Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 16 Desember 2017 05:40
Ratusan Triliun Disumbangkan ke Negara, Apkasindo Dorong Riau Rebut DBH CPO

Jum’at, 15 Desember 2017 20:14
Kades Sudah tidak Beraktivitas,
Plt Bupati Rohul Janji Selesaikan Sengketa Lima Desa


Jum’at, 15 Desember 2017 18:41
Gubri dan Kasad Hadiri Puncak Peringatan HJK TNI AD ke-72

Jum’at, 15 Desember 2017 16:58
Ahad, Ayo Makan Ikan di Lapangan Tugu Bengkalis

Jum’at, 15 Desember 2017 16:54
BC Bengkalis Naik Tingkat dari Pratama ke Madya

Jum’at, 15 Desember 2017 16:16
Idana, Penyandang Disabilitas Asal Rohul Terima Kaki Palsu di Hari Juang Kartika

Jum’at, 15 Desember 2017 16:09
Daftar XL Prioritas di Penghujung 2017, Nikmati Diskon 50 Persen SEpanjang 2018

Jum’at, 15 Desember 2017 15:55
Lakukan Perampokan dan Pencabulan, Pengangguran di Duri Ini Dicokok Polisi

Jum’at, 15 Desember 2017 15:49
Tanoto Foundation dan RAPP Gelar Kampanye Membaca di Dua Kabupaten

Jum’at, 15 Desember 2017 15:14
Legislator DPRD Riau Ini Mediasi Warga Tapung Pencela Ustadz Abdul Somad

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Jum’at, 26 April 2013 19:59
Protes Penangkapan Suami,
Warga Kabun Pingsan di Polres Rohul


Seorang ibu rumah tanggan pingsan di Mapolres Rohul. Ia merupakan bagian dari istri dan anak tersangka judi. Mereka datang memprotes penangkapan suaminya yang dianggap pejudi.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Istri dan anak tersangka pelaku perjudian yang ditangkap Polsek Kabun beberapa waktu lalu, minta belas kasihan ke Mapolres Rokan Hulu di Pasirpangaraian, Jumat (26/4/13).

Ibu dan anak ini merupakan istri dan anak dari 10 tersangka perkara perjudian yang ditangkap personil Polsek Kabun beberapa waktu lalu. Mereka minta Kepala Polres Rohul AKBP Yudi berikan belas kasihan kepada keluarganya, pasalnya suami atau ayah anak-anak ini ditangkap Polisi karena sedang bermain judi.

Seperti dituturkan Nurmaya Marbun. Istri dari tersangka Muadin Sinaga mengaku suaminya bukan pelaku judi. Saat itu, katanya suaminya hanya ikut "melekan" atau begadang di rumah Nainggolan karena istrinya baru melahirkan.

Barang bukti (BB) yang diamankan Polisi saat proses penangkapan, ujar Nurmaya, merupakan uang suaminya yang diambil dari kantong. Padahal uang itu akan diberikan kepada Nainggolan karena istrinya baru melahirkan.

Nurmaya berharap jika memang Polisi tetapkan suaminya sebagai tersangka kasus perjudian, pemilik rumah serta penyedia kartu juga harus ditangkap, termasuk dua warga yang menurutnya ikut bermain kartu bersama suaminya saat diamankan.

Ibu ini sempat histeris dan pingsan saat di Mapolres Rohul. Ia dipapah teman-teman dan juga anak-anaknya ke dalam ruangan pertemuan Mapolres Rohul. Mereka janji tidak akan tinggalkan markas sebelum ada putusan dari Kapolres Rohul.

Menanggapi hal ini, Kapolres Rohul, AKBP Yudi Kurniawan, mengatakan, penangkapan pelaku perjudian di Kabun beberapa lalu merupakan sebagai bentuk efek jera bagi pelaku perjudian.

Yudi menegaskan, bentuk apa pun praktek perjudian menjadi target utama Polres Rohul untuk memberantasnya, termasuk peredaran Narkoba.

Disinggung proses penangkapan sepuluh tersangka yang dilakukan personil Polsek Kabun disertai aksi penembakan peringatan beberapa lalu, Kapolres Rohul juga tegaskan tidak ada aksi penembakan seperti yang dituduhkan masyarakat.

"Kita sudah tegaskan sebelumnya. Seluruh senjata dan amunisi personil sudah kita periksa. Tidak satu pun amunisi berkurang. Untuk perkara judi kita tidak ada ampun," tegas Yudi lagi seperti penuturannya waktu aksi damai di Mapolsek Kabun beberapa waktu lalu.

Aksi ibu dan anak para tersangka ke Mapolres Rohul merupakan sebagai aksi lanjutan dari aksi damai di Mapolsek Kabun beberapa waktu lalu. Kala itu massa menilai Polsek Kabun bertindak diskriminasi dalam setiap penegakan hukum kepada masyarakat.***(zal)



Berita Hukum lainnya..........
- Lakukan Perampokan dan Pencabulan, Pengangguran di Duri Ini Dicokok Polisi
- Terdakwa Korupsi Dana Anggaran Bappeda Rohil Minta Keringanan Hukuman, JPU Tetap Pada Dakwaan
- Polsek Kateman Tangkap Terduga Pelaku Perampokan
- Mayat Dalam.Sumur Ditemukan Warga Hendak Wudhu di Duri
-
- Kalap Temannya Kehilangan Anjing, Simatupang Menusuk 8 Orang di Kandis
- Hakim PN Bengkalis Vonis Mati Bandar Sabu 40 Kg
- Korupsi Dermaga Sungai Tohor Barat,
Kejari Kepulauan Meranti Tetapkan 4 Tersangka

- Belum Siap, Jaksa Batal Tuntut Pegawai Rutan Terjerat Pungli
- Korupsi ADD, Seorang Mantan Kades di Rohil Divonis 4 Tahun Penjara
- Buntut Pemanggilan Kejari,
Rekanan Sebut Oknum PPK Disdik Pelalawan Minta 'Setoran'

- Polda Riau Musnahkan 17 Kg Sabu dari 7 Tersangka
- Nistakan Islam di Facebook, P Hutahean Dilaporkan ke Polsek Minas
- Anggota DPRD Pelalawan Dukung Kejari Tangkap Petinggi PT Adei
- Keluarga Histeris,  Hakim PN Siak Vonis Mati Dua terdakwa Narkotika Lintas Negara
- Tersangka Terima Upah Rp4 Juta,
Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu 10 Kg di Siakkecil, Bengkalis

- Korupsi RTH, Pendemo Desak Kejati Periksa Gubernur Riau
- Dua Terdakwa Narkotika Divonis Mati Hakim PN Siak
- Dugaan Pungli Proyek, Seorang Kasi di Disdik Pelalawan Diperiksa Kejari
- Setahun Berlalu, Eksekusi Petinggi PT Adei Plantation Tak Kunjung Terlaksana


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.90.92.204
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com