Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 19 Juni 2018 15:11
Riset Vox Populi: Lukman Edy-Hardianto Menang Pilgub Riau

Selasa, 19 Juni 2018 13:15
Tokoh Minang Nilai Syamsuar Jauh dari Korupsi dan Sangat Paham Budaya Mereka

Selasa, 19 Juni 2018 13:10
Dinas Perhubungan RIau Siap Lancarkan Arus Balik Lebaran Lewat Darat

Selasa, 19 Juni 2018 13:05
Optimis Menang, Puluhan Ribu Saksi Siap Amankan Suara Firdaus-Rusli di TPS

Selasa, 19 Juni 2018 09:30
Lukman Edy-Hardianto Janji Perhatikan Nasib Guru Komite dan Operator Pendidikan

Senin, 18 Juni 2018 21:01
Bukit Kelok Indah Kampar Diserbu Pengunjung Selama Liburan Lebaran

Senin, 18 Juni 2018 18:57
Syarwan Hamid Yakin Syamsuar-Edy Nasution Mampu Bawa Riau Sejahtera

Senin, 18 Juni 2018 17:30
Sekdakab Inhil Hadiri Halal Bi Halal dan Deklarasi Milad Kecamatan GAS

Senin, 18 Juni 2018 16:25
Liburan Lebaran, Danau Kajwid dan Pantai Kute Diserbu Pengunjung

Senin, 18 Juni 2018 16:25
Patroli Polisi Gagalkan Perampokan Mesin ATM di Pekanbaru

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 24 April 2013 10:35
Dugaan Jual-beli Jabatan,
Inspektorat Riau Perlu 2 Bulan Menyelidikinya


Indpektorat Pemprov Riau telah membentuk tim terkait dugaan jual-beli jabatan. Diharapkan dua bulan sudah diketahui hasilnya.

Riauterkini-JAKARTA- Adanya dugaan jual beli jabatan saat mutasi bebsar-besaran eselon II, III dan IV di lingkungan Pemprov Riau akhir Maret lalu, akhirnya Inspektorat Riau membenntuk Tim untuk menindaklanjuti indikasi jual beli jabatan. Tim ini akan melakukan penyelidikan dan menginvestigasi ada tidanya dugaan jual beli jabatan tersebut.

Hal ini diungkapkan Kepala Inspektorat Riau Syamsurizal kepada riauterkini.com kemarin di Jakarta usai mengikuti Fit and Proper Test calon Sekdaprov Riau. Katanya, pihak Inspektorat sudah membentuk Tim untuk menyelidiki dan menginvestigasi ada tidanya dugaan jual beli jabatan saat terjadi mutasi di lingkungan Pemprov Riau akhir maret lalu.

"Saat ini kita sudah membentuk sebuah tim, yang nantinya akan menindaklanjuti adanya dugaan jual beli jabatan," kata mantan Plt Wali Kota Pekanbaru ini.

Saat ditanya, butuh berapa lama waktu Tim ini menindaklanjuti adanya dugaan jual beli jabatan tersebut. Dimana banyak PNS di lingkungan Pemprov Riau yang merasa dirugikan akibat mutasi yang tidak sesuai dengan pendidikan dditempatkan diinstansi yang tidak sesuai latar belakang pendidikannya.

"Kira-kira dua bulan Tim kita sudah selesai bekerja, dan nantinya akan kita tindaklanjuti lagi kalau memang ada jual beli jabatan," sebutnya.

Mantan Bupati Bengkalis dua periode ini juga mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menemukan adanya indikasi jual beli jabatan, dan belum menerima laporan dari PNS yang merasa dirugikan dengan mutasi tersebut.

"Sampai saat ini kita belum menemukan indikasi jual beli jabatan, tapi tidak tertutup kemungkinan nanti setelah ditindaklanjuti lebih dalam memang ada jual beli jabatan," ungkap Syamsurizal.***(jor)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Patroli Polisi Gagalkan Perampokan Mesin ATM di Pekanbaru
- Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Pelabuhan Nelayan di Bengkalis
- Kapal Pompong Terbalik, Satu Keluarga Nyaris Tenggelam di Selat Bengkalis
- Diduga Konsleting Listrik, Satu Rumah di Bengkalis Terbakar
- Kebakaran di Kotabaru, Inhil Ludeskan 57 Toko dan Rumah
- Kebakaran Saat Idul Fitri Ludeskan Puluhan Rumah di Kotabaru, Inhil
- Lebaran Aman, Polisi di Bengkalis Sambangi Rumah Ditinggal Mudik
- Diduga Sarang Pungli, Pos TLLK di Lintas Riau-Sumbar Dibongkar Polres Kampar
- Curi Komponen Alat Berat, Pria Ini Diringkus Polsek Tapung Hulu
- Yamaha V-Ixion Pemudik Terjun ke Sungai di Tambusai, 2 Korban Luka
- Belasan Kios di Pasar Logar, Kuansing Ludes Terbakar
- Gara-gara Marah Pacar Digoda, Pemuda Tembilahan Hulu Ini Dibacok
- Pedoman bagi Pengguna Jalan Saat Mudik,
Polres Kampar Terbitkan Buku Panduan Jalur Lintas Barat

- Sepekan sebelum dan Sesudah Pilgubri, Seluruh Tempat Hiburan di BS, Bengkalis Wajib Tutup
- Bea Cukai Dumai Amankan 5 Kilogram Sabu Tak Bertuan
- Waktu Kadaluarsa, PN Bengkalis Vonis Bebas Legislator dan Ajudannya dari Dugaan Politik Uang
- Pengadilan Tinggi Riau Kuatkan Putusan PN,
Palsukan Surat Tanah, Poniman Tetap Dihukum 1,5 Tahun Penjara

- Dugaan Politik Uang Legislator Bengkalis,
Sampaikan Replik Pembelaan, JPU Tetap pada Tuntutan

- Berbelit Berikan Keterangan,
Mantan Ketua DPRD Terancam Tersangka Keterangan Palsu dan TPPU

- Sidang Dugaan Politik Uang Legislator Bengkalis,
Sidang Lanjutan, JPU Akan Bacakan Replik Malam Ini



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com