Untitled Document
Kamis, 28 Zulhijjah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 23 Oktober 2014 15:28
Sharing Aspirasi Dua Dewan,
SMPN 5 Kuala Merbau Dapat Ratusan Set Mobiler Mewah


Kamis, 23 Oktober 2014 15:22
Wah, Tiang Bendera Kantor DPRD Kota Pekanbaru Miring

Kamis, 23 Oktober 2014 15:20
Tiga Pimpinan Definitif DPRD Dumai Dilantik

Kamis, 23 Oktober 2014 15:09
Tak Ikut Majukan UED SP dan Bumdes,
Pemkab Rohul Akan Evaluasi Kinerja Kades


Kamis, 23 Oktober 2014 14:57
Tingkatkan Disiplin Pegawai, Walikota Pekanbaru Instruksikan BKD Lebih Proaktif

Kamis, 23 Oktober 2014 14:53
Rumah Dilalap Si Jago Merah di Sungai Beringin, Tembilahan

Kamis, 23 Oktober 2014 14:42
Pembangunan di Lahan Jembatan Siak IV Harus Sesuai Perda



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 22 April 2013 14:31
2013, Kejari Rohul Terima 150 SPDP Perkara Pidum dari Kepolisian

Selama tahun 2013, Polres Rohul telah kirimkan 150 SPDP ke Kejari. Sebanyak 137 perkara yang telah P21 dan dilimpahkan ke PN Pasirpangaraian.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Terhitung Januari sampai pertengahan April 2013, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasirpangaraian terima 150 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polres Rokan Hulu dan Polsek jajarannya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kejari Pasirpangaraian, Sugiyatno, dikonfirmasi melalui Kepala Seksi Pidana Umum (Pidum) Kejari, Andre, mengungkapkan, dari 150 SPDP itu, sudah 137 perkara yang telah P21 dan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Pasirpangaraian.

Sebanyak 137 ini sudah termasuk perkara akhir 2012 lalu yang baru dilimpahkan Kejari ke PN Pasirpangaraian pada awal 2013 dan sekitar 100 perkara sudah memasuki tahap persidangan dan sebagian sudah putusan.

"Sisanya tidak bisa disetarakan, pasalnya pelimpahan baru kita lakukan setelah semua berkas perkara benar-benar lengkap," terang Andre kepada riauterkinicom di Pasirpangaraian, Senin (22/4/13).

Andre mengaku dibandingkan perkara 2012, perkara Pidum tahun ini lebih tinggi. Tahun lalu saja, hanya tangani sekitar 400 perkara, sementara sampai April tahun ini sebanyak 150 perkara sudah diterima Kejari Pasirpangaraian.

Kasus Pidum tahun ini, ujar Andre, masih didominasi kasus pencurian yakni perkara pencurian kelapa sawit. Menyusul perkara Narkotika, perjudian, dan kasus perlindungan anak.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
yusri
kami dukung kajari rohul tangani kasus pidana umum,tapi KORUPSI SMP 1 Rambah tanganin juga lah, biar pejabat dan kontraktor rohul jera untk kerjakan proyek fiktif

IBNU ULYA
sebaiknya Pidana KORUPSI seperti laporan Komite Sekolah SMP 1 Rambah pada bulan januari 2013 harus ditindak lanjuti juga donk pak kajari Rohul,jangan hanya PIDUM aja , Sebab korupsi SMP 1 Ramhah Tersebut jelas item Pekerjaan yg tidak dilaksanakan Ole

Razali Nastion
mungkin kajari sudah menerima uang suap dari CV Damai Pratama. makanya kejaksaan tidak bisa menindak lanjuti pengaduan Pihak Komite Sekolah tentang Penyimpangan / Korupsi Pembangunan SMA 1 Rambah Tersebut.

armaini
kenapa hanya pidana umum yg ditindak lanjti pak kajari, pidana khusus kok tidak ditindak lanjuti, pada bulan ,pada bulan januari kemaren kan ada pengaduan masyarakat tindak pidana korupsi SMA 1 Rambah ,apakah tindak pidana khusus tidak ditindak lanjt


Berita Hukum lainnya..........
- KPK Didesak Usut Kasus Dugaan Suap Pengesahan APBD Riau 2015
- Diambil Gunakan Jangkar Kapal Pompong,
Besi Bekas Jembatan Pedamaran II Jadi Incaran Pemulung

- TNI Turun Tangan Hentikan Maling Kabel Listrik Jembatan Pedamaran II Rohil
- Penyidik KPK di Pekanbaru juga Dalami Suap Pengesahan APBD Riau 2015
- Demo, GERTAK Ungkapkan Kekecewaan pada Kinerja Wako Firdaus
- Istri dan Anak-anak Urus Izin Jenguk Gubri Nonaktif di Rutan Guntur
- KPK Periksa Mantan Kadishut dan Tiga Petinggi PT Duta Palma di SPN


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.211.219.178
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com