Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Oktober 2017 23:15
Perkenalkan Mata Uang Digital,
Bitconnect Berikan Seminar Edukasi Gratis di Pekanbaru


Selasa, 17 Oktober 2017 22:10
Hentikan Operasi Pabrik Batu Bata,
Dewan Minta Camat Bantan Kaji Ulang Kebijakannya


Selasa, 17 Oktober 2017 21:22
Satpol PP Pekanbaru Tertibkan Reklame Ilegal di Jalan Soekarno Hatta

Selasa, 17 Oktober 2017 20:38
Permintaan CPO Naik,  Harga TBS di Riau Pekan Ini Ikut Naik

Selasa, 17 Oktober 2017 20:37
Penyebab Proyek PL di PUPR Kuansing Batal Dilaksanakan

Selasa, 17 Oktober 2017 19:58
Buka MTQ XVI Tingkat Kabupaten,
Bupati Kuansing Ajak Warga Hidupkan Magrib Mengaji


Selasa, 17 Oktober 2017 19:52
Menuju Porprov Riau 2017, Kontingen Meranti Berangkat Naik KM Jelatik

Selasa, 17 Oktober 2017 19:17
Bahas Perdagangan Lintas Batas, Bupati Meranti Rapat Bersama DPD RI

Selasa, 17 Oktober 2017 19:07
Kapolresta Pekanbaru Periksa Puluhan Senpi Laras Panjang Sabhara

Selasa, 17 Oktober 2017 19:03
Sidang KKEP Polri, Tiga Personil Polres Meranti di Pecat Tidak Dengan Hormat

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 24 April 2013 10:35
Dugaan Jual-beli Jabatan,
Inspektorat Riau Perlu 2 Bulan Menyelidikinya


Indpektorat Pemprov Riau telah membentuk tim terkait dugaan jual-beli jabatan. Diharapkan dua bulan sudah diketahui hasilnya.

Riauterkini-JAKARTA- Adanya dugaan jual beli jabatan saat mutasi bebsar-besaran eselon II, III dan IV di lingkungan Pemprov Riau akhir Maret lalu, akhirnya Inspektorat Riau membenntuk Tim untuk menindaklanjuti indikasi jual beli jabatan. Tim ini akan melakukan penyelidikan dan menginvestigasi ada tidanya dugaan jual beli jabatan tersebut.

Hal ini diungkapkan Kepala Inspektorat Riau Syamsurizal kepada riauterkini.com kemarin di Jakarta usai mengikuti Fit and Proper Test calon Sekdaprov Riau. Katanya, pihak Inspektorat sudah membentuk Tim untuk menyelidiki dan menginvestigasi ada tidanya dugaan jual beli jabatan saat terjadi mutasi di lingkungan Pemprov Riau akhir maret lalu.

"Saat ini kita sudah membentuk sebuah tim, yang nantinya akan menindaklanjuti adanya dugaan jual beli jabatan," kata mantan Plt Wali Kota Pekanbaru ini.

Saat ditanya, butuh berapa lama waktu Tim ini menindaklanjuti adanya dugaan jual beli jabatan tersebut. Dimana banyak PNS di lingkungan Pemprov Riau yang merasa dirugikan akibat mutasi yang tidak sesuai dengan pendidikan dditempatkan diinstansi yang tidak sesuai latar belakang pendidikannya.

"Kira-kira dua bulan Tim kita sudah selesai bekerja, dan nantinya akan kita tindaklanjuti lagi kalau memang ada jual beli jabatan," sebutnya.

Mantan Bupati Bengkalis dua periode ini juga mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menemukan adanya indikasi jual beli jabatan, dan belum menerima laporan dari PNS yang merasa dirugikan dengan mutasi tersebut.

"Sampai saat ini kita belum menemukan indikasi jual beli jabatan, tapi tidak tertutup kemungkinan nanti setelah ditindaklanjuti lebih dalam memang ada jual beli jabatan," ungkap Syamsurizal.***(jor)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Kapolresta Pekanbaru Periksa Puluhan Senpi Laras Panjang Sabhara
- Ops Bina Kusuma Siak 2017,
Satnarkoba Polres Bengkalis Sita Belasan Botol Miras

- Kejari Pekanbaru Terima Berkas dan Tersangka Kasus Saracen
- KLHK Bingung Ditanyak Izin Operasional RAPP Dicabut
- Gugat Kejati Riau, Dua Terdakwa Lampu PJR Pekanbaru Serahkan Nota Praperadilan
- Napi dan Pengujung Wanita Tertangkap Basah Pesta Sabu di Sel Lapas Bengkalis
- Diduga Akan Menjual Sabu-sabu,
Polres Siak Tangkap Seorang Pemuda Warga Dayun



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 107.22.126.144
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com