Untitled Document
Rabu, 11 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 1 April 2015 16:22
Sepekan Transaksi Jual Beli Perhiasan Melemah di Dumai

Rabu, 1 April 2015 15:37
Sesosok Mayat Ditemukan Mengapung di Sungai Kampar

Rabu, 1 April 2015 15:32
RTMPE Program Sederhana Mampu Sejahterakan Masyarakat Kampar

Rabu, 1 April 2015 15:26
Polres Kampar Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Simpatik 2015

Rabu, 1 April 2015 15:22
Warga Terpaksa Bertahan,
Jalan Lintas Bono Teluk Meranti Pelalawan, Kian Parah


Rabu, 1 April 2015 15:17
Banyak Guru 'Eksodus' dari Desa ke Kota,
BKD Inhil Diminta Tidak Asal Keluarkan SK


Rabu, 1 April 2015 15:14
16 April, Permendag Resmi Diterapkan,
Hanya Supermarket dan Sekelasnya yang Boleh Jual Miras Golongan A




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 27 April 2013 16:02
Penertiban Galian C Tunggu Perwako

Meksipun terus disorot negatif, namun Pemko belum menertibkan usaha galian C. Walikota Firdaus berjanji mengeluarkan Perwako terlebih dahulu.

Riauterkini-PEKANBARU-Banyaknya aktifitas Galian C di kota Pekanbaru telah menjadi sorotan utama dalam rapat Muspida pemerintah kota Pekanbaru, namun hingga kita upaya penertibannya masih sebatas pada himbauan dan himbauan saja. Padahal dampak yang ditimbulkan aktivitas tersebut telah jelas merusak pada lingkungan.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Pekanbaru tidak menampik hal tersebut, dan Ia mengatakan bahwa ada dua jenis bantuk aktivitas galian C di kota Pekanbaru yaitu bentuk pematangan lahan dan penambangan pasir.

"Jika pematangan lahan itu tidak menimbulkan efek dan tinggal kita tertipkan saja, namun untuk penambangan pasir ini sangat berdampak pada kelestarian lingkungan dan inilah yang harus kita jaga," ungap Walikota Pekanbaru Firdaus MT di Pekanbaru, Ahad (27/04/2013).

Melihat wilayah dan kondisi kota Pekanbaru, Dirinya menyatakan secara tegas bahwa tidak ada ruang dan tempat untuk aktifitas galian C di kota Pekanbaru. Maka dari itu secepatnya Pemko akan membentuk tim yustisi untuk penertiban-penertiban Galian C tersebut.

"Kita akan buat regulasi semacam Perwako, setelah itu kita akan lakukan penertiban," katanya.

"Ingat kepada pengusaha-pengusaha galian C sebelum tim ini terbentuk segeralah hentikan aktivitas tersebut. Pasalnya ini hanya memberikan keuntungan pada segelintir kelompok saja dan sangat merugikan masyarakat banyak,"tutupnya.***(




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Sesosok Mayat Ditemukan Mengapung di Sungai Kampar
- Sidang Dugaan Suap Alih Fungsi Hutan,
Terdakwa Gubri Nonaktif Annas Bantah Pernyataan Saksi Zulher

- Gempur Demo Lagi, Tuntut Kejati Riau Usut dan Tangkap Nizamul
- Samsat Kehabisan Stok Material Plat,
Ribuan Kendaraan Baru di Duri Tanpa Nopol

- Konsumsi Sabu dan Ganja,
Residivis Narkoba dari Kampung Dalam, Pekanbaru Dibekuk

- Operasi Simpatik 2015 di Rohul Libatkan 330 Petugas Gabungan
- Seorang Tertangkap, Tiga Maling Sawit PT TBS Kuansing Kabur


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.158.164.47
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com