Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 20 Pebruari 2017 13:10
Banyak Peminat , Belum Sepekan Suzuki GSX R 150 Terpesan 50 Unit

Senin, 20 Pebruari 2017 13:08
Hormati Tuan Rumah Riau, Peserta Raker PLN se-Sumatera Kompak Bertanjak

Senin, 20 Pebruari 2017 12:06
Miliki 854 Butir Ekstasi, Wargad Asal Aceh dan Dua Temannya Ditangkap Polresta Pekanbaru

Senin, 20 Pebruari 2017 11:45
Pemadam Cepat Tiba, Rumah Kontrakan Milik Pejabat Inhil Selamat dari Kebakaran

Senin, 20 Pebruari 2017 11:16
Pendemo Desak Keterlibatan ASN di Pilkada Pekanbaru Diusut Tuntas

Senin, 20 Pebruari 2017 11:14
Dipimpin Azhar, Pengurus Cabor Pelti Rohil Dikukuhkan

Senin, 20 Pebruari 2017 11:01
BNNP Riau Musnahkan 52,5 Gram Sabu dari 3 Tersangka

Senin, 20 Pebruari 2017 10:59
Gandakan Tarif, Dishub Sebut Tukang Parkir di Luar Mal SKA Penipu

Senin, 20 Pebruari 2017 10:40
Jelang Ketum Datang, Kantor DWP PAN Riau Justru Disegel

Senin, 20 Pebruari 2017 10:37
ASN Disdukcapil Pekanbaru Tersangka Pungli Masih Digaji



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 24 April 2013 15:39
Kasus Korupsi SPPD Fiktif DPRD Kampar,
PNS Setwan Mengaku Dipaksa Sekwan Teken Kwitansi SPPD


Pengadilan Tipikor Pekanbaru membuka sidang lanjutan kasus dugaan korupsi SPPD fiktif DPRD Kampar. Saksi mengaku dipaksa oleh Sekwan untuk menandatangi SPPD.

Riauterkini-PEKANBARU-Cokrominoto, mantan Kabag Umum Sekretariat DPRD Kampar. Mengaku dipaksa oleh Junaida, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kampar, menandatangani kwitansi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) DPRD Kampar.

Hal itu diungkapkan Cokrominoto, saat bersaksi pada sidang lanjutan kasus dugaan korupsi SPPD fiktif DPRD Kampar, di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Rabu (24/4/13) siang.

Saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eko Baroto SH dan Effendy Z SH kehadapan majelis hakim, Isnurul SH mengungkapkan, bahwa dirinya pernah menandatangani kwitansi kosong untuk SPPD DPRD Kampar tersebut.

" Pernah saya tandatangan. Saya tidak ingat lagi berapa jumlahnya," kata Cokrominoto.

Mendatangani kwitansi SPPD fiktif ini, lanjut Cokrominoto atas perintah terdakwa Junaida yang diajukan oleh Asmidar, mantan Bendahara Setwan Kampar (terdakwa berkas terpisah).

Dimana awalnya, saksi sempat menolak menandatangani kwitansi SPPD fiktif tersebut. Karena sudah dalam pengawasan Badan Pemeriksan Keuangan (BPK). Namun karena dipaksa, untuk menanda tanganinya, saksi akhirnya tandatangan juga.

" Saya sempat menolak tandatangani kwitansi SPPD yang diajukan Asmidar. Saat itu Sekwan (Junaida) juga berada dalam ruangan yang sama. Saya pun jelaskan kalau masalah ini sudah dalam pengawasan BPK. Namun Sekwan tetap saja memaksa, kalau hal ini tanggungjawab dia," terang saksi.

Selain itu kata saksi lagi, mantan Ketua DPRD Kampar, Masnur juga ada menandatangani kwintasi SPPD fiktif tersebut," tuturnya.

Usai mendengarkan keterangan saksi, majelis hakim menunda sementara (skor) persidangan, berhubung waktu masuknya waktu Sholat Zhuhur dan istirahat makan siang.

Seperti diketahui, Junaida, mantan Sekwan Kampar dan Asnidar, Bendahara Setwan Kampar, dihadirkan kepersidangan atas kasus SPPD fiktif senilai Rp4 miliar di DPRD Kampar.

Keduanya diduga membuat ratusan SPPD Fiktif untuk pegawai dan anggota DPRD Kampar periode 2004-2009. Setelah dana perjalanan dinas tersebut dicairkan. Kedua terdakwa tidak sepenuhnya memberikan kepada anggota dewan yang melakukan perjalanan dinas.***(har)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
PNS Rohul
di rokan hulu paling banyak SPPD fiktif, terutama tentang dinas luar, kami PNS diweajibkan tk menandatangani kwitansi kosong setiap blannya , jika tdk kami tandatangani,kamiakan ditnda pembayaran gajinya, terutama di dinas pendidikan dan olah raga ka


Berita Hukum lainnya..........
- Miliki 854 Butir Ekstasi, Wargad Asal Aceh dan Dua Temannya Ditangkap Polresta Pekanbaru
- Pemadam Cepat Tiba, Rumah Kontrakan Milik Pejabat Inhil Selamat dari Kebakaran
- Pendemo Desak Keterlibatan ASN di Pilkada Pekanbaru Diusut Tuntas
- BNNP Riau Musnahkan 52,5 Gram Sabu dari 3 Tersangka
- Gandakan Tarif, Dishub Sebut Tukang Parkir di Luar Mal SKA Penipu
- ASN Disdukcapil Pekanbaru Tersangka Pungli Masih Digaji
- Rampok Berparang Rampas Uang dan Motor dari Toko Grosiran di Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.145.205.178
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com