Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 2 September 2015 08:21
Jarak Pandang Hanya 500 Meter, Jadwal Penerbangan di SSK II Kacau

Rabu, 2 September 2015 08:19
Pemprov dan Empat Pemda di Riau Terima JKN Award 2015

Rabu, 2 September 2015 07:54
Diskes dan Kemenkes Uji Kualitas Udara Akibat Asap di Inhil

Rabu, 2 September 2015 07:51
Terima JKN Award, Bukti Pemkab Inhil Optimalkan Pelayanan Kesehatan

Rabu, 2 September 2015 06:09
Maju Pilkada,
Enam Anggota DPRD Riau Tak Boleh Gunakan Fasilitas Dewan


Rabu, 2 September 2015 06:02
Dari 14 Anak Perusahaan Sinar Mas Group,
Dewan Temukan Rp4 Triliun Lebih Pajak yang Belum Tergali


Rabu, 2 September 2015 05:56
Pilkada Kuansing, Mursini-Halim Hadiri Istighosah Masyarakat Hulu Teso



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 16 April 2013 18:52
Petani Bangunpurba Minta PT SSL Hentikan Aktifitas di Lahan Konflik

Masyarakat petani Bangunpurba datangi Kantor Dishutbun Rohul. Warga meminta pemerintah menghentikan PT SSL di lahan konfil.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Pasca datangi Kantor DPRD Rokan Hulu, puluhan petani Desa Tangun Kecamatan Bangunpurba datangi Kantor Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dihutbun) Rohul, Selasa (16/4/13). Petani minta pemerintah hentikan aktifitas PT Sumatera Silva Lestari (SSL) di lahan konflik.

Ketua Tim Penyelesaian Tanah antara Petani Tangun dengan PT SSL, Bahori Hasibuan, mengatakan, kedatangan petani bersama Upika, ninik mamak, masyarakat, dan tokoh masyarakat Bangunpurba, didampingi Kapolsek Rambah Iptu Dasmiliki adalah untuk minta pemerintah daerah hentikan aktifitas PT SSL di lahan konflik seluas 600 hektar dari 1.010 hektar yang menjadi objek konflik.

"Kita minta masalah lahan segera ditindak lanjuti dinas (Dishutbun.red) agar kegiatan PT SSL di lahan konflik 600 hektar yang telah digunakan untuk berladang masyarakat dihentikan sementara waktu sampai masalah selesai," kata Bahori usai mediasi kepada riauterkinicom, Selasa.

Menurut Bahori sifat kesepakatan dengan Dishutbun Rohul menunda aksi demontrasi besar-besaran yang akan dilakukan petani Tangun di Pasirpangaraian. Petani menunggu aksi dan perkembangan.

"Kalau surat dari Dishutbun ini diindahkan PT SSL tentu kita tunda ke demo nya. Jika tidak ya sebaliknya," ujarnya.

Sementara, Kepala Dishutbun, Sugiyarno, mengaku, segera melayangkan surat tertulis, termasuk notulen hasi mediasi tadi kepada PT SSL. Dishutbun sifatnya hanya mengikuti saran Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Riau, sebab perusahaan memiliki target Rencana Kerja Tahunan (RKT) dari provinsi.

"RKT PT SSL sejauh ini dikeluarkan Dinas Kehutanan Provinsi Riau. Perusahaan punya target, jika target tidak tercapai, tentu mereka kena tegur atau denda," jelas Sugiyarno.

Menurut Sugiyarno, beberapa waktu lalu, Dirjen PUK Bina Usaha Kehutanan juga telah respon dengan seluruh masalah konflik lahan di daerah. Sepanjang dokumen tanah ulayat atau persukuan dimiliki masyarakat, tidak salah untuk ditindaklanjuti.

DPRD juga bisa menyusun Peraturan Daerah (Perda) dengan catatan lahan tidak dapat diperjual-belikan, sesuai aturan pengelolaan tanah ulayat sudah sesuai ketentuan kehutanan dalam usaha tani.

"Sesuai RKT yang dikeluarkan Dishut Riau atas tanah konflik yang diklaim masyarakat, jika masalah diselesaikan dahulu itu bisa dilakukan. Artinya, selama ada kesepakatan antara perusahaan dengan masyarakat," katanya.

Selaku Kepala Dishutbun Rohul, Sugiyarno minta petani Bangunpurba urungkan niat untuk aksi demo besar-besaran, pasalnya proses penyelesaian konflik sedang berjalan.

"Saya khawatir, jika ada demo atau menyampaikan aspirasi masyarakat akan menghambat penyelesaian. Saya berharap demo ditunda, sebab sebagai perwakilan pemerintah daerah, instansi kita siap membantu penyelesaikan konflik," demikian janji Sugiyarno.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Warga Tanjung Pura, Sumut Tergilas Fuso di Rohil
- Berjam-jam Tak Pulang, Gadis Belasan Tahun di Pekanbaru Diculik dan Diperkosa
- Polres Kampar Tangkap Seorang Pembongkaran Rumah
-
- Diduga Serobot Lahan Masyarakat, Dewan Akan Panggil Pemkab dan PT CPK
- Bantah Pakai Ijazah Palsu, Anggota DPRD Rohul Ancam Laporkan Balik
- Korupsi Dana Hibah Pemprov, Dosen UIR dan Kontraktor Diadili


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.221.100.227
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com