Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Oktober 2017 07:28
Pendataran Ditutup, KPU Beri Waktu 1x24 Parpol Lengkapi Berkas

Selasa, 17 Oktober 2017 07:20
Daftarkan Partai ke KPU, Pengurus PAN Rohul Kompak Pakai Tanjak Biru

Selasa, 17 Oktober 2017 07:15
Bupati Inhil Adakan Pertemuan Bisnis Dengan Investor Asal Malaysia

Selasa, 17 Oktober 2017 07:12
‎DPC Partai Demokrat Mendaftar ke KPU 1 Jam Sebelum Injury Time

Senin, 16 Oktober 2017 22:13
4 Hektar Kebun Sawit di Desa Pauh Rohul Hangus Terbakar

Senin, 16 Oktober 2017 22:08
DPRD dan Pemkab Bengkalis Teken MoU KUPA PPAS APBD Perubahan 2017

Senin, 16 Oktober 2017 21:37
Bupati Rohil Minta Pemprov dan Pusat Bantu Kembangkan Pulau Jemur

Senin, 16 Oktober 2017 21:32
KPU Inhu Terima Pendaftaran Partai Demokrat

Senin, 16 Oktober 2017 21:09
Diduga Akan Menjual Sabu-sabu,
Polres Siak Tangkap Seorang Pemuda Warga Dayun


Senin, 16 Oktober 2017 20:17
43 Orang Terjaring Operasi Bina Kesuma Siak 2017

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Kamis, 25 April 2013 16:50
Ratusan Warga Jatirejo Inhu Demo PT.TPP

Aktifitas pemanenan kelapa sawit PT TPP terhenti. Ratusan warga mendemo perusahaan meminta kepastian pembagian lahan 20 persen dari luas HGU.

Riauterkini -RENGAT– Ratusan warga Desa Jati Rejo, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) melakukan aksi unjuk rasa diareal kebun kelapa sawit PT Tunggal Perkasa Plantations (PT TPP) anak perusahaan PT.Astra Agro Lestari Grup, Kamis (25/4/13).

Aksi unjuk rasa warga Jatirejo Inhu ini dilakukan dengan mensweeping para pekerja PT.TPP yang sedang melakukan pemanenan TBS buah sawit, hingga berakibat puluhan pekerja PT TPP terpaksa menghentikan aktivitas panen TBS sawit dan meninggalkan area kebun PT.TPP.

Digelarnya aksi unjuk rasa oleh warga ini dipicu rasa kecewa terhadap Pemerintah Pusat maupun Pemkab Inhu yang menjamin akan menindaklanjuti tuntutan warga atas pembagian lahan sebesar 20 persen dari luas HGU PT TPP yang berkisar 10.000 hektar lebih, namun janji pemerintah baik Pemkab Inhu, Pemprov Riau maupun Pemerintah Pusat hingga saat ini belum terealisasi. Sebagaimana disampaikan Kepala Desa Jati Rejo, Kusmin kepada wartawan di lokasi demo.

" Aksi unjuk rasa ini dilakukan warga secara spontan untuk menghentikan aktivitas PT TPP di areal kebun Air Molek. Hal ini menindaklanjuti hasil rapat tim teknis Pemkab Inhu yang disampaikan kepada Kepala BPN RI untuk menghentikan aktivitas sementara PT TPP hingga ada keputusan dan ketetapan hukum setelah HGU PT TPP berakhir pada 31 Desember 2012 lalu," ujarnya.

Diungkapkanya, tuntutan warga ini berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian nomor 26/2007 yang mewajibkan PT TPP untuk membangun kebun plasma untuk masyarakat minimal 20 persen dari luasan HGU. " Warga menilai Pemerintah tidak tegas menegakkan aturan tersebut sehingga PT TPP tetap melakukan aktivitas walaupun HGU telah berakhir dan terkesan tidak mentaati peraturan tersebut,” ungkapnya.

Ditambahkan Kusmin, aksi unjuk rasa ini juga bertujuan agar pemerintah menetapkan status quo pada lahan PT TPP sampai tuntutan warga direalisasikan. “Warga meminta kepada Pemerintah agar menetapkan status quo terhadap lahan PT TPP, hal ini dilakukan mengingat Pemkab Inhu telah menyampaikan kepada Kepala BPN RI agar menghentikan aktivitas PT TPP kebun Air Molek hingga memiliki status hukum yang berlaku dan menyelesaikan tuntutan warga,” tegasnya.

Sementara itu tokoh masyarakat Pasir Penyu Hatta Munir mengatakan, aksi unjuk rasa warga Jatirejo ini juga dipicu statmen Kepala Kanwil BPN Riau Ronsen Pasaribu saat melakukan kunjungan silaturrahmi dengan Pemkab Inhu, Kamis (19/4/13) pekan lalu. Yang menegaskan bahwa perpanjangan HGU PT TPP akan selesai dalam tahun 2013 ini. Selain itu, Ronsen juga menyatakan bahwa PT TPP telah memenuhi persyaratan perpanjangan HGU. Jelasnya. *** (guh)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Akan Menjual Sabu-sabu,
Polres Siak Tangkap Seorang Pemuda Warga Dayun

- 43 Orang Terjaring Operasi Bina Kesuma Siak 2017
- Terjerat Korupsi ADD, Seorang Kades Asal Rohil.Segera Diadili
- Kapolres Inhil Cek Kelaikan Senjata Api Personil
- Ayah Bejad di Bangun Purba, Rohul 3 Tahun Jadikan Putrinya Budak Seks
- Selundupkan Sabu Dibungkus Wafer, Seorang Pengunjung Lapas Bengkalis Ditangkap
- Pemilik Usaha Judi Jackpot di Tandun Barat Diringkus Polisi Rohul, Dua Mesin Disita


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.196.33.246
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com