Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 13 Desember 2017 17:46
Dugaan Pencemaran Limbah di Blok Rokan dan Minas,
Dewan Minta PPNS LHK Riau Cek Lapangan


Rabu, 13 Desember 2017 17:22
Honda Arista Pekanbaru Raih 3 Kategori Juara di Ajang 3S+BP+CCO Contest 2017

Rabu, 13 Desember 2017 17:18
Korupsi RTH, Pendemo Desak Kejati Periksa Gubernur Riau

Rabu, 13 Desember 2017 17:07
Para Ahli Sebut Pembatalan RKU PT. RAPP Hambat Investasi

Rabu, 13 Desember 2017 17:05
2 Pekan Jelang Natal, Harga Barang Kebutuhan Merangkak Naik

Rabu, 13 Desember 2017 17:04
Walikota Pekanbaru Optimis Pambangunan Pasar Induk Selesai Tepat Waktu

Rabu, 13 Desember 2017 16:53
Beasiswa CD PT RAPP,
Sempat Putus Asa Tidak Ada Biaya, Pemuda Kampar Ini Akhirnya Bisa Kuliah


Rabu, 13 Desember 2017 16:48
Tingkatkan PAD, Bapenda Pekanbaru Revisi Empat Perda Pajak

Rabu, 13 Desember 2017 16:39
Majelis Tinggi Partai Demokrat Belum Putuskan Paslon Gubernur Riau

Rabu, 13 Desember 2017 16:32
Dukung Dakwah Fitrah Madani,
PKK dan BKMT Meranti Serahkan Bantuan untuk Kaum Du'afa dan Mu'alaf


loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 17 April 2013 16:56
Pemeriksaan Gubri Tak Jelas,
KPK Mengaku Masih Membutuhkan Bukti Tambahan


Meski Gubri Rusli Zaenal telah ditetapkan KPK sebagai tersangka, namun KPK mengaku masih memerlukan bukti tambahan untuk melakukan pemeriksaan.

Riauterkini-JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku, sampai saat ini lembaga anti raswah ini belum juga memeriksa Gubernur Riau HM Rusli Zainal pasca ditetapkan tersangka pada 8 Februari kemarin atas kasus suap PON ke XVIII dan izin kehutanan di Provinsi Riau. Disebabkan Penyidik KPK masih membutuhkan bukti atau keterangan tambahan dari saksi-saksi atas peran Gubri dalam kasus tersebut.

Hal ini disampaikan Juru Bicara KPK Johan Budi SP kepada riauterkini.com, Rabu (17/4/13) di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta saat dikonfirmasi perihal pemeriksaan Gubernur Riau HM Rusli Zainal pasca ditetapkan tersangka.

"Penyidik KPK sampai saat ini masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan bukti tambahan dalam kasus korupsi terhadap tersangka RZ," kata Johan Budi.

Johan Budi juga menegaskan, kalau sampai saat ini pihak KPK belum menerima adanya permintaan penangguhan penahanan terhadap tersangka HM Rusli Zainal dari pihak mana pun. Seperti diketahui, bahwa selama ini ada isu adanya permohonan penangguhan penahanan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau atas HM Rusli Zainal.

"Kemarin ini sudah ditanyakan, dan saya katakan sekali lagi bahwa tidak ada permintaan penangguhan penahanan terhadap tersangka RZ dari pihak mana pun itu," tegas Johan Budi.

Sebagaimana diketahui, sampai saat ini lebih dari seratus saksi sudah dimintai keterangan, baik saat Penyidik KPK berada di Pekanbaru, Riau maupun di Jakarta. Tapi anehnya, sampai saat ini belum ada tanda-tanda kalau Gubri akan diperiksa pasca ditetapkan sebagai tersangka pada 8 Februari kemarin.

Untuk saksi terakhir yang diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait PON Riau adalah Direktur PT Findo Internasional Consultant Tri Handi Suswi pada Senin kemarin. Sebagaimana diketahui PT Findo Intenasional Consultant yang beralamat di Gandaria, Jakarta Selatan ini pernah digeledah Penyidik KPK beberapa waktu lalu bersamaan dengan penggeledahan rumah Gubri di Puri Kembangan, Jakarta Barat dan ruangan dua anggota DPR RI di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta.***(jor)



Berita Hukum lainnya..........
- Korupsi RTH, Pendemo Desak Kejati Periksa Gubernur Riau
- Dua Terdakwa Narkotika Divonis Mati Hakim PN Siak
- Dugaan Pungli Proyek, Seorang Kasi di Disdik Pelalawan Diperiksa Kejari
- Setahun Berlalu, Eksekusi Petinggi PT Adei Plantation Tak Kunjung Terlaksana
- Polisi Amankan Diduga Sabu 10 Kg di Siakkecil, Bengkalis
- Mencuri di Duri, Sopir Tertangkap di Bukit Kapur, Dumai
- Sidang TTD Bupati Bengkalis,
Saksi Sebut Perjanjian dengan Terdakwa Rp1 M Urus Dokumen

- Demi Kenyamanan, Satlantas Polres Bengkalis Lembur di Malam Weekend
- Diduga Berijazah Palsu, Kades Sitiang Terpilih Tetap Akan Dilantik
- Cipkon Jelang Natal dan Tahun Baru,
Kapolres Inhil Perintahkan Jajaran Razia Miras

- Bawa Sabu ke Rohul, Warga Sumut Ditangkap Polisi Tambusai
- Terdakwa Korupsi Dana Koperasi, Hakim Tolak Esepsi Mantan Anggota DPRD Kuansing
- Pimpil Apel Perdana, Kapolres Inhil yang Baru Ingatkan Personil Jauhi Narkoba
- Tim Harat Polres Inhil Tangkap Resedivis Pelaku Rampok
- Sidang Gugatan RAPP, Pemerintah Dianggap tak Terapkan Azas Umum yang Baik
- Cabuli Sejumlah Murid, Seorang Kakek di Duri Ditangkap Polisi
- Sengketa Lahan dengan NWR, Jaksa Sampaikan Tiga Tuntutan Kepada PT PSJ
- Kurangi Over Kapasitas, 25 Napi Lapas Bengkalis Dipindahkan ke Bangkinang
- Densus 88- Polda Riau Amankan 4 Teroris,
Seorang Diduga Pelaku Pembakar Mapolres Dhamasraya, Sumbar

- Lima Terdakwa Korupsi Lampu PJU Pekanbaru Diadili


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.82.79.109
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com