Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 15 Desember 2017 20:14
Kades Sudah tidak Beraktivitas,
Plt Bupati Rohul Janji Selesaikan Sengketa Lima Desa


Jum’at, 15 Desember 2017 18:41
Gubri dan Kasad Hadiri Puncak Peringatan HJK TNI AD ke-72

Jum’at, 15 Desember 2017 16:58
Ahad, Ayo Makan Ikan di Lapangan Tugu Bengkalis

Jum’at, 15 Desember 2017 16:54
BC Bengkalis Naik Tingkat dari Pratama ke Madya

Jum’at, 15 Desember 2017 16:16
Idana, Penyandang Disabilitas Asal Rohul Terima Kaki Palsu di Hari Juang Kartika

Jum’at, 15 Desember 2017 16:09
Daftar XL Prioritas di Penghujung 2017, Nikmati Diskon 50 Persen SEpanjang 2018

Jum’at, 15 Desember 2017 15:55
Lakukan Perampokan dan Pencabulan, Pengangguran di Duri Ini Dicokok Polisi

Jum’at, 15 Desember 2017 15:49
Tanoto Foundation dan RAPP Gelar Kampanye Membaca di Dua Kabupaten

Jum’at, 15 Desember 2017 15:14
Legislator DPRD Riau Ini Mediasi Warga Tapung Pencela Ustadz Abdul Somad

Jum’at, 15 Desember 2017 13:56
Terdakwa Korupsi Dana Anggaran Bappeda Rohil Minta Keringanan Hukuman, JPU Tetap Pada Dakwaan

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 24 April 2013 16:47
KPK Bantah Penahanan Gubri Setelah Jabatan Habis

Hingga kini Gubri sebagai tersangka dua kasus korupsi masih bebas beraktivitas dan belum ditahan KPK. Mereka membantah jika penahanan baru dilakukan setelah Rusli Zainal tidak menjabat gubernur.

Riauterkini-JAKARTA- Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi membantah, kalau KPK baru akan melakukan penahanan terhadap Gubernur Riau HM Rusli Zainal sebagai tersangka kasus suap PON dan izin kehutan di Riau setelah masa jabatan sebagai Gubernur Riau akhir pada Oktober mendatang.

"Tak ada rencana KPK melakukan penahanan terhadap tersangka RZ setelah masa jabaran gubernur berakhir. Kapan saja KPK bisa melakukan penahanan, kalau memang penyidik menganggap perlu," kata Johan Budi kepada riauterkini.com, Rabu (24/4/13) di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

Dijelaskan Johan, sampai saat ini kenapa KPK masih belum juga memeriksa Gubri pasca ditetapkan sebagai tersangka awal Februari lalu. Kata Johan, hal ini dikarenakan KPK berencana menyatukan kedua kasus yang dituduhkan kepada Gubri menjadi satu dalam tuntutan nantinya.

"Mengapa sampai sekarang KPK juga belum memeriksa saudara tersangka RZ, sebab KPK berencana menggabungkan dua kasus tersebut menjadi satu," sebut Johan.

Lebih jauh Johan menyebutkan, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman kasus kedua tersangka Gubri dalam izin kehutanan di Riau. Dimana kata Johan, penyedik KPK baru dimulai pemeriksaan saksi-saksi sejak Senin kemarin di Pekanbaru, Riau.

"Kita kan tak ingin terburu-buru melakukan langkah-langkah, apalagi masa penahanan itu ada jangka waktunya. Makanya kita mendalami terus, dan kalau dirasa cukup tentu kita akan memeriksa RZ," ujarnya.

Kemungkinan penahanan dilakukan selesai masa jabatan gubernur ini bisa saja terjadi, bila berkaca kepada tersangka-tersangka sebelumnya dalam kasus kehutanan. Seperti mantan Bupati Kampar Burhanuddin Husein, mantan Bupati Siak Arwin. Keduanya dilakukan penahanan oleh KPK pada saat itu seusai masa jabatan bupati berakhir.***(jor)



Berita Hukum lainnya..........
- Lakukan Perampokan dan Pencabulan, Pengangguran di Duri Ini Dicokok Polisi
- Terdakwa Korupsi Dana Anggaran Bappeda Rohil Minta Keringanan Hukuman, JPU Tetap Pada Dakwaan
- Polsek Kateman Tangkap Terduga Pelaku Perampokan
- Mayat Dalam.Sumur Ditemukan Warga Hendak Wudhu di Duri
-
- Kalap Temannya Kehilangan Anjing, Simatupang Menusuk 8 Orang di Kandis
- Hakim PN Bengkalis Vonis Mati Bandar Sabu 40 Kg
- Korupsi Dermaga Sungai Tohor Barat,
Kejari Kepulauan Meranti Tetapkan 4 Tersangka

- Belum Siap, Jaksa Batal Tuntut Pegawai Rutan Terjerat Pungli
- Korupsi ADD, Seorang Mantan Kades di Rohil Divonis 4 Tahun Penjara
- Buntut Pemanggilan Kejari,
Rekanan Sebut Oknum PPK Disdik Pelalawan Minta 'Setoran'

- Polda Riau Musnahkan 17 Kg Sabu dari 7 Tersangka
- Nistakan Islam di Facebook, P Hutahean Dilaporkan ke Polsek Minas
- Anggota DPRD Pelalawan Dukung Kejari Tangkap Petinggi PT Adei
- Keluarga Histeris,  Hakim PN Siak Vonis Mati Dua terdakwa Narkotika Lintas Negara
- Tersangka Terima Upah Rp4 Juta,
Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu 10 Kg di Siakkecil, Bengkalis

- Korupsi RTH, Pendemo Desak Kejati Periksa Gubernur Riau
- Dua Terdakwa Narkotika Divonis Mati Hakim PN Siak
- Dugaan Pungli Proyek, Seorang Kasi di Disdik Pelalawan Diperiksa Kejari
- Setahun Berlalu, Eksekusi Petinggi PT Adei Plantation Tak Kunjung Terlaksana


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.147.40.153
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com