Untitled Document
Senin, 1 Safar 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 23 Nopember 2014 20:48
Galeri Pemkab Rohul Peduli dengan Korban Banjir

Ahad, 23 Nopember 2014 20:31
MUI Siak Kecewa Akta Wakaf Dibatalkan PA Bengkalis

Ahad, 23 Nopember 2014 20:28
Aktif Gunakan Media Sosial, Bupati Meranti tak Takut Di-bully

Ahad, 23 Nopember 2014 19:07
Kantor Pos Dumai Gelar Rapat Gabung Bahas Penyaluran Dana PSKS

Ahad, 23 Nopember 2014 19:03
Lagi, Pelaku Curanmor di Pekanbaru Babak Belur Dimassa

Ahad, 23 Nopember 2014 19:01
Terindikasi Korupsi, Tim Kejagung Periksa Kapal Pelindo Dumai

Ahad, 23 Nopember 2014 18:15
Bupati Bengkalis Hadiri Tabligh Akbar Remaja Masjid di Siakkecil



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 25 April 2013 16:50
Ratusan Warga Jatirejo Inhu Demo PT.TPP

Aktifitas pemanenan kelapa sawit PT TPP terhenti. Ratusan warga mendemo perusahaan meminta kepastian pembagian lahan 20 persen dari luas HGU.

Riauterkini -RENGAT– Ratusan warga Desa Jati Rejo, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) melakukan aksi unjuk rasa diareal kebun kelapa sawit PT Tunggal Perkasa Plantations (PT TPP) anak perusahaan PT.Astra Agro Lestari Grup, Kamis (25/4/13).

Aksi unjuk rasa warga Jatirejo Inhu ini dilakukan dengan mensweeping para pekerja PT.TPP yang sedang melakukan pemanenan TBS buah sawit, hingga berakibat puluhan pekerja PT TPP terpaksa menghentikan aktivitas panen TBS sawit dan meninggalkan area kebun PT.TPP.

Digelarnya aksi unjuk rasa oleh warga ini dipicu rasa kecewa terhadap Pemerintah Pusat maupun Pemkab Inhu yang menjamin akan menindaklanjuti tuntutan warga atas pembagian lahan sebesar 20 persen dari luas HGU PT TPP yang berkisar 10.000 hektar lebih, namun janji pemerintah baik Pemkab Inhu, Pemprov Riau maupun Pemerintah Pusat hingga saat ini belum terealisasi. Sebagaimana disampaikan Kepala Desa Jati Rejo, Kusmin kepada wartawan di lokasi demo.

" Aksi unjuk rasa ini dilakukan warga secara spontan untuk menghentikan aktivitas PT TPP di areal kebun Air Molek. Hal ini menindaklanjuti hasil rapat tim teknis Pemkab Inhu yang disampaikan kepada Kepala BPN RI untuk menghentikan aktivitas sementara PT TPP hingga ada keputusan dan ketetapan hukum setelah HGU PT TPP berakhir pada 31 Desember 2012 lalu," ujarnya.

Diungkapkanya, tuntutan warga ini berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian nomor 26/2007 yang mewajibkan PT TPP untuk membangun kebun plasma untuk masyarakat minimal 20 persen dari luasan HGU. " Warga menilai Pemerintah tidak tegas menegakkan aturan tersebut sehingga PT TPP tetap melakukan aktivitas walaupun HGU telah berakhir dan terkesan tidak mentaati peraturan tersebut,” ungkapnya.

Ditambahkan Kusmin, aksi unjuk rasa ini juga bertujuan agar pemerintah menetapkan status quo pada lahan PT TPP sampai tuntutan warga direalisasikan. “Warga meminta kepada Pemerintah agar menetapkan status quo terhadap lahan PT TPP, hal ini dilakukan mengingat Pemkab Inhu telah menyampaikan kepada Kepala BPN RI agar menghentikan aktivitas PT TPP kebun Air Molek hingga memiliki status hukum yang berlaku dan menyelesaikan tuntutan warga,” tegasnya.

Sementara itu tokoh masyarakat Pasir Penyu Hatta Munir mengatakan, aksi unjuk rasa warga Jatirejo ini juga dipicu statmen Kepala Kanwil BPN Riau Ronsen Pasaribu saat melakukan kunjungan silaturrahmi dengan Pemkab Inhu, Kamis (19/4/13) pekan lalu. Yang menegaskan bahwa perpanjangan HGU PT TPP akan selesai dalam tahun 2013 ini. Selain itu, Ronsen juga menyatakan bahwa PT TPP telah memenuhi persyaratan perpanjangan HGU. Jelasnya. *** (guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
bermimpi jadi caleg
inhu1,,, kamu yg bongak... emangnya kamu dapat apa dari tpp, ingat... blm tentu jasaMu di ingat tpp, sdh byk contohnya yg membela tpp tdk di ingat jasanya. tpp itu veodal belanda hitam penjajah negeri sendiri.. bongaklah kau..bonaklah kau inhu1.

inhu satu
bongak kalian semua nya..... Di %@!*i dan diadu domba dengan org koperasi antah berantah. Bongak......!!!!!!!!!!!!

inhu satu
bongak kalian semua nya..... Di %@!*i dan diadu domba dengan org koperasi antah berantah. Bongak......!!!!!!!!!!!!

inhu satu
bongak kalian semua nya..... Di %@!*i dan diadu domba dengan org koperasi antah berantah. Bongak......!!!!!!!!!!!!

pahlawan
warga sungai sagu:tunjukkan muncung kau.. kau ad pendidikan apa..???kau takut ga mkn kan klo pt tpp ga beroperasi lagi. intel: tangkap aja klo brani... kmu intel knapa nyuruh polisi. yg komentar jgn asal ngomong. ga tw masalah... wrga jatirejo mela

Bongak
Percma sja warga jatirejo demo..karena PT.TPP udah menyumpal asstn 1 M.sadar besrta cmat2,untuk pengrusan perpnjagan HGU PT.TPP. Dgn uang mlyaran,mkanya bupati yopi meNON JOB kan m.sadar dan bbrpa cmat terkait..

PUTRA JAHUDI
intel@ anda saja yg lapor ke polsek, kenapa harus suruh orang lain, pun jikalau anda mersa benar, dan dapat membutikannya. jagan asal ngomomg saja kau... macam punyamu saja tpp itu.. anda klu tidak mengerti jgn sok pintar nanti menjadi bomerang utk d

intel
wahai polres inhu, bpk harus tegas dlm penegakan hukum di inhu ini, terlebih masalah pt tpp ini, mreka mreka yg memprokator masyarakat tlg tangkap dan fiproses aj, krena ini klau dibiarkan akan menjadi bumerang. Mereka mreka ini adalah pengurus koper

intel
wahai polres inhu, bpk harus tegas dlm penegakan hukum di inhu ini, terlebih masalah pt tpp ini, mreka mreka yg memprokator masyarakat tlg tangkap dan fiproses aj, krena ini klau dibiarkan akan menjadi bumerang. Mereka mreka ini adalah pengurus koper

warga sungai sagu
jgn kalian wahai saudara2 ku tervokasi dgn lsm atau pengurus koperasi yg tak jelas tu, krena tanpa kita demo jga lhan itu kan dpt juga dgn kita. Mereka2 ini akan manfaatkan masyarakat aj untuk kekuatan mreka, sadarlah. Jgnlagi kita mau di%@!*kan ole

warga sungai sagu
jgn kalian wahai saudara2 ku tervokasi dgn lsm atau pengurus koperasi yg tak jelas tu, krena tanpa kita demo jga lhan itu kan dpt juga dgn kita. Mereka2 ini akan manfaatkan masyarakat aj untuk kekuatan mreka, sadarlah. Jgnlagi kita mau di%@!*kan ole


Berita Hukum lainnya..........
- Lagi, Pelaku Curanmor di Pekanbaru Babak Belur Dimassa
- Terindikasi Korupsi, Tim Kejagung Periksa Kapal Pelindo Dumai
- Polda Riau Bidik Kepala Daerah dan Perusahaan Perambah Hutan
- Polda Riau Banding Praperadilan SP3 Kasus Penganiayaan Istri Bupati Kampar
- Warga Bagansiapiapi Tewas tak Wajar di Panipahan
- Kalah di Praperadilan,
Polda Riau Harus Batalkan SP3 Kasus Penganiayaan Istri Bupati Kampar

- Gugatan Pembongkaran Pasar Tanah Merah,
Hakim Haruskan Bupati dan Pemkab Kampar Bayar Rp19 Miliar



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.138.122
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com