Untitled Document
Rabu, 7 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 28 Januari 2015 21:04
Kejari Siak Targetkan Selesaikan 8 Perkara dengan 7 Tersangka di 2015

Rabu, 28 Januari 2015 20:57


Rabu, 28 Januari 2015 20:38
Pedagang Buah di Rohul Belum Tahu Ada Apel Mengandung Bakteri

Rabu, 28 Januari 2015 20:31
2014, Tiongkok Tujuan Utama Ekspor Riau

Rabu, 28 Januari 2015 20:09
Bentuk Tim,
Pemkab Rohul Tarik Peredaran Apel Amerika Bervirus


Rabu, 28 Januari 2015 20:04
2015, Diskop dan UMKM Pekanbaru Optimalkan Program Kopsis

Rabu, 28 Januari 2015 19:54
60 Persen Wilayah Riau Gambut,
Kadishut Riau Setuju PP no 71 Direvisi




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 22 April 2013 14:31
2013, Kejari Rohul Terima 150 SPDP Perkara Pidum dari Kepolisian

Selama tahun 2013, Polres Rohul telah kirimkan 150 SPDP ke Kejari. Sebanyak 137 perkara yang telah P21 dan dilimpahkan ke PN Pasirpangaraian.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Terhitung Januari sampai pertengahan April 2013, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasirpangaraian terima 150 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polres Rokan Hulu dan Polsek jajarannya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kejari Pasirpangaraian, Sugiyatno, dikonfirmasi melalui Kepala Seksi Pidana Umum (Pidum) Kejari, Andre, mengungkapkan, dari 150 SPDP itu, sudah 137 perkara yang telah P21 dan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Pasirpangaraian.

Sebanyak 137 ini sudah termasuk perkara akhir 2012 lalu yang baru dilimpahkan Kejari ke PN Pasirpangaraian pada awal 2013 dan sekitar 100 perkara sudah memasuki tahap persidangan dan sebagian sudah putusan.

"Sisanya tidak bisa disetarakan, pasalnya pelimpahan baru kita lakukan setelah semua berkas perkara benar-benar lengkap," terang Andre kepada riauterkinicom di Pasirpangaraian, Senin (22/4/13).

Andre mengaku dibandingkan perkara 2012, perkara Pidum tahun ini lebih tinggi. Tahun lalu saja, hanya tangani sekitar 400 perkara, sementara sampai April tahun ini sebanyak 150 perkara sudah diterima Kejari Pasirpangaraian.

Kasus Pidum tahun ini, ujar Andre, masih didominasi kasus pencurian yakni perkara pencurian kelapa sawit. Menyusul perkara Narkotika, perjudian, dan kasus perlindungan anak.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
yusri
kami dukung kajari rohul tangani kasus pidana umum,tapi KORUPSI SMP 1 Rambah tanganin juga lah, biar pejabat dan kontraktor rohul jera untk kerjakan proyek fiktif

IBNU ULYA
sebaiknya Pidana KORUPSI seperti laporan Komite Sekolah SMP 1 Rambah pada bulan januari 2013 harus ditindak lanjuti juga donk pak kajari Rohul,jangan hanya PIDUM aja , Sebab korupsi SMP 1 Ramhah Tersebut jelas item Pekerjaan yg tidak dilaksanakan Ole

Razali Nastion
mungkin kajari sudah menerima uang suap dari CV Damai Pratama. makanya kejaksaan tidak bisa menindak lanjuti pengaduan Pihak Komite Sekolah tentang Penyimpangan / Korupsi Pembangunan SMA 1 Rambah Tersebut.

armaini
kenapa hanya pidana umum yg ditindak lanjti pak kajari, pidana khusus kok tidak ditindak lanjuti, pada bulan ,pada bulan januari kemaren kan ada pengaduan masyarakat tindak pidana korupsi SMA 1 Rambah ,apakah tindak pidana khusus tidak ditindak lanjt


Berita Hukum lainnya..........
- Kejari Siak Targetkan Selesaikan 8 Perkara dengan 7 Tersangka di 2015
- Telah Tersangka 2 Kasus,
KPK Terus Kembangkan Kasus Lain Gubri Nonaktif Annas Maamun

- Gerayangi Anak Tiri, Warga Simpang Kanan, Rohil Diringkus Polisi
- Polisi Amankan Pelaku Judi Togel di Pinggir, Bengkalis
- Dianggap Wanprestasi, Pemilik Lahan di Pekanbaru Tuntut Bos Sawit Lunasi Utang
- Empat Tersangka "Bernyanyi", Oknum TNI Diduga Jadi Penadah Motor Curian
- Dua Pegawai Disdikpora Rohul Tersandung Korupsi, Bupati Achmad Enggan Komentari


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.129.16
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com