Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 29 Agustus 2016 12:02
Angkut 5 Ton Bawang Ilegal, Dum Truk Diamankan Polsek Tenayan

Senin, 29 Agustus 2016 11:59
Polres Inhil Taja Pelatihan Fungsi Teknis Reskrim

Senin, 29 Agustus 2016 11:47
Asap Tebal, Seluruh Sekolah di Mandau Libur

Senin, 29 Agustus 2016 11:39
Bersenjata Api,
Tiga Perampas Truk Sawit Warga Kampar Ditangkap Polres Rohul


Senin, 29 Agustus 2016 11:33
Mulai Pekan Depan, Distarubang Pekanbaru Terbitkan IMB Sementara

Senin, 29 Agustus 2016 11:30
Dua Tewas, Motor Tabrak Motor di Tapung Hulu, Kampar

Senin, 29 Agustus 2016 10:38
Melawan, Inisiator 14 Tahanan Polsek Bukitraya Kabur Ditembak Aparat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 22 April 2013 14:31
2013, Kejari Rohul Terima 150 SPDP Perkara Pidum dari Kepolisian

Selama tahun 2013, Polres Rohul telah kirimkan 150 SPDP ke Kejari. Sebanyak 137 perkara yang telah P21 dan dilimpahkan ke PN Pasirpangaraian.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Terhitung Januari sampai pertengahan April 2013, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasirpangaraian terima 150 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polres Rokan Hulu dan Polsek jajarannya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kejari Pasirpangaraian, Sugiyatno, dikonfirmasi melalui Kepala Seksi Pidana Umum (Pidum) Kejari, Andre, mengungkapkan, dari 150 SPDP itu, sudah 137 perkara yang telah P21 dan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Pasirpangaraian.

Sebanyak 137 ini sudah termasuk perkara akhir 2012 lalu yang baru dilimpahkan Kejari ke PN Pasirpangaraian pada awal 2013 dan sekitar 100 perkara sudah memasuki tahap persidangan dan sebagian sudah putusan.

"Sisanya tidak bisa disetarakan, pasalnya pelimpahan baru kita lakukan setelah semua berkas perkara benar-benar lengkap," terang Andre kepada riauterkinicom di Pasirpangaraian, Senin (22/4/13).

Andre mengaku dibandingkan perkara 2012, perkara Pidum tahun ini lebih tinggi. Tahun lalu saja, hanya tangani sekitar 400 perkara, sementara sampai April tahun ini sebanyak 150 perkara sudah diterima Kejari Pasirpangaraian.

Kasus Pidum tahun ini, ujar Andre, masih didominasi kasus pencurian yakni perkara pencurian kelapa sawit. Menyusul perkara Narkotika, perjudian, dan kasus perlindungan anak.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
yusri
kami dukung kajari rohul tangani kasus pidana umum,tapi KORUPSI SMP 1 Rambah tanganin juga lah, biar pejabat dan kontraktor rohul jera untk kerjakan proyek fiktif

IBNU ULYA
sebaiknya Pidana KORUPSI seperti laporan Komite Sekolah SMP 1 Rambah pada bulan januari 2013 harus ditindak lanjuti juga donk pak kajari Rohul,jangan hanya PIDUM aja , Sebab korupsi SMP 1 Ramhah Tersebut jelas item Pekerjaan yg tidak dilaksanakan Ole

Razali Nastion
mungkin kajari sudah menerima uang suap dari CV Damai Pratama. makanya kejaksaan tidak bisa menindak lanjuti pengaduan Pihak Komite Sekolah tentang Penyimpangan / Korupsi Pembangunan SMA 1 Rambah Tersebut.

armaini
kenapa hanya pidana umum yg ditindak lanjti pak kajari, pidana khusus kok tidak ditindak lanjuti, pada bulan ,pada bulan januari kemaren kan ada pengaduan masyarakat tindak pidana korupsi SMA 1 Rambah ,apakah tindak pidana khusus tidak ditindak lanjt


Berita Hukum lainnya..........
- Angkut 5 Ton Bawang Ilegal, Dum Truk Diamankan Polsek Tenayan
- Polres Inhil Taja Pelatihan Fungsi Teknis Reskrim
- Bersenjata Api,
Tiga Perampas Truk Sawit Warga Kampar Ditangkap Polres Rohul

- Dua Tewas, Motor Tabrak Motor di Tapung Hulu, Kampar
- Melawan, Inisiator 14 Tahanan Polsek Bukitraya Kabur Ditembak Aparat
- Pendemo Desak KPU Bengkalis Transparan Gunakan Dana Hibah Rp23 Miliar
- Nyamar Beli Narkoba, Polsek Limapuluh, Pekanbaru Ringkus Pengedar Sabu


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.184.141
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com