Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 6 Mei 2016 22:04
PKB Pelalawan Gelar Nusantara Mengaji

Jum’at, 6 Mei 2016 19:46
An Nur Agro Wisata Expo Turut Kembangkan Pariwisata Ekonomi Kreatif

Jum’at, 6 Mei 2016 19:34
Lima Kabur,
Seorang Pelaku Pencurian Kayu di Areal PT RAPP Ditangkap


Jum’at, 6 Mei 2016 19:24
Kasus Pemukulan oleh Anggota DPRD Kuansing,
Edrizal Tersangka, Musliadi Lolos dari Jerat Hukum


Jum’at, 6 Mei 2016 19:18
Pelalawan Kembali Raih Peringkat Kedua di Kejurda Futsal Pelajar se-Riau 2016

Jum’at, 6 Mei 2016 17:18
Berat Badan Bayi Penderita Tumor Otak di Rohul Terus Menurun

Jum’at, 6 Mei 2016 17:09
Dishutbun Rohul Ungkap Tiga Modus Perusahaan Kuasai Hutan Lindung Sei Mahato



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 27 April 2013 16:02
Penertiban Galian C Tunggu Perwako

Meksipun terus disorot negatif, namun Pemko belum menertibkan usaha galian C. Walikota Firdaus berjanji mengeluarkan Perwako terlebih dahulu.

Riauterkini-PEKANBARU-Banyaknya aktifitas Galian C di kota Pekanbaru telah menjadi sorotan utama dalam rapat Muspida pemerintah kota Pekanbaru, namun hingga kita upaya penertibannya masih sebatas pada himbauan dan himbauan saja. Padahal dampak yang ditimbulkan aktivitas tersebut telah jelas merusak pada lingkungan.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Pekanbaru tidak menampik hal tersebut, dan Ia mengatakan bahwa ada dua jenis bantuk aktivitas galian C di kota Pekanbaru yaitu bentuk pematangan lahan dan penambangan pasir.

"Jika pematangan lahan itu tidak menimbulkan efek dan tinggal kita tertipkan saja, namun untuk penambangan pasir ini sangat berdampak pada kelestarian lingkungan dan inilah yang harus kita jaga," ungap Walikota Pekanbaru Firdaus MT di Pekanbaru, Ahad (27/04/2013).

Melihat wilayah dan kondisi kota Pekanbaru, Dirinya menyatakan secara tegas bahwa tidak ada ruang dan tempat untuk aktifitas galian C di kota Pekanbaru. Maka dari itu secepatnya Pemko akan membentuk tim yustisi untuk penertiban-penertiban Galian C tersebut.

"Kita akan buat regulasi semacam Perwako, setelah itu kita akan lakukan penertiban," katanya.

"Ingat kepada pengusaha-pengusaha galian C sebelum tim ini terbentuk segeralah hentikan aktivitas tersebut. Pasalnya ini hanya memberikan keuntungan pada segelintir kelompok saja dan sangat merugikan masyarakat banyak,"tutupnya.***(




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Lima Kabur,
Seorang Pelaku Pencurian Kayu di Areal PT RAPP Ditangkap

- Kasus Pemukulan oleh Anggota DPRD Kuansing,
Edrizal Tersangka, Musliadi Lolos dari Jerat Hukum

- Seorang Adik Mantan Bendahara Parpol Dikabarkan "Nyabu" di Tembilahan
- Pemenggal Leher Nenek di Rohul Terancam Pasal Hukuman Mati
- Paha Kaki Pelaku Dihadiahi Timah Panas,
Pemenggal Kepala Nenek Intan di Rohul Ditangkap di Hutan

- Tim Opsnal Polres Kampar Tangkap 2 Pelaku Jambret di Air Tiris
- Sabu Tak Bertuan di Kampung Dalam Bernilai Rp1,3 Miliar


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.159.6.72
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com