Untitled Document
Rabu, 12 Syawwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 28 Juli 2015 21:48
Harga TBS Sawit di Riau Turun Rp 25,82 perkilogram

Selasa, 28 Juli 2015 21:45
Pendaftarannya Ditolak KPU Kuansing,
Pasangan Imran-Mukhlisin Siap Tempuh Jalur Hukum


Selasa, 28 Juli 2015 21:33
Group APRIL Luncurkan Program Desa Bebas Api

Selasa, 28 Juli 2015 21:21
Pilkada Rohul 2015,
Tiga Pasangan Balon Bupati dan Wabup Daftar ke KPU


Selasa, 28 Juli 2015 21:11
Enam Anggota Polres Dumai Jalani Sidang Disiplin

Selasa, 28 Juli 2015 21:07
Pilkada Rohil 2015,
Herman Sani-Taim Daftar ke KPU


Selasa, 28 Juli 2015 20:59
Dugaan Korupsi Bansos, Bupati Bengkalis Kembali Diperiksa Polisi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 25 April 2013 16:50
Ratusan Warga Jatirejo Inhu Demo PT.TPP

Aktifitas pemanenan kelapa sawit PT TPP terhenti. Ratusan warga mendemo perusahaan meminta kepastian pembagian lahan 20 persen dari luas HGU.

Riauterkini -RENGAT– Ratusan warga Desa Jati Rejo, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) melakukan aksi unjuk rasa diareal kebun kelapa sawit PT Tunggal Perkasa Plantations (PT TPP) anak perusahaan PT.Astra Agro Lestari Grup, Kamis (25/4/13).

Aksi unjuk rasa warga Jatirejo Inhu ini dilakukan dengan mensweeping para pekerja PT.TPP yang sedang melakukan pemanenan TBS buah sawit, hingga berakibat puluhan pekerja PT TPP terpaksa menghentikan aktivitas panen TBS sawit dan meninggalkan area kebun PT.TPP.

Digelarnya aksi unjuk rasa oleh warga ini dipicu rasa kecewa terhadap Pemerintah Pusat maupun Pemkab Inhu yang menjamin akan menindaklanjuti tuntutan warga atas pembagian lahan sebesar 20 persen dari luas HGU PT TPP yang berkisar 10.000 hektar lebih, namun janji pemerintah baik Pemkab Inhu, Pemprov Riau maupun Pemerintah Pusat hingga saat ini belum terealisasi. Sebagaimana disampaikan Kepala Desa Jati Rejo, Kusmin kepada wartawan di lokasi demo.

" Aksi unjuk rasa ini dilakukan warga secara spontan untuk menghentikan aktivitas PT TPP di areal kebun Air Molek. Hal ini menindaklanjuti hasil rapat tim teknis Pemkab Inhu yang disampaikan kepada Kepala BPN RI untuk menghentikan aktivitas sementara PT TPP hingga ada keputusan dan ketetapan hukum setelah HGU PT TPP berakhir pada 31 Desember 2012 lalu," ujarnya.

Diungkapkanya, tuntutan warga ini berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian nomor 26/2007 yang mewajibkan PT TPP untuk membangun kebun plasma untuk masyarakat minimal 20 persen dari luasan HGU. " Warga menilai Pemerintah tidak tegas menegakkan aturan tersebut sehingga PT TPP tetap melakukan aktivitas walaupun HGU telah berakhir dan terkesan tidak mentaati peraturan tersebut,” ungkapnya.

Ditambahkan Kusmin, aksi unjuk rasa ini juga bertujuan agar pemerintah menetapkan status quo pada lahan PT TPP sampai tuntutan warga direalisasikan. “Warga meminta kepada Pemerintah agar menetapkan status quo terhadap lahan PT TPP, hal ini dilakukan mengingat Pemkab Inhu telah menyampaikan kepada Kepala BPN RI agar menghentikan aktivitas PT TPP kebun Air Molek hingga memiliki status hukum yang berlaku dan menyelesaikan tuntutan warga,” tegasnya.

Sementara itu tokoh masyarakat Pasir Penyu Hatta Munir mengatakan, aksi unjuk rasa warga Jatirejo ini juga dipicu statmen Kepala Kanwil BPN Riau Ronsen Pasaribu saat melakukan kunjungan silaturrahmi dengan Pemkab Inhu, Kamis (19/4/13) pekan lalu. Yang menegaskan bahwa perpanjangan HGU PT TPP akan selesai dalam tahun 2013 ini. Selain itu, Ronsen juga menyatakan bahwa PT TPP telah memenuhi persyaratan perpanjangan HGU. Jelasnya. *** (guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
bermimpi jadi caleg
inhu1,,, kamu yg bongak... emangnya kamu dapat apa dari tpp, ingat... blm tentu jasaMu di ingat tpp, sdh byk contohnya yg membela tpp tdk di ingat jasanya. tpp itu veodal belanda hitam penjajah negeri sendiri.. bongaklah kau..bonaklah kau inhu1.

inhu satu
bongak kalian semua nya..... Di %@!*i dan diadu domba dengan org koperasi antah berantah. Bongak......!!!!!!!!!!!!

inhu satu
bongak kalian semua nya..... Di %@!*i dan diadu domba dengan org koperasi antah berantah. Bongak......!!!!!!!!!!!!

inhu satu
bongak kalian semua nya..... Di %@!*i dan diadu domba dengan org koperasi antah berantah. Bongak......!!!!!!!!!!!!

pahlawan
warga sungai sagu:tunjukkan muncung kau.. kau ad pendidikan apa..???kau takut ga mkn kan klo pt tpp ga beroperasi lagi. intel: tangkap aja klo brani... kmu intel knapa nyuruh polisi. yg komentar jgn asal ngomong. ga tw masalah... wrga jatirejo mela

Bongak
Percma sja warga jatirejo demo..karena PT.TPP udah menyumpal asstn 1 M.sadar besrta cmat2,untuk pengrusan perpnjagan HGU PT.TPP. Dgn uang mlyaran,mkanya bupati yopi meNON JOB kan m.sadar dan bbrpa cmat terkait..

PUTRA JAHUDI
intel@ anda saja yg lapor ke polsek, kenapa harus suruh orang lain, pun jikalau anda mersa benar, dan dapat membutikannya. jagan asal ngomomg saja kau... macam punyamu saja tpp itu.. anda klu tidak mengerti jgn sok pintar nanti menjadi bomerang utk d

intel
wahai polres inhu, bpk harus tegas dlm penegakan hukum di inhu ini, terlebih masalah pt tpp ini, mreka mreka yg memprokator masyarakat tlg tangkap dan fiproses aj, krena ini klau dibiarkan akan menjadi bumerang. Mereka mreka ini adalah pengurus koper

intel
wahai polres inhu, bpk harus tegas dlm penegakan hukum di inhu ini, terlebih masalah pt tpp ini, mreka mreka yg memprokator masyarakat tlg tangkap dan fiproses aj, krena ini klau dibiarkan akan menjadi bumerang. Mereka mreka ini adalah pengurus koper

warga sungai sagu
jgn kalian wahai saudara2 ku tervokasi dgn lsm atau pengurus koperasi yg tak jelas tu, krena tanpa kita demo jga lhan itu kan dpt juga dgn kita. Mereka2 ini akan manfaatkan masyarakat aj untuk kekuatan mreka, sadarlah. Jgnlagi kita mau di%@!*kan ole

warga sungai sagu
jgn kalian wahai saudara2 ku tervokasi dgn lsm atau pengurus koperasi yg tak jelas tu, krena tanpa kita demo jga lhan itu kan dpt juga dgn kita. Mereka2 ini akan manfaatkan masyarakat aj untuk kekuatan mreka, sadarlah. Jgnlagi kita mau di%@!*kan ole


Berita Hukum lainnya..........
- Enam Anggota Polres Dumai Jalani Sidang Disiplin
- Dugaan Korupsi Bansos, Bupati Bengkalis Kembali Diperiksa Polisi
- Tersangka Bupati Bengkalis, Kejati Riau Terima SPDP Korupsi Bansos
- Edarkan Narkoba, Seorang PNS Ditangkap di Kampar
- Ditembak Polisi Saat Melarikan Diri,
Pembunuh Buruh Bangunan di Simpang Tiga Seorang Residivis

- Polisi Ditembak Polisi, Kondisi Korban Mulai Membaik
- Peluru Tembus ke Bahu, Personil Polres Meranti Ditembak Kawannya Sendiri


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.19.156.19
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com