Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 27 Juni 2016 10:38
KBRI Minta Malaysia Beri Akses Temui 19 Nelayan Asal Rohil

Senin, 27 Juni 2016 07:42
Bagikan Kornet dan Layanan Kesehatan,
Rumah Zakat Menebar Cahaya Qur,an di Pedalaman Inhu


Senin, 27 Juni 2016 07:37
Bawa Sabu dari Batam, Warga Inil Ditangkap Begitu Turun dari Kapal

Senin, 27 Juni 2016 07:35
Dicurigai Maling Ternak, Tiga Pria Dihajar Warga Kampar Kiri dan Mobilnya Dibakar

Senin, 27 Juni 2016 07:32
Lelang Proyek Dianggap Bermasalah,
Sejumlah Kontraktor Bersiap Perkarakan Dinas BMSDA Kuansing


Senin, 27 Juni 2016 07:27
Hadiri Bukber PKS, Bupati Inhil Minta Dukungan Majukan Daerah

Senin, 27 Juni 2016 07:25
Buka Bersama, Habibi Hapri Bertekad Jadikan PAN Dua Besar di Pelalawan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 27 April 2013 16:02
Penertiban Galian C Tunggu Perwako

Meksipun terus disorot negatif, namun Pemko belum menertibkan usaha galian C. Walikota Firdaus berjanji mengeluarkan Perwako terlebih dahulu.

Riauterkini-PEKANBARU-Banyaknya aktifitas Galian C di kota Pekanbaru telah menjadi sorotan utama dalam rapat Muspida pemerintah kota Pekanbaru, namun hingga kita upaya penertibannya masih sebatas pada himbauan dan himbauan saja. Padahal dampak yang ditimbulkan aktivitas tersebut telah jelas merusak pada lingkungan.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Pekanbaru tidak menampik hal tersebut, dan Ia mengatakan bahwa ada dua jenis bantuk aktivitas galian C di kota Pekanbaru yaitu bentuk pematangan lahan dan penambangan pasir.

"Jika pematangan lahan itu tidak menimbulkan efek dan tinggal kita tertipkan saja, namun untuk penambangan pasir ini sangat berdampak pada kelestarian lingkungan dan inilah yang harus kita jaga," ungap Walikota Pekanbaru Firdaus MT di Pekanbaru, Ahad (27/04/2013).

Melihat wilayah dan kondisi kota Pekanbaru, Dirinya menyatakan secara tegas bahwa tidak ada ruang dan tempat untuk aktifitas galian C di kota Pekanbaru. Maka dari itu secepatnya Pemko akan membentuk tim yustisi untuk penertiban-penertiban Galian C tersebut.

"Kita akan buat regulasi semacam Perwako, setelah itu kita akan lakukan penertiban," katanya.

"Ingat kepada pengusaha-pengusaha galian C sebelum tim ini terbentuk segeralah hentikan aktivitas tersebut. Pasalnya ini hanya memberikan keuntungan pada segelintir kelompok saja dan sangat merugikan masyarakat banyak,"tutupnya.***(




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- KBRI Minta Malaysia Beri Akses Temui 19 Nelayan Asal Rohil
- Bawa Sabu dari Batam, Warga Inil Ditangkap Begitu Turun dari Kapal
- Dicurigai Maling Ternak, Tiga Pria Dihajar Warga Kampar Kiri dan Mobilnya Dibakar
- Lelang Proyek Dianggap Bermasalah,
Sejumlah Kontraktor Bersiap Perkarakan Dinas BMSDA Kuansing

- Mandra Ditangkap Polisi,
Diduga Perampas Honda Beat Milik Perias Pengantin di Rohul

- Nelayan yang Hilang di Sungai Ditemukan Sudah Meninggal Dunia
- Seorang Nelayan Teluk Kiambang, Inhil Hilang Saat Sedang Menjaring di Sungai Indragiri


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.196.97.8
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com