Untitled Document
Sabtu, 4 Zulqaidah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 30 Agustus 2014 15:08
Formasi CPNS Rohil Mulai Dibidik Warga

Sabtu, 30 Agustus 2014 15:06
Pemkab Komit Bantu Perguruan Tinggi di Inhil

Sabtu, 30 Agustus 2014 13:07
Ikut Pertemuan Syarwan Hamid,
Gafar Usman tak Masalah Dilarang Lewat VIP LK Bandara


Sabtu, 30 Agustus 2014 13:04
Pemkab Rohil Janji Atasi Penyumbatan Jalan Pahlawan Bagansiapiapi Akibal PKL

Sabtu, 30 Agustus 2014 13:02
Dukung Gerakan Maghrib Mengaji, Rumah Zakat Salurkan Al ur;an

Sabtu, 30 Agustus 2014 12:59
Opnas 2014, BPOM Amankan Prodak TIE dan Kadaluarsa

Sabtu, 30 Agustus 2014 12:57
BBM Langka, Aktivitas Nelayan di Rohil Mulai Terganggu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 24 April 2013 16:47
KPK Bantah Penahanan Gubri Setelah Jabatan Habis

Hingga kini Gubri sebagai tersangka dua kasus korupsi masih bebas beraktivitas dan belum ditahan KPK. Mereka membantah jika penahanan baru dilakukan setelah Rusli Zainal tidak menjabat gubernur.

Riauterkini-JAKARTA- Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi membantah, kalau KPK baru akan melakukan penahanan terhadap Gubernur Riau HM Rusli Zainal sebagai tersangka kasus suap PON dan izin kehutan di Riau setelah masa jabatan sebagai Gubernur Riau akhir pada Oktober mendatang.

"Tak ada rencana KPK melakukan penahanan terhadap tersangka RZ setelah masa jabaran gubernur berakhir. Kapan saja KPK bisa melakukan penahanan, kalau memang penyidik menganggap perlu," kata Johan Budi kepada riauterkini.com, Rabu (24/4/13) di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

Dijelaskan Johan, sampai saat ini kenapa KPK masih belum juga memeriksa Gubri pasca ditetapkan sebagai tersangka awal Februari lalu. Kata Johan, hal ini dikarenakan KPK berencana menyatukan kedua kasus yang dituduhkan kepada Gubri menjadi satu dalam tuntutan nantinya.

"Mengapa sampai sekarang KPK juga belum memeriksa saudara tersangka RZ, sebab KPK berencana menggabungkan dua kasus tersebut menjadi satu," sebut Johan.

Lebih jauh Johan menyebutkan, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman kasus kedua tersangka Gubri dalam izin kehutanan di Riau. Dimana kata Johan, penyedik KPK baru dimulai pemeriksaan saksi-saksi sejak Senin kemarin di Pekanbaru, Riau.

"Kita kan tak ingin terburu-buru melakukan langkah-langkah, apalagi masa penahanan itu ada jangka waktunya. Makanya kita mendalami terus, dan kalau dirasa cukup tentu kita akan memeriksa RZ," ujarnya.

Kemungkinan penahanan dilakukan selesai masa jabatan gubernur ini bisa saja terjadi, bila berkaca kepada tersangka-tersangka sebelumnya dalam kasus kehutanan. Seperti mantan Bupati Kampar Burhanuddin Husein, mantan Bupati Siak Arwin. Keduanya dilakukan penahanan oleh KPK pada saat itu seusai masa jabatan bupati berakhir.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Tengku Muzakir
Rencana Riau akan berusaha membangun komunikasi dengan negara2 maju sebab kalau masih terjajah di negeri sendiri tidak akan pernah merasakan kemakmuran. Semoga gerakan Riau Merdeka sebagai %@!*ban dari ketidakadilan pusat. Kalau Aceh dan Papua bisa m

herman center
Masuk kan saja cepat pak Rusli itu, Pria yg tak berguna mengurus RIAU ini. ntr kalo pak herman jd GUBERNUR giliran Annas Maaamun yg kan bersiap-siap sperti Rusli ini, koruptor, doyan wanita, serasa tidak berdosa pula telah berbuat

pengamat Kapeeka
Weleh....weleh...bagi-bagi dong pak johan saweran uang suap Pon Riau tuh.jangan mansur ya.dari kapeeka.

pengamat Kapeeka
Weleh....weleh...bagi-bagi dong pak johan saweran uang suap Pon Riau tuh.jangan mansur ya.dari kapeeka.

pengamat Kapeeka
Weleh....weleh...bagi-bagi dong pak johan saweran uang suap Pon Riau tuh.jangan mansur ya.dari kapeeka.

uang saku 2 triliun,wooow !!!!!
INILAH.COM, Jakarta - Uang saku atlet dan pelatih pelatnas dipastikan turun pekan ini setelah tanda bintang anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk beberapa dana akhirnya dicabut. "Dari Rp1,9 triliun sebagian besar sudah dilepas bintangnya ter

JUHAN BUDIANSYAH
SENGAJA KAMI PERLAMBAT PENAHANAN RZ, LUMAYAN SETORAN PERBULAN SAMPAI HABIS MASA JABATAN RZ. RIAUKAN KAYA BANYAK MINYAKNYA, SETORAN 100 M PERBULAN BUAT KAMI LUMAYANKAN..ORANG RIAU %@!*2,,

JUHAN BUDIANSYAH
SENGAJA KAMI PERLAMBAT PENAHANAN RZ, LUMAYAN SETORAN PERBULAN SAMPAI HABIS MASA JABATAN RZ. RIAUKAN KAYA BANYAK MINYAKNYA, SETORAN 100 M PERBULAN BUAT KAMI LUMAYANKAN..ORANG RIAU %@!*2,,

JUHAN BUDIANSYAH
SENGAJA KAMI PERLAMBAT PENAHANAN RZ, LUMAYAN SETORAN PERBULAN SAMPAI HABIS MASA JABATAN RZ. RIAUKAN KAYA BANYAK MINYAKNYA, SETORAN 100 M PERBULAN BUAT KAMI LUMAYANKAN..ORANG RIAU %@!*2,,

JUHAN BUDIANSYAH
SENGAJA KAMI PERLAMBAT PENAHANAN RZ, LUMAYAN SETORAN PERBULAN SAMPAI HABIS MASA JABATAN RZ. RIAUKAN KAYA BANYAK MINYAKNYA, SETORAN 100 M PERBULAN BUAT KAMI LUMAYANKAN..ORANG RIAU %@!*2,,

uang saku 2 triliun,wooow. ancuukkk!!!!!
untuk uang saku aj 2 Triliun, tapi untuk bantu Riau helat nasional dan internasional 500 Miliar pun payah nak mampus. Merdeka Riau dari penindasan dan di jadikan sapi perhan. Biarmakan batu di negri sendiri dari padaemasdi negri orang, emastaik!!! ==

BEM Riau
Kami sangat menghargai kerja KPK dalam mengusut kasus ini dan kami yakin tidak ada intervensi dari manapun....mari kita junjung tinggi dan kawal proses hukum ini dgn seadil2nya

Ka peka
Jangan kalian semua su'uzon jadi orang....proses hukum itu ada prosedur dan tahap2an nya...semua akan ada ujungnya jadi percya kan semua pada proses hukum

Bem se riau
penyidik2 kpk ke pekanbaru bukan memeriksa para saksi2 atas tersangka rz tapi mengambil SETORAN UANG dari rusli zainal

masyarakat riau yg kecewa
sebaiknya KPK dibubarkan saja tak nampak manfaatnya bagi republik ini nyatanya sekarang bertambah banyak yg KORUPSI nyatanya sdh tersangka tdk ada tindak lanjutnya coba tuan2 amati mana ada hasil tangkapan KPK yang dikembalikan kenegara padahal uang

KPK sengaja nyuruh org jd KORUPTOR
BIAR MEREKA ADA KERJA.MAKANYA rz GAK DITAHAN !!!!!

KPK sengaja nyuruh org jd KORUPTOR
BIAR MEREKA ADA KERJA.MAKANYA rz GAK DITAHAN !!!!!

atukdalang
menurut eyang jambul KPK itu bukan mengurangi pelaku korupsi melainkan menambah angka pelaku korupsi kita lihat semenjak ada KPK rakyat tambah Sengsara ,contoh kasus RusliZainal sampaisaatinimasih penyidikan kapan jaditahanan apa nunggu uangnya habis

oyonk
Kalau maling ayam langsung di tahan....! enak jadi koruptor...

Maling Teriak Maling
Mungkin Biadap Koruptor Lebih Biadap Lagi KPK,Contohnya Dalam Persiapan ISG Kita saling menyalahkan karena kasus Rusli sengaja digantung sehingga Rusli dalam persiapan dan keseriusan terganggu, dari awal sebenarnya ISG tidak perlu ditunda Seandain

MONDEK
KALAU BEGITU %@!*BAN DARI KPK ADA INDIKASI KPK DAPAT SUAP DARI RUSLI ZAINAL MASAK KASUS INI DISATUKAN INI TRIK KPK SUPAYA RUSLI BISA MENDAPAT HUKUMAN YG RINGAN SDH TERBACA KOK BERARTI kpk TDK STERIL LAGI PADAHAL MASYARAKAT RIAU MENDESAK KPK AGAR DILA


Berita Hukum lainnya..........
- Opnas 2014, BPOM Amankan Prodak TIE dan Kadaluarsa
- Brigjen Condro Kirono Berterimakasih pada Riau
- Stop Mobil Tahanan,
Aiptu Ir diperiksa Propam Polda Riau

- Korupsi Pembangunan Parit Beton Jalan Desa di Bengkalis,
Saksi Sebut Beton Tidak Sesuai Spek Kontrak

- Temui Kapolri, Elza Syarief Minta Dugaan Pencabulan HAM Dituntaskan
- Berdalih Pinjam, Pasutri di Kampar Larikan Pick Up L 300 Tetangga
- Isu Penculikan Anak Resahkan Warga Bengkalis dan Rupat


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.237.125.89
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com