnya.***(





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Disambar Petir, Seorang Warga Sapat Hilang Jatuh ke Sungai
- Korupsi Pemeliharaan Rutin Mobdin,
Hakim Vonis Sekretaris dan Tiga Staf DKPP Rohil 3 dan 1,5 Tahun Penjara

- Korupsi Pelabuhan Dorak, Meranti,
Empat Terdakwa Dituntut 3,5 Tahun dan 4,5 Tahun Penjara

- Wakapolres Inhil Raih Gelar Doktor Hukum dari Unis Bandung
- Tuntutan Mantan Bupati Bengkalis dan Tiga Terdakwa Korupsi Saham PT BLJ Ditunda
- Polsek Kateman, Inhil Amankan Dua Pelaku Narkotika
- Pelayanan ANS Pemko Pekanbaru Diawasi Tim Saber Pungli


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.145.219.80
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com