Untitled Document
Jumat, 24 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 24 April 2014 22:14
Kenalkan Busana Daerah pada Anak,
Semarak Kartini, Alfamart Gelar Lomba Fashion Show


Kamis, 24 April 2014 21:55
Seorang Lukan, Kebakaran Ludeskan Rumah Pimpinan Gereja di Rohul

Kamis, 24 April 2014 21:14
Polhut Kuansing Dihadang Perambah di Hutan Margasatwa Rimbang Baling

Kamis, 24 April 2014 21:06
Buka Lapangan Kerja, Disnakertrans Dumai Koordinasi dengan Perusahaan

Kamis, 24 April 2014 21:02
70 Hektar Kebun Sawit Pemkab Kuansing Diserobot Warga Sumbar

Kamis, 24 April 2014 20:58
400 KK di Rohul Jadi Target Program KWH Listrik Gratis

Kamis, 24 April 2014 20:36
Golkar Akan Usung Suparman Jadi Ketua DPRD Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 27 April 2013 16:02
Penertiban Galian C Tunggu Perwako

Meksipun terus disorot negatif, namun Pemko belum menertibkan usaha galian C. Walikota Firdaus berjanji mengeluarkan Perwako terlebih dahulu.

Riauterkini-PEKANBARU-Banyaknya aktifitas Galian C di kota Pekanbaru telah menjadi sorotan utama dalam rapat Muspida pemerintah kota Pekanbaru, namun hingga kita upaya penertibannya masih sebatas pada himbauan dan himbauan saja. Padahal dampak yang ditimbulkan aktivitas tersebut telah jelas merusak pada lingkungan.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Pekanbaru tidak menampik hal tersebut, dan Ia mengatakan bahwa ada dua jenis bantuk aktivitas galian C di kota Pekanbaru yaitu bentuk pematangan lahan dan penambangan pasir.

"Jika pematangan lahan itu tidak menimbulkan efek dan tinggal kita tertipkan saja, namun untuk penambangan pasir ini sangat berdampak pada kelestarian lingkungan dan inilah yang harus kita jaga," ungap Walikota Pekanbaru Firdaus MT di Pekanbaru, Ahad (27/04/2013).

Melihat wilayah dan kondisi kota Pekanbaru, Dirinya menyatakan secara tegas bahwa tidak ada ruang dan tempat untuk aktifitas galian C di kota Pekanbaru. Maka dari itu secepatnya Pemko akan membentuk tim yustisi untuk penertiban-penertiban Galian C tersebut.

"Kita akan buat regulasi semacam Perwako, setelah itu kita akan lakukan penertiban," katanya.

"Ingat kepada pengusaha-pengusaha galian C sebelum tim ini terbentuk segeralah hentikan aktivitas tersebut. Pasalnya ini hanya memberikan keuntungan pada segelintir kelompok saja dan sangat merugikan masyarakat banyak,"tutupnya.***(




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Seorang Lukan, Kebakaran Ludeskan Rumah Pimpinan Gereja di Rohul
- Polhut Kuansing Dihadang Perambah di Hutan Margasatwa Rimbang Baling
- 70 Hektar Kebun Sawit Pemkab Kuansing Diserobot Warga Sumbar
- Berkas Perkara Korupsi Kredit Fiktif BNI 46 Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor
- Kapolresta Sarankan ATM dan Swalayan Pakai Jasa Pengamanan
- Protes Peserta Asing MTQ,
Anggota DPRD Rohil Ditampar Ketua LPTQ Bagansinembang

- Demo Melawan Lupa, JSKK Riau Tuntut Penuntasan Kasus HAM


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.205.160.82
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com